image
Login / Sign Up

Ekonom Ini Prihatin Saat Rupiah Melemah, Pejabat Malah Ternak Dolar

Aji Nurmansyah

Image

Ekonom Senior Universitas Indonesia (UI) Faisal Basri saat menjadi narasumber dalam diskusi Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI) di Jakarta, Selasa (3/4) | AKURAT.CO/Denny Iswanto

AKURAT.CO, Ekonom senior Indef, Faisal Basri mengatakan bahwa rendahnya mata uang rupiah terhadap dolar menjadi AS yang sudah mencapai Rp14.379 per 1 USD per hari ini Rabu (11/7). Faisal Basri menilai lemah nilai tukar rupiah terhadap dolar tersebut. 

Selain karena perekonomian Indonesia terpengaruh sektor internal maupun eksternal. Faisal melihat sebagian masyarakat Indonesia terutama kalangan menengah ke atas sudah terjangkiti virus dolar dalam melakukan transaksi dan dalam hal investasi.

Menurutnya dalam kondisi dimana cadangan devisa dalam 5 bulan terakhir turun mencapai USD 12 Miliar. Tidak selayaknya masyarakat  gandrung pada mata uang dolar dalam kondisi rupiah sangat memprihatinkan.

baca juga:

"Psikologis masyarakat Indonesia, menghadapi kondisi seperti sekarang, kalau bicara dengan temen itu soal dolar, dolarnya sudah banyak? mereka malah beli dolar dalam kondisi sekarang psikologisnya seperti itu," ungkap Faisal ditemui di Jakarta (11/7).

Faisal menyayangkan masyarakat mulai terjangkit virus dolarisasi. Sebab pada realitanya sedang menguat dan kemungkinan akan terus menguat. Seiring dengan The Feed masih akan menaikkan suku bunganya. 

Faisal juga mengkritik keras kalangan pejabat yang tidak empati terhadap pelemahan mata uang rupiah. Menurut dia  tidak layak kalangan pejabat beternak dolar disaat kondisi nilai tukar sedang memprihatinkan lantaran anjlok. 

"Lebih parah lagi di Indonesia, para pejabat, petinggi, elite itu ternak dolar. Banyak sekali kalau kita liat dari laporan kekayaan pejabat-pejabat itu kekayaanya dalam USD," tambahnya. 

Dalam hal transaksi Faisal mencontohkan penggunaan mata uang dolar semakin sering dilakukan. Tidak hanya dalam hal jual beli saja, seperti PLN membeli gas dari Pertamina transaksinya dilakukan dalam mata uang dolar. Bahkan pemilukada hingga korupsi kerap kali menggunakan mata uang dolar. 

"Parahnya lagi semua korupsi itu selalu pakai dolar, itu kan menunjukkan dolariasasi dalam masyarakat  Indonesia itu sangat besar. Saya juga pernah ikut pilkada dapat donasi, setidaknya saya ingat dua kawan saya kasih dolar," pungkasnya. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Dolar AS Loyo, Harga Emas Meroket

Image

Ekonomi

Rupiah Jatuh Tidak Begitu Dalam Dibandingkan India Hingga Polandia

Image

Ekonomi

Tekanan Global Masih 'Gencet' Rupiah

Image

Ekonomi

Rupiah Makin Anjlok, Darmin: Masih Bisa Naik Dulu atau Turun Lagi

Image

Ekonomi

Menteri Luhut: Mandatori Biodiesel Dongkrak Penerimaan, Rupiah Juga Bagus

Image

Ekonomi

Pasar Saham Singapura Berakhir Menguat

Image

Ekonomi

Mayoritas Saham Hong Kong Berakhir Menguat 0,76 persen

Image

Ekonomi

Saham-saham Seoul Berakhir Menguat

Image

Ekonomi

Indeks PSE Filipina Ditutup Naik 11,74 poin

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Bursa Saham Tokto Dibuka Melemah

Perdagangan saham-saham di Tokyo, Senin (23/7), dibuka melemah di tengah kekhawatiran pasar atas konflik perdagangan.

