image
Login / Sign Up

UMKM Naik Kelas, Bisnis Penjaminan Makin Maju

Rizal Mahmuddhin

Image

Dirut Perum Jamkrindo (Jaminan Kredit Indonesia) Diding S Anwar memberikan sambutanya mengenai program tayang Publik Pemeringkatan UMKM dengan tema "UMKM Berpenjaminan, UMKM Andalan, UMKM Berperingkat, Usaha Meningkat" di Kantor Perum Jamkrindo, Jakarta, Rabu (17/5). | Sopian

AKURAT.CO, Belum terintegrasinya data UMKM di Indonesia dengan baik, membuat Jamkrindo terus berupaya melakukan pembangunan database dan pemeringkatan UMKM. Jika kedepan semakin banyak UMKM yang bisa naik kelas secara value, maka tak hanya UMKM tersebut yang berkembang, namun juga dapat mendongkrak perekonomian nasional secara otomatis.

Memang, UMKM selalu menjadi sinyal positif dunia usaha secara umum. Jamkrindo yang berkiprah di bisnis penjaminan, tentu dapat membuat UMKM meraih bisnis cemerlang dengan semakin terpercaya dapat mengakses perbankan.

Untuk mengupas hal ini lebih lanjut, AKURAT.CO berkesempatan melakukan wawancara mendalam usai acara Tayang Publik Pemeringkatan UMKM bersama Direktur Utama Jamkrindo Diding S. Anwar, di Jakarta, Rabu (17/5) berikut nukilannya.

baca juga:

Pemeringkatan ini dimaksudkan untuk apa?

Kehadiran perum jamkrindo kan, tugasnya untuk mengembangkan UMKM, dengan penjaminan yah, nah di era sekarang potensi UMKM Indonesia itu luar biasa, hemat saya harus bisa berdaya saing, baik di domestik maupun di luar.

 

Nah, karena jumlahnya yang besar, katakanlah yang 58,5 juta tadi, hematnya saya ini harus bisa di dorong naik kelas. dari yang paling bawah naik, sampai... harapan kita misalnya nanti UMKM menjadi di non UMKM, jadi pengusaha besar.

 

Tadi mungkin kita dengar yah, Perum Jamkrindo kenapa melakukan itu, call center, kami memandangnya secara value, secara nilai, kalau UMKM itu bisa naik kelas berarti bisa membangun perekonoian Indonesia, dan UMKMnya sendiri. Jadi sebenarnya nilanya lebih luar biasa. Katakan pendekatan corporate action tidak terasa  revenue, tapi kita sudah bisa berkontribusi terhadap negara dengan mengembangkan UMKM sehingga naik kelas dengan pemeringkatan ini.

 

Apakah nanti program pemeringkatan akan dikelola oleh lembaga khusus?

Kalau berdasarkan Undang-Undang Nomer 1 Tahun 2016 Tentang Penjaminan, memang anamahnya itu yang bergerak di industri penjaminan dalam konteks UMKM, harus ada lembaga pemeringkat, tetapi seperti dimaklumi BUMNnya kan, hanya jamkrindo, sekalipun itu ada Jamkrida-Jamkrida di daerah. Hemat saya kedepan harus dilakukan lebih profesional oleh lembaga yang khusus.

 

Alokasi pendanaan untuk pemeringkatan ini nanti gimana? berapa besarnya, dan dari mana alokasinya?

Tetap kami pendekatannya karena  BUMN, dianggarkan di RKAP, minta pengesahan pemilik modal.

 

Manfaat sertfikat yang diberikan kepada UMKM?

Dengan pemeringkatan tadi, benefitnya, katakanlah naik kelas bisa tambahan modal yang lebih, seperti, bank atau lembaga keuangan kan, harus menganalisis kelayakan kredit. Nah, sertifikat ini menjadi salah satu jaminan bahwa ini si penerima sertifikat sudah dianalis oleh kita.

Penilaian apa yang ditekankan dalam pemeringkatan ini, sehingga bisa naik kelas?

Yah, ini, makannya kita menggandeng Universitas, OJK, BI, Kementerian UKM dan lain-lain. Sementara ini kita memilah dua kategori, dari keuangan dan non keuangan, (dari keuangan) tertib ngangsur, kalau naik kelasnya tertib ngangsur, kan, tidak ada klaim ke kitanya, kan gitu, kalau dari non keuangan misalnya pemasaran. Umumnya itu memproduksi terus tapi kemasannya tak menarik.

