image
Login / Sign Up

Kemiskinan dan Serapan Angkatan Kerja, Penyebab Utama Kejahatan Bermotor

Rizal Mahmuddhin

Image

Forum Promoter Polri di Menara 165 Jakarta, Kamis (8/11). | POLRI

AKURAT.CO, Kendaraan transportasi berupa sepeda motor tidak lagi menjadi barang ekslusif. Pasalnya pasca kemudahan untuk mendapatkan sepeda motor menjadi mudah dan Down Payment (DP) sangat terjangkau, motor tak lagi ekslusif.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Setyo Wasisto mengatakan saat sepeda motor menjadi barang murah, dan semua lapisan masyarakat mampu memiliki sepeda motor dengan mudah.  Maka tanpa disadari muncul anacaman serius kejahatan bermotor.

Salah satunya melalui keberadaan geng motor yang selalu membuat resah masyarakat. Menurut Setyo Wasisto perlu tindakan tegas dari pihak berwajib seperti kepolisian. Pasalnya keberadaan mereka menjadi ancaman serius karena berbagai kasus yang muncul di permukaan kerap menimbulkan korban jiwa atau kerugian materiil yang disebabkan oleh ulah mereka.

"Sekarang motor bukan menjadi satu hal yang mewah, ini dampak dari beberapa waktu yang lalu dengan DP 500 dapat motor. Tapi pergeseran dan nilai membuat wawasan bermotor jadi beda," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Setyo Wasisto saat berbicara di Forum Promoter Polri di Menara 165 Jakarta, Kamis (8/11).

baca juga:

Menurutnya, perkembangan geng motor di Indonesia dipengaruhi oleh banyak faktor seperti imitasi, lingkungan, budaya, pengagguran, perhatian orang tua yang minim dan kemiskinan.

Rata-rata geng motor terbentuk karena kebiasaan para remaja atau pemuda yang nongkrong-nongkrong yang biasanya dilakukan di malam hari. Selanjutnya mereka melakukan aksi balap liar da hal-hal yang menantang untuk menunjukkan eksistensi diri terhadap kelompoknya atau kelompok lainnya.

"Kondisi tidak ideal biasanya menimbulkan celah sosial, lemahnya disiplin lalu lintas menjadi peluang timbulnya geng motor. Lingkungan sosial yang tidak kondusif dan pendidikan karakter yang gagal menjadikan mereka mudah terombang - ambing sehingga menuju pergaulan yang salah,"tambahnya.

Kasubnit V Subdit III Ranmor, AKP Andhiek Budy Kurniawan, menambahkan rata-rata geng motor muncul di kota-kota besar. Seperti Jawa Barat disusul Jakarta, Medan dan Bali. Aksi yang kerap diciptakan oleh gerombolan geng motor ini diantaranya pengrusakan fasilitas umum maupun pribadi, penganiayaan, pengeroyokan, pemerasan, pencurian dengan  kekerasan, pemerkosaaan hingga pembunuhan.

"Keberadaan geng motor yang  mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat akan ditindak tegas oleh kepolisian. Polisi tidak akan ada toleransi lagi bagi anggota geng yang bertindak anarkis," katanya.

Sosiolog dari Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, Musni Umar, mengatakan bahwa geng motor merupakan fenomena global yang ada di hampir semua negara. Namun perkembangan geng motor di Indonesia menjadi salah satu yang paling pesat.

Untuk mencegah geng motor terus perkembang salah satu cara yang efektif adalah dengan mengembalikan fungsi keluarga dan sekolah sebagai pusat pendidikan akhlak dan nilai-nilai agama. Kemudian menciptakan lingkungan sosial yang peduli terhadap anggota geng motor.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

News

Mabes Polri Gagalkan Peredaran Sabu Kualitas Super

Image

News

FOTO Hingga 15 Desember, Pemprov DKI Hapus Denda Pajak Kendaraan

Image

News

Tragedi Lion Air

Dikenal Sosok yang Baik, Jenazah Staf DPRD Babel Korban Lion Air Dikebumikan

Image

News

Tragedi Lion Air

RS Polri: 58 Penyelam Tim SAR Penumpang Lion Air Jalani Terapi Hiperbarik

Image

News

Ketua DPR Sarankan Iqbal Pantau Perkembangan Media Sosial

Image

Ekonomi

Pakistan Tiru China dalam Upaya Pengentasan Kemiskinan

Image

News

Meski Sudah Surati Kapolri, 4 Ajudan Nurhadi Tetap Mangkir dari Panggilan KPK

Image

News

Tragedi Lion Air

Tim DVI Optimis Bisa Identifikasi Keseluruhan Penumpang Lion Air

Image

News

Tragedi Lion Air

RS Polri Terbitkan Sertifikat Kematian untuk WNA Italia Korban Lion Air

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Kenaikan Suku Bunga BI Demi Gairahkan Pasar

Demi menambah confidence pasar, maka BI harus menjaga kepercayaan pasar agar bisa berjalan normal.

