image
Login / Sign Up

Jalan Terjal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2018

Siti Nurfaizah

Kaleidoskop 2018

Image

Suasana deretan gedung bertingkat dan pemukiman warga terlihat dari gedung bertingkat di kawasan Jakarta, Sabtu (30/9). Pemerintah meyakinkan target pertumbuhan ekonomi tahun 2018 sebesar 5,4 persen tetap realistis. | Handaru M Putra

AKURAT.CO Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2018, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi mampu mencapai 5,4 persen. Bak pungguk merindukan bulan, ternyata mendekati akhir tahun, target itu pun belum bisa dicapai, alias meleset.

Hingga triwulan III 2018, pertumbuhan ekonomi hanya tumbuh mencapai 5,17 persen. Meski lebih tinggi dibanding triwulan III tahun 2017 sebesar 5,06 persen atau secara year on year, namun lebih rendah dibanding triwulan II 2018 sebesar 5,27 persen.

Apa daya, ketidakpastian global akibat perang dagang antara Amerika Serikat dan China yang menghantui menjadi penyebab utama tidak tercapainya target pertumbuhan ekonomi tahun ini. Hal ini pun turut di amini oleh pemerintah sebagai penyebab tidak tercapainya target pertumbuhan ekonomi diakhir tahun.

baca juga:

"Downside risks-nya adalah kemungkinan growth bisa meleset ke 5,15 persen karena impor makin melemah akibat depresiasi rupiah. Investasi dan konsumsi akan terpengaruh. Kalau itu terjadi, ekonomi turun ke 5,15 persen," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta.

Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi juga dipengaruhi oleh faktor internal yakni melemahnya rupiah. Nilai tukar rupiah sejak awal Januari 2018 berada dibawah Rp13.500 hingga Jumat, 15 Desember 2018 lalu berada dikisaran Rp14.500. Namun, puncaknya rupiah sempat tembus mendekati Rp15.000 pada awal September 2018.

Depresiasi Rupiah Terhadap Dolar AS. Bloomberg

Dimana ketidakpastian global menjadi hulu persoalan pelemahan mata uang garuda karena kembalinya aliran modal ke Amerika Serikat yang memasuki memasuki periode moneter ketat setahun terakhir dan kenaikan suku bunga The Fed.

Namun pemerintah meyakini fundamental ekonomi masih tetap baik meski tetap waspada. Pernyataan ini juga diperkuat oleh ungkapan beberapa pengamat. Seperti yang dikatakan, Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk, David Sumual, meski fundamental ekonomi Indonesia cukup baik namun tetap harus waspada. Mengingat Indonesia masih dihantui ketidakpastian perekonomian global, layaknya mobil yang telah diservice tapi akan menghadapi ancaman hujan badai ketika berkendara.

"Kalau diibaratkan, ekonomi Indonesia  sebuah mobil. Diluar sana kondisinya berkabut dan sedikit hujan rintik, khawatir ada badai. Sejauh ini mobil kita cukup baik kita service cukup baik fundamental ekonomi baik," ujarnya.

Konsumsi rumah tangga masih menjadi tumpuan utama walau tak bertenaga

Situasi ini juga tak menciutkan optimisme pemerintah kala itu. Dengan didukung oleh pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang diproyeksi terjaga di atas level 5 persen karena terjaganya inflasi, pemerintah akhirnya menurunkan target pertumbuhan ekonomi dan yakin berada pada kisaran 5,14 persen hingga 5,21 persen.

Inflasi Indonesia. Bank Indonesia

Seperti diketahui konsumsi rumah tangga di triwulan II 2018 tumbuh sebesar 5,14 persen, dimana pada periode-periode sebelumnya, konsumsi tumah tangga Indonesia selalu dibawah 5 persen. Angka ini dinilai menggembirakan dan semakin meningkatkan optimisme perekonomian dalam negeri.

