image
Login / Sign Up

3 Fakta Tersembunyi di Balik Polemik Tarif Ojek Online

Ade Miranti

Image

Pengemudi ojek online (Ojol) membetangkan poster saat aksi demonstrasi di depan gedung Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Senin (23/4). Aksi perjuangan Driver Ojek Online Indonesia untuk menuntut regulasi serta tarif yang layak dan manusiawi bagi para mitra pengemudi online. Aksi yang juga dilakukan disejumlah daerah ini menuntut kesejahteraan bagi para pengemudi ojol. Mereka juga mengeluhkan tarif ojol yang hanya Rp1.600 per kilometer. Apalagi, tarif itu belum dipotong pajak 20 persen saat penerimaan uang tarif dari aplikator | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Perang tarif serta permintaan kenaikan tarif ojek online (ojol) mulai bergema lagi pada tahun ini.

Sebab, pada tahun 2018 lalu, asosiasi ojol pernah menuntut hal yang serupa kepada pemerintah dan perusahaan aplikasi penyedia jasa layanan berbasis daring, Grab dan Gojek, yakni kenaikan tarif ojol sebesar Rp3.000 per kilometer (Km).

Ternyata ada tiga fakta menarik dari perang tarif dan permintaan kenaikan tersebut perlu diketahui, antara lain:

baca juga:

1. Perang Tarif Berupa Promo

Saat ini pemerintah melalui Kementerian Perhubungan telah memberlakukan tarif atas dan bawah untuk ojek online (Ojol) agar dapar mengatasi perang tarif yang berujung pada tidak sehat-nya bisnis. Pengamat Ekonomi dan Dosen Pengajar di FEB UI, Andi Fahmi Lubis mengungkapkan memang seharusnya sudah ada tarif atas bawah, namun menurutnya masih akan ada celah dalam aturan tersebut.

Dosen tersebut mengungkapkan, bahwa para aplikator dapar memanfaatkan fitur promo agar dapat terus menekan harga. Menurut Andi, promo potongan harga tersebut akan dilakukan secara terus menerus dan intensif, maka menurutnya hal tersebut sama saja dengan perang harga.

"Promosi seperti potongan tarif, biasanya kan hanya dilakukan dalam momen-momen tertentu, bukan terus menerus. Kalau seperti itu jadinya persaingan tidak sehat karena masih perang harga," kata Andi di Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Saat ini tarif batas atas dan bawah ojek online akan segera diberlakukan menyusul Peraturan Menteri (PM) nomor 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor telah diterbitkan per 11 Maret 2019.

2. Penghasilan Mitra Ojol Ternyata Melebihi Rata-rata UMK

Saat ini para mitra ojek online atau ojol merasa tarif yang dibebankan aplikator dirasa memberatkan. Saat ini para mitra ojol menginginkan tarif bawah berada di angka Rp2.400 per kilometer. Pasalnya di bawah angka tersebut para mitra menilai tak layak, karena tidak akan mensejahterakan mitra.

Namun menurut riset Lembaga Demografi FEB UI bahwa penghasilan ojol dari Gojek tercatat telah melebihi UMK (upah minimum kota/kabupaten) di Jabodetabek maupun di luar Jabodetabek.

"Setelah menjadi mitra ojol, mereka mengalami peningkatan penghasilan sampai di atas 10% dari UMK" ungkap Wakil Kepala Lembaga Demografi FEB UI Paksi C.K Walandouw, di Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Riset itu mengungkapkan bahwa rata-rata penghasilan GO-RIDE adalah Rp4,9 juta di Jabodetabek, sementara rata-rata UMK di wilayah tersebut adalah Rp3,9 juta. Sedangkan di luar Jabodetabek GO-RIDE bisa mendapatkan rata-rata Rp3,8 Juta lebih tinggi dari UMK rata-rata sebesar Rp2,8 juta. Untuk penghasilan GO-CAR rata-rata driver bisa mendapatkan Rp6 juta lebih tinggi dari UMK rata-rata di Indonesia.

3. Tarif Ojol Naik Justru Hambat Pertumbuhan Ekonomi

Kenaikan tarif batas atas dan bawah ojek online dinilai akan berdampak negatif, lantaran dapat menghambat pertumbuhan ekonomi nasional. Ekonom Universitas Indonesia (UI) Fithra Faisal menilai, kenaikan tarif tak hanya berpotensi menggerus permintaan akan jasa tranportasi online namun juga dapat menekan daya beli masyarakat.

Pasalnya, masyarakat, khususnya di kota-kota besar dewasa ini sudah menjadikan ojek online sebagai transportasi utama dalam keseharian. Tak cukup sampai di situ, realitanya eksistensi ojek online kini juga kerap digunakan sebagai sarana dalam pemenuhan kebutuhan pesan antar makanan hingga pengiriman barang.

Menurutnya, bila tarif ojek online sebagai sarana transportasi naik, maka dengan sendirinya bakal berimbas pula pada fitur jasa lain yang menjadi sub bisnis perusahaan penyedia layanan ojek online. Dia memprediksi, naiknya tarif layanan ojek online bisa memberi dampak besar pada laju inflasi mencapai 1 persen, dari level saat ini sekitar 3,5 persen menjadi 4,5 persen.

Proyeksi dampak kenaikan inflasi tersebut didapat dari perkiraan kenaikan tarif dasar mencapai 100 persen dari rata-rata saat ini sebesar Rp2.200/kilometer. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Pengamat: Potensi Kartel Penjualan Tiket Pesawat di Indonesia Cukup Terbuka

Image

Ekonomi

Perkuat Usaha Garam Rakyat, Pemerintah Salurkan KUR Garam di Madura

Image

Ekonomi

Tidak Semua Industri Cocok Terapkan Konsep 4.0, Pemerintah Harus Selektif

Image

Ekonomi

Kemenkop: Koperasi Tidak Boleh Bergantung pada Bantuan Pemerintah

Image

Ekonomi

Ekonomi Ala Jokowi Vs Prabowo

Ini Bukti Jokowi Dukung Pertumbuhan Ekonomi Digital

Image

Ekonomi

Indepth

Pertarungan Sengit Dua Decacorn Transportasi Online, Mitra dan Konsumen Untung atau Buntung?

