image
Login / Sign Up

(Terwujudnya) Mimpi, Berdaulat di Sektor Sumber Daya Alam

Denny Iswanto

Divestasi Saham Freeport

Image

Holding Industri Pertambangan PT Indonesia Asahan Alumlnlum (Persero), atau INALUM, Freeport McMoRan Inc, (FCX) dan Rio Tinto resmi telah melakukan penandatangan Pokok-Pokok Perjanjian (llead of Agreement) terkait penjualan saham FCX dan hak partisipasi Rio Tinto di PT Freeport Indonesia (PTFI) ke INALUM. | AKURAT.CO/Siti Nurfaizah

AKURAT.CO Negosiasi alot pengalihan kepemilikan saham perusahaan emas raksasa asal Negeri Paman Sam, Freeport-McMoran, ini pun akhirnya akan menunjukkan hasil akhir. Layaknya sebuah pertandingan sepakbola, sisa waktu permainan menuntut Indonesia dan Freeport untuk masuk dalam penuntasan atau finalisasi dari semua proses negosiasi. Dengan hasil pertandingan yang hampir klimaks, semuanya pun mengharapkan agar Indonesia mampu mengambil alih kepemilikan saham mayoritas dari tangan perusahaan tambang asal Amerika Serikat ini.

Memang tidak bisa dipungkiri berpuluh-puluh tahun lamanya impian untuk mengelola kekayaan alam milik Ibu Pertiwi secara mandiri selalu terbentur oleh suatu kesepakatan lama. Hingga sampai saat ini pun keinginan itupun hanya bisa terpendam dalam lubang yang begitu dalam. Namun dengan adanya hasil negosiasi baru dan dengan munculnya kesepakatan, yang menyatakan bahwa 51 persen saham senilai Rp53,9 triliun milik Freeport akan menjadi milik Indonesia, impian itu akan segera terwujud. Pemerintah akan menjadi pengendali perusahaan raksasa yang telah mendulang logam mulia dari Tanah Air selama hampir lima dekade ini.

baca juga:

Ya, di bawah penguasaan asing, kontribusi Freeport Indonesia terhadap perekonomian maupun untuk kesejahteraan rakyat terutama masyarakat Papua sangat-sangat tidak optimal. Perusahaan ini memang menyerap tenaga kerja dari putra-putri terbaik bangsa, membayar royalti, membayar pajak dengan tarif tinggi dan memberikan dividen ke kas negara. Meski demikian dengan porsi saham milik Indonesia yang hanya 9,36 persen menjadikan Indonesia tidak berkutik.

Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 33 ayat (3) menyebutkan 'Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat' tidak bisa diimplementasikan dalam kasus ini. Indonesia hanya menjadi penonton saja bagaimana kekayaan alamnya dikeruk sedimikian rupa.

Rakyat tidak mengetahui apa hasil tambang sesungguhnya, yang selama ini digali oleh Freeport. Apakah benar emas, perak, dan tembaga yang dihasilkan? Apakah selama ini Freeport benar-benar melaporkan semua kegiatan bisnisnya ke pemerintah? Apakah mereka juga menambang uranium yang kabarnya juga terkandung di dalam tanah Papua? Dengan porsi saham yang secuil dimiliki oleh Indonesia maka semua keuntungan masuk semua ke asing.

Tidak mudah sebenarnya mengambil alih kepemilikan mayoritas Freeport Indonesia apalagi raksasa ini adalah anak emas, Pemerintahan Amerika Serikat. Drama perundingan pengambilalihan saham ini diikrarkan pada tanggal 11 Januari 2017, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 1 tahun 2017 terkait pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Minerba terbit dalam rangka menegakkan kedaulatan Negara atas pengelolaan sumber daya alam, mengingat kontrak Freeport akan habis pada waktu itu. Pemerintah dengan berdasarkan undang-undang meminta itu sebagai salah satu syarat bagi Freeport bila ingin mendapatkan izin usaha pertambangan yang baru.

Kemudian pada 10 Februari 2017 Kementerian ESDM menerbitkan izin usaha pertambangan khusus (IUPK) Operasi Produksi untuk Freeport Indonesia dan meminta mereka mematuhi syarat perpanjangan sesuai ketentuan perundang-undangan, jika ingin tetap menambang emas di Indonesia. Namun, pada 20 Februari 2017, konflik dimulai, Freeport menolak IUPK, menolak divestasi 51 persen, dan bersiap ke arbitrase internasional, karena menganggap permintaan tersebut merugikan pihaknya dan tidak sama terhadap perjanjian lama. Bahkan mereka juga sangat bernyali melawan Indonesia dengan merumahkan ribuan karyawan.

