Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Mengintip Nasib Boeing Pasca Kecelakaan Mematikan

Andi Syafriadi

Indepth

Mengintip Nasib Boeing Pasca Kecelakaan Mematikan

Dua pesawat Boeing 737 MAX 8 diparkir di fasilitas produksi Boeing di Renton, Washington, AS, 11 Maret 2019. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mengambil langkah untuk melakukan larangan terbang sementara bagi pesawat berjenis Boeing 737 MAX 8 di Indonesia. Langkah tersebut diambil terkait jatuhnya Ethiopian Airlines Boeing 737 MAX 8 pada Minggu (10/3) lalu. | REUTERS/David Ryder

AKURAT.CO The Boeing Company merupakan sebuah perusahaan multinasional yang merancang, memproduksi, dan menjual  pesawat terbang, dimana perusahaan tersebut juga menyediakan jasa penyewaan dan dukungan produk.

Boeing itu sendiri juga merupakan salah satu produsen pesawat terbesar dunia beserta kontraktor pertahanan terbesar kedua di dunia berdasarkan pendapatan pada tahun 2015 silam. Tak hanya sebagai produsen dan kontraktor pertahanan, perusahaan terebut juga merupakan eksportir terbesar di Amerika Serikat berdasarkan nilai dolar.

Boeing yang memiliki kantor pusat perusahaan The Boeing Company berlokasi di Chicago dibawah nahkoda Dennis Muilenburg, disebutkan bahwa memiliki lima divisi utama yaitu, Boeing Commercial Airplanes (BCA), Boeing Defense, Space & Security (BDS), Engineering, Operations & Technology, Boeing Capital beserta Boeing Shared Services Group.

baca juga:

Menjadi Bagian dari Perjanjian Perang Dagang antara AS dan China.

Pembelian Pesawat Boeing buatan Amerika Serikat (AS) oleh China disebut menjadi bagian dari seluruh kesepakatan negosiasi Perang dagang, disebutkan melalui laman Reuters.

Menjadi bagian dari perjanjian perdagangan AS dan China, CEO Boeing, Dennis Muilenburg menyatakan bahwa hal itu akan menjadi tantangan tersendiri bagi pihaknya untuk memproduksi pesawat.

"Boeing sebagai salah satu pasar penerbangan terbesar di dunia akan menjadi tantangan tersendiri bagi kami namun ini sangatlah baik dimana pesawat buatan kami akan dimasukkan ke dalam perjanjian," ujar Dennis Muilenberg.

Atas lerjanjian China-AS tersebut Boeing memperkirakan sekitar 7.700 pesawat akan menjadi bagian dari perjanjian terakhir Perang Dagang selama 20 tahun kedepan dengan nilai mencapai USD 1,2 triliun.

Kendati demikian, produsen Pesawat Asal Amerika, Boeing, saat ini menjadi sorotan utama kembali di industri penerbangan, setelah pesawat buatannya bertipe boeing 737 MAX 8 jatuh di Ethiopia.

Sebelumnya pada Oktober tahun lalu saat kecelakaan 737 MAX di laut jawa, para asosiasi pilot dan beberapa maskapai telah mempertanyakan kemanan Boeing dalam kelayakan terbang.

NTSB yang merupakan Lembaga Kemanan Transportasi Udara Nasional AS mengatakan ada kemiripan dalam kejadian naas atau jatuhnya pesawat di Ethiopia dan Indonesia.

"Kecelakaan besar dua pesawat yang baru diperkenalkan tersebut yaitu 737 MAX 8 adalah 'sangat tidak biasa'. dimana keduanya memiliki kesamaan karena mereka jatuh segera setelah lepas landas," ujar Mantan Ketua NTSB  Mark Rosenker.

Walaupun masih belum di pastikan apakah ada hubungannya menurut NTSB dengan kejadian ini maka para regulator di seluruh dunia akan mengambil tindakan inspeksi penuh kepada Perusahaan Produsen Pesawat tersebut.

Banyak Negara Suspend Penerbangan menggunakan Boeing 737 Max Pasca Kecelakaan

Pemerintah Indonesia mengambil tindakan tegas untuk tidak mengoperasionalkan pesawat jenis Boeing 737 MAX. Melalui Kementrian Perhubungan, Pemerintah mengambil langkah mensuspend sementara 10 pesawat Boeing 737-8 MAX milik maskapai Lion Air dan 1 Pesawat milik Garuda Indonesia.

Selain Indonesia, pelarangan penerbangan pesawat jenis tersebut juga dilakukan oleh Negara Kanada dan melarang pesawat tersebut untuk mengudara di wilayahnya. Menteri Transportasi Kanda Marc Garneau mengatakan bahwa keputusannya untuk melarang terbang pesawat tersebut dilakukan setelah peninjauan bukti tentang pesawat.

