image
Login / Sign Up

Setelah Bikin Hoaks, Masyarakat Sulit Percayai Lagi Kritikan Rizal Ramli

Ade Miranti

Image

Ketua DPR Zulkifli Hasan dan Mantan Menko Maritim, Rizal Ramli memberikan keterangan usai melakukan pertemuan tertutup di ruang pimpinan, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (3/5). Pertemuan digelar juga untuk mencari solusi agar tak ada perpecahan dalam masyarakat. Terlebih, saat ini banyak kasus lapor melapor antar pihak-pihak yang saling bertentangan karena berbeda pilihan dalam pemilu. Pertemuan ini juga untuk dilakukan untuk bertukar pikiran jelang Pilkada, Pileg dan Pilpres | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Mantan Direktur LP3ES, Rustam Ibrahim mempertanyakan kredibelitas ekonom Rizal Ramli terkait kasus salah kutip yang bertujuan untuk memojokkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Singgungan RR tak lepas dari penarikan surat utang yang dia ketahui dari situs Financial CBondS Information. Faktanya, informasi tersebut menunjukkan jika Indonesia diharuskan membayar utang yang jatuh tempo.

"Dengan kasus "salah kutip" itu, untuk selanjutnya akan sulit bagi publik untuk percaya kritik-kritik Rizal Ramli kepada Sri Mulyani. Jangan-jangan nanti salah kutip lagi?," katanya dikutip dari akun Twitter @RustamIbrahim, Selasa (29/1/2019).

baca juga:

RR sebelum menghapus postingan terkait penarikan surat utang sebesar USD2 miliar dengan imbal hasil (yield) 11,625 persen tersebut, merupakan jumlah utang yang terjadi pada 2009 di era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Saking nafsunya mengkritik Menteri Keuangan Sri Mulyani ada "ekonom" sampai salah kutip soal yield SUN yang akan dilelang. Katanya 11.625 persen, padahal itu zaman SBY. Era jokowi jauh lebih rendah, hanya 8,250 persen," ujarnya.

Sementara itu, seorang warganet Arie Dirgantara sangat menyayangkan dengan sikap Rizal Ramli yang terlalu menyudutkan pemerintahan saat ini. Pasalnya, utang tersebut bermula dari zaman SBY dan jatuh pembayaran pada era Jokowi.

"Pakai kacamata dulu boss... Maturity date sama Issued. issuance di era sopo (siapa) tahun 2009, jatuh tempo 2019, kok Jokowi maneh sing disalahno (Jokowi lagi yang disalahkan). Sing utang SBY sing mbayar Jokowi masih bonus difitnah. Sudah suruh bayarin masih difitnah dengan hoaks pula," cuit @TheArieAir.

Sebelumnya, RR menuding jika Pemerintah Indonesia akan berutang sebesar USD2 miliar dengan imbal hasil sebesar 11,625 persen sehingga predikat negatif terhadap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali disematkan. Namun cuitan ini segera dihapus dari Twitternya, karena menunjukkan data yang kurang kredibel.

"RI utang USD2M yield 11,625 persen, 4 Maret 2019. Yield tertinggi! Vietnam yield hanya 5 persen. Rupiah kuat didukung peningkatan pinjaman dengan bunga super tinggi!! Kreditor pesta pora, rakyat semakin terbenani," katanya.

Pengamat perpajakan dari Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA), Yustinus Prastowo pun menganggap mantan menteri perekonomian tersebut menyebarkan informasi tidak benar alias hoaks.

“Nambah satu lagi nih bikin hoaks yang menyesatkan. Bang Rizal Ramli, itu bukan utang baru. Itu Global Bonds dalam USD terbitan 2009, jatuh tempo Maret 2019 dan akan DILUNASI. Kebijakan era Pak @SBYudhoyono yang bisa dimaklumi, waktu itu krisis global, BI rate 9,5 persen. Bertaubatlah!,” kata Yustinus melalui akun Twitternya @prastow, Senin (28/1/2019).

Postingan ekonom Rizal Ramli yang menuding Pemerin. Twitter

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Menkeu Tak Kenal PT PANN, Dosen UI: Konsekuensi BUMN Terlalu Banyak!

Image

News

Dipolisikan Politisi PDIP, Habiburokhman: Saya Orang Lampung Asli Siap Bela Rocky Gerung

Image

Ekonomi

Jokowi Sentil Ahok dan Bos Pertamina Soal Defisit Neraca

Image

Ekonomi

Jokowi Geregetan Ingin Pemda Percepat Literasi dan Inklusi Keuangan

Image

News

Kejaksaan Eksekusi Pembayaran Denda Rp3 Miliar dengan Terpidana Husni Salikin

Image

Ekonomi

Sri Mulyani Bakal Kaji Ulang Penggajian ASN

Image

News

Surati Kapolri dan Presiden, Komnas HAM Tanyakan Perkembangan Kasus Novel Baswedan

Image

Ekonomi

Jokowi Minta Merek Lokal Kuasai Gerai Makanan dan Minuman di Rest Area

Image

Ekonomi

Dianggap Lembaga Menakutkan, Menkeu: Tugas Berat KPK Ubah 'Mindset' Itu

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Menkeu Tak Kenal PT PANN, Dosen UI: Konsekuensi BUMN Terlalu Banyak!

