Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Kinerja Perusahaan Setrum Terangi Daerah Gelap Gulita

Aji Nurmansyah

Kinerja Perusahaan Setrum Terangi Daerah Gelap Gulita

Seorang warga berjalan melewati jalan setapak yang ada di Dusun Saruan, Desa Merbau, OKU Selatan, Sumatera Selatan, Sabtu (21/10). | ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

AKURAT.CO, Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN, I Made Suprateka mengatakan kenyataan di lapangan memperlihatkan masuknya jaringan listrik ke suatu desa tidak otomatis menjadikan seluruh warganya langsung bisa menikmati listrik. 

Sementara yang masih menjadi masalah daya beli konsumen listrik yang tidak merata dan masih banyak rumah tangga yang sudah berdiri sendiri, namun listriknya masih levering (nyantol) dari rumah tangga induk. Hal ini menjadikan PLN masih punya pekerjaan rumah (PR) besar dalam upaya mewujudkan target menuju rasio elektrifikasi sebesar 99,9 persen yang ditetapkan Pemerintah akhir tahun ini.

Selain itu PLN masih ada pekerjaan rumah yakni melistriki sisa 1,7 persen desa yang belum dialiri listrik ini tak bisa dibilang mudah. Dirjen Ketenagalistrikan sendiri juga mengakui, dari sekitar 1,8 juta rumah tangga yang belum teraliri listrik saat ini kemungkinkan baru 1,62 juta rumah tangga yang akan dialiri listrik dari sistem pembangkit PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

"PLN masih banyak pekerjaan rumahnya masalah daya beli masyarakat, dan yang kedua persoalan infrastruktur, ini tidak mudah," ujar Made dalam keterangannya (30/3/2019).

Target elektrifikasi 99,9 persen di tahun 2019 dan membuat infrastruktur bisa dibangun merata menjadi tantangan ke depan. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, PLN sebagai tangan tangan kanan Pemerintah perlu dukungan dari pemda-pemda di seluruh Indonesia.

Kelompok masyarat mengapresiasi kinerja PLN lantaran merasakan sendiri dampak perubahan dari sentuhan listrik di desanya. Adalah Fatah Triyatna (49), seorang arsitek dan pengembang perumahan di Jogja, berulangkali menjadi saksi terjadinya perubahan kehidupan masyarakat berkat adanya aliran listrik PLN.

Fatah menjelaskan beberapa daerah pelosok di Kabupaten Gunung Kidul tempatnya membuka lokasi perumahan baru. Sebutlah beberap spot terpencil seperti di Kecamatan Semanu, Karang Rejo, Playen, bahkan Wonosari Kota. Yang dahulunya gulita begitu maghrib, menjadi lebih hidup setelah listrik masuk memberi penerangan.

"Anak-anak belajar tenang dalam durasi lebih panjang,  warung-warung buka sampai malam, suara siaran televisi terdengar dari hampir setiap rumah. Masuknya aliran listrik telah mengubah kehidupan di di desa-desa terpencil itu," katanya.

Nun di Tembilahan, salah satu kabupaten di Provinsi Riau yang berada di perbatasan Jambi mengakui setelah listrik masuk dan menjadi bagian dari masyarakat, kehidupan ekonomi masyarakat setempat pun menjadi semakin bertumbuh.

Ridwan Hartono yang menjadi saksi geliat kehidupan dan ekonomi masyarakat yang terjadi akibat masuknya listrik. Daerah di pelosok Indragiri hilir yang biasanya mati begitu Maghrib turun, sejak setahun terakhir hidup sampai malam. Warung-warung buka lebih larut.

"Sekarang udara malam tak lagi sepi berhias suara jangkrik karena sekarang ada bunyi televisi yang menyeruak dari rumah-rumah," katanya.[]

baca juga:

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Menteri Jonan Resmikan GI di Takengon Aceh

Image

Ekonomi

Ekonomi Ala Jokowi Vs Prabowo

Dihadapan Emak-emak Sukabumi, Cawapres 02 Janji Turunkan Tarif Listrik 20 Persen

Image

Ekonomi

Menteri ESDM Resmikan 3 GI di Aceh, PLN Bisa Hemat Rp265,5 Miliar?

Image

Ekonomi

Pemerintah Pastikan Semua Masyarakat Sumenep Dapat Sambungan Listrik Gratis

Image

Ekonomi

Kementerian BUMN Gelar Pasar Murah Hingga Sambung Listrik Gratis

Image

Ekonomi

Nenek Misnati yang Tak Lagi Numpang Karena PLN Berikan Listrik Gratis

Image

Ekonomi

PLN Dorong Masyarakat Indonesia Manfaatkan Kompor Listrik Induksi

Image

Ekonomi

Mampukah Prabowo Tak Bohongi Masyarakat dengan Janji-janjinya?