Disebutkan bahwasanya Kanada bergabung dengan daftar panjang negara-negara yang menangguhkan Boeing 737 Max yang telah terlibat dalam dua kecelakaan mematikan sejak Oktober. Inggris, Uni Eropa, Australia, China, India, Ethiopia, dan negara-negara lain sudah bertindak melarang jet tersebut dari wilayah udara mereka.

Akibat Penangguhan Saham Boeing Anjlok.

Saham Boeing jatuh sekitar 3% pada pekan lalu dan ini terjadi setelah sepasang laporan surat kabar selama akhir pekan menimbulkan lebih banyak pertanyaan tentang proses sertifikasi untuk jet 737 MAX sebelum dua kecelakaan mematikan baru-baru ini.

Menurut laporan Wall Street Journal (WSJ) pada Minggu (17/3/2019) mengatakan Departemen Transportasi AS sedang menyelidiki persetujuan Badan Penerbangan Federal (FAA) terhadap 737 MAX dan khususnya sistem anti-stall (MCAS).

Seattle Times secara terpisah melaporkan bahwa analisis keselamatan Boeing terhadap sistem kontrol baru yang dikenal sebagai MCAS (Maneuvering Characteristics Augmentation System) memiliki kelemahan penting, termasuk daya (power).

Saham perusahaan telah menurun sekitar 10% sejak kecelakaan Ethiopian Airlines pada 10 Maret yang menewaskan 157 orang, menghapus hampir 25 miliar dolar AS dari kapitalisasi pasarnya, menurut data Refinitiv.

Krisis Kepercayaan, Boeing Rombak Jajajaran Ekskutif dan Sistem Pesawatnya

Pasca tragedi kecelakaan pesawat di Ethiopia dan Indonesia, Boeing dikabarkan telah melakukan perombakan manajemen. Perombakan tersebut terjadi setelah adanya larangan dari berbagai maskapai di dunia, untuk tidak memakai pesawat Boeing bertipe 737 Max.

Menurut kepala Eksekutif Boeing, Kevin G McAllister menyatakan bahwa mantan wakil presiden beserta kepala divisi teknik pesawat Boeing, John Hamilton akan lebih memusatkan perhatiannya kepada perannya sebagai kepala Teknik.

Lynne Hopper yang sebelumnya sebagai kepala Test and Evaluation di Boeing's Engineering, Test and Technology group ditunjuk oleh kevin sebagai VP Engineering.

Boeing juga menyatakan bahwa pihaknya saat ini sedang menyelesaikan pengembangan terbaru software serta pelatihan pilot untuk pesawat Boeing tipe 737 MAX.

Pengembangan terbaru tersebut juga termasuk sistim kontrol penerbangan MCAS (Maneuvering Characteristics Augmentation System). Dimana pengembangan MCAS tersebut  akan merespon sensor salah yang diterima oleh Sistim kontrol tersebut.

Boeing disebutkan juga akan menawarkan fitur keselamatan standar, pasca tragedi kecelakaan pesawat Boeing 737 Max, dimana akan menyematkan lampu peringatan di kokpit yang sebelumnya hanya sebagai pengembangan opsional dari sistim pesawat tersebut.

Bisnis Boeing pun Kacau.

Kesepakatan perdagangan AS-China yang menyematkan Boeing terancam gagal akibat kecelakaan pesawat yang terjadi. Sebelumnya China sangat berpotensial untuk membeli 100 jet bernilai lebih dari USD10 miliar.

"Ini jelas ada dalam daftar kekhawatiran Boeing karna China adalah pasar ekspor tunggal terbesar Boeing ," kata analis aerospace Teal Group, Richard Aboulafia.

Namun nasi sudah menjadi bubur, kecelakaan fatal Ethiopia menjadi tanda-tanda permintaan pembelian publik China menurun. Apalagi diperparah dengan China yang sudah tidak melayani pesanan pribadi untuk pesawat Boeing pada 2018 sehingga celah penjualan makin sempit.

China bahkan dikabarkan akan membeli total 300 jet penumpang dari produsen pesawat asal Eropa, Airbus. Kesepakatan tersebut ditandatangani selama kunjungan Presiden Tiongkok Xi Jinping ke Prancis, dimana China akan segera mengangkut 290 pesawat Airbus tipe A320 dan 10 pesawat lainnya dengan tipe A350 XWB.

“Perjanjian tersebut mencerminkan permintaan kuat di semua bagian pasar penerbangan China,” ujar Airbus melalui pernyataan. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Ardhito Pramono Dibayar Dukung Omnibus Law, Musni: Rugi dan Suramnya Bangsa Ini!

Image

Hiburan

Kampanye #IndonesiaButuhKerja Dibayar, Aditya Fadilla Janji Kembalikan Uang

Image

News

Dituding Dukung RUU Cipta Kerja, Ardhito Pramono Berikan Klarifikasi dan Kembalikan Honor

Image

News

Wabah Corona

Ramai Tagar #IndonesiaTerserah, BW: Mereka Seolah Ditonjok dengan Kebijakan Tak Senonoh

Image

Ekonomi

Pengamat: Potensi Kartel Penjualan Tiket Pesawat di Indonesia Cukup Terbuka

Image

Ekonomi

RI Disebut Deindustrialisasi, JK: Itu Tidak Benar!