Image

Ekonomi

Kemenkop Dorong Koperasi Pengelola Pasar Tingkatkan Kinerja

Image

Ekonomi

Pemerintah Targetkan 50 Persen UMKM Sudah Go Digital di 2024

Image

Ekonomi

Ambisi Grab dan Aroma Kompetisi Tak Sehat Industri Ride Hailing Asia Tenggara

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Produsen Elektronik Jepang Optimis Pertumbuhan Pasar di Indonesia

Saat ini Indonesia merupakan pemberi kontribusi penjualan ke-3 terbesar untuk televisi (tv) LED Sharp di dunia.

Image
Ekonomi

Bank Mandiri Geser Strategi ke Pendapatan Non Bunga dan Digitalisasi

Bank Mandiri akan menggeser strategi bisnisnya.

Image
Ekonomi

Bank Mandiri Suntik Startup Hingga Rp1 Triliun pada 2020

Bank Mandiri melalui anak usahanya, yakni Mandiri Capital Indonesia (MCI) berencana menyetor Rp1 triliun untuk modal startup.

Image
Ekonomi

Bamsoet: Stabilitas Politik Kunci Indonesia Tidak Terjerumus ke Jurang Resesi

Stabilitas politik nasional menjadi kunci indikator agar Indonesia tak terjerumus dalam jurang resesi.

Image
Ekonomi

Menteri PUPR Pastikan Tol Layang Jakarta-Cikampek Aman dan Siap Diresmikan Besok

Menteri PUPR memastikan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek) sepanjang 36,4 Km siap diresmikan dan untuk dibuka untuk umum.

Image
Ekonomi

Eksekusi Dana Tambahan FLPP, BTN Langsung Gelar Akad KPR Massal

BTN telah berhasil merealisasikan KPR dan Kredit Penyediaan Pembangunan Perumahan sebanyak 3,10 juta unit hunian.

Image
Ekonomi

Sinergi BUMN, Pertamina Pasok Energi ke BUMN Karya

Pertamina sinergi dengan BUMN Karya untuk teus perkuat keandalan pasokan distribusi energi ke seluruh pelosok negeri.

Image
Ekonomi

Dorong Tambahan Manfaat Peserta Jaminan, BPJAMSOSTEK Tingkatkan Kolaborasi dengan Airy

Kerja sama ini merupakan salah satu Manfaat Tambahan (Co-Marketing) yang bisa didapatkan oleh peserta BPJAMSOSTEK.

Image
Ekonomi

Pertamina Butuh Tambahan FAME 72 Ribu Kiloliter Untuk B30

Pertamina butuh tambahan FAME atau campuran untuk bahan biodesel B30 sebanyak 72 ribu kiloliter.

Image
Ekonomi

AAJI Klaim Likuiditas Asuransi Jiwa Aman di Tengah Perlambatan Ekonomi Global

AAJI mengatakan likuiditas industri asuransi jiwa masih terjaga meski pertumbuhan ekonomi global melambat.

Available

trending topics

jamkrindo umkm

terpopuler

  1. Ayah Terseret Kasus Penyelundupan Harley di Garuda Indonesia, Ini Kata Devano Danendra

  2. Mesranya Rezky Aditya dan Citra Kirana Berangkat ke Italia Tuk Bulan Madu

  3. Ego Tuan Rumah dan Reputasi SEA Games yang Kian Meragukan

  4. Gagal Jadi Sarjana di Usia 9 Tahun, Laurent Simons si Jenius Asal Belgia Keluar dari Universitas

  5. Presiden Terima Laporan Temuan Baru, Faizal: Nah Kan, Jokowi dan Polri Serius Tuntaskan Kasus Novel

  6. Beredar Kabar Pemilik Warung Legendaris Sate Klathak Pak Pong Meninggal, Pegawai: Nama Aslinya Dzakiron

  7. Nadiem Bakal Hapus UN, Begini Respon Anies Baswedan

  8. Tak Punya Surat Resmi, Puluhan Moge di Bandung Disita Polisi

  9. Viral Video Anggota Banser Diintimidasi, PSI: Kebayangkan Negara yang Diidamkan Radikalis seperti Ini?

  10. Kelompok Homoseksual di Semarang yang Terpapar HIV/AIDS Capai 5.703 kasus

Available

fokus

Stop Pelecehan Seksual
Kursus Calon Pengantin
Puasa Plastik
Available

kolom

Image
Hervin Saputra

Ego Tuan Rumah dan Reputasi SEA Games yang Kian Meragukan

Image
Alfarisi Thalib

Paradoks Pemberantasan Korupsi

Image
Achmad Fachrudin

Relasi Pemilu dengan Kinerja Elit Politik

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Menimbang Pencapresan Airlangga

Available

Wawancara

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Image
Video

Joshua Rahmat, CEO Muda yang Menggawangi Mytours

Sosok

Image
News

10 Potret KSAU Marsekal Yuyu Sutisna bersama Istri, Kompak di Berbagai Kesempatan

Image
Hiburan

7 Potret Menlu Retno Marsudi Setelah Diet Karbo, Makin Bugar dan Energik

Image
News

Lulusan MIT hingga Stanford, Ini 5 Fakta Menarik Rachmat Kaimuddin, Calon CEO Bukalapak