image
Login / Sign Up

Rupiah Ganggu Ritme Pasar Obligasi

Prabawati Sriningrum

Image

Ilustrasi - Obligasi | AKURAT.CO/Ryan

AKURAT.CO, Masih berlanjutnya pelemahan Rupiah mulai mengganggu ritme perdagangan pasar obligasi dalam negeri. Pelemahan beberapa seri obligasi pun kembali terjadi meski belum cukup membuka potensi pelemahan lebih lanjut.

" Pergerakan imbal hasil obligasi AS yang naik tipis cukup direspon datar oleh pelaku pasar," tutur Pengamat Pasar Modal Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (12/7). 

Adapun untuk pergerakan masing-masing tenor ialah untuk tenor pendek (1-4 tahun) imbal hasilnya rata-rata turun 0,62 bps; tenor menengah (5-7 tahun) naik 3,38 bps; dan panjang (8-30 tahun) turun 3,59 bps. Laju pasar obligasi cenderung bergerak turun seiring mulai adanya aksi jual.

baca juga:

Pada FR0063 yang memiliki waktu jatuh tempo ±5 tahun dengan harga 92,95% memiliki imbal hasil 7,38% atau naik 0,14 bps dari sebelumnya di harga 93,48% memiliki imbal hasil 7,24%. Untuk FR0075 yang memiliki waktu jatuh tempo ±20 tahun dengan harga 95,65% memiliki imbal hasil 7,94% atau naik 0,06 bps dari sehari sebelumnya di harga 96,26% memiliki imbal hasil 7,87%.

Adapun pada Rabu (11/7), rata-rata harga obligasi Pemerintah yang tercermin pada INDOBeX Government Clean Price turun 0,39 bps di level 111,49 dari sebelumnya di level 111,93. Sementara itu, rata-rata harga obligasi korporasi yang tercermin pada INDOBeX Corporate Clean Price turun 0,03 bps di level 106,03 dari sebelumnya di level 106,06.

Sedangkan, pergerakan imbal hasil SUN 10Yr berada di level 7,52% dari sebelumnya di level 7,35% dan US Govn’t bond 10Yr di level 2,86% dari sebelumnya di level 2,870% sehingga spread di level kisaran 466,2 bps lebih tinggi dari sebelumnya 448,3 bps. Kemudian pada laju imbal hasil obligasi korporasi, pergerakannya cenderung variatif turun tipis.

Pada obligasi korporasi dengan rating AAA dimana imbal hasil untuk tenor 9-10 bergerak naik di kisaran level 9,15%-9,20%. Pada rating AA dengan tenor 9-10 tahun di kisaran 9,95%-9,97%. Pada rating A dengan tenor 9-10 tahun di kisaran 11,00%-11,02%, dan pada rating BBB di kisaran 13,50%-13,80%.

Meski penurunan yang terjadi belum terlalu besar namun, jika tidak diantisipasi dapat membuka peluang pelemahan kembali. Apalagi jika laju Rupiah masih kembali melemah maka pergerakan pasar obligasi pun dapat kembali melemah. 

Diharapkan pergerakan Rupiah dapat lebih positif dan aksi jual dapat berkurang untuk memberikan dampak positif pada pergerakan pasar obligasi dalam negeri.

" Tetap cermati dan waspadai jika masih adanya berbagai sentimen yang dapat membuat laju pasar obligasi kembali melemah," tegasnya.[]

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

Addie: Terimakasih Menteri Tangguh Selamatkan Kesiapan Infrastruktur DKI Buat Asian Games

Image

News

AS Beri Dukungan Pertahanan Ukraina Sebesar Rp 2,9 Triliun

Image

Ekonomi

Semester II, Kemenkeu Masih Optimis Perekonomian Tetap Terjaga

Image

Ekonomi

Rupiah Kelimpungan Bukit Asam Justru Senang

Image

News

DPR RI Dukung Fiji Menjadi Mitra ASEAN

Image

Olahraga

Asian Games Jakarta-Palembang 2018

Unik, Api Obor Asian Games akan Dibawa Berselancar di Pantai Kuta

Image

Ekonomi

Bos Bukit Asam Pamer, Pihaknya Sendiri Mampu Beli Saham Freeport

Image

Ekonomi

Laris Di Eropa, Rusia Akan Jual Mobil Lada Sampai Asia Tenggara

Image

Ekonomi

Pekerjaan Infrastruktur Asian Games Rampung, Siap Diresmikan Awal Agustus

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Penyaluran Dana Desa Sulsel Semester-I 2018 Capai Rp1.193,72 miliar

Marni: Dari 21 kabupaten di Sulsel, 18 daerah diantaranya telah mencapai persentase penyaluran ideal 60 persen.

