image
Login / Sign Up

Kurangi Pengangguran, Vokasi Industri Berhasil Gaet 400 Ribu Siswa SMK

Dhera Arizona Pratiwi

Image

Pelajar mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMK Negeri 57, Jakarta, Senin (2/4). Sebanyak 1.485.302 siswa dari 13.054 sekolah menengah kejuruan (SMK) akan mengikuti ujian nasional (UN) pada Senin (2/4) hingga Kamis (5/4) | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memfasilitasi lebih dari 400 ribu siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mengikuti program pendidikan vokasi yang link and match dengan industri. Program yang digulirkan sejak tahun 2017 ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) Indonesia sekaligus dapat mengurangi angka pengangguran.

“Mereka disiapkan agar bisa langsung bekerja setelah lulus, karena telah memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan di dunia industri saat ini. Sebab, mereka mendapatkan pembelajaran yang porsinya 70 persen praktik dan 30 persen teori,” kata Koordinator Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin Mujiyono di Jakarta, Sabtu (9/3/2019).

Mujiyono menyebutkan, hingga tahap kesembilan, pihaknya telah melibatkan sebanyak 2.350 SMK dan 899 perusahaan dengan total perjanjian kerja sama mencapai 4.351 yang telah ditandatangani.

baca juga:

“Dalam perjanjian kerja sama tersebut, satu SMK dapat dibina oleh beberapa perusahaan sesuai kebutuhan dan kejuruan yang diinginkan. Setiap SMK rata-rata ada 200 siswa,” jelasnya.

Program pendidikan vokasi ini telah menjangkau wilayah Jawa, Sumatera, hingga Sulawesi. “Kami akan terus lanjutkan, karena antusiasmenya baik dari SMK maupun industri sangat tinggi. Pada bulan Maret ini, akan diluncurkan lagi untuk wilayah Jawa Barat,” imbuhnya.

Adapun target pada tahun 2019, sebanyak 2.685 SMK dapat dibina atau menjalin kerja sama dengan industri.

Mujiyono menambahkan, upaya tersebut merupakan wujud nyata dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK dalam rangka peningkatan kualitas dan dayasaing SDM Indonesia. “Selain itu, kami optimistis, program pendidikan vokasi link and match antara SMK dengan industri akan menekan angka pengangguran yang signifikan dari lulusan SMK,” tegasnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Agustus 2018, tingkat pengangguran terbuka (TPT) dari lulusan SMK mengalami penurunan. Tahun 2017, TPT lulusan SMK sebesar 11,41 persen, merosot menjadi 11,24 persen di 2018.

Oleh karenanya, dibutuhkan kerja keras melalui kolaborasi dengan berbagai pihak terkait, seperti kementerian dan lembaga serta asosiasi industri.

“Untuk hasil drastisnya, mungkin dapat dilihat dua atau tiga tahun ke depan,” imbuhnya.

Mujiyono meyakini, dengan SDM industri yang berkualitas akan mampu mendongkrak produktivitas dan kinerja industri nasional. Bahkan, ikut mengatrol daya saing Indonesia. “Kunci pengembangan industri adalah SDM, selain investasi dan teknologi. Indonesia punya potensi kuat dari jumlah SDM, apalagi sedang menikmati bonus demografi hingga tahun 2030,” ungkapnya.

Momentum dominasi dari usia produktif tersebut, sedang dioptimalkan oleh pemerintah, antara lain melalui pelaksanaan berbagai pendidikan dan pelatihan vokasi secara masif. Maka itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan tahun 2019 menjadi agenda nasional dalam membangun kualitas SDM, setelah fokus membangun infrastrukur.

“Selain meluncurkan program link and match, dalam menciptakan SDM industri yang kompeten, kami sudah menjalankan pendidikan vokasi di SMK dan politeknik di lingkungan Kemenperin dengan konsep dual system yang diadopsi dari Swiss dan Jerman. Selain itu, kami memberikan pelatihan 3 in 1 (pelatihan, sertifikasi, dan penempatan kerja), yang juga diikuti oleh penyandang disabilitas,” paparnya.

Mujiyono mengemukakan, para lulusan siswa-siswi vokasi di seluruh unit pendidikan Kemenperin, hampir 90 persen terserap kerja di industri. Sisanya, melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan berwirausaha. Saat ini, Kemenperin telah memiliki sembilan SMK, 10 Politeknik dan dua Akademi Komunitas. Setiap tahun menghasilkan lebih dari 5.000 lulusan.

“Makanya, kami menjadi leading sector dalam kegiatan vokasi industri,” ujarnya. 

Dalam program pendidikan vokasi yang link and match antara industri dan SMK, Kemenperin telah menyelaraskan 34 kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.

Jumlah tenaga kerja sektor industri manufaktur di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun.Pada tahun 2018, sektor industri manufaktur menyerap tenaga kerja sebanyak 18,25 juta orang. Jumlah tersebut berkontribusi sebesar 14,72 persen terhadap total tenaga kerja nasional.

Dari tahun 2015 ke 2018, terjadi kenaikan 17,4 persen terhadap penyerapan tenaga kerja industri dan di 2019 diyakini semakin bertambah seiring dengan realisasi investasi dari sejumlah industri. 

