image
Login / Sign Up

Bamsoet Akui Kagumi Terobosan Jokowi Soal Kedaulatan Pangan

Siti Nurfaizah

Image

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo saat menghadiri puncak peringatan Hari Pangan Sedunia ke-38 di Desa Jejangkit Muara, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Kamis (18/10). | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengagumi berbagai terobosan yang dilakukan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam mewujudkan kedaulatan pangan.

Diantaranya dengan memanfaatkan lahan Rawa Lebak dan pasang surut yang dijadikan lahan pertanian produktif guna meningkatkan produktifitas pertanian nasional.

" Ini membuktikan kehadiran negara yang secara sistematis mengakui, menghormati, dan memenuhi hak atas pangan warganya. Pemerintahan Presiden Jokowi sudah mulai mengalihkan pendekatan dari Ketahanan Pangan menjadi Kedaulatan Pangan," ujar Bamsoet saat menghadiri puncak peringatan Hari Pangan Sedunia ke-38 di Desa Jejangkit Muara, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Kamis (18/10).

baca juga:

Hadir dalam acara ini Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun, Anggota Komisi XI DPR RI Ahmadi Noor Supit, perwakilan Food and Agriculture Organization (FAO) Steven Rugards, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, Aster Kasad Mayjen (TNI) Supartodi serta Dubes sejumlah negara tetangga.

Wakil Ketua Umum KADIN ini menegaskan persoalan pangan tidak bisa disepelekan. Pasalnya, seiring besarnya pertumbuhan jumlah penduduk Indonesia, pemenuhan kebutuhan pangan kerap menjadi masalah akibat ketersediaan pangan yang belum mencukupi.

" Peringatan hari pangan sedunia ini harus kita jadikan momentum untuk meningkatkan kesadaran dan tindakan masyarakat dalam mengatasi masalah kekurangan pangan dan gizi. Sekaligus, untuk mendorong terciptanya sistem pangan global yang efektif," kata Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menjelaskan, hingga kini ada beberapa faktor yang mempengaruhi ketersediaan pangan di Indonesia. Pertama, kendala lahan pertanian yang kian berkurang karena kebutuhan pembangunan yang terus meningkat.

Kedua, dampak perubahan iklim global yang ekstrim. Ketiga, kondisi pertanian Indonesia didominasi petani kecil dengan kepemilikan lahan yang sangat kecil rata-rata hanya sekitar 0,5 hektar. Sehingga mengakibatkan kesulitan terhadap akses permodalan, pasar, informasi dan teknologi.

" Keempat, proporsi kehilangan hasil panen dan pemborosan masih cukup tinggi sekitar 10-20 persen. Kelima, ketidakseimbangan produksi pangan antar wilayah. Akibatnya, daerah Jawa yang subur mempunyai produksi pertanian yang besar. Sementara, daerah luar Jawa produksinya relatif kecil karena lahannya kurang subur," jelas Bamsoet.

Lebih jauh Bamsoet mengingatkan, dunia sempat mengalami beberapa kali krisis pangan global. Di tahun 2008, Food and Agriculture Organization (FAO) melaporkan naiknya angka kelaparan global mencapai 40 juta jiwa.

Pada tahun 2016, Perserikatan Bangsa-Bangsa melaporkan sebanyak 815 juta orang di dunia menderita kelaparan. Jumlah tersebut sama dengan 11 persen pupulasi penduduk dunia.

" FAO juga melansir 1,3 miliar ton makanan terbuang setiap tahun ditengah 815 juta orang menderita kekurangan pangan di seluruh dunia. Ini ironis sekali. Kita bisa wujudkan dunia tanpa kelaparan dimulai dari diri sendiri. Mari belajar bersyukur dari hal-hal yang kecil seperti tidak membuang-buang makanan," ajak Bamsoet.

Politisi Partai Golkar ini optimis pilot project lahan Rawa Lebak dan pasang surut yang dijadikan lahan pertanian oleh Kementerian Pertanian di Desa Jejangkit Muara Kalimantan Selatan, akan berhasil. Diatas lahan seluas 4.000 hektar dimana 750 ribu diantaranya sudah ditanami padi, akan bisa menopang stok beras nasional di masa paceklik yang biasa terjadi pada Desember - Januari akibat usainya panen padi di pulau Jawa.

" Pilot project ini akan mampu merangsang berbagai daerah lain di luar pulau Jawa untuk mengembangkan lahan pertanian. Lahan Rawa Lebak dan pasang surut yang selama ini tidak bisa dibuat apa-apa, kini dengan bantuan pemerintah pusat akan menjadi lahan yang produktif. Dengan demikian bisa meningkatkan nilai ekonomi bagi daerah dan masyarakat setempat, sehingga kita tidak hanya bergantung pada lahan pertanian pulau Jawa saja," tutur Bamsoet.

Mantan Ketua Komisi III DPR RI ini mengingatkan agar pilot project tersebut digarap dengan serius. DPR RI siap bekerjasama memberikan berbagai dukungan yang diperlukan, baik dari segi peraturan perundangan maupun anggaran.