Kami sangat mengapresiasi kegigihan pemerintah yang bergeming menghadapi ancaman Freeport-McMoran. Selama kurang lebih 3,5 tahun di era pemerintahan Presiden Joko Widodo, negosiasi divestasi saham pun terus dijalankan walau sangat alot dan tidak pernah terekspos oleh media. Indonesia tidak tunduk pada kemauan orang lain dan ingin berdaulat di negeri sendiri. Hasilnya pengalihan 51persen saham Freeport Indonesia ke Inalum sebagai BUMN holding pertambangan kini telah disepakati. Presiden Jokowi pun mengungkapkan kegembiraan kesuksesan negosiasi ini dengan mengucapkan 'Alhamdulillah', akhirnya impian masyarakat Indonesia yang ingin mengolah sendiri tambang emas ini bisa terwujud.

Penandatanganan Pokok-Pokok Perjanjian Divestasi Saham PT Freeport Indonesia (PTFI) yang berlangsung Kamis, 12 Juli 2018, di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta menjadi momentum yang menandai tuntasnya rangkaian perundingan antara Pemerintah dengan PTFI terkait keberlangsungan kegiatan operasinya di Indonesia. Proses divestasi saham PT Freeport Indonesia (PTFI) telah dicapai melalui penandatanganan Pokok-Pokok Perjanjian (Head of Agreement/HoA) antara Freeport-Mcmoran Inc (FCX) dan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum). Penandatanganan ini pun menjadi langkah strategis Pemerintah untuk mencapai kepemilikian mayoritas perusahaan pertambangan yang mengelola sumber daya alam oleh Peserta Indonesia sesuai dengan amanat Undang-Undang Mineral dan Batubara.

Empat poin utama perundingan telah tuntas disepakati dan akan menjadi peta jalan pengembangan PTFI ke depan. Empat poin tersebut adalah (a). Divestasi saham sebesar 51 persen untuk kepemilikan peserta Indonesia, sesuai Kontrak Karya dan UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba); (b) Pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) selama 5 (lima) tahun; (c). Stabilitas penerimaan negara, sesuai Pasal 169 dalam UU Minerba, peralihan Kontrak Karya PTFI menjadi IUPK akan memberikan penerimaan negara yang secara agregat lebih besar daripada penerimaan negara melalui Kontrak Karya; dan (d) Perpanjangan Operasi Produksi 2 x 10 tahun, sesuai ketentuan perundang-undangan. Setelah PTFI menyepakati empat poin di atas, maka PTFI akan mendapatkan perpanjangan masa operasi maksimal 2 x 10 tahun hingga tahun 2041.

Alur Perundingan, walaupun telah memasuki injury time, namun belum berarti proses perundingan telah selesai sepenuhnya. Penyerahan dan teknis pengambilalihan saham belum dilakukan hingga pertandingan berakhir sepenuhnya. Upaya penegakan kedaulatan di bidang kekayaan alam tidak boleh berhenti. Karena masyarakat telah sangat rindu menjadi bangsa yang mandiri dan bisa merasakan kekayaan yang dimiliki seperti yang tertuang dalam undang-undang. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Olahraga

Piala Presiden Basket 2019

Danny Kosasih: Banyak Kompetisi Akan Tingkatkan Jam Terbang Pebasket

Image

News

Kemendikbud Rencanakan NISN untuk Anak-anak PAUD

Image

Olahraga

Piala Presiden Basket 2019

Hasil Undian Piala Presiden: Satria Muda Masuk Grup Mudah

Image

News

FOTO Presiden Terpilih Gotabaya Rajapaksa Prioritaskan Keamanan Nasional di Sri Lanka

Image

News

Kembali ke Rumah, Selvi Ananda dan Lembah Dijemput Langsung oleh Ibu Negara

Image

Olahraga

Piala Presiden Basket 2019

Piala Presiden Ajang Pemanasan 9 Tim IBL

Image

News

Kolom

Benarkah Bersistem Presidensial?

Image

News

Digadang-gadang Jadi Bos BUMN, Rizal Ramli Singgung Sikap Ahok Saat Reklamasi Jakarta Berpolemik

Image

News

Pro Kontra Ahok Jadi Bos BUMN, Jansen: Jadi Ingat Saat Ruhut Ditolak Jadi Ketua Komisi III DPR

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Ketua MPR Ajak Singapura Tingkatkan Investasi di Tanah Air

Dalam menghadapi perang dagang Tiongkok-Amerika, negara-negara ASEAN tidak menjadi korban.

