image BI
Login / Sign Up

Kebijakan Satu Peta Butuh Basis Data RTRW yang Kuat

Dhera Arizona Pratiwi

Image

Ilustrasi Reforma Agraria | ISTIMEWA

AKURAT.CO Salah satu kendala dalam mewujudkan Kebijakan Satu Peta (KSP) adalah masih adanya ketidakseragaman penyusunan basis data sehingga mengakibatkan kebingungan di antara para penggunanya (user peta) dalam proses integrasi peta rencana tata ruang, termasuk Pemerintah Daerah.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Pemanfaatan Ruang Direktorat Jenderal (Ditjen) Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Dwi Hariyawan saat memberikan sambutan pada Focus Group Discussion Penyusunan Standar Basis Data dalam Pembuatan Peta RTRW Provinsi, Kabupaten, dan Kota di Denpasar, belum lama ini, dalam keterangan yang diterima, Selasa (25/9).

Dwi menerangkan, permasalahan mengenai ketidakseragaman basis data peta RTRW, yakni struktur penyimpanan file peta (folder), format penamaan file peta dan penyajian tabel atribut akan menjadi kendala dalam proses integrasi peta rencana tata ruang.

baca juga:

"Sehingga perlu dukungan ketersediaan, keakuratan, dan kelengkapan basis data peta dalam rangka menyediakan kemudahan aksesibilitas peta RTRW kepada masyarakat,” katanya.

Untuk itu, sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan KSP, Ditjen Tata Ruang sebagai wali data penyusunan Peta RTRW telah meluncurkan layanan online GIS TARU (Geographic Information System Tata Ruang) dalam rangka penyebarluasan informasi penataan ruang bagi masyarakat luas.

Penyusunan Standar Basis Data dalam Pembuatan RTRW ini sebetulnya upaya pemutakhiran GISTARU dan pendukungan pelaksanaan Online Single Submission (OSS) ke depannya.

"Sehingga harapan kami, standar ini bisa menjadi peraturan yang implementatif, mudah dibaca, akurat, dan tidak multitafsir,” imbuhnya.

Kasubdit Pedoman Pemanfaatan Ruang Direktorat Pemanfaatan Ruang Ditjen Tata Ruang Kementerian ATR/BPN Amelia Novianti menyatakan ada tiga hal yang diatur pada standar basis data peta RTRW ini, yaitu pengaturan format penamaan file peta RTRW, pengaturan format penyajian tabel atribut peta RTRW, dan pengaturan struktur penyimpanan file (folder).

“Diharapkan tiga pengaturan dimaksud, basis data peta RTRW yang disusun nanti akan menjadi seragam dan mudah dipahami maupun diakses oleh teman-teman pengguna peta,” katanya.

Turut hadir sebagai narasumber dalam FGD ini Kabid Tata Ruang dari Dinas PUPR Provinsi, Ngakan Putu Kirin. Ngakan menyampaikan belum ada perhatian yang mendalam terhadap penyusunan basis data peta pada saat penyusunan Perda RTRW Provinsi Bali tahun 2009 lalu. Namun saat ini pemerintah daerah memandang penting mengenai keseragaman penyusunan basis data RTRW ini, demi peningkatan kualitas RTRW di daerah dana akan diupayakan untuk ditindaklanjuti pada saat proses peninjauan kembali RTRW.

“Harapan kami standar ini bisa mengakomodir konten kearifan lokal pada kolom tabel atributnya, termasuk Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B), Penambahan, Kawasan Keselamatan Operasional Penerbangan (KKOP) dan Kawasan Rawan Bencana (KRB) sebagai kawasan yang beririsan dengan fungsi lain. Pada prinsipnya Pemerintah Daerah, khususnya di Provinsi Bali sangat membutuhkan pedoman ini,” pungkas Ngakan. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

Staf Pribadi SBY Ibaratkan Kasus Harun Masiku seperti Film

Image

News

Kasus Suap Wahyu Setiawan, Staf Pribadi SBY: Seret Semua yang Bersalah ke Muka Hukum

Image

News

Sebut Serangan Ferdinand ke Anies Membabi Buta, Ossy Dermawan ke Musni Umar: Terlalu Berlebihan!

Image

Ekonomi

Menko Airlangga Pastikan Terus Benahi Iklim Investasi

Image

Ekonomi

Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Politisi PSI Jadi Wamen ATR/BPN Dampingi Sofyan Djalil

Image

Ekonomi

Wamenkeu Yakin OSS Hulu Migas Perbaiki Peringkat Daya Saing Indonesia

Image

News

Penataan Kampung Akuarium, Kebijakan Populis Anies Memupuk Suara untuk Pilpres 2024

Image

News

Penataan Kampung Akuarium, PDIP: Keberpihakan Anies Kami Acungi Jempol, Tapi Jangan Menabrak Aturan

Image

News

Pengamat Sarankan Anies Cek Kembali Perda RTRW Sebelum Tata Kampung Akuarium

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Taspen Bakal Terbitkan Unit Investasi Syariah Semester I 2020

Beberapa daerah seperti Aceh dan Nusa Tenggara telah menerapkan sistem keuangan berbasis syariah.