Terbukti pertumbuhan konsumsi ini memang mampu mengerek pertumbuhan ekonomi di triwulan II 2018 mencapai 5,27 persen atau tumbuh lebih tinggi daripada kuartal I 2018 sebesar 5,06 persen. Pertumbuhan ini merupakan yang tertinggi selama Pemerintahan Presiden Joko Widodo atau sepanjang periode akhir 2014 hingga saat ini.

Usut punya usut, melesatnya pertumbuhan konsumsi rumah tangga ini didukung momentum lebaran, masa panen, dan pemilihan kepala daerah.  

Namun di triwulan III 2018, pertumbuhan konsumsi rumah tangga tak sebaik di triwulan II 2018 atau lebih rendah yakni hanya 5,01. Penurunan ini menyebabkan pertumbuhan ekonomi di triwulan III 2018 juga turun yakni 5,17 persen. Pertumbuhan ekonomi selamanya setahun ini juga menunjukkan pergerakan yang stagnan. Dengan demikian, secara keseluruhan tahun 2018, perekonomian masih terakselerasi dikisaran bawah antara 5,0-5,4 persen.

Meski ketidakpastian global masih terus berlanjut hingga tahun depan, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun 2019 sebesar 5,3 persen. Target ini tercamtum dalam RAPBN 2019 yang disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pidatonya pada 16 Agustus 2018. Sementara, Bank Indonesia memprediksi pertumbuhan ekonomi tahun depan bisa lebih stabil. Gubernur BI Perry Warjiyo menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun depan tetap tumbuh dikisaran 5,1 – 5,5 persen.

Outlook Pertumbuhan Ekonomi. Otoritas Jasa Keuangan

Obat kuat pertumbuhan ekonomi

Menghadapi ketidakpastian global selama setahun ini yang dampaknya pada stagnansi pertumbuhan ekonomi, pemerintah telah melalui berbagai upaya terutama untuk mengurangi derasnya barang impor dan menekan defisi transaksi berjalan mulai dari mandatory B20, menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang mengatur tentang pengendalian 900 komoditas impor hingga mengeluarkan Paket Kebijakan Ekonomi Jilid XVI untuk menggenjot investasi dan memperkuat perekonomian domestik.

Dalam paket kebijakan tersebut terdapat tiga program, yakni pertama memperluas fasilitas libur pajak (Tax holiday) ke beberapa sektor usaha baru. Kedua yakni relaksasi Daftar Negatif Investasi (DIM). Dan terakhir adalah insentif untuk mendorong devisa hasil ekspor (DHE). []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Defisit Perdagangan Melebar, Investasi China ke Indonesia Justru Naik

Image

News

Polisi: Korban Investasi Bodong MeMiles Sebanyak 264 Ribu Orang

Image

News

Kasus Memiles, 3 Anggota Keluarga Cendana Dipanggil Polisi

Image

Ekonomi

Ekonom Sebut Anomali Penurunan Defisit Neraca Dagang Perlu Diwaspadai

Image

Ekonomi

Hindari 11 Hal Ini Jika Ingin 'Selamat' Bermain Saham

Image

Ekonomi

Perang Dagang

AS Makin Dekat dengan China Ternyata untuk 'Hancurkan' Minyak Iran

Image

News

Artis hingga Cucu Soeharto, 5 Tokoh Publik yang Terseret Kasus Investasi Bodong MeMiles

Image

News

Angin Segar Bagi Perekonomian Tanah Air, Semua Pihak Diharap Sinergi dengan Pemerintah Soal Omnibus Law

Image

News

Kejagung Sita Kendaraan Mewah Tersangka Korupsi Jiwasraya

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Duta Pisang Sentuh Kaum Difabel Melalui Keripik

Kaum difabel sebenarnya memiliki kemampuan dalam bekerja, meski harus menggunakan alat bantu.

Image
Ekonomi

Begini Tips Pilih Asuransi yang Tepat, Agar Tak Jadi Korban!

