image
Login / Sign Up

Kemenperin Gandeng Kawasan Industri Morowali Gelar Diklat 3 in 1 Industri Logam

Dhera Arizona Pratiwi

Image

Logam mulia Palladium | REUTERS/ILYA NAYMUSHIN

AKURAT.CO, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) sepakat menjalin kerja sama dalam upaya mencetak tenaga kerja kompeten untuk memenuhi kebutuhan sektor industri logam. Kolaborasi ini sejalan dengan program prioritas Making Indonesia 4.0, di antaranya membangun sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas sesuai perkembangan zaman dan permintaan pasar saat ini.

Kesepakatan kedua belah pihak tersebut, ditandai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Penyiapan SDM Industri Logam Melalui Pendidikan dan Pelatihan Industri. MoU diteken oleh Sekretaris Jenderal Kemenperin Haris Munandar dan Managing Director PTIMIP Hamid Mina dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (6/12).

Dalam kaitan mendorong pertumbuhan industri, ada tiga faktor utama yang menopang, yakni modal atau investasi, teknologi, dan SDM. Pembangunan SDM memang memerlukan waktu, maka itu harus butuh proses untuk menghasilkannya,” papar Haris.

baca juga:

Haris menjelaskan, ruang lingkup Nota Kesepahaman itu meliputi pelatihan industri baja berbasis kompetensi dengan sistem 3 in 1 (pelatihan, sertifikasi kompetensi dan penempatan kerja). Selain itu dapat melakukan kegiatan lain yang disepakati kedua belah pihak. Masa berlaku MoU ini selama satu tahun sejak ditandatangani.

“Kami akan memfasilitasi pelatihan berbasis kompetensi tentang industri baja kepada 1.000 calon tenaga kerja dengan sistem 3 in 1Kami juga akan menyelenggarakan dan mengembangkan program vokasi industri logam,” tuturnya.

Sedangkan, pihak IMIP, akan menyiapkan profil kompetensi dan kebutuhan SDM di sektor industri logam.

Haris menegaskan, Kemenperin terus memfasilitasi tumbuhnya unit pendidikan vokasi di kawasan industri. Selain untuk memasok kebutuhan tenaga kerja, tujuannya juga menjadi pemacu daya saing industri di wilayah tersebut. Misalnya, yang telah dibangun adalah Politeknik Industri Logam Morowali yang menjadi pusat inovasi teknologi dan pengembangan produk berbasis nikel.

“Upaya itu sebagai bagian program yang diminta oleh Bapak Presiden kepada Kemenperin. Jadi, diklat 3 in 1 yang dilaksanakan di setiap Politeknik atau Akademi Komunitas tidak hanya untuk program D2 sampai D3, tetapi juga untuk D1 yang dilaksanakan di perusahaan,” ungkapnya.

Guna menyiapkan tenaga kerja terampil, sejak tahun lalu, Kemenperin juga telah meluncurkan program pendidikan vokasi yang link and match antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan industri di beberapa wilayah Indonesia. Dalam program merevitaliasi SMK ini, Kemenperin sudah menggandeng sebanyak 609 industri dan 1.753 SMK.

“Tantangan saat ini adalah industri sedang berkembang pesat, sementara SMK yang ada dari 14 ribuan, hanya 12-15 persen yang bisa jadi rujukan. Apalagi rata-rata peralatan praktik sudah tua dan kurikulum tidak sesuai lagi dengan dunia industri sekarang. Selain itu, dari 60 ribu guru SMK, hanya 20 ribuan yang produktif,” imbuhnya.

Untuk itu, lanjut Haris, pelaksanaan program pendidikan dan pelatihan vokasi menjadi insentif nonfiskal bagi industri dalam menerima tenaga kerja terampil yang siap kerja. “Dari program vokasi yang sudah kami luncurkan di enam wilayah dan akan terus berjalan, sebanyak 34 program studi sudah diselaraskan, serta guru-guru SMK dikirim magang di industri dan pelatihan ke luar negeri seperti Singapura,” ujarnya.

Kemenperin pun memfasilitasi bantuan infrastruktur dan peralatan ke sejumlah SMK.

Hamid menyampaikan, pihaknya mengapresiasi langkah Kemenperin yang semakin gencar menggulirkan program pendidikan dan pelatihan vokasi. Hal ini akan sangat dirasakan manfaatnya oleh para pelaku industri yang membutuhkan tenaga kerja kompeten dan profesional.

“Selain itu, apabila tenaga kerja kita sudah mampu atau kompeten, tentu akan menggantikan tenaga kerja asing yang ada,” katanya.

Kawasan Industri Morowali akan membutuhkan tenaga kerja langsung sebanyak 25 ribu orang dengan jenjang pendidikan D-III dan D-IV pada tahun 2025. Bahkan, kawasan yang sebagian besar diisi pabrik smelter berbasis nikel tersebut, diproyeksi mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 80 ribu orang.

