image
Login / Sign Up

Imbal Hasil AS Negatif, Pasar Obligasi Dalam Negeri Jadi Aktif

Prabawati Sriningrum

Image

Ilustrasi - Obligasi | AKURAT.CO/Ryan

AKURAT.CO, Pergerakan Rupiah yang kembali masih dalam teritori positif memberikan sentimen positif bagi pergerakan pasar obligasi dalam negeri untuk kembali melanjutkan penguatan. Di sisi lain, pergerakan imbal hasil obligasi AS yang cednerung kembali melanjutkan penurunan dimanfaatkan obligasi dalam negeri dimana imbal haslnya cenderung bergerak turun.

Adapun untuk pergerakan masing-masing tenor ialah untuk tenor pendek (1-4 tahun) imbal hasilnya rata-rata turun 3,92 bps; tenor menengah (5-7 tahun) turun 4,78 bps; dan panjang (8-30 tahun) turun 1,45 bps.

" Laju pasar obligasi cenderung naik tipis," kata Analis CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, Senin (24/9).

baca juga:

Pada FR0063 yang memiliki waktu jatuh tempo ±5 tahun dengan harga 90,75% memiliki imbal hasil 8,05% atau turun 0,04 bps dari sebelumnya di harga 90,59% memiliki imbal hasil 8,09%. Untuk FR0075 yang memiliki waktu jatuh tempo ±20 tahun dengan harga 90,00% memiliki imbal hasil 8,56% atau turun 0,20 bps dari sehari sebelumnya di harga 88,25% memiliki imbal hasil 8,76%.

Adapun pada Jumat (21/9), rata-rata harga obligasi Pemerintah yang tercermin pada INDOBeX Government Clean Price naik 0,32 bps di level 107,21 dari sebelumnya di level 106,86. Rata-rata harga obligasi korporasi yang tercermin pada INDOBeX Corporate Clean Price naik 0,12 bps di level 103,70 dari sebelumnya di level 103,57.

Sementara itu, pergerakan imbal hasil SUN 10Yr berada di level 8,18% dari sebelumnya di level 8,19% dan US Govn’t bond 10Yr di level 3,066% dari sebelumnya di level 3,070% sehingga spread di level kisaran 510,9 bps lebih rendah dari sebelumnya 512,7 bps. Sedangkan pada laju imbal hasil obligasi korporasi, pergerakannya cenderung menurun.

Pada obligasi korporasi dengan rating AAA dimana imbal hasil untuk tenor 9-10 bergerak di kisaran level 9,96%-9,98%. Pada rating AA dengan tenor 9-10 tahun di kisaran 10,55%-10,65%. Pada rating A dengan tenor 9-10 tahun di kisaran 11,85%-11,92%, dan pada rating BBB di kisaran 14,2%-14,45%.

Laju imbal hasil obligasi AS yang cenderung turun diharapkan dapat memberikan peluang positif pada pergerakan pasar obligasi dalam negeri untuk kembali melanjutkan penurunan. Turunnya imbal hasil obligasi AS seiring dengan sikap pelaku pasar yang masih menantikan arahan The Fed di pekan depan untuk penentuan arah suku bunga.

Di sisi lain, pergerakan Rupiah yang kembali mencoba menguat juga diharapkan masih dapat terjadi untuk menopang bertahannya pasar obligasi dalam negeri di teritori positif.

" Tetap cermati dan waspadai terhadap sentimen yang dapat membawa pasar obligasi melemah kembali," pungkasnya.[]

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

Diringkus Polisi Minahasa, Dua Pelaku Judi Togel Huni 'Hotel Prodeo'

Image

Iptek

Kejar Irit, Motor Ini Gunakan Mesin Diesel

Image

News

Digadang Menjadi Solusi Sampah DKI, ITF Sunter Akan Rampung Dalam Dua Tahun

Image

News

Soal Truk Sampah DKI yang Ditahan, Ini Penjelasan Wali Kota Bekasi

Image

News

Alasan Kesehatan, Kuasa Hukum Minta Pemeriksaan Ratna Sarumpaet Ditunda

Image

News

Ini Ucapan Prabowo di Hari Santri Nasional saat Napak Tilas Bersama Purnawirawan TNI

Image

News

KPK Cecar Bupati Bekasi Terkait Pemberian Izin Pembangunan Proyek Meikarta

Image

News

Anies Optimistis ITF Sunter Jadi Jalan Keluar Solusi Sampah di Jakarta

Image

News

Pemanggilan Penyidik KPK Berkaitan dengan Kasus Basuki Hariman

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

BPK Dukung Upaya Revaluasi Barang Milik Negara,

Revaluasi BMN sendiri sebenarnya merupakan tindaklanjut dari terbitnya Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2017.

