image
Login / Sign Up

Kadin Gandeng Pemerintah Godok Mekanisme Pelaksanaan KPBU Infrastruktur Transportasi

Dhera Arizona Pratiwi

Image

Focus Group Discussion (FGD) Percepatan Pembangunan Infrastruktur Transportasi yang digelar di Menara Kadin Indonesia, Jakarta, Rabu (20/3/2019). | Dhera Arizona/Akurat.co

AKURAT.CO Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan, sosialisasi mekanisme pelaksanaan Kerjasama antara Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dalam pembangunan insfrastruktur transportasi masih memerlukan tindak lanjut lebih jauh. Pasalnya, keterbatasan informasi bagi badan usaha untuk mengetahui adanya proyek KPBU dinilai masih minim.

“Jika sudah ada, kita juga perlu mengetahui bagaimana sebenarnya mekanisme pelaksanaan KPBU di Kemenhub, sehingga bisa menjadi acuan bagi pihak Badan Usaha,” tutur Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Konstruksi dan Infrastruktur Erwin Aksa dalam Focus Group Discussion (FGD), di Menara Kadin Indonesia, Rabu (20/3/2019).

Erwin mengungkapkan, selain mekanisme pelaksanaan KPBU, pihaknya juga perlu mengetahui lebih jauh mengenai manfaat diterima pengembang swasta bagi yang ingin berpartisipasi. Termasuk juga mengenali tantangan dan hambatan dalam pelaksanaan proyek KPBU.

baca juga:

Seperti diketahui, pemerintah belum lama ini mengeluarkan Peraturan Presiden No. 55 Tahun 2018 tentang Rencana Induk Transportasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Namun, setelah keluarnya peraturan itu, hingga saat ini dinilai belum memberi lampu hijau bagi Badan Usaha yang terlibat dalam proyek KPBU untuk membantu mempercepat dan mempermudah proses pelaksanaan proyek.

“Jika ada kendala, tentu harus ditelusuri kendalanya ada dimana, padahal Badan Usaha sudah menunjukkan itikad baik untuk membantu pembangunan proyek,” kata Erwin.

Berdasarkan catatan Kadin, sedikitnya ada beberapa proyek yang mengalami kendala dalam pelaksanaan kegiatan KPBU khususnya di Kementerian Perhubungan, seperti Transit Oriented Development (TOD) Poris Plawad di Tangerang yang mencapai tahap lelang dan Final Business Case dan TOD Jatijajar di Depok yang tengah dalam proses Outline Business Case mengalami kendala dalam proses pelaksanaannya. Kedua proyek KPBU tersebut adalah proyek yang dilaksanakan dengan skema solicited di mana semua modal usaha dibebankan oleh pihak badan usaha.

Pihak-pihak yang berperan dalam proyek KPBU terdiri atas Pemerintah Pusat dan Daerah sebagai Regulator, PJPK (Penanggung Jawab Proyek Kerjasama) sebagai pengambil kebijakan Teknis dan Badan Usaha yang bertindak sebagai pemilik modal dan pelaksana kegiatan KPBU.

Banyaknya pihak yang ikut berperan dalam pelaksanaan Proyek KPBU kemudian menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan proyek KPBU.

Adapun beberapa Skema KPBU yang tengah dilaksanakan saat ini oleh pemerintah kepada Badan Usaha terdiri atas skema penjaminan dari pemerintah (government guarantee) seperti pada proyek pembangkit listrik tenaga batu bara di Jawa Tengah, skema tarif dan Viability Gap Fund (VGF) seperti pada proyek fasilitas pengolahan air minum Umbulan Jawa Timur;skema Availability Payment (AP) seperti pada proyek Jaringan serta fiber optic Palapa Ring; dan skema dukungan pemerintah (government/construction support) seperti pada proyek Jalan tol Solo-Kertosono dan Balikpapan-Samarinda.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Lima Ruas Tol Dibuka Fungsional untuk Memperlancar Mudik Lebaran

Image

Ekonomi

Kementerian PUPR Dorong KPBU Untuk Capai Target

Image

Ekonomi

Kementerian PUPR Dukung Peningkatan Hasil Panen Petambak

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Pembangunan Infrastruktur di Luar Jawa Upaya Pemerataan

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Jokowi Terus Fokus Bangun Infrastruktur Sebagai Kunci Pemerataan Ekonomi

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

3 Dampak Besar Infrastruktur Digital Jokowi

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Jokowi Akui Industri eSports Berkembang Sangat Cepat, Jangan Terlewat!