Image

Ekonomi

Jokowi dan Raja Salman Sepakat Tingkatkan Kerjasama Ekonomi

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

CEK FAKTA: Prabowo Klaim China Mampu Hapus Kemiskinan Hanya dalam 40 Tahun

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Bangun Industri Dalam Negeri, Jokowi Targetkan Hapus Defisit Neraca Dagang

komentar

Image

1 komentar

Image
Achmad Fauzi

kasian ya hmmm

terkini

Image
Ekonomi

PLN Tawarkan Suplai Listrik WK Rokan, Pertamina Bakal Bahas Kerja Sama

Pertamina terus melakukan berbagai persiapan untuk kelancaran operasi Wilayah Kerja (WK) Rokan

Image
Ekonomi

Jokowi Dekati AS Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi Lewat Perpanjangan GSP

Jokowi menginginkan peningkatan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan AS dengan memperoleh perpanjangan fasilitas tarif preferensial umum

Image
Ekonomi

Pengurangan Kemiskinan Jokowi Paling Lemot, Rizal Ramli: Kelihatan Siapa Hanya Modal Retorika Pro-rakyat!

Laju pengurangan kemiskinan dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo adalah yang paling lambat

Image
Ekonomi

Stok Beras Melimpah, Mentan Sampaikan Terimakasih ke Petani

Kontribusi petani sangat nyata karena Indonesia mengalami overstock beras hingga mencapai 7 juta ton.

Image
Ekonomi

Ajang Penghargaan Industri Gim Digelar Kembali, Ini Kategorinya

Program ini diinisiasi di bawah naungan Famous AllStars, Indonesia’s Largest Entertainment and Content Creator Company.

Image
Ekonomi

Libur Panjang, Bandara Soetta Ramai Penumpang Meski Pandemi Covid-19

Kemenhub menilai jalannya operasional serta penerapan protokol kesehatan pada hari pertama libur panjang di Bandara Soekarno-Hatta

Image
Ekonomi

5 Tips Manjur Tahan Keinginan Belanja Dadakan!

Salah satu kegiatan yang bisa membuat anggaran bulanan terus membengkak adalah belanja dengan cara impulsif atau belanja dadakan

Image
Ekonomi

Jegal Penyimpangan, Kemenkop UKM Mulai Terapkan Sistem Pengawasan Bagi Koperasi

Kementerian Koperasi dan UKM mulai menerapkan reformasi sistem pengawasan koperasi sebagai upaya untuk mencegah praktik penyimpangan

Image
Ekonomi

Katanya 5 Zodiak Ini Paling Cocok Kalau Bisnis Ternak!

Berdasarkan pandangan rasi zodiak, ternyata beberapa hewan ada yang cocok dengan beberapa zodiak tertentu

Image
Ekonomi

Biar Berkah, Pelajari Kiat Jadi Pedagang Cemerlang Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad SAW merupakan sosok pedagang atau pengusaha yang cemerlang

terpopuler

  1. 10 Kumpulan Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 2020

  2. Bela Refly Harun, Andi Arief: Dia bukan Kaleng-kaleng, Jangan Dikriminalisasi

  3. Instagram Tambah Durasi Live Streaming Jadi 4 Jam, Pengguna Auto Betah

  4. Tips Belanja Saat Corona

  5. Pihak KUA Beberkan Tanggal dan Lokasi Pernikahan Sule - Nathalie Holscher

  6. Ini Pemicu Kolonel Marinir Jadi Korban Penjambretan

  7. Gerebek Judi Sabung Ayam Ilegal, Polisi Justru Tewas Diserang Ayam Aduan

  8. Lesty Kejora - Rizky Billar Dikabarkan Nikah Akhir Tahun, Begini Komentar Keluarga

  9. Baca 6 Ayat Al-Qur'an ini Jika Kamu Sedang Sakit, Agar Segera Disembuhkan

  10. 35 Ribu Orang Tewas Sehari karena Corona, Emmanuel Macron Umumkan Lockdown Kedua untuk Prancis

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Degradasi Legitimasi Jokowi

Image
Achsanul Qosasi

Berkoperasi dalam Pandemi

Image
Egy Massadiah

Menyapa Pohon, Menjaga Alam

Image
Achsanul Qosasi

Membatalkan Kompetisi Liga 1

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
Ekonomi

Biar Berkah, Pelajari Kiat Jadi Pedagang Cemerlang Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad SAW

Image
News

5 Potret Terbaru Ganjar Pranowo, Makin Gagah dengan Kumis dan Brewok

Image
Ekonomi

Elon Musk Orang Terkaya ke-4 di Dunia Hingga Bangun Pabrik di Indonesia