image
Login / Sign Up

Ombudsman Sebut Sinergi Antar Kementerian dan Lembaga Bisa Turunkan Impor Garam

Wayan Adhi Mahardika

Image

Petani mengumpulkan garam siap panen yang diolah dengan metode terowongan (tunnel) dan membran plastik di Desa Lam Ujung Baitussalam, Aceh Besar, Aceh, Rabu (1/8/2017). Pemerintah menganjurkan swasembada garam pada 2019 mendatang dalam berbagai bentuk upaya dan metode guna memenuhi kebutuhan garam nasional yang mencapai 3,5 juta ton per tahun. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Ombudsman Republik Indonesia menyatakan pemerintah membutuhkan perbaikan sistemik terkait kebijakan Impor agar adanya sinergi antarkementerian dan lembaga. Ombudsman menilai upaya itu bakal menurunkan Impor Garam pada tahun ini.

"Ombudsman melakukan pendalaman kepada komoditas Garam. Impor Garam melonjak tinggi pada 2018," kata Anggota Ombudsman RI Ahmad Alamsyah Siregar dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (4/2/2019).

Menurut Alamsyah, harga Garam dalam negeri mengalami lonjakan tidak wajar di pertengahan 2017, yang diikuti oleh kebijakan Impor dengan jumlah tinggi di awal tahun dengan persetujuan Impor mencapai 3,7 juta ton.

baca juga:

Ombudsman, lanjutnya, telah menemukan beberapa Maladministrasi Impor pada 2018 antara lain keputusan Impor sebesar 3,7 juta ton itu tidak disertai rekomendasi dari Menteri Kelautan dan Perikanan sebagaimana amanat UU No 7/2016.

Selain itu, ujar dia, Ombudsman menemukan penyalahgunaan distribusi Garam Impor periode 2018 oleh PT MTS, di mana penindakan telah dilakukan oleh Kepolisian RI.

Ia menuturkan, beberapa kementerian telah memulai serangkaian perbaikan sistemik melalui perbaikan tersebut diperkirakan Impor Garam akan menurun pada tahun 2019.

Sebelumnya, Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menilai pemerintah sebaiknya meningkatkan kapasitas produksi petani Garam agar hasil produksi dapat digunakan untuk kebutuhan industri.

"Dengan adanya peningkatan kapasitas petani, diharapkan ke depannya hasil produksi Garam lokal juga bisa dipakai untuk memenuhi kebutuhan industri sehingga pasar mereka semakin luas dan tidak hanya untuk Garam konsumsi saja," kata peneliti CIPS Assyifa Szami Ilman seperti dilansir dari antara.

CIPS menyatakan selama ini kebutuhan Garam industri hanya dipenuhi melalui Impor. Impor Garam ini tidak lepas dari belum mampunya para petani Garam lokal untuk memenuhi kebutuhan industri.

Selain itu, harga Garam lokal juga relatif lebih mahal daripada Garam Impor dan kualitasnya juga masih berada di bawah Garam Impor.

Garam industri harus memenuhi ketentuan tertentu yang dibutuhkan. Sejumlah kegiatan yang dapat meningkatkan kapasitas produksi petani Garam antara lain mengenalkan teknologi bercocok tanam secara teori maupun praktek, pelibatan iptek dan membuka kesempatan kepada para petani untuk belajar langsung ke negara-negara produsen Garam besar di dunia.

Selain itu, pemerintah juga bisa memaksimalkan peran penyuluh pertanian supaya mereka bisa memberikan pendampingan kepada para petani. Berdasarkan data dari Kementerian Perindustrian, kebutuhan Garam industri untuk 2018 berjumlah sekitar 3,7 juta ton.

Industri yang membutuhkan jumlah Garam terbesar adalah industri petrokimia yaitu sebesar 1.780.000 ton. Selanjutnya adalah industri pulp dan kertas yang membutuhkan pasokan Garam industri sebesar 708.500 ton. Urutan ketiga adalah industri pangan yang membutuhkan pasokan Garam industri adalah sebesar 535.000 ton. []

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Wabah Corona

Punya Riwayat ke Jakarta, Pasien Lansia Positif Corona di DIY Meninggal

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Pemerintah Disarankan Terus Awasi Panic Buying Tahap Lanjutan

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Erick Siapkan Garuda Indonesia Angkut Bahan Baku APD Tangani COVID-19

Image

News

Wabah Corona

Jumlah Pasien Positif Corona di DIY Bertambah, Satu Orang Lagi Meninggal

Image

Ekonomi

Mentan Cek Ketersediaan Bawang Bombai

Image

Ekonomi

Tinjau Gudang Importir Bawang Bombai, Mentan: Pasokan hingga ke Indonesia Timur Terpenuhi

