image
Login / Sign Up

Anggota Bank Dunia Investasi pada Obligasi Hijau Filipina

Anggi Dwifiani

Image

Konferensi pers investasi International Finance Corporation (IFC) ke Bank OCBC NISP sebagai pelopor Obligasi Hijau di Jakarta, Rabu (1/8). | AKURAT.CO/Siti Nurfaizah

AKURAT.CO IFC, anggota Kelompok Bank Dunia (WB), telah menjanjikan USD150 juta untuk obligasi hijau yang diterbitkan oleh China Banking Corporation ("Bank China"), bank komersial swasta pertama di Filipina.

Hal ini adalah obligasi hijau kedua yang dikeluarkan oleh bank komersial lokal. Bank ini tengah membuka lebih banyak pendanaan untuk proyek-proyek yang memerangi perubahan iklim.

Sebelumnya, IFC menerbitkan obligasi hijau peringkat internasional peso pertama yang disebut Mabuhay Bond pada Agustus. IFC juga pernah menerbitkan obligasi hijau untuk BDO Unibank, bank pendukung pengembangan berkelanjutan ketika pasar obligasi hijau baru lahir di Filipina.

baca juga:

"IFC bangga memainkan peran sebagai pencipta pasar obligasi hijau baru di Filipina, negara yang ditantang oleh dampak perubahan iklim tetapi pembiayaan hijau rendah," kata CEO IFC Philippe Le Houérou seperti yang diumunkan lewat rilis resminya(19/10).

“Investasi kami dalam obligasi ini akan meningkatkan akses pembiayaan baru untuk proyek-proyek cerdas iklim," katanya.

"IFC sangat ingin memberikan dukungan investasi dan nasihat untuk pengembangan produk inovasi pembiayaan hijau dengan pemain swasta yang berkomitmen untuk berkontribusi mencapai pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Filipina," tambahnya.

Pemerintah Filipina pun telah menempatkan kebijakan nasional utamanya untuk memerangi perubahan iklim.

Obligasi hijau akan menjadi penilaian peningkatan dalam investasi proyek-proyek ramah lingkungan. Hal ini dapat dilakukan dengan mendukung target pemerintah Filipina mengurangi 70 persen dalam emisi gas rumah kaca pada tahun 2030.

William hang, Presiden Bank China mengatakan, Obligasi ini menegaskan komitmen jangka panjang kami untuk keberlanjutan. "Kami senang dapat bermitra dengan IFC pada penerbitan obligasi hijau pertama kami. Kerjasama ini dapat meningkatkan aktifitas pinjaman hijau kami dan selanjutnya berkontribusi pada ekonomi berkelanjutan."

Dana tersebut akan membiayai proyek-proyek terkait iklim pada energi terbarukan, bangunan hijau, efisiensi energi dan konservasi air, sesuai dengan Prinsip-prinsip Green Bond.

IFC dan Bank China pertama kali bekerja bersama pada 2012 pada proyek penasehat keuangan energi berkelanjutan. Kerjasama ini diharapkan akan lebih dari dua kali lipat portofolio iklimnya PHP10.9 miliar (USD0.207 miliar) dalam jangka waktu 5 tahun.

IFC adalah salah satu pemodal proyek iklim cerdas terbesar dunia untuk negara-negara berkembang. IFC juga telah menerbitkan 32 obligasi hijau senilai USD1,8 miliar dalam tahun fiskal yang berakhir 30 Juni 2018.

Jumlah proyek yang didukung oleh Program Obligasi Hijau IFC telah melonjak menjadi 52 proyek di 2018, dari 32 proyek di 2017.

Portofolio ini diantisipasi untuk mengurangi emisi gas rumah kaca setiap tahun sebesar 6,3 juta metrik ton setara karbon dioksida, peningkatan dari 2,2 juta metrik ton pada 2017.[]

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

Berita Populer Kelompok Radikal Kuasai Masjid sampai Biji Labu Buat Naikkan Gairah Seks

Image

Ekonomi

AS-China Saling 'Serang' di Pertemuan KTT APEC

Image

Ekonomi

Pada KTT APEC Xi Jinping Sebut Proteksionisme AS Akan Hancur

Image

Ekonomi

KTT Asean Singapura Dekatkan Rusia dan China

Image

Ekonomi

Sikap Multilateralisme China, Diacungi Jempol Bos UNOG

Image

News

Malaysia Sewot China Larang Impor Sampah dari AS dan Eropa, Ada Apa?