Image
Ekonomi

BPK Bantah Ada Kebocoran Rp44 Triliun di Tiap Proyek Infrastruktur Pemerintah

Rmol.co menyebutkan adanya kebocoran dana sebesar Rp44 triliun dalam proyek-proyek infrastruktur pemerintah.

Image
Ekonomi

BNI Hentikan Sementara KPA Meikarta dan Kaji Risiko Kreditnya

Persentase kredit Meikarta di KPR BNI, hanya 0,00001 persen, masih sangat kecil.

Image
Ekonomi

Banyak Panen, Menko Darmin Pastikan Stok Beras Bakal Surplus

Dengan produksi mencapai 32,4 juta ton masih terdapat kelebihan produksi 2,85 juta ton.

Image
Ekonomi

Dana Kelurahan Jaga Harmonisasi Kerja Pemda

Pemerintah masih membahas formulasi untuk dana kelurahan tersebut.

Image
Ekonomi

India Jual Obligasi AS untuk Selamatkan Rupee

Reserve Bank of India (RBI) memangkas kepemilikan obligasi AS.

Image
Ekonomi

Jokowi: Adakan Acara Internasional Bukti Indonesia Negara Besar

Presiden Joko Widodo menilai bahwa keberhasilan Indonesia menyelenggarakan acara internasional adalah bukti negara besar.

Image
Ekonomi

Menteri Susi: 1.900 Delegasi Akan Hadir di Our Ocean Conference Bali

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengungkapkan ada 1.900 delegasi yag hadir pada acara"Our Ocean Conference" (OOC) di Bali pa

Image
Ekonomi

Kecam Perekonomian Mesir Lewat Buku, Penulis Ini Ditahan Polisi

Polisi Mesir menahan penulis buku berisi perekonomian Mesir yang dianggap berita palsu.

Image
Ekonomi

Kematian Khashoggi Tidak Akan Mengulang Sejarah Embargo Minyak 1973

Arab Saudi menekankan tidak akan ada sanksi seperti pengulangan embargo minyak pada tahun 1973.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Balas Kicauan Cak Lontong, Andi Arief: Enggak Cocok di Stand Up Twitter

  2. Pesan Politik Kebohongan Presiden, HNW: Harusnya Semua Merasa Tersindir

  3. Wanita Ini Mengaku Pernah Punya Hubungan Spesial dengan Delon Thamrin

  4. Tsamara: Dulu Saya Ingin Mondok dan Jadi Santri, tapi Enggak Kesampaian

  5. Bendera Bersimbol Tauhid Dibakar, Mustofa ke Yaqut: Bantu Hentikan Om, Mumpung Antum Masih Ada Umur

  6. Pernyataan Anies Baswedan Jadi Guyonan Warganet

  7. Viral Banser Bakar Bendera Tauhid, Ini Penjelasan GP Ansor

  8. Jaksa KPK Ajukan Kasasi Terkait Putusan Fredrich Yunadi

  9. Mobil Sandiaga Uno Dihadang di Jombang

  10. Soal Dana Kelurahan, Juli Antoni: Mas Sandi Jangan Nyinyir

Available

fokus

Dedikasi Santri untuk Indonesia Mandiri
Satu Tahun Anies Pimpin Ibu Kota
Pray for Donggala
Available

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Berebut Ceruk Segmen Suara Santri

Image

Mengapa Milla Dicintai dan Layakkah Bima Sakti Menggantikannya?

Image
Bayu Primanda Putra

Meikarta, Lippo Group dan James Riady

Image
Ujang Komarudin

Magnet Politik Pesantren

Available

Wawancara

Image
Olahraga

Philippe Coutinho

"Kami Bermain Sepakbola dengan Tutup Botol"

Image
Ekonomi

Blak-blakan Strategi UUS Sinarmas dalam Tabungan Haji Hingga Rencana Spin Off

Image
Olahraga

Antoine Griezmann

"Saya Bertahan di Atletico Tidak karena Uang"

Sosok

Image
Ekonomi

Cerita Ibu Nengah, Si Penjaga Tiket yang Terampil Membuat Canang

Image
Ekonomi

Kisah Ketut Suarjana Memupuk Semangat Guyub

Image
Gaya Hidup

Inspirasi

Mimpi Munsiah yang Buta untuk Pendidikan Anaknya