image
Login / Sign Up

Imbas Perang Dagang Harga Minyak Nabati Terjungkal

Rizal Mahmuddhin

Image

Minyak Kelapa Sawit merupakan salah satu komoditi yang menyebabkan pertumbuhan positif pada produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang di Papua | AKURAT.CO/Sudjarwo

AKURAT.CO, Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang semakin memanas mulai berpengaruh terhadap pasar minyak nabati, dimana Negeri Tirai Bambu tersebut mulai mengurangi pembelian kedelai dari Negeri Paman Sam dan menyebabkan stok melimpah serta menekan harga.

Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Mukti Sardjono mengatakan, situasi pasar yang semakin tidak menentu dan semakin memanasnya hubungan dagang kedua negara, dinilai perlu adanya perhatian khusus dari pemerintah Indonesia.

"Pemerintah diharapkan mulai memberi perhatian khusus kepada industri minyak sawit untuk menjaga agar harga tidak terus merosot," kata Mukti, dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu(11/7).

Amerika Serikat telah mulai menerapkan tarif pajak tinggi terhadap barang dari Tiongkok. Retaliasi tersebut dibalas dengan mengurangi pembelian kedelai dari Negeri Paman Sam itu. Dengan kondisi tersebut, menyebabkan stok kedelai di Amerika melimpah.

Sementara Tiongkok telah memiliki stok yang cukup banyak. Melimpahnya stok kedelai AS dan permintaan pasar global yang lemah menyebabkan adanya penurunan harga. hal tersebut juga menyebabkan stok minyak nabati lain seperti rapeseed, bunga matahari dan minyak sawit juga cukup melimpah di negara produsen.

Dengan kondisi tersebut, harga minyak nabati terus tercatat mengalami penurunan. Khusus untuk Indonesia, pemerintah diharapkan membuat kebijakan untuk meningkatkan konsumsi di dalam negeri dengan menggalakan penggunaan biodiesel yang lebih banyak.

"Mandatori biodiesel sudah waktunya diterapkan kepada non-PSO untuk mendongkrak konsumsi di dalam negeri. Jika konsumsi di dalam negeri tinggi maka stok akan terjaga sehingga harga di pasar global tidak anjlok karena stok yang melimpah," kata Mukti.

Hal lain yang dapat dilakukan adalah mulai menjajagi pasar Afrika yang masih memiliki potensi besar akan tetapi infrastruktur masih minim. Pemerintah dapat membuat kebijakan seperti menurunkan tarif ekspor minyak goreng kemasan ke negara Afrika.

Berdasar catatan Gapki, volume ekspor minyak sawit termasuk biodiesel dan oleochemical mengalami penurunan sebesar tiga persen atau dari 2,39 juta ton pada April 2018, susut menjadi 2,33 juta ton pada Mei 2018.

Khusus volume ekspor minyak sawit mentah (CPO) dan turunannya tidak termasuk biodiesel dan oleochemical pada Mei 2018 tercatat menurun empat persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya, atau dari 2,22 juta ton merosot menjadi 2,14 juta ton.

Penurunan ekspor dipengaruhi stok minyak nabati lain yang melimpah di pasar global sehingga dengan harga yang murah juga tidak mendongkrak permintaan.

Sementara itu, produksi CPO pada Mei 2018 mencapai 4,24 juta ton atau naik 14 persen dibandingkan April 2018 yang sebanyak 3,72 juta ton. Produksi pada Mei 2018 tersebut juga mengerek stok minyak sawit Indonesia menjadi 4,76 juta ton dibanding pada bulan lalu yang sebanyak 3,98 juta ton.

Sementara dari sisi harga, sepanjang Mei 2018, harga CPO global bergerak di kisaran 650-670 dolar AS per metrik ton dengan harga rata-rata 653,6 dolar AS per metrik ton. Harga rata-rata Mei menurun 8,6 dolar AS dibandingkan harga rata-rata pada April 2018 yang sebesar 662,2 dolar AS per metrik ton.

Harga minyak sawit pada bulan mendatang diperkirakan akan cenderung menurun karena stok minyak sawit Indonesia dan Malaysia masih tinggi.[]

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

KTT APEC Tak Capai Hasil Gara-gara Saling ‘Serang’ AS-China

Image

Ekonomi

Proyek Jalur Sutra China Sudah Lima Tahun dan Masih Terus Berjalan

Image

Gaya Hidup

FOTO Intercontinental Shanghai Wonderland, Hotel 16 Lantai di Bawah Air

Image

News

Trump Tak Akan Ekstradisi Gulen ke Turki

Image

News

AS Gabung Australia Bantu Papua Nugini Bangun Pangkalan Angkatan Laut

Image

News

Berita Populer Kelompok Radikal Kuasai Masjid sampai Biji Labu Buat Naikkan Gairah Seks

Image

Ekonomi

AS-China Saling 'Serang' di Pertemuan KTT APEC

Image

Ekonomi

Pada KTT APEC Xi Jinping Sebut Proteksionisme AS Akan Hancur

Image

Ekonomi

Ironi, Larang Eropa Beli Gas Rusia, Tapi AS Malah Impor Banyak

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Muncul Asupan Positif, Rupiah Mulai Agresif 

Harapan berlanjutnya kenaikan Rupiah dapat memenuhi pelaku pasar seiring dengan masih adanya sejumlah sentimen positif dari dalam negeri.