Image
Ekonomi

BTN Hormati Proses Hukum Terkait Pejabatnya yang Terlibat Korupsi

BTN menghormati proses hukum yang sedang berjalan di Kejaksaan Agung terkait masalah Novasi.

Image
Ekonomi

Sektor Peternakan Dituntut Lebih Berkelanjutan

Gas metana menyumbang 16 persen dari total efek pemanasan global.

Image
Ekonomi

Taspen Investasi di 51 Emiten Ini, Ada Saham Gorengan?

Capaian itu naik 19,08 persen atau sekitar Rp1,46 triliun.

Image
Ekonomi

Mendag Akan Bawa Negoisasi Pertanian ke Konferensi WTO

Agus Suparmanto mengatakan akan memprioritaskan penyelesaian negosiasi pertanian dalam Konferensi Tingkat Menteri (KTM) WTO.

Image
Ekonomi

SMF Dorong Dana PKBL Guna Penataan Kawasan Kumuh di Bandung

Selain menyasar ke lingkungan sekitar kawasan kumuh, program itu juga bisa merenovasi rumah.

Image
Ekonomi

BI Pastikan Jaga Rupiah Sesuai Fundamental Ekonomi

Perry Warjiyo mengatakan bahwa pihaknya akan menjaga nilai tukar rupiah agar tetap sesuai dengan fundamental perekonomian.

Image
Ekonomi

Marak Dompet Digital, Bos BI: Semua Transaksi Domestik Harus dalam Rupiah!

Perry Warjiyo menegaskan seluruh transaksi jual dan beli di Indonesia harus memakai mata uang rupiah termasuk pembayaran melalui platform.

Image
Ekonomi

BI: Dua Sektor Ini Jadi Pendorong Pertumbuhan Ekonomi 2020

Perry Warjiyo menyebutkan terdapat dua faktor sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020.

Image
Ekonomi

Rupiah Lemas Terkepung Isu Virus Corona

Nilai tukar rupiah pada awal perdagangan Senin (27/1/2020) melemah 0,24% atau 32 poin ke Rp13.605 per satu dollar AS di pasar spot.

terpopuler

  1. Mbah Mijan: Insting Saya Mengatakan Virus Corona Sulit Berkembang di Iklim Indonesia

  2. Emosi Saat Sidang Kasus Ikan Asin, Hakim Sebut Fairuz A Rafiq Trouble Maker

  3. Tengku: Saya Sangat Tidak Suka Jika Ibu, Saudara, Anak Perempuan, atau Isteri Saya Satu-satunya Dihina

  4. Untuk Pertama Kali, Israel Izinkan Warganya Beribadah Umrah dan Haji ke Arab Saudi

  5. Jokowi: Saya Ini Orang Pabrik, Jadi Melihat dan Masuk ke Sebuah Ruangan Itu Kelihatan Ada Manajemennya Apa Tidak

  6. Jika Trump Umumkan Rencana Damai Timur Tengah, Palestina Ancam Mundur dari Kesepakatan Oslo

  7. Mulut Penuh Tak Mau Berhenti, Seorang Wanita Tewas saat Lomba Makan Kue

  8. Usai Diperiksa KPK, Sekjen Kementerian PUPR Sebut Semua Proyek Sudah ada Aturannya

  9. Jika Pilih Azrul Ananda Sebagai Cawawalinya, Machfud Arifin Diprediksi Bisa Raih Suara Pemilih Liar

  10. Ini Total dan Sumber Harta Kekayaan Kobe Bryant

fokus

Universal Health Coverage
Menyambut Shio Tikus Logam
Toleransi vs intoleransi

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Pemerintah, Untuk Apa dan Siapa?

Image
Achmad Fachrudin

Babak Baru Suksesi Wagub DKI

Image
UJANG KOMARUDIN

Negeri Darurat Korupsi

Image
Zainul A. Sukrin

Negara Sengketa

Wawancara

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Sosok

Image
Iptek

Di Davos, Johnny Plate Paparkan Strategi Komprehensif Dukung Ekosistem Digital

Image
Gaya Hidup

Najwa Shibab Bawa Perpusnas Rangkul Generasi Muda Cinta Literasi

Image
News

Pilih Jadi Seniman daripada Politisi, 5 Fakta Menarik Putri Bungsu Gus Dur Inayah Wahid