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Hadapi Corona, Pemerintah Perlu Singkirkan Kebijakan Ekonomi Proteksionis

Image

News

Wabah Corona

Dua Warga Sleman Positif Corona Usai Pulang dari Jakarta

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Pemerintah Disarankan Permudah Proses Importasi Pangan di Tengah Pandemi COVID-19

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Pegawai Mandiri Sisikan Gaji Bantu Masyarakat Terdampak COVID-19

Pegawai Bank Mandiri menyisihkan gaji bulanannya untuk membantu masyarakat yang terdampak selama 3 bulan.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

IPC Salurkan Bantuan Rp400 Juta Untuk Beli Alat Pendeteksi COVID-19

Pandemi Covid-19 ini tidak bisa diatasi secara parsial.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Erick Thohir Harap BUMN Produksi Ventilator

Kebutuhan ventilator cukup tinggi sehingga harus bersaing dengan negara lain untuk mendapatkan alat kesehatan itu.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Erick Sebut 35 RS BUMN Siap Tangani COVID-19

Secara total rumah sakit BUMN memiliki sekitar 7.000 tempat tidur, sebanyak 2.411 tempat tidur diperuntukkan untuk menangani pasien Covid-19

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Legislator Minta Pelebaran Defisit APBN 2020 Difokuskan Tangani COVID-19

Kamrussamad ingin pelebaran defisit APBN dapat difokuskan pada kebijakan fiskal untuk mengatasi krisis kesehatan Covid-19.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Bos BKPM Serahkan Bantuan 50 Ribu Alat Tes COVID-19 ke BNPB dan RS BUMN

Sebanyak 35 dari 65 rumah sakit BUMN sudah siap menangani pasien COVID-19.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Rupiah Stagnan tapi Masih dalam Tekanan

Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Selasa (7/4/2020) stagnan di Rp16.413 di pasar spot.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

IHSG Menguat Terdorong Bangkitnya Bursa Global

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan awal pekan (6/4/2020) menguat mencapai 2,09% atau 142,5 poin ke 4954,34.

Image
Ekonomi

Erick: Proyek Baterai Listrik Bakal Tetap Jalan

Battery Electric Vehicle merupakan sesuatu yang baru dan Indonesia jangan sampai tertinggal dengan negara tetangga.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Pemerintah Diminta Segera Tegas Lakukan Pelarangan Mudik

Bahkan jika memungkinkan menyetop angkutan umum bus antar kota, serta kereta api jarak jauh dan pesawat.

terpopuler

  1. 22 Tahun Berlalu, Begini 8 Potret Terbaru Farida Pasha Pemeran ‘Mak Lampir’ yang Tetap Modis

  2. Mengapa Kemenangan Riza Patria Jadi Wakil Gubernur Jakarta Tak Mengejutkan?

  3. Empat Jenis Kesabaran Menurut Rasulullah, di Tingkat Manakah Kita?

  4. Inilah Waktu Terbaik untuk Melaksanakan Salat Isya

  5. Tembus Rp61 T! Ini Pesta Termahal yang Pernah Diadakan di Muka Bumi

  6. Haedar Nashir: Kalau Pemerintah Izinkan Warga Mudik Biarlah Tokoh Agama Berhenti Mengimbau

  7. Pesan Pasien Covid-19 yang Sembuh: Allah Ingin Melihat Apakah Cobaan Ini Semakin Membuat Kita Tawadhu atau Justru Berpaling

  8. Cerita Ketua RT Menteng Dalam, Malam-malam Pintu Rumahnya Diketuk Warga yang Panik Akibat Suhu Tubuh Tinggi

  9. 5 Fakta Menarik Ahmad Riza Patria, Ketua OSIS di SMA sampai Peraih Master Bisnis ITB

  10. Cerita Tegas Relawan COVID-19 di Jateng Data Pendatang, Nama? 'Ganjar Pranowo'

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Reza Fahlevi

Atas Nama Kemanusiaan, Stop Politisasi Covid-19

Image
Abdul Aziz SR

PKS dan Sindiran Partai Oposisi

Image
Achmad Fachrudin

Analisis Komunikasi Penanganan Covid-19

Image
UJANG KOMARUDIN

COVID-19 dan Kita

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
News

Wabah Corona

Olahraga hingga Donor Darah, 7 Potret Aktivitas Sandiaga Uno di Sela-sela WFH

Image
News

Dokter Ke-19 dari IDI yang Wafat karena Positif Corona, Ini 5 Fakta Menarik Naek L. Tobing

Image
News

Harta Kekayaan Capai Rp3,6 M, 5 Fakta Menarik Muhammad Syarifuddin, Ketua MA 2020-2025