image
Login / Sign Up

Banyak Investor Tiongkok Minat Investasi di RI, Menko Luhut: Harus Gunakan Tenaga Kerja Dari Indonesia!

Dhera Arizona Pratiwi

Image

Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan saat memberikan keterangannya terkait pencapain tiga tahun pemerintahan Jokowi-JK di Gedung Bina Graha, Jakarta, Rabu (18/10). Tiga Menteri hari ini memaparkan tentang Pengembangan Ekonomi Maritim dan Peningkatan Produktivitas Sumber Daya Laut | AKURAT.CO/Handaru M Putra

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memimpin rapat pertama Komite Pengarah Bersama untuk Pembangunan Koridor Ekonomi Komprehensif Regional Kerjasama Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok di Bali pada Kamis (21 Maret 2019). Dalam rapat ini didiskusikan terkait rencana eksekusi proyek yang sudah disetujui oleh kedua negara dan proses persiapan proyek yang meliputi tahap perencanaan, pengawasan dan evaluasi.

"Dalam upaya menyejahterakan rakyat Indonesia ini, kami yakin bahwa penyediaan lapangan pekerjaan dan pendidikan adalah dua hal mendasar yang harus kami lakukan. Sehingga kami sangat mendorong investasi yang bersifat pembangunan industri dalam skala besar, mengingat kami harus menyediakan lapangan pekerjaan bagi puluhan juta generasi muda Indonesia,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Jakarta, Jumat (23/3/2019).

Lebih lanjut, ia menegaskan pada dasarnya, pemerintah terus berunding terkait teknis dalam menjalin hubungan kerjasama yang disepakati nantinya.

baca juga:

"Kita tidak mau diatur semua. Jadi mereka harus bersedia untuk memenuhi empat ketentuan yang telah kita buat. Pertama tadi, add value, kedua tadi masalah teknologi yang harus ramah lingkungan, ketiga transfer teknologi dan yang keempat tadi harus menggunakan sebanyak mungkin tenaga kerja dari Indonesia," paparnya.

Salah satu contoh yang baik dan sudah terbukti adalah Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Sulawesi. Kegiatan industri ini telah menyediakan lapangan pekerjaan hingga mendekati 40 ribu orang, dan akan menjadi 100 ribu orang dalam waktu yang tidak terlalu lama. Di samping itu, industri ini telah meningkatkan pertumbuhan ekonomi, baik di daerah mau pun secara nasional.

"Pengalaman IMIP di Morowali adalah sebuah contoh yang ingin kami replikasi di berbagai tempat di Indonesia, di mana entitas bisnis bekerja sama dengan entitas bisnis (B to B) dan Pemerintah hanya memfasilitasi dan mengkoordinasikan kebijakan-kebijakan yang diperlukan,” tuturnya.

Ia menambahkan, berdasarkan konsep inilah proposal kerja sama Indonesia–Tiongkok dapat disampaikan, dengan harapan akan menjadi model yang lebih sehat, berkelanjutan, dan tidak menjadi beban bagi kedua pemerintah.

Menko Luhut mengaku senang menerima laporan bahwa entitas bisnis Tiongkok, antara lain Ningbo Port dan Power China, dengan didampingi oleh NDRC dan MOFCOM Provinsi Zhejiang telah berkunjung ke Sumatera Utara dan Kalimantan Utara, serta telah bertemu dengan Pelindo I dan beberapa pelaku bisnis yang lain. Kunjungan ini merupakan model pendekatan B to B with Government Facilitation yang dapat menjadi contoh untuk dilaksanakan pada berbagai proyek.

Ia juga telah mendengar bahwa pihak Tiongkok sudah menyiapkan rancangan Framework Agreement untuk bekerjasama di Kuala Tanjung, untuk tahap pertama. Selanjutnya, ada beberapa tahap proyek kerja sama lain yang telah disepakati seperti Kawasan Industri Sei Mangkei dan kerja sama strategis pada Bandara Internasional Kualanamu untuk tahap kedua. Kemudian, pengembangan energi bersih di kawasan Sungai Kayan, Kalimantan Utara, pengembangan kawasan ekonomi eksklusif di Bitung, Sulawesi Selatan, dan Kura-kura Island di Bali.