Kementerian BUMN perlu melakukan maping terhadap seluruh BUMN mana yang memiliki manfaat besar bagi publik.

Image
Ekonomi

Apindo Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sentuh 4,85 Persen

Pertumbuhan ekonomi global saat ini memang sedang mengalami penurunan.

Image
Ekonomi

Kementerian BUMN Sebut Launching B30 Akhir Desember Ini

Kementerian BUMN pastikan launching B30 dilakukan pada akhir Desember atau lebih cepat daripada rencana awal yakni Januari 2020.

Image
Ekonomi

Menkop Teten Akui Penerapan PP 80 Perlu Masa Transisi

Masa transisi sangat dibutuhkan, mengingat banyak pelaku usaha yang berbisnis secara online.

Image
Ekonomi

BTN Siapkan 2 Strategi, Bersaing di Pasar KPR Non Subsidi

Bank BTN juga akan meracik program KPR baru yang akan memperkuat segmen bisnis BTN yang lain seperti tabungan, dan transaksi perbankan.

Image
Ekonomi

BTN Ramal Tahun 2020 Jadi Tahun Terberat Penyaluran KPR

Sejumlah peluang juga menghadang karena sektor properti diprediksi masih menggeliat karena sejumlah insentif yang diberikan Pemerintah.

Image
Ekonomi

Jokowi Sentil Ahok dan Bos Pertamina Soal Defisit Neraca

Presiden Joko Widodo menyentil Komisaris Utama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati.

Image
Ekonomi

Jokowi Geregetan Ingin Pemda Percepat Literasi dan Inklusi Keuangan

Joko Widodo mendorong pemerintah daerah mempercepat akses keuangan masyarakat karena tingkat literasi masih tergolong rendah.

Image
Ekonomi

RPJMN 2020-2024, Ini Dia 19 Kawasan Industri Prioritas di Luar Pulau Jawa

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengusulkan 19 kawasan industri prioritas di luar Pulau Jawa.

Image
Ekonomi

Kurs Rupiah Mampu Gebuk Dolar AS

Nilai tukar rupiah melawan dolar AS pada pasar spot akhir perdagangan Selasa (10/12/2019) menang 0,14 % atau 20 poin ke Rp13.995.

Available

trending topics

jamkrindo umkm

terpopuler

  1. Jokowi: Mau Masuk Perguruan Tinggi, Mentang-mentang Bapaknya Pejabat, Nggak Pakai Aturan Main Langsung Diterima, Itu Nggak Boleh

  2. Tinjau Latihan Pomal hingga Dampingi Menhan Prabowo, 10 Potret Gagah KSAL Laksamana Siwi Sukma Adji saat Jalankan Tugas

  3. Rocky Gerung Diancam Dipolisikan, Rachland Nashidik: Saya Ingatkan Pada Kawan-kawan PDIP, Roda Berputar

  4. Erick Thohir jadi Tukang Bakso, ini 10 Potret Seru Menteri Jokowi Main Drama #PrestasiTanpaKorupsi

  5. Mengaku sebagai Lesbian di Ajang Miss Universe, 5 Fakta Menarik Miss Myanmar Swe Zin Htet

  6. 10 Adu Gaya Seleb saat Hadiri Pernikahan Rezky Adhitya dan Citra Kirana, Hits Abis!

  7. Anggota DPRD DKI Sepakat Laporkan Anthony ke BK, Uki: Hapus Aja Fungsi Budgeting Sekalian

  8. Saat Masih Menikah, Angel Lelga Sebut Vicky Prasetyo Pernah ke Panti Pijat Plus-plus

  9. Digilas Filipina, Timnas Basket Putra Indonesia Gagal Raih Emas

  10. Hadiri Pernikahan Citra Kirana, Andi Arsyl Malah Ditagih Hal Ini oleh Warganet

Available

fokus

Stop Pelecehan Seksual
Kursus Calon Pengantin
Puasa Plastik
Available

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Relasi Pemilu dengan Kinerja Elit Politik

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Menimbang Pencapresan Airlangga

Image
Siswanto Rusdi

Arah Bisnis Pelayaran Nasional

Image
Achsanul Qosasi

Beban Berat BUMN Perbankan

Available

Wawancara

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Image
Video

Joshua Rahmat, CEO Muda yang Menggawangi Mytours

Sosok

Image
News

5 Fakta Brigita Manohara, Jurnalis yang Mulai Berkiprah sebagai Politisi

Image
News

Bikin Pangling, ini 8 Potret Menteri Kabinet Indonesia Maju Saat Muda

Image
Sea Games

5 Potret Pesona Nadeo Argawinata Pas di Luar Lapangan, Bikin Hati Cewek Berdesir