image
Login / Sign Up

JK Jujur Jika Bertolak Belakang Dengan Presiden Jokowi Demi Pembangunan

Siti Nurfaizah

Image

Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan sambutan serta membuka Outlook Perekonomian Indonesia 2019 di kawasan SCBD, Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (8/1/2019). Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan, dalam menghadapi perekonomian di 2019, pemerintah akan mendorong ekspor lebih besar lagi. Ekspor menjadi salah satu pendongkrak perekonomian sekaligus daya saing sedangkan untuk mendongkrak daya saing ekspor ada tiga hal yang harus dilakukan, yaitu harus lebih baik, lebih cepat dan juga harus lebih murah. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan beberapa pendapatnya yang bertolak belakang dengan kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan ungkapan jujur untuk kebaikan pembangunan Indonesia.

"Untuk kebaikan, saya bicara apa yang menurut pikiran saya itu benar. Saya itu kalau menganggap sesuatu tidak sesuai, saya ngomong, tapi tetap dalam konteksnya," kata JK kepada wartawan, di Kantor Wapres, di Jakarta, Selasa (19/2/2019).

Pendapat JK yang tidak sejalan dengan kebijakan Jokowi antara lain terkait pembangunan "light rail transit" (LRT) Jabodebek, Trans-Sulawesi, serta bergabung Basuki Tjahaja Purnama di partai pendukung capres petahana tersebut.

Terkait pembangunan LRT Jabodebek menurut Wapres JK terlampau mahal dan tidak efisien karena dibangun melayang, JK mengatakan pembangunan itu justru 'overinvestment sehingga ketika LRT dibangun "elevated" maka anggaran yang dikeluarkan lebih mahal serta tidak dapat dilakukan perluasan jalan tol di bawahnya.

"Waktu saya bicara tentang LRT itu di muka para konsultan. Saya sampaikan semua konsultan harus berpikir jernih, jangan membiarkan terjadi 'overinvestment' yang tidak seharusnya. Jadi bukan konteksnya investasi, tapi para konsultan itu harus objektif," katanya pula dilansir dari Antara. 

Sedangkan terkait pembangunan jalur kereta Trans-Sulawesi, JK juga mempertanyakan manfaat infrastruktur tersebut belum terlalu bisa dirasakan.

Menurut Wapres, pembangunan jalur kereta api Trans-Sulawesi tidak akan efisien seperti di Pulau Jawa yang memiliki penduduk 160 juta orang, sehingga JK mengatakan sebaiknya jalur kereta api di Sulawesi digunakan untuk mengangkut batu bara dan komoditas lain yang menghasilkan keuntungan ekonomi.

"Justru kampung saya juga itu bahwa Trans-Sulawesi itu diubah dulu untuk mengangkut batu bara dan semen, supaya menghasilkan dulu. Baru nanti di situ dikembangkan. Bukan saya kritik, saya kasih solusi juga, supaya kau jangan rugi," kata JK lagi.

Kritikan-kritikan tersebut, menurut Wapres JK yang juga Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, tidak akan menurunkan elektabilitas Jokowi pada Pilpres 2019.

"Justru mungkin akan naik, berarti pemerintah memperhatikan harus efisien. Karena kita akan mengubah menjadi efisien, maka akan bisa naik. Jangan lupa itu," ujar JK pula.[] 

baca juga:

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Pengamat Kritisi Presiden Jokowi Pasca Revisi UU KPK

Image

News

Komnas HAM Desak DPR dan Pemerintah Tunda Pengesahan RKUHP

Image

News

Posting Foto Soeharto dan Jokowi Naik Moge, Dandhy: Substansinya Sama-sama Orba

Image

Ekonomi

Dear Pak Jokowi, Dengarkanlah 13 Curhatan Pengusaha Tekstil Ini

Image

Ekonomi

Pengusaha Tekstil Memohon Agar Jokowi Merancang UU Sandang

Image

News

Kicau Soal 'Alay Politik', Dahnil Dianggap Sindir Presiden Jokowi

Image

News

Jokowi dan PDI Perjuangan Dinggap Biarkan KPK Lemah, Begini Tanggapan Eva Sundari

Image

News

Dari Presiden hingga Ulama, 5 Tokoh Tanah Air yang Masuk Daftar Muslim Paling Berpengaruh di Dunia

Image

Ekonomi

Maksimalkan Layanan Lelang, DJKN Siap Gandeng Dukcapil

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

APTI Nilai Kenaikan Cukai Rokok 23 Persen Terlalu Tinggi!