Image
Ekonomi

Kemenperin Optimistis Konsumsi Semen Nasional Tumbuh Signifikan

sektor properti dan manufaktur juga memberikan kontribusi terhadap konsumsi semen dalam negeri

Image
Ekonomi

Mayoritas Saham Australia Dibuka Kurang Bergairah

Indeks S&P/ASX 200 tercatat melemah 37,20 poin atau 0,59 persen menjadi 6.248,70 poin pada pembukaan perdagangan, Senin (23/7)

Image
Ekonomi

Rupiah Dibuka Melonjak Tipis

Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.433 per USD-Rp14.463 per USD.

Image
Ekonomi

Emas Antam Makin Berkilau

Harga pembelian kembali alias buy back naik Rp8.000 menjadi Rp574.000.

Image
Ekonomi

107 Saham Menguat, IHSG Dibuka Hijau

Indeks LQ45 naik 8,57 poin atau 0,9% menjadi 933,74.

Image
Ekonomi

Harga Durian di Malaysia Terjun Payung, Hanya Rp3.500 per Biji

Harga durian di Malaysia terjun payung atau semakin murah akibat melimpahnya pasokan. Durian di negeri Jiran ini pun dijual RM1 atau Rp3.500

Image
Ekonomi

Pasar Obligasi Dibayangi Sentimen Negatif

Meningkatnya imbal hasil obligasi AS turut berimbas negatif pada pasar obligasi.

Image
Ekonomi

Tanggapi Ulah Trump, Bursa Dunia Melaju Variatif

Indeks pan-European Euro Stoxx 600 mengalami pelemahan 0,09 persen dengan tekanan hampir seluruh sektor saham.

Image
Ekonomi

KCI Bantah Gratiskan Tiket KRL Akibat Antrean Panjang

KCI memastikan tiket tidak gratis, saat dikonfirmasi terkait tiket gratis yang diakibatkan antrean mengular di beberapa stasiun di Jakarta

Image
Ekonomi

Xi Jinping Ingin Berikan Hibah Rp4,2 Triliun ke Sri Lanka, Untuk Militer?

muncul dugaan China dan Sri Lanka berencana membangun pangkalan militer di pelabuhan sebelah selatan negara itu

Image
Ekonomi

Antrean Mengular 500 Meter Sejak Subuh, Penumpang KRL Pilih Pulang

Penumpang mengaku dirinya sulit mendapatkan tiket karena antrean yang panjang hingga 500 meter mulai dari subuh.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Semua Pabrik CPO Mukomuko Langgar Aturan Harga TBS

  2. Pemkab Kuantan Singingi Harapkan Harga Karet Naik

  3. Masyarakat Hanya Fokus Cari Untung dan Lupakan Risiko Saat Berinvestasi

  4. Harga Meroket Gila-gilaan, Pedagang Ayam di Temanggung Mogok Jualan

  5. Harga Makin Tinggi, Pedagang Ayam di Magelang Memilih Tak Berjualan

  6. Pengusaha Tolak Beli Sawit Sesuai Ketetapan Pemerintah

  7. Kota Surakarta Targetkan Pendapatan Pajak Semester-II Rp80 Miliar

  8. Buton Tengah Genjot Kembangkan Perikanan Budi Daya

  9. Peningkatan Koperasi dan UMKM Dinilai Mampu Kurangi Kesenjangan

  10. Investor Tertarik Bangun Pabrik Sawit di Belilik

Available

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018
Available

kolom

Image
Dradjad Hari Wibowo

Tidak Ada Perang Dagang dengan AS

Image
Denny Iswanto

Harga Mahal dari Sebuah Libur Panjang

Image
Denny Iswanto

'Superioritas' Asia di Perhelatan Piala Dunia

Image
Dita Nurul Aini

Optimisme Ditengah Badai yang Melanda Rupiah

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Investasi itu Perlu Waktu Hingga Menghasilkan, Jangan Buntung Karena 'si Bodong'

Image
Ekonomi

Catatan Awal Tahun BUMN

Image
Ekonomi

UMKM Naik Kelas, Bisnis Penjaminan Makin Maju

Sosok

Image
Ekonomi

Membedah Kisah Hidup Anak Petani yang Ingin Bangun Perekonomian Indonesia

Image
Ekonomi

Sah Jadi Dirut BEI, Ini Ambisi Inarno Djajadi

Image
Ekonomi

Perry Tunjukkan Komitmen BI yang Pro Stability dan Pro Growth