Image
Ekonomi

Erick Thohir Bakal Sapu Bersih Eselon I Kementerian BUMN

Menteri BUMN Erick Thohir bakal sapu bersih eselon I Kementerian BUMN.

Image
Ekonomi

Tingkatkan Nasabah UMKM, CIMB Niaga Bakal Perbaiki Bank Digital

Hingga September tahun ini, pertumbuhan kredit CIMB Niaga sekitar 4,9% ke menjadi Rp 191,7 triliun (yoy).

Image
Ekonomi

OJK Sebut Permintaan Kredit Masih Terbatas Hingga Kuartal III 2019

Sektor kredit terhadap industri batu bara menjadi penyebab utama kenaikan kredit bermasalah.

Image
Ekonomi

Politisi Golkar Ini Sambangi Kantor Erick, Ada Apa?

?Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, Rizal Mallarangeng menyambangi Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hari ini, Senin (18/11/2019

Image
Ekonomi

Realisasi Pendapatan Negara Masih Jauh dari Target

Menkeu Sri Mulyani mencatat pendapatan negara hingga Oktober 2019 hanya mencapai Rp1.508,9 triliun atau 69,7 persen dari target APBN 2019.

Image
Ekonomi

Dengar Ahok Pimpin BUMN, Dahlan Iskan: Apakah Ahok Itu Orang Berprestasi?

Mantan Menteri BUMN ikut buka suara terkait wacana pengangkatan Ahok di salah satu BUMN.

Image
Ekonomi

Layak Dicoba, 5 Peluang Bisnis Kreatif yang Belum Pernah Ada di Indonesia

Tentunya tidak ada salahnya untuk menjadikan usaha kreatif di luar negeri ini untuk dikembangkan di Indonesia.

Image
Ekonomi

Di Hadapan Komisi XI, OJK Ajukan Anggaran Rp6,06 Triliun Pada 2020

OJK mengajukan anggaran untuk tahun depan sebanyak Rp6,06 triliun atau naik sebanyak 10% dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp5,53 triliun.

Image
Ekonomi

Tak Hanya Emas, Reksa Dana Kini Juga Jadi Investasi 'Primadona'

Tokopedia sendiri memang terjadi peningkatan investasi emas.

Available

trending topics

terpopuler

  1. Ferdinand: Penggusuran di Era Anies Tanpa Solusi, di Zaman Ahok Dipindah ke Rusun

  2. Arie Gumilar Provokasi Karyawan Tolak Ahok, Denny Siregar 'Sentil' Erick Thohir?

  3. Anthony: Keputusan Wasit Tidak adil

  4. Ngeri! Ini Tanda-tanda Orang Dijadikan Tumbal Pesugihan

  5. Korban Penggusuran Sunter Nyesel Doakan Anies Jadi Gubernur Saat Pilkada DKI 2017?

  6. Viral, Abu Janda Baca Puisi ‘Tukang Gusur’ untuk Anies Baswedan 

  7. Pukul TKO Petinju Afsel, Daud Yordan Rebut Gelar IBA dan WBO

  8. Pro Kontra Ahok Jadi Bos BUMN, Jansen: Jadi Ingat Saat Ruhut Ditolak Jadi Ketua Komisi III DPR

  9. Bandingkan Nabi Muhammad dengan Soekarno, Habiburokhman Yakin Sukmawati Tak Ada Niat Lecehkan Agama

  10. 5 Fakta Unik 'si Bocah Ajaib' Xavi Simons, Umur 16 Tahun tapi Gajinya Sudah Rp18 M per Tahun

Available

fokus

Stop kekerasan
Nasib Sumber Air
Tantangan Pendidikan
Available

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Benarkah Bersistem Presidensial?

Image
Erizky Bagus Zuhair

Heritage Port Sunda Kelapa, dari Rempah-rempah ke Pariwisata

Image
UJANG KOMARUDIN

Memerangi Radikalisme

Image
Abdul Aziz SR

Pentingnya Tenaga Ahli DPRD

Available

Wawancara

Image
Video

VIDEO Sepak Terjang Erna Hernawati Mengawal UPN Veteran Jakarta

Image
News

Pemidanaan Korporasi Atas Karhutla Di Mata Praktisi Hukum

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag 2 - selesai)

'Pertandingan Paling Berkesan Adalah Menang'

Sosok

Image
News

7 Potret Bahagia Keluarga Menparekraf Wishnutama Sambut Kelahiran Salima Putri Tama

Image
News

Dipuji Presiden Jokowi, Ini 5 Fakta Menarik Arvila Delitriana Sosok Perancang Jalur LRT Jabodetabek

Image
News

Dari Basket hingga Lari, 8 Gaya AHY saat Berolahraga