Image

Ekonomi

Larangan Impor Sampah China Buat Asia Tenggara Krisis Limbah

Image

Video

VIDEO China Bangun Hotel Mewah di Bawah Tanah Pertambangan

Image

News

PM Singapura Ingatkan Saatnya ASEAN Harus Memilih China atau AS

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

IGJ Minta Pemerintah Dongkrak Daya Saing Genjot Ekspor

cara pandang pemerintah pun diharapkan agar tidak terlalu sempit dalam melihat kerja sama perdagangan hanya sebatas ekspor dan impor semata

Image
Ekonomi

Kementerian PUPR Terus Tingkatkan Kualitas Jalan Perbatasan di Papua

Akhir tahun 2019 ditargetkan jalan perbatasan di Papua sudah tembus akan bertambah menjadi 919 km dan 179 km belum tembus.

Image
Ekonomi

AS-China Saling 'Serang' di Pertemuan KTT APEC

?Amerika Serikat (AS) dan China saling serang dalam perdagangan, investasi dan keamanan regional pada KTT APEC, Sabtu (17/11).

Image
Ekonomi

Pada KTT APEC Xi Jinping Sebut Proteksionisme AS Akan Hancur

Presiden China, Xi Jinping menyebut Negara-negara yang memeluk proteksionisme ditakdirkan untuk gagal.

Image
Ekonomi

Ini Kegiatan Jokowi di Papua Nugini dalam Serangkaian KTT APEC

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo tiba di Port Moresby, Papua Nugini pagi hari.

Image
Ekonomi

Ironi, Larang Eropa Beli Gas Rusia, Tapi AS Malah Impor Banyak

Juru bicara kementerian luar negeri Rusia Maria Zakharova menyoroti keanehan Amerika Serikat soal pembelian LNG Rusia.

Image
Ekonomi

Ikut Gelaran IMX Expo, Ini Promo yang Ditawarkan Honda

Honda juga telah menyiapkan berbagai program penjualan dan purna jual yang menarik untuk berbagai model mobil Honda.

Image
Ekonomi

Kecerdasan Buatan Sumbang USD16 Triliun pada GDP Global di 2030

Kontribusi kecerdasan buatan (AI) terhadap GDP global akan meningkat 16 kali lipat dalam 12 tahun ke depan.

Image
Ekonomi

Kemlu Gelar Kursus Industri Sawit RI untuk Peserta Asing

Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) akan menyelenggarakan pelatihan dan pemahaman industri sawit.

Image
Ekonomi

Festival Filantropi Upaya Maksimalkan Pembiayaan untuk SDGs

Festival ini mengangkat tema tentang potensi filantropi terhadap pembiayaan SDGs.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Mabes Polri: Kelompok Radikal Sudah Kuasai Masjid 

  2. Biji Buah Labu Membuat Kehidupan Seks Anda Lebih Bergairah

  3. Dimutasi Ke Polda Metro Jaya, Kompol Netty Malah Dapat Tiga Penghargaan 

  4. Air Tebu Ternyata Sangat Baik Melawan Kanker

  5. Awas, China Larang Impor Sampah, Indonesia Bersiaplah Banjir Limbah

  6. Soal Serangan ke Gaza, Menteri Israel: Kita akan Kembali dengan 500 Peti Mati

  7. Agar ASI Lancar Melimpah, Makanan Ini Ya Bun!

  8. Berikut 10 Idol K-pop dengan Kekayaan Tertinggi, Idol-mu Ada?

  9. Malaysia Sewot China Larang Impor Sampah dari AS dan Eropa, Ada Apa?

  10. Walau Sudah Menguat, BI Lihat Rupiah Masih 'Kemurahan'

Available

fokus

Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI
Tragedi Lion Air
Available

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Sengkarut Penundaan Penetapan DPT

Image
Ujang Komarudin

Buta dan Budek dalam Politik

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Bising di Ruang Publik: Perang Diksi Namun Jauh dari Substansi

Image
Karyono Wibowo

Harus Dibedakan antara Penegakan Hukum dan Kriminalisasi

Available

Wawancara

Image
News

DKPP, Penjaga Marwah dan Etika Penyelenggara Pemilu yang 'Haus' Infrastruktur

Image
Olahraga

Piala Libertadores 2018

"Mari Jadikan Final Boca-River Tanpa Kekerasan"

Image
News

Alissa Wahid: Membawa Sumpah Pemuda 1928 ke Anak Milenial

Sosok

Image
Hiburan

Fauzan Musaad, Pelukis Mural Raden Saleh Raksasa di Planetarium Cikini

Image
Hiburan

Ini Alasan Ajip Rosidi Kembalikan Piagam dan Uang Rp200 Juta dari Habibie

Image
Ekonomi

Cukai Rokok Batal Naik, Kekayaan Bersih Para Pengusaha Ini Tambah Moncer