image
Login / Sign Up

Rupiah Tertekan, Industri Mamin Tak Naikkan Harga Hingga Akhir Tahun

Dhera Arizona Pratiwi

Image

Ilustrasi Proses industri makanan kecil (snack) | AUTOMATEINDO.COM

AKURAT.CO Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) memutuskan untuk tidak menaikkan harga produknya hingga akhir tahun. Hal ini dilakukan meski pelemahan Rupiah terhadap dolar AS terjadi selama beberapa waktu terakhir.

" Kebanyakan dari anggota kami yang menengah besar, mereka memutuskan untuk tidak menaikkan harga dulu sampai Desember," ujar Ketua Umum GAPMMI Adhi S Lukman saat ditemui di Cikande, Serang, Banten, kemarin.

Menurutnya, terkait pertumbuhan industri makanan dan minuman hingga akhir tahun, masih dalam pembahasan. Namun, ia optimistis pertumbuhan hingga akhir tahun tidak akan mengalami koreksi.

baca juga:

" Meskipun nanti masalahnya di profit agak tergerus. Karena pelemahan rupiah ini, perkiraan saya berpengaruh sekitar 3-5 persen dari margin perusahaan," jelasnya.

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang terjadi belakangan ini, kata Adhi, berpengaruh cukup besar terhadap industri makanan dan minuman. Bahkan, kejadian tersebut dinilai memberatkan ke depannya.

" Karena memang ada pengaruh terhadap harga pokok kita. Sangat berat sekali bagi industri makanan dan minuman," jelasnya.

Namun demikian, Adhi mengklaim industri makanan dan minuman skala kecil belum ada yang gulung tikar akibat dari pelemahan rupiah.

"Saya dengar belum ada yang tutup. Mudah-mudahan daya tahannya masih kuat," pungkasnya.

Sebagai informasi, tren pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sejak beberapa bulan belakangan dianggap sejumlah pihak merupakan sinyal dari krisis ekonomi layaknya 1998. Sejak akhir September, mata uang Garuda menyentuh level psikologis ke level Rp15 ribu per dolar AS.

Mengutip data yang diolah Antara, situasi tahun ini sebenarnya berbeda dengan saat krisis pada 1998 lalu. Salah satunya dapat dilihat dari fluktuasi kurs rupiah, cadangan devisa Indonesia, dan peringkat utang Indonesia.

Pada September 1997 kurs rupiah berada di posisi Rp3.030 per dolar AS. Dalam waktu setahun, rupiah jatuh 254 persen menjadi Rp10.725 per dolar AS pada September 1998.[]

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Ini Penjelasan Menkeu Ubah Asumsi Dasar Kurs Rupiah Jadi Rp15.000

Image

Ekonomi

Pasar Obligasi Dibombardir Aksi Jual

Image

Ekonomi

Ketangguhan Rupiah Diuji Lawan Dolar AS

Image

Ekonomi

Legislator Hingga Pengamat Nilai Perubahan Asumsi Kurs Rupiah Realistis

Image

News

INFOGRAFIS SAMAWA (Solusi Rumah Warga), Apa Dan Bagaimana?

Image

Ekonomi

Berita Populer Dari Rupiah Kian Tak Berdaya hingga Proyek Pembangunan Tol Diimbau Waspada

Image

Ekonomi

Surplus Neraca Perdagangan Tak Digubris, Rupiah Masih Teriris

Image

Ekonomi

BI Ramal Rupiah Makin Terseret Arus ke Rp14.800 - Rp15.200

Image

Ekonomi

Ekonom Indef Minta Pemerintah Terus Tingkatkan Surplus Perdagangan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

AS Tak Akan Berani Sanksi Arab Saudi, Ini Sebabnya

Menurut analis, ancaman sanksi AS terhadap Arab Saudi kemungkinan hanya sebuah ancaman biasa.

Image
Ekonomi

Fadli Zon Tuding Pemerintah Tambah Utang USD2 Miliar Berkedok Bantuan Bencana

Fadli Zon: Meskipun judulnya adalah bantuan, tapi sebenarnya hal tersebut adalah utang.