Image
Ekonomi

Inalum Peroleh Dana Rp58,4 Triliun Guna Beli 51 Saham Freeport

Inalum menyatakan telah peroleh dana USD 4 miliar atau sekitar Rp58,4 triliun (kurs Rp14.600) dari hasil penerbitan obligasi.

Image
Ekonomi

Wijaya Karya Optimis Holding BUMN Perumahan Mampu Bangun Kota Skala Besar

Direktur Wijaya Karya Novel Arsyad optimis terbentuknya Holding BUMN Perumahan dan Kawasan bakal mampu membangun kota skala besar.

Image
Ekonomi

Telkom Indonesia Genjot Karyawan Usia Milenial

Telkom Indonesia menggenjot karyawan usia milenial mengingat kebutuhan talenta digital untuk saat ini.

Image
Ekonomi

Produsen Biofuel Ingin Power Plant PLN Gunakan CPO 100 Persen

Power plant milik PT PLN (Persero) ke depannya tidak lagi menggunakan BBM solar atau diesel, tetapi diharapkan bisa menggunakan BBM solar at

Image
Ekonomi

Sosialisasikan Cinta Rupiah, Misbakhun Ajak Bank Indonesia Blusukan ke Pelosok

Banyak program pemerintah pusat yang seharusnya dilakukan sosialisasi lebih massif di pelosok desa.

Image
Ekonomi

Produsen Biofuel: 90 Persen CPO Ekspor? Itu Salah Besar!

Indonesia hanya mengekspor dalam bentuk CPO sekitar 18 persen atau 8 juta dari total 40 juta ton sawit.

Image
Ekonomi

Pemerintah Pastikan Kenaikan Tarif PPh 22, Tekan Impor Barang Mewah

Kenaikan tarif PPh 22 impor yang berlaku sejak 13 September 2018 telah menurunkan impor untuk kelompok barang mewah hingga 9,9 persen.

Image
Ekonomi

Pemerintah Catat Realisasi Belanja Modal Oktober 2018 Sebesar Rp107,3 Triliun

Sri Mulyani mengatakan realisasi belanja modal tersebut telah mencapai 52,7 persen dari pagu APBN 2018.

Image
Ekonomi

KLHK Bantu Sarana Prasarana Kehutanan Pemda Kalbar

Keberhasilan Indonesia dalam penanganan karhutla selama ini, tidak hanya menjadi prestasi nasional saja.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. 5 Manfaat dari Menyisir Rambut, Bikin Berkilau Lho

  2. Soal Film Hanum dan Ahok, Grace: Kalau Film Bagus, Nggak Usah Disuruh, Penonton Datang Sendiri

  3. Touring Bareng, Begini Candaan Uus ke Ariel Noah

  4. Curhat Wapres JK yang Bisnisnya Bangkrut Karena Tak Percaya Teknologi

  5. Hasil Survei di 9 Provinsi Jika Perda Syariah Diberlakukan, Mencengangkan!

  6. Ternyata HS Ditangkap Setelah Pemilik Kontrakan Melapor ke Polisi

  7. Videonya Viral, Kapolresta Yogyakarta Dapat Ganjaran

  8. Usai Banjir Bandang, Kini Koloni Buaya yang Bikin Warga Ketakutan

  9. 10 Transformasi Prilly Latuconsina yang Imut dari Kecil

  10. Tren Bus Double Decker Makin Ngetren di Indonesia

Available

fokus

Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI
Tragedi Lion Air
Available

kolom

Image
Ujang Komarudin

Buta dan Budek dalam Politik

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Bising di Ruang Publik: Perang Diksi Namun Jauh dari Substansi

Image
Karyono Wibowo

Harus Dibedakan antara Penegakan Hukum dan Kriminalisasi

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Ancaman Pemilu Serentak, Kekhawatiran Yusril yang Belum Menemukan Jawaban

Available

Wawancara

Image
News

DKPP, Penjaga Marwah dan Etika Penyelenggara Pemilu yang 'Haus' Infrastruktur

Image
Olahraga

Piala Libertadores 2018

"Mari Jadikan Final Boca-River Tanpa Kekerasan"

Image
News

Alissa Wahid: Membawa Sumpah Pemuda 1928 ke Anak Milenial

Sosok

Image
Ekonomi

Cukai Rokok Batal Naik, Kekayaan Bersih Para Pengusaha Ini Tambah Moncer

Image
Gaya Hidup

Sibuk Banget, Bagaimana Soal Olahraga dan Liburan Arzeti Bilbina?

Image
Ekonomi

Tragedi Lion Air

Cerita Rusdi Kirana, Sosok di Balik Terbangnya 'Singa Merah' ke Angkasa