"Harapan kami, pihak Tiongkok dapat mempertimbangkan untuk melanjutkan dengan tahap-tahap berikutnya, dan di lokasi-lokasi lain yang sudah kami siapkan, termasuk rencana proyek di luar empat koridor yang sudah dirintis oleh para pelaku bisnis dari ke dua pihak, termasuk kerjasama dalam bidang Palm Replanting for Poverty Reduction dengan melibatkan China Development Bank (CDB),” paparnya.

Topik ini juga dimasukkan dalam kerangka kerja sama besar Indonesia–Tiongkok untuk memudahkan koordinasi, sekaligus membuktikan bahwa kerja sama ini bermanfaat bagi petani kecil Indonesia. Selain keempat koridor pengembangan ekonomi komprehensif yang telah disepakati tadi, ada pula proyek-proyek kerjasama lain Indonesia-Tiongkok, seperti Pembangkit Listrik Ukuran Menengah dibeberapa lokasi di Jawa, Minemouth di Kalimantan Tengah, Zona Ekonomi Khusus Indonesia-Tiongkok di Jonggol, Jawa Barat, Kawasan Industri Terintergrasi di Ketapang, Penanaman kembali kelapa sawit guna kurangi kemiskinan, dan Kawasan Industrial Terintegrasi Meikarta Indonesia-Tiongkok.

Ia berharap agar kesepakatan-kesepakatan yang dicapai dalam Rapat Pertama Komite Pengarah Bersama ini dapat difinalisasi menjadi kerjasama yang kokoh yang akan diterapkan dalam waktu dekat. Ia menambahkan, kesepakatan kerjasama ini yang merupakan target capaian ini perlu diupayakan agar perhatian publik selama dua tahun ini dapat dijawab secara positif.

Namun, ia menegaskan, proyek yang sedang dikerjakan ini tidak semua murni kepada pebisnis Tiongkok.

"Misalnya mereka (Tiongkok) tadi selain menawarkan replanting program untuk palm oil juga namun kerja sama antar Tsinghua University dengan ITB serta pengembangan Kura-kura Island. Mereka ini semua pada setuju, baik itu kerja sama mengenai human capital. Mereka sangat setuju dan teknologi mereka memang sudah cukup bagus," pungkasnya.

Pertemuan ini selain dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, juga dihadiri pula oleh Wakil Ketua Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional Republik Rakyat Tiongkok, Duta Besar China untuk Indonesia, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas, Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Beijing, Direktur Utama Kerjasama Global Departemen Asia Pasific, Perwakilan Kementerian/Lembaga Terkait, serta Gubernur Kalimantan Utara.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

RI Disebut Deindustrialisasi, JK: Itu Tidak Benar!

Image

Ekonomi

Jokowi dan Raja Salman Sepakat Tingkatkan Kerjasama Ekonomi

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Bangun Industri Dalam Negeri, Jokowi Targetkan Hapus Defisit Neraca Dagang

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Jurus Jokowi Kembalikan Neraca Perdagangan Indonesia

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Jokowi 5 Tahun Kedepan, Pembangunan Indonesia Sentris dan Nasionalisasi SDA

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Ekonomi Belum Dirasakan Masyarakat, Karena Lapangan Kerja Belum Tercipta

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Prabowo: Negara Lain Industrialisasi, Kita Deindustrialisasi!

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Sandi Sebut Ekonomi Indonesia Masuk Jebakan Stagnan, Pengamat: Tidak Juga!

Image

Ekonomi

Selain Pertanian, AMMDes Bisa Berfungsi Sebagai Feeder Ambulans

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

PR Rini Untuk Erick Thohir, Apa Saja Itu?

Terdapat beberapa holding lainnya yang hampir terbentuk, bahkan sudah disetujui Presiden Jokowi.

Image
Ekonomi

IHSG Masih Akan Menguat Pasca Pelantikan, Incarlah Saham Ini

Pola long white closing marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan IHSG.

Image
Ekonomi
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Tetes Air Mata Rini Saat Sertijab Menteri BUMN Ke Erick Thohir

Rini berlinang airmata saat melakukan serah terima jabatan Menteri BUMN ke Erick Thohir di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta.

