image
Login / Sign Up

FOTO Dilema Keran Impor, Mencekik Garam Lokal

Petani memasukkan garam ke dalam gerobak dorong saat panen raya di Desa Tanggultlare, Jepara, Jawa Tengah, Selasa (21/8/2018). Impor garam industri pada 2018 sebanyak 3,7 juta ton yang berdampak pada anjloknya harga garam petambak garam nasional. Harga terus merosot, garam yang semula Rp2.000 per kg menjadi Rp800 per kg. Selain itu, karena adanya garam industri impor ilegal yang bocor memasuki pasar konsumsen. Hal ini dikhawatirkan dapat menggagalkan program Menteri BUMN tentang swasembada pangan. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho

Petani memanen garam di areal tambak garam rakyat di Wedung, Demak, Jawa Tengah, Kamis (13/9/2018). Impor garam industri pada 2018 sebanyak 3,7 juta ton yang berdampak pada anjloknya harga garam petambak garam nasional. Harga terus merosot, garam yang semula Rp2.000 per kg menjadi Rp800 per kg. Selain itu, karena adanya garam industri impor ilegal yang bocor memasuki pasar konsumsen. Hal ini dikhawatirkan dapat menggagalkan program Menteri BUMN tentang swasembada pangan. ANTARA FOTO/Aji Styawan

Pekerja memanen garam di areal tambak garam Desa Singaraja, Indramayu, Jawa Barat, Kamis (13/9/2018). Impor garam industri pada 2018 sebanyak 3,7 juta ton yang berdampak pada anjloknya harga garam petambak garam nasional. Harga terus merosot, garam yang semula Rp2.000 per kg menjadi Rp800 per kg. Selain itu, karena adanya garam industri impor ilegal yang bocor memasuki pasar konsumsen. Hal ini dikhawatirkan dapat menggagalkan program Menteri BUMN tentang swasembada pangan. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

Petambak memanen garam di Tegal, Jawa Tengah, Minggu (12/8/2018). Impor garam industri pada 2018 sebanyak 3,7 juta ton yang berdampak pada anjloknya harga garam petambak garam nasional. Harga terus merosot, garam yang semula Rp2.000 per kg menjadi Rp800 per kg. Selain itu, karena adanya garam industri impor ilegal yang bocor memasuki pasar konsumsen. Hal ini dikhawatirkan dapat menggagalkan program Menteri BUMN tentang swasembada pangan. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

Petani memisahkan butir garam saat proses produksi menggunakan alat tradisional di Desa Lamujong, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, Aceh, Selasa (4/9/2018). Impor garam industri pada 2018 sebanyak 3,7 juta ton yang berdampak pada anjloknya harga garam petambak garam nasional. Harga terus merosot, garam yang semula Rp2.000 per kg menjadi Rp800 per kg. Selain itu, karena adanya garam industri impor ilegal yang bocor memasuki pasar konsumsen. Hal ini dikhawatirkan dapat menggagalkan program Menteri BUMN tentang swasembada pangan. ANTARA FOTO/Ampelsa

Petani memanen garam saat panen raya di Desa Tanggultlare, Jepara, Jawa Tengah, Selasa (21/8/2018). Impor garam industri pada 2018 sebanyak 3,7 juta ton yang berdampak pada anjloknya harga garam petambak garam nasional. Harga terus merosot, garam yang semula Rp2.000 per kg menjadi Rp800 per kg. Selain itu, karena adanya garam industri impor ilegal yang bocor memasuki pasar konsumsen. Hal ini dikhawatirkan dapat menggagalkan program Menteri BUMN tentang swasembada pangan. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho

Pekerja memanen garam di areal tambak garam Desa Singaraja, Indramayu, Jawa Barat, Kamis (13/9/2018). Impor garam industri pada 2018 sebanyak 3,7 juta ton yang berdampak pada anjloknya harga garam petambak garam nasional. Harga terus merosot, garam yang semula Rp2.000 per kg menjadi Rp800 per kg. Selain itu, karena adanya garam industri impor ilegal yang bocor memasuki pasar konsumsen. Hal ini dikhawatirkan dapat menggagalkan program Menteri BUMN tentang swasembada pangan. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

Petani memanen garam di areal tambak garam rakyat di Wedung, Demak, Jawa Tengah, Kamis (13/9/2018). Impor garam industri pada 2018 sebanyak 3,7 juta ton yang berdampak pada anjloknya harga garam petambak garam nasional. Harga terus merosot, garam yang semula Rp2.000 per kg menjadi Rp800 per kg. Selain itu, karena adanya garam industri impor ilegal yang bocor memasuki pasar konsumsen. Hal ini dikhawatirkan dapat menggagalkan program Menteri BUMN tentang swasembada pangan. ANTARA FOTO/Aji Styawan

Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image

Editor: Abdul Aziz Prastowo

komentar

Image

0 komentar

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. SBY Protes Tinggalkan Monas, Andi: Projo Jangan Seenak Udel, Aturan Dibuat Bukan untuk Sak Karepe Dewe

  2. Lagi, Ketua Partai Pendukung Prabowo-Sandi Dukung Jokowi-Ma'ruf

  3. Modal Kampanye Cuma Rp2 M, Sandi: Jangan Bandingkan dengan Toko Sebelah

  4. SBY 'Walk Out' Karena Atribut Jokowi-Ma'ruf, PSI: KPU dan Bawaslu Sudah Profesional

  5. Farhat Abbas: Mulut Berbusa Badan Manusia, Mulut Berbisa Badan Binasa

  6. Dinilai Provokatif, Kini Habiburokhman Ubah Lirik Lagu 'Potong Bebek Angsa' Versi Soft

  7. Farhat Abbas Balas Anak Buah Prabowo: Mari Kita Nyanyi Lagi Potong Bebek Angsa Buat Fadli Zon!

  8. Faizal: Kalian Cuma Asyik Politik Fiksi, Malu Dong Sama Menteri Susi

  9. Unggah Foto Saat Berusia 22 dan 66 Tahun, Ani Yudhoyono: Pilih yang Mana?

  10. Mukhamad Misbakhun: Jenderal Hebat di Militer Belum Tentu di Pemilu

Available

fokus

Dari Indonesia untuk Dunia
Kearifan Ekonomi Lokal Baduy
Pray for Lombok
Available

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Berebut Kursi Panas Wagub DKI

Image
Yustinus Prastowo

Memahami Pembiayaan BPJS Kesehatan dari Pajak Rokok

Image
Ujang Komarudin

Berebut Dukungan Ulama

Image
Agnia Addini

KOHATI dan Generasi Perempuan Indonesia Berkualitas

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Blak-blakan Strategi UUS Sinarmas dalam Tabungan Haji Hingga Rencana Spin Off

Image
Olahraga

Antoine Griezmann

"Saya Bertahan di Atletico Tidak karena Uang"

Image
Ekonomi

Layanan PLB BSA Logistik Makin Ekspansif

Sosok

Image
Ekonomi

Inilah Sosok Kaisar Romawi yang Menginspirasi Kesuksesan CEO Facebook

Image
Ekonomi

3 Pelajaran untuk Sukses dari Kepribadian Jack Ma

Image
Ekonomi

Kembangkan Ekonomi Lewat Budaya, Suhardini Bustanil Arifin Diganjar Penghargaan