Image
Ekonomi

Kementerian PUPR Dukung Pemanfaatan Baja Nasional

Memaksimalkan penggunaan baja nasional secara berkelanjutan harus dimulai dari perencanaan pembangunan, pemeliharaan, hingga operasional.

Image
Ekonomi

IHSG Melaju Kencang Awal Perdagangan

Sektor infrastruktur menguat hingga 1,1% dan pertambangan 1%.

Image
Ekonomi

Ini Penjelasan Menkeu Ubah Asumsi Dasar Kurs Rupiah Jadi Rp15.000

Global growth untuk tahun 2018 direvisi ke bawah sehingga akan sama dengan tahun 2017.

Image
Ekonomi

Data Ekonomi Terbaru Dorong USD Berakhir Melemah Tipis

Pertimbangan sejumlah investor terhadap data ekonomi terbaru telah mendorong USD melemah tipis pada akhir perdagangan Selasa, (17/10).

Image
Ekonomi

Pasar Obligasi Dibombardir Aksi Jual

Laju pasar obligasi cenderung bergerak variatif melemah.

Image
Ekonomi

Bursa Dunia Panik Cermati Ketegangan antara Arab Saudi-AS

Kekhawatiran akan meningkatnya ketegangan antara AS dan Arab Saudi membuat pelaku pasar menahan diri.

Image
Ekonomi

Ketangguhan Rupiah Diuji Lawan Dolar AS

Rilis data ekonomi AS masih menjadi perhatian pelaku pasar dimana berimbas pada kenaikan imbal hasil obligasi AS dan berimbas pada USD.

Image
Ekonomi

IHSG Ada Ruang Menguat

Stochastic dan RSI berada di area netral.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Gerindra Sebut Jokowi Sengsarakan Petani, TKN: Yang Bilang itu Mungkin Sedang Buta

  2. Video Anak Pramuka Teriak "2019 Ganti Presiden", Risma: Jangan Libatkan Anak dalam Politik Praktis

  3. Kejadian Mistis Semakin Parah, Ruben Onsu Lelah

  4. Benarkah Darah Menstruasi Berwarna Hitam Pertanda Ada Penyakit?

  5. Fadli Zon Disarankan Pakai Rompi Anti Peluru

  6. Video Ini Bukti Gol Mohamed Salah dari Sepak Pojok Bukan Kebetulan, Bikin Melongo

  7. Namanya Dipakai Sandi Kasus Suap Meikarta, Tina Toon Merasa Tak Rugi

  8. Jarang Tampil di Media, Prabowo Tak Mau Kampanye yang Hanya Pencitraan

  9. Ditemukan Bukti Baru Rekaman Terbunuhnya Wartawan Khashoggi

  10. Dosa-dosa Pangeran Arab Saudi, Paling Heboh Hilangnya Jurnalis Jamal Khasoggi

Available

fokus

Pray for Donggala
Dari Indonesia untuk Dunia
Kearifan Ekonomi Lokal Baduy
Available

kolom

Image
Ilham M. Wijaya

Prospek Proyek Meikarta Pasca OTT

Image
Achmad Fachrudin

Penguatan Demokrasi di Era Digital

Image
Ujang Komarudin

Membidik Amien Rais

Image
Hervin Saputra

Nurmagomedov-McGregor: Uang, Agama, dan Budaya Perang Mulut di UFC

Available

Wawancara

Image
Olahraga

Philippe Coutinho

"Kami Bermain Sepakbola dengan Tutup Botol"

Image
Ekonomi

Blak-blakan Strategi UUS Sinarmas dalam Tabungan Haji Hingga Rencana Spin Off

Image
Olahraga

Antoine Griezmann

"Saya Bertahan di Atletico Tidak karena Uang"

Sosok

Image
Ekonomi

IMF-WB Annual Meeting

Mengulik Liku Hidup Jatuh Bangun Jack Ma Memeluk Mimpi

Image
Ekonomi

IMF-WB Annual Meeting

6 hal Menarik Tentang Jack Ma dan Alibaba

Image
Ekonomi

IMF-WB Annual Meeting

Berkah IMF-WB, Sri Mulyani Diganjar Menteri Terbaik East Asia Pacifik