 

Padahal misalnya, enaknya (kalau UMKM makanan) sama dengan Belanda, tapi kalau dibungkusnya tak menarik jadinyanya kan... Pahamlah yah... Jadi keuangan dan non keuanganlah kategori garis besarnya.

 

Kendala paling besar kenapa UMKM belum maksimal berkembang?

Kalau yang namanya UMKM memang secara univesal pun dikatakan, UMKM ini layak tapi tidak bankable, hadirlah penjaminan untuk mengatasi kolateral, tapi ada persoalan lain, perlu pendampingan.

 

Pendampingan dalam arti dibimbing manajemen keuangannya, produknya, dan sebagainya. Jadi kalau ditanya kendalanya, kendala keuangan yang tidak bankable plus manajemannya yang kadang diurus secara kekeluargaan.

 

Evaluasi yang didapat apa pak? apa evaluasi bisnis penjaminan dari pemeringkatan ini?

Tadi kan, kita berangkatnya dari mendorong UMKM yang potensial itu bisa naik kelas. Naik kelas itu artinya sukses. Nah, ini memang harus dievaluasi. Kalau dari waktu ke waktu sih, terbukti dengan ada yang diperingkat, versi kita ya, yang bisa naik kelas berarti hasil evaluasinya dalam konteks usahanya sudah ada beberapa yang menggembirakan.

 

Kalau untuk UMKM dikatakan sukses dimata bisnis penjaminan itu seperti apa ya?

Jadi, kan, sektornya banyak ya, dari yang dibawa Kementerian Koperasi dan UKM ada 18 sektor, ada perdagangan dan jasa. Terus di badan ekonomi industri ekonomi kreatif ada 16 kuliner, sektor desain, dan sebagainya. Jadi dari masing-masing berbeda-beda.

 

Tetapi kalau diukur dengan keuangan maupun non keuangannya, kalau menurut saya yang pertandanya, bisa direkomendasikan naik kelas itu berarti sukses, cuma memang skornya tiap sektor beda-beda. Tingkat kesulitannya beda-beda.

 

Terus kalau menurut Jamkrindo, sukses buat jamkrindo sendiri apa?

Kalau buat Jamkrindo, UMKMnya maju, apakah naik kelas, ataupun belum naik kelas tapi omsetnya bertambah, tenaga kerjanya bertambah, itu tandanya peran Jamrindo dalam memberikan jaminan kepada UMKM maju.

 

Dengan semakin meningkatnya KUR, penjaminan kan otomatis ikut naik dong, itu nanti ada kualifikasi seleksinya lebih ketat?

Gini, jadi kalau Jamkrindo, untuk UMKM, pemberian penjaminan kredit usaha, hadirnya kan untuk itu, ada yang program pemerintah, itu KUR, ada yang tidak program pemerintah non KUR, tapi tetap itu UMKM juga. Pemerintah kan, tahun ini hanya Rp106 triliun, padahal UMKM lebih dari itu, jadi baik UMKM yang melalui program KUR maupun non KUR yang jelas secara kuantitas bertambah, yang berarti peran Jamkrindo makin meningkat.

 

Untuk proses penyeleksiannya itu?

Ah, yah, tentang penyeleksian, kita follow the bank di depan. Mekanisme penyaluran KUR ditentukan pemerintah, bank BUMN, BRI, Mandiri, dan BPD-BPD. Sementara Jamkrindo tetap mengikuti di belakang.

Editor: Juaz

berita terkait

Image

Hiburan

Rosa Meldianti Datangi Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, untuk Apa?

Image

News

BPBD Bantu Perbaiki Rumah Korban Angin Puting Beliung di Manggarai

Image

Olahraga

UEFA Nations League 2018-2019

Pelatih Swiss Ungkap Kunci Kalahkan Tim Peringkat Satu Dunia

Image

Ekonomi

Pengamat: Revisi DNI Hanya Mimpi, Resep Tak Manjur Dicoba Lagi

Image

Hiburan

Tuduh Angel Lelga Berselingkuh, Vicky Prasetyo Unggah Filosofi Vickynisasi

Image

News

Dukung Upaya Hukum Baiq Nuril, Presiden Saran Ajukan Grasi

Image

Ekonomi

Jeli Lihat Peluang, KWT Cendana Produksi Jamu Manfaatkan Tanaman Pekarangan

Image

News

Kasus Baiq Nuril, DPR Kebut Pembahasan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual

Image

Iptek

Wow! BMW Lawas Ini Ditawar 1,5 Miliar

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Pengamat: Revisi DNI Hanya Mimpi, Resep Tak Manjur Dicoba Lagi

Pemerintah melalui Paket Kebijakan ekonomi merevisi Daftar Negatif Investasi (DNI) sedikitnya afa 54 sektor yang dibuka untuk PMA.