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Jokowi 5 Tahun Kedepan, Pembangunan Indonesia Sentris dan Nasionalisasi SDA

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Jokowi Klaim Ingin Perjuangkan Kemandirian Ekonomi Indonesia

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Seleksi Anggota BPK RI

Dagelan Pemilihan BPK, Voting Batal Komisi XI Bakal Kembali Gelar Fit And Proper Test

Rencana voting pemilihan 5 anggota BPK akhirnya dibatalkan. Belum diketahui dengan pasti alasan pembatalan voting tersebut.

Image
Ekonomi

Cengkareng Permai Gandeng Perusahaan Jepang Garap Produk Genteng Berkualitas

Indonesia disorot sebagai negara yang berpotensi menjadi salah satu negara dengan kemajuan pertumbuhan ekonomi paling pesat di Asia Tenggara

Image
Ekonomi

Beban Finansial 'Sandwich Generation' Berat, Yuk Move On Dengan Cara Ini!

Lantas, apa yang bisa dilakukan oleh sandwich generation untuk keluar dari konidisi beban berat finansialnya?

Image
Ekonomi

Buwas: Bulog Bakal Jual 50 Produk Beras Komersil ke Masyarakat

Bulog bakal luncurkan 50 produk beras yang akan disalurkan secara komersil ke masyarakat.

Image
Ekonomi

Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek Bakal Beroperasi November

Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek) diharapkan akan bisa beroperasi pada akhir November 2019.

Image
Ekonomi

Sukanto Tanoto Tunggu Arahan Pemerintah Soal Lahannya yang Mau Dijadikan Ibu Kota

Pengusaha nasional Sukanto Tanoto menunggu arahan pemerintah terkait rencana pembangunan ibu kota baru.

Image
Ekonomi

APTI Nilai Kenaikan Cukai Rokok 23 Persen Terlalu Tinggi!

APTI nilai kenaikan cukai rokok sebesar 23 persen terlalu tinggi dan berimbas terhadap ekonomi petani termbakau.

Image
Ekonomi

Pemerintah Cabut Konsesi Lahan Sukanto Tanoto di Ibu Kota Baru Bulan Depan

Pemerintah segera mencabut status konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI) untuk PT ITCI Hutani Manunggal (IHM) milik Sukanto Tanoto.

Image
Ekonomi

Lion Air Group Terus Koordinasi Dengan Kominfo Soal Kebocoran Data Penumpang

Lion Air Group masih koordinasi dan kerjasama dengan Kominfo soal kebocoran data pribadi penumpang maskapai anggota grup tersebut.

Image
Ekonomi

E-commerce Semakin Mendorong Perekonomian, Perputaran Uangnya Makin Besar

Peran e-commerce sudah mencapai dua persen dari konsumsi rumah tangga.

Available

trending topics

terpopuler

  1. Pendiri PAN: Ada Apa Dengan Negeri Ini? Belakangan DPR Terkesan Rapat Tertutup

  2. Pekerjakan Robot, Bandara Raksasa China yang Berambisi Terbangkan 100 Juta Penumpang Siap Dibuka

  3. Dari Presiden hingga Ulama, 5 Tokoh Tanah Air yang Masuk Daftar Muslim Paling Berpengaruh di Dunia

  4. Imam Nahrawi Jadi Tersangka Korupsi, Ustaz Tengku: Biar Ngaku Pancasila, Kalau Maling Segera Gulung

  5. Nenek Penyanyi Shelomita, Dolly Zegerius Soerjosoemarno Meninggal Dunia

  6. Galih Ginanjar Dipenjara, Barbie Kumalasari Berencana Berikan Beasiswa Sekolah untuk Anak Tak Mampu

  7. Politikus Demokrat Usul Personil Dewan Pengawas KPK Terdiri Dari Mantan Komisioner KPK

  8. Potong Foto Ruben Onsu, Barbie Kumalasari Balas Dendam?

  9. Mirip Rumah Tony Stark, Mari Melihat Rumah Mewah Alicia Keys Seharga Rp282 Miliar

  10. Berturut-turut Faizal Serang Alissa Wahid, Goenawan Mohammad, Mahfud MD, dan Najwa Shihab

Available

fokus

Abortus
BJ Habibie Tutup Usia
Lindungi Perempuan
Available

kolom

Image
Alfarisi Thalib

Era Airlangga, Golkar Cenderung Feodal dan Oligarkis

Image
Ujang Komarudin

Gigitan Terakhir KPK

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Image
Achmad Fachrudin

Dinamika Politik Jakarta Paska Pemindahan Ibukota

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
Ekonomi

5 Sumber Kekayaan 'Crazy Rich Medan' Sukanto Tanoto, Minyak hingga Serat Tekstil

Image
News

Dari Presiden hingga Ulama, 5 Tokoh Tanah Air yang Masuk Daftar Muslim Paling Berpengaruh di Dunia

Image
News

Tanahnya Dipakai Jadi Ibu Kota Baru Indonesia, Ini 5 Rekam Jejak Sukanto Tanoto