Image
Ekonomi

Wall Street Hanya Bisa Naik Tipis Karena Hal Ini

Karena investor menilai sejumlah hasil kinerja perusahaan yang beragam pada kuartal ketiga (Q3).

Image
Ekonomi

Dolar AS Berfluktuasi Imbas Gejolak Brexit

Karena pelaku pasar mencerna perkembangan mengenai ketidakpastian Brexit.

Image
Ekonomi

BPJS Buktikan Kenaikan Iuran Tak Memberatkan Pekerja, Ini Perhitungannya

Seperti diketahui, Pemerintah telah memutuskan bahwa iuran JKN-KIS akan mengalami kenaikan pada 2020.

Image
Ekonomi
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Bos BPJS Yakin, Sri Mulyani dan Terawan Dukung Keberlangsungan Program JKN

Dia berharap agar koordinasi antar kementerian-lembaga yang sudah terjalin dalam pelaksanaan JKN-KIS bisa berjalan baik.

Image
Ekonomi
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Tak Lagi Jadi Kepala BKPM, Ini Kesibukan Thomas Lembong

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sebelumnya Thomas Lembong akan memberikan tips, trik, dan gosip positif pada Bahlil Lahadalia

Image
Ekonomi

Kenaikan Iuran BPJS Tak Memberatkan, Warga Miskin Bisa Daftar PBI

Rencana kenaikan iuran tidak memberatkan masyarakat yang memang tidak mampu untuk membayarnya.

Image
Ekonomi
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

DJSN Yakin Kombinasi Terawan dan Sri Mulyani Mampu Tangani Problem BPJS

Terawan diyakini dapat membenahi berbagai persoalan dalam program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Available

trending topics

terpopuler

  1. Tokoh Papua: Terimakasih Pak Jokowi, Kabinet Jilid II Tak Ada Keterwakilan Orang Asli Papua

  2. Kecewa Lantaran Prabowo Masuk Kabinet Indonesia Maju, Projo Bubar

  3. Baru Tiga Jam Dilantik, Menkominfo Johnny Lupa Kepanjangan Nama Kementeriannya

  4. Prabowo Jadi Menteri, Media Asing Anggap 'Bencana bagi Penegakan HAM'

  5. Pelaku Teror Bom di Pelantikan Jokowi Ditangkap, Budiman: Pembunuh-pembunuh Berdarah Dingin

  6. Aktivis Gereja Jadikan 240 Wanita Budak Seks, Paksa Korbannya Bercinta dengan Hewan

  7. Ditemui Sekjen Kemhan di Rumahnya, Jansen: Sikap Nge-Bossy Pak Prabowo Hilangkan Dikitlah

  8. Capai Rp20 T! Ini 7 Menteri Terkaya di Kabinet Indonesia Maju 2019-2024

  9. Kadernya Tak Masuk Kabinet Jokowi-Ma'ruf, Demokrat Pasrah

  10. Apresiasi Susunan Kabinet Indonesia Kerja Jokowi-Ma'ruf, PSI: Ini Menjanjikan!

Available

fokus

Kabinet Jokowi-Ma'ruf
Menunggu Eksekusi
Menyambut Presiden-Wakil Presiden 2019-2024
Available

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Berharap Kepada Parlemen Daerah

Image
Ujang Komarudin

Rontoknya Kekuatan Oposisi

Image
Achmad Fachrudin

Memperbaiki Marwah DPD 2019-2024

Image
Abdul Aziz SR

Partai Politik Tuna Ideologi

Available

Wawancara

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag-1)

'Suatu Hari Nanti Saya Ingin Melatih Timnas'

Image
News

DPR RI

Perjuangan Muh Aras, Pebisnis-Politisi yang Berhasil Masuk ke Senayan

Image
News

DPR RI

Apa Sih Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia? Farah Puteri Nahlia Akan Menjelaskannya untuk Kamu...

Sosok

Image
Gaya Hidup

Menteri PPPA Ingin Akrab dengan Media dan LSM

Image
Gaya Hidup

Sempat Kaget Ditunjuk Jadi Menteri PPPA, Bintang Tak Malu Bertanya ke Anak Buah

Image
News

Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Jumlah Kekayaan 5 Menteri Srikandi Kabinet Indonesia Maju, Ada yang 'Hanya' Miliki Rp4 Miliar