" Marilah kita jadikan momentum perayaan hari pangan sedunia ini untuk memantapkan program ketahanan pangan nasional. Sehingga, bangsa kita menjadi bangsa yang sejahtera, mempunyai kecukupan pangan serta jauh dari kelaparan dan kekurangan gizi. Sekaligus, mewujudkan bangsa Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada tahun 2045," pungkas Bamsoet.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

News

Wabah Corona

Gagal Terapkan Kebijakan 'Social Distancing', PKS Nilai Pemerintah Tidak Siap Hadapi Covid-19

Image

News

Wabah Corona

Upaya Social Distancing, Setjen DPR: Setiap Dua Kursi akan Ditandai saat Paripurna

Image

News

Wabah Corona

Jokowi Diminta Lepaskan Ego Ekonomi dan Utamakan Keselamatan Warga

Image

News

DPR RI

Formappi: DPR Tak Bisa Biarkan Pemerintah Bekerja Sendiri

Image

News

Wabah Corona

Fraksi PKS Sarankan Pembukaan Paripurna DPR Dilakukan Secara Virtual

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Pengusaha Industri Swasta Diminta Bantu Produksi Massal APD Untuk Lawan Corona

Image

Hiburan

Meninggal Dunia, Ini 5 Fakta Penting Edo TS, Gamer Difabel asal Banua, Kalimantan Selatan

Image

News

Wabah Corona

Presiden PKS Desak Jokowi Berlakukan Lockdown Parsial

Image

News

Antisipasi Covid-19 Mewabah di Lapas, Komisi III DPR Minta Pengesahan RUU Pemasyarakatan Dipercepat

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Wabah Corona

CEO Indosat Klaim Bakal Segera Bagikan Bonus Rp318 Miliar ke Karyawan

Manajemen terus memastikan bahwa kesehatan dan keselamatan semua karyawan dan layanan kepada pelanggan adalah yang utama.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Pengamat Minta Pemerintah Alokasikan Anggaran Mudik Gratis ke Sembako

Pemerintah dapat bekerja sama pula dengan pengusaha mini market, sehingga voucher tersebut mudah ditukarkan ke mini market terdekat.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Kiat Tetap Santuy dan Produktif, Meski Bekerja di Rumah

Buat Anda yang terbiasa menghabiskan sebagian besar waktu di tempat kerja, mungkin merasa tidak mudah bekerja di rumah.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Pengusaha Industri Swasta Diminta Bantu Produksi Massal APD Untuk Lawan Corona

Di berbagai rumah sakit khususnya di daerah-daerah, banyak tenaga medis yang masih kesulitan mendapatkan APD.

Image
Ekonomi

Kementan Terbitkan Rekomendasi Impor Bawang Putih Hingga 450 Ribu Ton

Ada pun kebutuhan nasional bawang putih diperkirakan mencapai 47.000-48.000 ton per bulan.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Pegawai LMAN Meninggal Dunia Diduga Terpapar COVID-19

Pemeriksaan lebih lanjut dilaksanakan oleh pihak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk mengetahui penyebab meninggalnya Almarhum.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Gegara Corona, AirAsia Indonesia Hentikan Sementara Seluruh Penerbangan 

Penumpang yang terdampak akan menerima pemberitahuan melalui email dan SMS yang terdaftar saat pembelian tiket.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

KKP Kampanyekan Physical Distance Cegah Penyebaran COVID-19

, Indonesia saat ini memang menjadi salah satu negara yang sedang berjuang untuk mencegah penyebaran pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi

Capai 5 Triliun! Ini 7 Barang Termahal di Dunia yang Hilang

Apa saja?

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Banyak Pesanan Dibatalkan, Corona Buat Merana Produsen Kerajinan

Memang banyak yang membatalkan pesanan.

terpopuler

  1. Tak Kuat Lawan Corona, Wakil Ketua DPD PDIP Jabar Meninggal

  2. Pasien Positif Corona Sembuh: Jangan Percaya Berita Hoaks, Nyatanya Bisa Sembuh

  3. Nasib TKI Saat Malaysia Lockdown, Kades: Ada Keluarga yang Jual Ternak sampai Perhiasan untuk Dikirim Agar Tetap Bisa Makan

  4. Jubir Gugus Tugas COVID-19 Sumut Bantah Gubernur Edy Rahmayadi di Isolasi

  5. Politikus Demokrat: Pak Jokowi, Apa yang Membuat Bapak Jadi Peragu untuk Putuskan Lockdown atau Tidak, Jelaskan Saja Pada Rakyat

  6. Sebelum Meninggal Anggota DPR RI Imam Suroso Sempat Blusukan di Pasar Puri Kabupaten Pati

  7. Menkopolhukam: Pastikan Tidak Ada Lockdown Tapi Karantina Wilayah

  8. Masuk Forbes hingga Hobi Berkebun, Ini 5 Fakta Menarik Amanda Susanti, Pendiri Sayurbox

  9. Pemerintah Aceh: Jangan Sembunyikan Saudara Kita yang Baru Pulang dari Daerah Penularan Covid-19, Itu Sangat Berisiko

  10. Wilmar Peduli Alokasikan USD1 Juta Ringankan Dampak Covid-19

ibunda jokowi

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Zainul A Sukrin

Pandemi Covid-19 dan Keseimbangan Kekuasaan dalam Budaya Jawa Tradisional

Image
Reza Fahlevi

Gotong Royong Melawan Covid-19

Image
Azhar Ilyas

Video Call Jadi Komunikasi ‘Normal’ Sejak Pandemi Covid-19

Image
Ujang Komarudin

Pilkada di Tengah Corona

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
Ekonomi

Masuk Forbes hingga Hobi Berkebun, Ini 5 Fakta Menarik Amanda Susanti, Pendiri Sayurbox

Image
News

Diberhentikan Secara Tidak Hormat, 5 Fakta Penting Komisioner KPU Evi Novida Ginting

Image
News

Wabah Corona

Sri Mulyani hingga Retno Marsudi, 8 Potret Menteri Srikandi Jalani WFH