Image
Ekonomi

DPRD Jatim Kritisi Penurunan PMA Tahun 2017

Komisi C DPRD Jatim sayangkan atas rendahnya penyerapan anggaran program peningkatan promosi dan kerja sama investasi sebesar 74,46 persen

Image
Ekonomi

Semester II, Kemenkeu Masih Optimis Perekonomian Tetap Terjaga

Pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan dapat tumbuh mencapai 5,3 persen dari sebelumnya pada semester I 2018 sebesar 5,1 persen.

Image
Ekonomi

HoA Divestasi Freeport Memastikan Adanya Ikatan MoralĀ 

Bambang menjelaskan bahwa jika kita berhenti di tahun 2021, maka Pemerintah akan digugat di pengadilan arbitrase internasional.

Image
Ekonomi

Reaktivasi Lelang SBI Tak Mendadak, Ini Hasilnya

untuk lelang SBI tenor 9 bulan, BI memperoleh Rp4,1 triliun dan tenor 12 bulan sebesar Rp1,7 triliun

Image
Ekonomi

Kembangkan Bisnis, SMF Resmi Dirikan Unit Usaha Syariah

SMF resmi mendirikan Unit Usaha Syariah (UUS) hari ini, Senin (23/7).

Image
Ekonomi

Bupati Bintuni Minta Putra Terbaik se Papua Barat Ikut Program PP TIM

Kabupaten Teluk Bintuni sudah memperlihatkan dukungan terhadap Nawa Cita Pemerintah dengan membangun Pusat Pelatihan Teknik Industri Migas

Image
Ekonomi

Rupiah Kelimpungan Bukit Asam Justru Senang

PTBA mengatakan pelemahan rupiah memberikan dampak poaitif terhadap pendapatan perseroan.

Image
Ekonomi

Dua Komoditas Ungulan Sultra Semakin Langka Dipasaran

Piang dan Cengkih dua komoditas perkebunan yang banyak dicari pasar belakangan selain cengkih di sejumlah pasar tradisional Kendari

Image
Ekonomi

BP Tangguh Targetkan 85 Persen Pekerja Lokal di 2029

Apalagi saat ini BP Tangguh pada train 3 ini sedang membangun kilang minyak baru yang cukup memerlukan banyak tenaga kerja

Image
Ekonomi

Bos Bukit Asam Pamer, Pihaknya Sendiri Mampu Beli Saham Freeport

Bos Bukit Asam ungkap pihaknya berkontribusi secara tidak langsung sebanyak 70 persen terhadap pembuatan Holding Tambang Inalum.

Image
Ekonomi

Kepala SKK Migas Sebut Industri Migas di Papua Butuh Banyak Tenaga Kerja

Telah dilakukan beberapa proyek ekplorasi baik di daerah Papua maupun Papua Barat. Karena itu dibutuhkan banyak tenaga handal

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Harga Meroket Gila-gilaan, Pedagang Ayam di Temanggung Mogok Jualan

  2. Perubahan Sistem Elektronik, 79 Stasiun KRL Berlakukan Tiket Kertas

  3. Pemkab Kuantan Singingi Harapkan Harga Karet Naik

  4. Semua Pabrik CPO Mukomuko Langgar Aturan Harga TBS

  5. Harga Makin Tinggi, Pedagang Ayam di Magelang Memilih Tak Berjualan

  6. Uang Elektronik dan KMT Belum Bisa Digunakan, Siap-siap Antrean 'Mengular'

  7. Pengusaha Tolak Beli Sawit Sesuai Ketetapan Pemerintah

  8. Buton Tengah Genjot Kembangkan Perikanan Budi Daya

  9. Antrean Mengular 500 Meter Sejak Subuh, Penumpang KRL Pilih Pulang

  10. Peningkatan Koperasi dan UMKM Dinilai Mampu Kurangi Kesenjangan

Available

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018
Available

kolom

Image
Dradjad Hari Wibowo

Tidak Ada Perang Dagang dengan AS

Image
Denny Iswanto

Harga Mahal dari Sebuah Libur Panjang

Image
Denny Iswanto

'Superioritas' Asia di Perhelatan Piala Dunia

Image
Dita Nurul Aini

Optimisme Ditengah Badai yang Melanda Rupiah

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Investasi itu Perlu Waktu Hingga Menghasilkan, Jangan Buntung Karena 'si Bodong'

Image
Ekonomi

Catatan Awal Tahun BUMN

Image
Ekonomi

UMKM Naik Kelas, Bisnis Penjaminan Makin Maju

Sosok

Image
Ekonomi

Membedah Kisah Hidup Anak Petani yang Ingin Bangun Perekonomian Indonesia

Image
Ekonomi

Sah Jadi Dirut BEI, Ini Ambisi Inarno Djajadi

Image
Ekonomi

Perry Tunjukkan Komitmen BI yang Pro Stability dan Pro Growth