Memiliki produk asuransi sudah menjadi kewajiban yang harus terpenuhi, apalagi bagi yang sudah berkeluarga.

Image
Ekonomi

Indonesia Ekspor Produk Ikan Jelajah Tiga Negara 

Nilai total ekspor tersebut sebesar Rp13,3 miliar.

Image
Ekonomi

IHSG Diramal Terancam Kusut Karena Ini!

Adapun hingga akhir pekan ini IHSG berada di 6.291,65.

Image
Ekonomi

Kemenhub Perlu Tingkatkan Pengawasan Maskapai Soal Refund

Jangan sampai aturan maskapai mempersulit konsumen melakukan pengembalian uang tiket.

Image
Ekonomi

Defisit Perdagangan Melebar, Investasi China ke Indonesia Justru Naik

jumlah proyek investasi dari China yang direalisasikan di Indonesia selama periode Januari-September 2019 mencapai 1.888 unit.

Image
Ekonomi

Menteri Erick Dorong Unsur Seni Budaya di Bandara

Soekarno-Hatta merupakan salah satu Pintu Gerbang Utama Indonesia dalam menyambut kedatangan wisawatan mancanegara.

Image
Ekonomi

Skandal Kasus Jiwasraya, Buat Masyarakat Beralih ke Asuransi Swasta Asing?

OJK harus semakin kuat menggenjot literasi yang merupakan kewajibannya.

Image
Ekonomi

Kesepakatan Dagang AS-China Mulai Terang, IHSG Ikut Cemerlang

Nilai kapitalisasi pasar selama sepekan naik 0,32 persen menjadi Rp7.262,002 triliun.

Image
Ekonomi

PLN Siapkan Teknologi Kelistrikan Bakal Ibu Kota Baru

Ibu kota baru nanti akan dipenuhi oleh beragam transportasi berbasis energi listrik.

terpopuler

  1. 5 Meme Keraton Agung Sejagat yang Kocaknya Mengocok Perut

  2. Capai Rp20,4 Kuadriliun, Ini 10 Alat Militer Termahal di Dunia

  3. 5 Fakta Menarik Penghancuran Makam Nabi Yunus oleh ISIS, Tak Sengaja Temukan Istana Abad 7 SM

  4. Pamer Perut Hamil hingga Makeup-an, 7 Potret Seru Bae Suzy di Balik Layar

  5. Jakarta Banjir Lagi, Warga: Toa di Mana Dirimu?, Pemprov DKI: Laporan Diproses

  6. 5 Fakta Menarik Tanisha Mukherjee, Adik Kandung Kajol yang Gagal Bersinar di Bollywood

  7. Setelah Burger King, Situs Dewasa YouPorn Tawarkan Pekerjaan pada Meghan Markle

  8. Musni Umar: Mustahil Jakarta Raih Penghargaan Kalau Anies Tidak Becus Kerja

  9. AS Makin Dekat dengan China Ternyata untuk 'Hancurkan' Minyak Iran

  10. Mulai 25 Januari Tarif Pelayanan Jasa Penumpang Bandara Ahmad Yani Naik

fokus

Problematika Kota
Masa Depan Buruh
Waspada Hoaks

kolom

Image
Ujang Komarudin

Dicari Pimpinan KPK Bernyali Tinggi

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Politik Dinasti Jokowi dalam Pilkada 2020

Image
Harmaini Sitorus

Menimbang Tes DNA dalam Penetapan Hak Waris

Image
Abdul Aziz SR

Kerusakan Moral dalam Politik

Wawancara

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Sosok

Image
Ekonomi

Dirikan Startup di Usia 21 Tahun hingga Raih Women in Tech, 10 Fakta Menarik Alamanda Shantika

Image
Hiburan

Lama Tak Terdengar Kabarnya, 'Dukun Cilik' Ponari Akan Segera Menikah

Image
News

Didukung Amien Rais Jadi Caketum PAN, 5 Fakta Sepak Terjang Karier Mulfachri Harahap