Keahlian SDM dari dalam negeri yang masih perlu didorong melalui diklat 3in1, antara lain perawatan mesin, kelistrikan, dan metalurgi. “Saat ini, karyawan Indonesia yang sudah bekerja di Kawasan Industri Morowali mencapai 30 ribu orang. Sedangkan, tenaga kerja asing sekitar 3.200 orang yang rata-rata skill mereka digunakan di bagian produksi, karena teknologinya dibawa langsung dari China,” ungkapnya.[]

Editor: Denny Iswanto

Sumber:

berita terkait

Image

Ekonomi

Layani 16 Ribu Jiwa, 6 Sumur Bor Dibangun di Tanah Datar

Image

Ekonomi

Jayawijaya Buka Kesempatan Investor Tambah SPBU Penyalur BBM Satu Harga

Image

Ekonomi

Sekjen ESDM Tegaskan Program BBM Satu Harga Tak Rugikan Pertamina

Image

Ekonomi

Sekjen ESDM Resmikan Lembaga Penyalur BBM Satu Harga di Pulau Buru

Image

Ekonomi

Sindir Sudirman Said, Denny: He's an Actor, Too Much Drama

Image

Ekonomi

Beri Akses Energi Berkeadilan, ESDM Resmikan SPBU Kompak di Bolakme

Image

Ekonomi

Industri dan Pariwisata Bisa Dongkrak Percepatan Perekonomian Daerah

Image

Ekonomi

Lemahnya Perekonomian AS, Tekan Laju Wall Street

Image

Ekonomi

Berita Populer Jonan Minta Mantan Gak Perlu Komentar Soal Freeport hingga Jokowi Tak Permasalahkan Lahan Prabowo

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

RI Cerita Pengalaman Kembangkan UMKM di Afrika Selatan

Kunci sukses UMKM bertahan di Indonesia bukan saja kemandirian para pengusaha kecilnya.

Image
Ekonomi

Ini Pelajaran yang Dapat Diambil Pengusaha Dari Bangkrutnya GM

Penutupan sejumlah pabrik ini disinyalir dapat menjadi pelajaran bagi para pebisnis.

Image
Ekonomi

10 Tahun Lagi Kecerdasan Buatan Akan Pacu Pertumbuhan Global

Artificial intelligence atau kecerdasan buatan (AI) dapat meningkatkan pertumbuhan PDB tahunan sebesar 1,2 persen pada decade berikutnya.

Image
Ekonomi

Banten Mulai Pasok Jagung Bagi Charoen Pokphand

Panen perdana hasil produksi pengembangan jagung di Provinsi Banten sudah mampu memasok untuk kebutuhan industri pakan ternak

Image
Ekonomi

Pemerintah Harus Perhatikan Alih Fungsi Lahan Untuk Ketahanan Pangan

Saat ini luas lahan pertanian dinilai mengalami penurunan akibat kerap dijadikan pembangunan yang tidak terkait dengan produksi pangan.

Image
Ekonomi

Pembangunan Fisik Pelabuhan Kendari Tuntas 100 Persen

Rampungnya pembangunan pelabuhan tersebut juga didukung penuh oleh Pemerintah Kota Kendari dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Image
Ekonomi

Menkop Puspayoga Tuntut Koperasi Tumbuh Berkualitas Agar Berkontribusi Bagi Pemerataan

Koperasi turut memberi kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional tercermin dalam PDB koperasi.

Image
Ekonomi

Mengintip Progres Pembangunan PLTU 2 Cirebon

Saat ini pembangunan sudah mencapai 39 persen dan ini lebih tinggi dari apa yang ditargetkan semula.

Image
Ekonomi

Layani 16 Ribu Jiwa, 6 Sumur Bor Dibangun di Tanah Datar

Sumur bor di Desa Sumanik dapat melayani hingga 1.400 jiwa.

Image
Ekonomi

Kementan Kian Giat Kembangkan B-100

Kementerian Pertanian (Kementan) melalui program penelitian berhasil mengembangkan bahan bakar Biodiesel B-100 atau 100 persen Biosolar.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Massa Aksi GNPF MUI Medan Bentangkan Spanduk 'Copot Kapolda Sumut'

  2. Intip Cara Berpakaian Kerajaan Inggris Ketika Sedang Tak Bertugas

  3. Ormas Islam di Sumut Ikrarkan Kawal Ulama dan Pemilu 2019

  4. Selalu Saling Dukung, 10 Potret Mesra Sudirman Said dan Istri

  5. Pangeran Arab Saudi Bela China Soal Kamp Penahanan Muslim Uyghur

  6. Ramah Tamah Bersama Ribuan Pengusaha Tionghoa, Prabowo Tegaskan Komitmen Berpihak pada Semua Etnis

  7. Lasty Annisa Ditangkap Polisi, Begini Kata Pengacara Lyra Virna

  8. Dituding Politisasi Orang Sakit, Addie ke Warganet: Hidupmu Penuh Kebencian

  9. Timses Jokowi: Bukan Fanatisme Agama, Neno Warisman Sedang Dijerat Fanatisme Politik

  10. Prabowo Bersama Kroninya Nekat Curi Baterai BTS di Apartemen Thamrin Residence

Available

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019
Available

kolom

Image
Dr. Idham Holik

Mengenal Polling Palsu Pemilu

Image
Ujang Komarudin

Saling Serang Pasca Debat

Image
Ilham M. Wijaya

Peluang dan Tantangan KPBU Properti

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Panggung Debat Kedua Milik Jokowi

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Image
Iptek

Debat Pilpres 2019

Ahmad Agus Setiawan: ‘Milenial Lebih Cepat Beradaptasi pada Sisi-sisi Tertentu, Terutama Digital’

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Sosok

Image
Ekonomi

Caleg Milenial yang Terdompleng Latar Belakang Keluarganya, Siapa Saja Mereka?

Image
News

Mertua Idaman, 8 Potret Keakraban Aburizal Bakrie dengan Menantu

Image
News

Selalu Saling Dukung, 10 Potret Mesra Sudirman Said dan Istri