“Berdasarkan perhitungan kami, dengan rata-rata pertumbuhan industri sebesar 5-6 persen per tahun, dibutuhkan lebih dari 500-600 ribu tenaga kerja industri baru per tahun,” pungkasnya.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Mobil Esemka Bisa Isi Ceruk Pasar Industri Otomotif yang Kosong

Image

News

FOTO Tantangan Siswa SMK Hadapi Industri 4.0

Image

Ekonomi

Mobil Esemka Mengaspal, Menperin: Wujud Kemandirian Industri Otomotif Nasional

Image

Ekonomi

HUT Ke-74 RI

Kemenperin Klaim Fokus Kembangkan SDM Industri Unggul

Image

Ekonomi

Diisukan Merakit Mobil Cina, Esemka Angkat Bicara

Image

Ekonomi

Blak-blakan, Presdir PT SMK Soal Kabar Produksi Mobil Esemka

Image

News

Sepucuk Surat dari Fajar untuk Ganjar Pranowo Bikin Haru

Image

News

Surat Menyentuh Pelajar SMK ke Ganjar Pranowo, Ibunya Buruh Bergaji Rp23 Ribu per Minggu

Image

News

Kritik Ridwan Kamil, Tengku: Jika Banyak Pengangguran, Perbaiki Mutu dan Ciptakan Pekerjaan, Kok Malah SMK Mau Dibubarkan?

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Pertamina Pamer Produk Unggulan Mitra Binaan di China -ASEAN Expo 2019

Produk mitra binaan Pertamina diharapkan dapat semakin dikenal luas di kancah internasional.

Image
Ekonomi

Kemendag Ajak Pelaku Usaha Mamin Manfaatkan Implementasi IA-CEPA

Pelaku usaha dapat memanfaatkan hasil perjanjian IA-CEPA untuk sektor mamin

Image
Ekonomi

Catatkan Tiga IPO, BEI Gapai Kenaikan Transaksi Harian

Hingga akhir pekan ini, data perdagangan BEI mengalami variasi pergerakan data yang dimulai dari kenaikan rata-rata nilai transaksi harian s

Image
Ekonomi

Lolos Ke Senayan, Mulan Jameela Dapat Mobil, Rumah Dinas Dan Tunjangan Hingga Rp40 Juta

Rupanya peluang Mulan Jameela untuk menjadi anggota DPR tampaknya akan semakin terbuka lebar.

Image
Ekonomi

Pengamat Ingatkan Pertamina Agar Tidak Sembarangan Membuka Data

Ferdinand Hutahaean menyatakan bahwa Pertamina tidak boleh membuka data secara sembarangan kepada publik.

Image
Ekonomi

5 Zodiak Ini Sangat Cocok Terjun di Usaha Pertanian

Simak zodiak yang cocok untuk terjun di dunia usaha tani.

Image
Ekonomi

AS Berikan Keringanan Apple Impor Komponen Dari China

Amerika Serikat telah memberikan pengecualian tarif komponen untuk Mac Pro baru Apple dan pada beberapa aksesori buatan China.

Image
Ekonomi

Misbakhun Dorong Lulusan Perguruan Tinggi Berkarya Lewat Start-up

Hal menonjol di era Revolusi Industri 4.0 adalah disrupsi.

Image
Ekonomi

Vaping Bunuh 8 Orang, Toko Ritel AS Stop Jual Rokok Elektrik

Toko Ritel besar Amerika Serikat Walmart Inc telah mengumumkan tidak akan lagi menjual rokok elektronik.

Image
Ekonomi

Bela Saudi, Trump Siapkan Sanksi Ganas Ke Iran!

Tindakan sanksi terbaru terhadap Iran akan 'sangat besar' dan mempengaruhi sumber dana terakhir untuk Iran.

Available

trending topics

terpopuler

  1. UU KPK Baru Disahkan DPR, Jaksa Agung Sebut Pemberantasan Korupsi Makin Kuat

  2. Saran Andi Arief ke Jokowi: Jangan hanya Menunda RKUHP, Tapi Harus Menghapus Pasal Tidak Demokratis

  3. Mahathir Mohamad Minta Wartawan Tanya Jokowi Mengapa Tolak Bantuan Malaysia Padamkan Kebakaran Hutan

  4. Agus Rahardjo, Laode M Syarif dan Saut Situmorang Diminta Mundur dari KPK

  5. BPK Sindir Kenaikan Cukai Rokok: Cukai Miras Mestinya Dinaikkan Juga 100 Persen

  6. Serahkan Mandat ke Jokowi, Masinton: Bagi Saya Tiga Pimpinan KPK ini Sudah Tidak Ada

  7. Kecepatan Marquez Tak Terkejar, Quartararo: Dia Bisa Buat Kesalahan

  8. Jokowi Tunda Pengesahan RKUHP, Faizal Assegaf: Kaum Radikal Nggak Usah Kebakaran Jenggot

  9. Disenggol Jerinx SID, Nikita Mirzani Sontak Lontarkan Sindiran Sadis

  10. Soal Penundaan RUU KUHP, Pakar Hukum Kritik Presiden: Kau yang Mulai, Kau yang Mengakhiri?

Available

fokus

Abortus
BJ Habibie Tutup Usia
Lindungi Perempuan
Available

kolom

Image
Alfarisi Thalib

Era Airlangga, Golkar Cenderung Feodal dan Oligarkis

Image
Ujang Komarudin

Gigitan Terakhir KPK

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Image
Achmad Fachrudin

Dinamika Politik Jakarta Paska Pemindahan Ibukota

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
News

8 Potret Hangat Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri bersama Keluarga, Ayah Idaman!

Image
News

Jadi Plt Menpora Gantikan Imam Nahrawi, Ini 5 Fakta Sepak Terjang Karier Hanif Dhakiri

Image
News

Siap Uji Materi UU KPK yang Baru, Ini 5 Fakta Sepak Terjang Karier Ketua MK Anwar Usman