image
Login / Sign Up

Brand Kopi Sumsel Kalah Pamor dengan Kopi Lampung

Rizal Mahmuddhin

Image

Barista sedang membuat kopi dengan teknik manual brewing saat berkunjung ke kantor redaksi AKURAT.CO, Jakarta, Jumat (13/4). Bagi pecinta kopi teknik manual brewing bisa dikatakan tingkatan kelas premium karena salah satu cara membuat secangkir kopi yang sempurna. Sehingga pecinta kopi mengetahui tentang kopi bukan lagi sekedar tuang-seduh-aduk yang biasa dilakukan ketika membuat kopi instan | AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

AKURAT.CO Brand "Kopi Sumsel" disayangkan kurang muncul jika dibandingkan Kopi Lampung, padahal produk kopi asal Lampung tersebut berasal dari sejumlah kabupaten di Sumatera Selatan.

Ketua Dewan Kopi Sumsel Zain Ismed mengatakan, kondisi ini sangat disayangkan padahal Sumsel merupakan penghasil kopi jenis robusta terbesar di Indonesia, dengan memenuhi kebutuhan nasional hingga 90 persen.

Kondisi ini disebabkan pintu perdagangan Kopi Sumsel melalui Provinsi Lampung, lantaran ketidakmampuan pelabuhan di Palembang memberikan harga yang bersaing untuk pelaku eksportir.

"Kopi dari wilayah Sumsel lebih banyak dikenali sebagai Kopi Lampung karena dikirimkan lewat sana, padahal Sumsel ada pelabuhan sendiri, aneh tapi inilah kenyataannya," ujar Zain Ismed dalam acarai Festival kopi 'Musi Coffee Culture' di Palembang, dikutip dari Antara, Minggu(7/4/2019).

Menurutnya selama ini petani kopi di wilayah Pagaralam, Lahat dan khususnya Ogan Komering Ulu Selatan selalu menjual kopi kepada pengepul yang kemudian membawa produk tersebut ke Lampung.

Berdasarkan catatan Dewan Kopi Sumsel, produksi kopi di tiga kabupaten tersebut mencapai 0,6 - 0,9 ton/hektare setiap tahun.

Ismed mengungkapkan, para petani di tiga kabupaten ini lebih suka menjual ke pengepul asal Lampung karena tidak perlu memenuhi standar kualitas dan bersedia jemput bola. Kondisi ini berbeda jika menjual ke pihak lain.

"Ini menunjukkan terjadi kerumitan di sektor kopi di Sumsel, terutama menyangkut pengolahan pasca panen yang sangat menentukan kualitas kopi," kata dia.

Untuk itu, Dewan Kopi Sumsel akan mengajak Asosiasi Coffee Spesial Indonesia (AKSI), komunitas-komunitas kopi, PT Persatuan Perdagangan Indonesia, perbankan dan pemerintah provinsi untuk membina para petani kopi.

Sementara Direktur Perdagangan Internasional PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) Ahmad Yaniarsyah Hasan mengatakan tahun ini perusahaannya akan mengekspor kopi Sumsel sebanyak 500 ribu ton ke Taiwan, Tiongkok, Mesir dan beberapa negara Afrika.

"Setiap tahun kami ekspor kopi, namun hingga tahun 2018 belum pernah ekspor Kopi Sumsel, tahun ini kami akan coba," kata dia.

Kopi yang diekspor tentunya harus memenuhi standar kualitas mutu agar kompetitif dengan produk dari negara lain.

Pada 2019, PPI akan mengekspor Kopi Sumsel sebanyak 200 ton karena dalam beberapa pekan ke depan akan terjadi panen di sejumlah kabupaten.

Untuk mewujudkan keinginan ekspor ini, PPI akan lebih memunculkan brand "Kopi Sumsel" dibandingkan penamaan bersifat lokal seperti Kopi Semende, Kopi Pagaralam dan merek-merek kopi lainnya. Ide ini merujuk keberhasilan brand Kopi Kerinci Jambi, Kopi Gayo Aceh, atau Kopi Ciwidey

"Bisa saja diganti Kopi Sriwijaya, South Sumatra Coffee, atau lainnya supaya go internasional, ini perlu didiskusikan bersama agar tidak ada pihak yang merasa diberatkan," kata dia.[]

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

Menteri Basuki Dorong Ekspor Jembatan Girder Baja

Image

Ekonomi

BI Optimis Ekonomi Jateng Tumbuh Lebihi Ekspektasi

Image

Ekonomi

Ekonom dan Bankir Kompak Sebut Neraca Perdagangan Akan Kembali Defisit

Image

Ekonomi

Sumsel Ajak Investor Percepat Pembangunan KEK Tanjung Api-api

Image

Ekonomi

Perjanjian Dagang Internasional Tidak Mampu Selesaikan Masalah Ekspor Impor Indonesia

Image

Ekonomi

IGJ Kritisi Wacana Pemerintah Sasar Pasar Ekspor Non-tradisional

Image

Ekonomi

Indepth

Pengurangan Ekspor Karet, Solusi atau Pil Pahit yang Harus Ditaati?