Image

Ekonomi

Jokowi Tegaskan Tiga Kartu Saktinya Akan Diluncurkan di 2020

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Luhut Minta Kemenkes Sosialisasikan Protokol Standar Perawatan Pasien COVID-19

Luhut Binsar Pandjaitan meminta Kemenkes segera melakukan sosialisasi protokol standar perawatan pasien COVID-19.

Image
Ekonomi

Jurus OJK Genjot Ekonomi Daerah Guna Pemulihan Ekonomi Nasional

OJK akan senantiasa mendukung serta mengoptimalkan implementasi PEN dalam melakukan monitoring dan koordinasi tak hanya kepada pusat

Image
Ekonomi
DPR RI

Komisi XI DPR Minta BPK dan BPKP Optimalkan Alokasi Anggaran Tahunan

BPK RI dan BPKP mengajukan usulan tambahan pagu anggaran dalam RKA tahun 2021 kepada Komisi XI DPR RI.

Image
Ekonomi

Kemenparekraf Harap Pelaku UMKM Parekraf Tak kesulitan Akses Program PEN

Kemenparekraf mendorong perbankan membantu menyajikan informasi serta prosedur yang mudah bagi UMKM parekraf akses program PEN.

Image
Ekonomi

PPATK Raih Penghargaan dalam Kompetisi yang Digelar Bank Dunia

PPATK mendapatkan penghargaan dari Bank Dunia dalam Best Egmont Case Awards 2020 (BECA).

Image
Ekonomi

Pemegang Saham Jiwasraya Harus Segera Selesaikan Kewajiban Bayar Polis Nasabah

CORE Indonesia: Pemegang saham Asuransi Jiwasraya harus segera menyelesaikan kewajiban pembayaran polis nasabah.

Image
Ekonomi

Pertamina Beri Pelatihan Bersertifikat kepada 30 Peternak Sapi

Pertamina beri pelatihan bersertifikat kepada sekitar 30 peternak sapi dari tiga kecamatan di Lampung.

Image
Ekonomi

Pengusaha Curhat Pembangunan Energi Baru Terbarukan di RI Masih Sulit

Kadin Indonesia: Indonesia akan kesulitan mencapai target pembangunan sebesar 23 persen di tahun 2025.

Image
Ekonomi

Bea Cukai-Badan Karantina Pertanian Berkolaborasi Perkuat Ekosistem Logistik

DJBC & Badan Karantina Pertanian berkolaborasi memberikan kemudahan kepada pelaku usaha melalui single submission dan pemeriksaan bersama,

Image
Ekonomi
DPR RI

Tok! Komisi IV DPR Setujui Pagu Anggaran Kementan Rp21,83 triliun untuk 2021

Komisi IV DPR RI menyetujui pagu anggaran Kementerian Pertanian tahun 2021 sebesar Rp21,83 triliun.

terpopuler

  1. Saidiman: Pelajaran Agama Perlu Dihapus dari Kurikulum Sekolah Negeri

  2. Kalau Pilkada Dilaksanakan di Tengah Pandemi, KAMI: Jokowi Ingkar Janji

  3. Karier 6 Zodiak Ini Cemerlang di Sisa Akhir 2020, Selamat Ya!

  4. Suasana Malam Yogyakarta di Masa Pandemi Tampak Ramai, Warganet: Ngeri... Ngeri...

  5. Sindir Kepala Daerah, Teddy Gusnaidi: Kegedean Bacot di Media, tapi Tidak Punya Nyali

  6. Habisi Burnley, Leicester Puncaki Klasemen Liga Primer Inggris

  7. Gagal Bujuk PBB Jatuhkan Sanksi ke Iran, AS Terancam 'Dikucilkan Maksimal'

  8. 5 Nama Anak Artis Unik Banget, Anakku Lelaki Hoed hingga Air Rumi Akbar 1453

  9. BMKG Duga Dentuman Misterius di Jaksel dan Jaktim Bersumber dari Gunung Salak

  10. 5 Serba-serbi Madiun, Pusat Salah Satu Perguruan Pencak Silat Tertua di Indonesia hingga Miliki Pabrik Kereta Api

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Kerjasama Tim, Inkonsistensi Kebijakan dan Covid-19

Image
Khalifah Al Kays Yusuf dan Tim Riset ALSA

Dampak Kebijakan PSBB Terhadap Hak Pekerja

Image
Dr. Arli Aditya Parikesit

Pandemi COVID-19 dan Bencana Ekologis Planet Bumi

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Dilema Mayoritas-Minoritas dalam Islam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Pesona Mutiara Annisa Baswedan dengan Rambut Pendek, Lebih Fresh!

Image
News

5 Potret Pramono Anung saat Bersepeda, Capai Puluhan Kilometer!

Image
News

5 Potret Annisa Yudhoyono saat Berhijab, Pesonanya Terpancar!