Image
Ekonomi

Jeli Lihat Peluang, KWT Cendana Produksi Jamu Manfaatkan Tanaman Pekarangan

Tanaman-tanaman tersebut semulah hanya sebatas untuk bumbu dapur, hingga kemudin ia menggagas agar diolah menjadi jamu

Image
Ekonomi

Kemenperin Bertekad Tumbuhkan Industri Pengolahan Karet Remah

Kementerian Perindustrian terus mendorong pertumbuhan sektor industri pengolahan crumb rubber (karet remah).

Image
Ekonomi

Lewat Paket Kebijakan Ekonomi XVI, Pemerintah Dorong Industri Pengolahan Karet

Kebijakan tersebut adalah merelaksasi Daftar Negatif Investasi (DNI) untuk industri crumb rubber.

Image
Ekonomi

Sempat Melaju Gesit, IHSG Justru Terpeleset

Adapun sektor industri dasar menguat 0,8%. Kemudian sektor infrastruktur turun 0,4%.

Image
Ekonomi

Muncul Asupan Positif, Rupiah Mulai Agresif 

Harapan berlanjutnya kenaikan Rupiah dapat memenuhi pelaku pasar seiring dengan masih adanya sejumlah sentimen positif dari dalam negeri.

Image
Ekonomi

Jenuh Beli, IHSG Waspada Terkoreksi

Stochastic dan RSI sudah menunjukkan overbought atau jenuh beli.

Image
Ekonomi

Pemasangan Alat Pembangkit Listrik Tenaga Surya Rp2,5 Juta

Andrean bersama "Loving Evnvironment Solution" merupakan satu dari puluhan produk yang dipamerkan dalam Earth Festival 2018 di Living World.

Image
Ekonomi

Desainer Cilik Bekasi Unjuk Gigi Perkenalkan Batik di Lebanon

Ribuan design sudah dihasilkan oleh designer cilik yang tinggal di perumahan Wisma Asri II Bekasi tersebut, secara otodidak.

Image
Ekonomi

Indonesia dan Belanda Fokus Implementasikan Proyek Kerjasama Bidang Keairan

Inovasi pembiayaan infrastruktur terus didorong karena keterbatasan anggaran Pemerintah.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. PSI Tolak Perda Syariah, Sosiolog: Umat Islam Sadarlah dan Insyaflah

  2. Empat Motif Pembunuhan, dari Kesal Dimarahi Kakak sampai Gara-gara Istri Beli Mobil

  3. Sandiaga Doakan Agung Sukses Jadi Cawagub DKI, PKS: Jadi Bahan Pertimbangan

  4. Bambang Pamungkas Komentari Kekalahan Timnas Indonesia dari Thailand

  5. Kegiatan Syiar dan Silaturahim Kekhalifahan Tak Dapat Izin, Begini Tanggapan PKS

  6. Penjaga Gawang Termahal Dunia Siap Gantikan Posisi David De Gea

  7. Berikut 5 Zodiak yang Akan Beruntung di November, Zodiakmu Ada?

  8. Ciptakan All Indonesian Final, Ganda Campuran Pastikan Satu Gelar

  9. Ternyata, Harga Mobil Lamborghini di Negara Asalnya Tidak Semahal di Indonesia

  10. Suguhan Apik Parade Natal di Disneyland Paris

Available

fokus

Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI
Tragedi Lion Air
Available

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Sengkarut Penundaan Penetapan DPT

Image
Ujang Komarudin

Buta dan Budek dalam Politik

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Bising di Ruang Publik: Perang Diksi Namun Jauh dari Substansi

Image
Karyono Wibowo

Harus Dibedakan antara Penegakan Hukum dan Kriminalisasi

Available

Wawancara

Image
News

DKPP, Penjaga Marwah dan Etika Penyelenggara Pemilu yang 'Haus' Infrastruktur

Image
Olahraga

Piala Libertadores 2018

"Mari Jadikan Final Boca-River Tanpa Kekerasan"

Image
News

Alissa Wahid: Membawa Sumpah Pemuda 1928 ke Anak Milenial

Sosok

Image
Hiburan

Fauzan Musaad, Pelukis Mural Raden Saleh Raksasa di Planetarium Cikini

Image
Hiburan

Ini Alasan Ajip Rosidi Kembalikan Piagam dan Uang Rp200 Juta dari Habibie

Image
Ekonomi

Cukai Rokok Batal Naik, Kekayaan Bersih Para Pengusaha Ini Tambah Moncer