Image

Ekonomi

IKM Gerabah dan Keramik Hias Berpeluang Raih Pasar Lebih Luas di Kancah Global

Image

Ekonomi

Polemik Sawit Terus Bergulir, Indonesia Suarakan Keberatan ke UE

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Chevron Setop Pengeboran Blok Rokan, Pengamat: Ini Sangat Mengganggu Stok Migas Nasional

Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan menyayangkan penghentian pengeboran Chevron di Blok Rokan sejak 2019.

Image
Ekonomi

Operasional Pasa Ateh Tunggu Penyerahan Aset dari Kementerian PUPR

Pengoperasian Pasa Ateh di Bukittinggi, Sumatera Barat menunggu penyerahan aset bangunan dan pengelolaan dari pemerintah pusat ke pemda.

Image
Ekonomi

Manfaatkan Pertengkaran New Delhi-Malaysia, Indonesia Tingkatkan Impor dari India

Indonesia sepakat untuk segera meningkatkan impor daging kerbau, gula, dan onderdil dari India.

Image
Ekonomi
Imlek 2571

Gara-gara Virus Corona, Saat Imlek Starbuck China Tutup Toko

Tak hentinya wabah virus corona memaksa Starbucks menutup semua toko dan menunda jasa pengiriman di provinsi Hubei, China.

Image
Ekonomi
Imlek 2571

Tips Investasi di Tahun Tikus, 3 Instrumen Sesuai Shio

Di tengah maraknya investasi bodong, pilih-pilih investasi itu penting dan wajib dilakukan agar bisa mendapatkan cuan di tahun tikus.

Image
Ekonomi

Surya Paloh: Jika Panja Jiwasraya Tak Efektif, Maka Bentuk Pansus!

Ketum Nasdem Surya Paloh minta agar apabila Panja Jiwasraya tidak efektif maka bentuk Pansus.

Image
Ekonomi

Begini Capaian Kinerja Citilink di Sepanjang 2019

Citilink cetak kinerja positif sepanjang 2019 dengan meraih net profit margin yang diperkirakan capai sekitar 5 persen yoy.

Image
Ekonomi

SK DPP KNPI Ternyata Tidak Batal, Ini Kata Pemerintah

“Tidak ada pembatalan, dan tidak ada nama baru KNPI lagi."

Image
Ekonomi

Minggu Depan, IHSG Bakal Menguat tapi Terbatad

Meskipun pada pekan ini pasar didominasi oleh virus Corona, pada pekan depan, IHSG diprediksi menguat tetapi terbatas.

Image
Ekonomi

Lindungi Industri Lokal, Kemendag Tetapkan Pengenaan BMTP Produk Evaporator

Kemendag memutuskan untuk mengenakan Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP) atas impor produk evaporator tipe roll bond dan tipe fin.

terpopuler

  1. Ngeri! Seperti 'Zombie', Korban Virus Corona Berjatuhan di Jalanan Kota China

  2. Revitalisasi Monas, Rustam Ibrahim: Presiden Jokowi Jangan Meladeni Gubernur Anies Baswedan Berwacana, Nggak Level

  3. Rocky Gerung: Saya Lihat Bukan PDIP Bersama Jokowi, Justru PDIP yang Bersaing dengan Jokowi

  4. Polisi: Penyerangan Masjid di Sumut Memakan Korban dan Sejumlah Fasilitas Rusak

  5. Diboikot karena Disebut Menyimpangkan Ajaran Nabi, 5 Fakta Mengejutkan Film Zindagi Tamasha

  6. Jakarta Terendam Banjir,  Anak Buah Anies: Lautnya Penuh

  7. Sempat Minta Berpisah Gara-gara Hijab, Ini 5 Kisah Menarik Pasangan Desta dan Natasha Rizky

  8. Kerajaan Sunda Empire, Legislator: Saya Minta untuk Menghentikan Ini Semua

  9. Sambil Lepaskan Tembakan Peringatan, Polisi: Berhenti, Berhenti, Berhenti

  10. Guru Besar ITB: Baja Ringan Aman Digunakan Selama Instalasi Listrik Sesuai Prosedur

fokus

Menyambut Shio Tikus Logam
Toleransi vs intoleransi
Problematika Kota

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Negeri Darurat Korupsi

Image
Zainul A. Sukrin

Negara Sengketa

Image
Ujang Komarudin

Dicari Pimpinan KPK Bernyali Tinggi

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Politik Dinasti Jokowi dalam Pilkada 2020

Wawancara

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Sosok

Image
Iptek

Di Davos, Johnny Plate Paparkan Strategi Komprehensif Dukung Ekosistem Digital

Image
Gaya Hidup

Najwa Shibab Bawa Perpusnas Rangkul Generasi Muda Cinta Literasi

Image
News

Pilih Jadi Seniman daripada Politisi, 5 Fakta Menarik Putri Bungsu Gus Dur Inayah Wahid