APTI nilai kenaikan cukai rokok sebesar 23 persen terlalu tinggi dan berimbas terhadap ekonomi petani termbakau.

Image
Ekonomi

Pemerintah Cabut Konsesi Lahan Sukanto Tanoto di Ibu Kota Baru Bulan Depan

Pemerintah segera mencabut status konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI) untuk PT ITCI Hutani Manunggal (IHM) milik Sukanto Tanoto.

Image
Ekonomi

Lion Air Group Terus Koordinasi Dengan Kominfo Soal Kebocoran Data Penumpang

Lion Air Group masih koordinasi dan kerjasama dengan Kominfo soal kebocoran data pribadi penumpang maskapai anggota grup tersebut.

Image
Ekonomi

E-commerce Semakin Mendorong Perekonomian, Perputaran Uangnya Makin Besar

Peran e-commerce sudah mencapai dua persen dari konsumsi rumah tangga.

Image
Ekonomi

Sentimen Suku Bunga Belum Membuat Rupiah Bergairah

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Jumat (20/9/2019) lesu 0,16% atau 23 poin Rp14.083 terhadap USD1.

Image
Ekonomi
Seleksi Anggota BPK RI

Rotasi Tiba-tiba Golkar di Komisi XI Jelang Pemilihan BPK, Bentuk Ketakutan Airlangga Hartarto?

Fraksi Partai Golkar DPR merotasi secara mendadak sejumlah anggotanya di Komisi XI menjelang pemilihan calon anggota BPK.

Image
Ekonomi

Banyak Sentimen Positif, IHSG Mulai Atraktif

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat pagi (20/9/2019) menguat 0,07% atau 4,5 poin ke level 6.248,97.

Image
Ekonomi

Segini Biaya Oplas di Thailand dan Korsel Agar Kamu Secantik Lucinta Luna

Untuk mendapatkan tubuh dan wajah ideal, sejumlah orang tak jarang melakukan operasi plastik.

Image
Ekonomi

Gaji Pas-Pasan Tetap Bisa Menabung, Ini Caranya!

Menabung khususnya bagi generasi milenial kadang kala menjadi pilihan terakhir ketika masih memiliki sisa uang.

Image
Ekonomi

The Fed Pangkas Suku Bunga, Emas Meredup

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun 9,6 dolar AS atau 0,63 persen.

Available

trending topics

terpopuler

  1. Imam Nahrawi Jadi Tersangka, Rocky Gerung: Bong, Hidung Kalian Pasti Makin Panjang

  2. Tsamara: Pengen Marah dan Nangis Rasanya Baca Kayak Gini

  3. 5 Meme Kocak Di Maria yang Bikin Madridista Meringis

  4. 5 Pekerjaan dari Ajang Pencarian Bakat Ini Kian Hilang dari Dunia Hiburan Tanah Air

  5. Pangdam XVIII/Kasuari: Saya Tidak Butuh Rekomendasi

  6. Imam Nahrawi TSK, Musni: Publik Apresiasi, Tapi Amat Prihatin Revisi UU Diduga Keras Buat Lemahkan KPK

  7. Syamsuddin: Pengesahan Revisi UU MD3 dan KPK Benar-benar Bikin Negeri Ini Mundur 20 Tahun

  8. Cukur Real Madrid, PSG Pimpin Klasemen Grup A

  9. Soal Menteri Kabinet Kerja Periode Kedua, Tanri Abeng Yakin Jokowi Pilih Orang Terbaik

  10. Bikin Madrid Loyo, 5 Meme Zidane Ini Malah Nambah Kasihan

Available

fokus

Abortus
BJ Habibie Tutup Usia
Lindungi Perempuan
Available

kolom

Image
Alfarisi Thalib

Era Airlangga, Golkar Cenderung Feodal dan Oligarkis

Image
Ujang Komarudin

Gigitan Terakhir KPK

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Image
Achmad Fachrudin

Dinamika Politik Jakarta Paska Pemindahan Ibukota

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
Ekonomi

5 Sumber Kekayaan 'Crazy Rich Medan' Sukanto Tanoto, Minyak hingga Serat Tekstil

Image
News

Dari Presiden hingga Ulama, 5 Tokoh Tanah Air yang Masuk Daftar Muslim Paling Berpengaruh di Dunia

Image
News

Tanahnya Dipakai Jadi Ibu Kota Baru Indonesia, Ini 5 Rekam Jejak Sukanto Tanoto