Image
Ekonomi

Jenuh Beli, IHSG Waspada Terkoreksi

Stochastic dan RSI sudah menunjukkan overbought atau jenuh beli.

Image
Ekonomi

Pemasangan Alat Pembangkit Listrik Tenaga Surya Rp2,5 Juta

Andrean bersama "Loving Evnvironment Solution" merupakan satu dari puluhan produk yang dipamerkan dalam Earth Festival 2018 di Living World.

Image
Ekonomi

Desainer Cilik Bekasi Unjuk Gigi Perkenalkan Batik di Lebanon

Ribuan design sudah dihasilkan oleh designer cilik yang tinggal di perumahan Wisma Asri II Bekasi tersebut, secara otodidak.

Image
Ekonomi

Indonesia dan Belanda Fokus Implementasikan Proyek Kerjasama Bidang Keairan

Inovasi pembiayaan infrastruktur terus didorong karena keterbatasan anggaran Pemerintah.

Image
Ekonomi

Masyarakat Diimbau Investasi Panel Surya di Rumah

Besaran listrik yang dihimpun tentu bergantung dengan luas panel surya yang terpasang.

Image
Ekonomi

XL Axiata Genjot Pemanfaatan Sarana Digital

XL Axiata selama ini terus meningkatkan kualitas jaringan data di semua wilayah operasi di seluruh Indonesia, termasuk daerah terpencil.

Image
Ekonomi

September 2018, Inflasi Kabupaten Mamuju 1,40 Persen

Kabupaten Mamuju, Sulbar, mengalami inflasi 1,40 persen pada September 2018 berdasarkan hasil survei harga konsumen.

Image
Ekonomi

Tingkatkan Ketahanan Pangan, Kementan Fokus Perbaiki Sektor Hortikultura

Untuk meningkatkan ketahanan pangan Kementan memiliki strategi berupa peningkatan nilai tambah dan daya saing komoditas hortikultura.

Image
Ekonomi

Pemindahan Kedutaan Australia ke Yerussalem Bakal Hambat Perdagangan Bebas dengan Indonesia

Isu pemindahan kedutaan Aussie ke Yerussalem menjadi faktor penundaan kesepakatan perdagangan bebas Australia dengan Indonesia.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Posting Foto Iriana dan Ani Gendong Anak Papua, Ferdinand: Natural dengan Terpaksa Memang Beda

  2. Denny: Surabaya Luncurkan Damkar Canggih, Jakarta Luncurkan Becak Beol Cepirit, Bu Risma Pasti Malu

  3. Tanggapi Tsamara Soal Grace Dipolisikan, Ferdinand: Dek!! Coba Introspeksi ke Dalam

  4. Tak Akan Ada Dukungan untuk Timnas Indonesia dari Tanah Papua

  5. Monas Ditutup Atas Perintah Kapolres Jakarta Pusat

  6. Ferdinand: Orang yang Hidup dengan Fitnah, Niscaya Matinya Mengenaskan!

  7. Rustam Jelaskan Perbedaan Ekonom Beneran dan Ekonom Genderuwo

  8. MU Siap Sodorkan Kontrak untuk Evra

  9. Monas Ditutup, Acara Syiar dan Silaturahmi Kekhalifahan Dunia Batal

  10. Rachland ke PSI: yang Salah Bila Belum Desak Presiden Agar Perda Syariah Dievaluasi Mendagri

Available

fokus

Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI
Tragedi Lion Air
Available

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Sengkarut Penundaan Penetapan DPT

Image
Ujang Komarudin

Buta dan Budek dalam Politik

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Bising di Ruang Publik: Perang Diksi Namun Jauh dari Substansi

Image
Karyono Wibowo

Harus Dibedakan antara Penegakan Hukum dan Kriminalisasi

Available

Wawancara

Image
News

DKPP, Penjaga Marwah dan Etika Penyelenggara Pemilu yang 'Haus' Infrastruktur

Image
Olahraga

Piala Libertadores 2018

"Mari Jadikan Final Boca-River Tanpa Kekerasan"

Image
News

Alissa Wahid: Membawa Sumpah Pemuda 1928 ke Anak Milenial

Sosok

Image
Hiburan

Fauzan Musaad, Pelukis Mural Raden Saleh Raksasa di Planetarium Cikini

Image
Hiburan

Ini Alasan Ajip Rosidi Kembalikan Piagam dan Uang Rp200 Juta dari Habibie

Image
Ekonomi

Cukai Rokok Batal Naik, Kekayaan Bersih Para Pengusaha Ini Tambah Moncer