image
Login / Sign Up

FOTO Kerajinan Boneka 'Country' Sidoarjo Hingga ke Pasar Luar Negeri

Produk boneka 'Country' di Raddin Handicraft, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (10/7/2018). Raddin Handicraft sudah berdiri sejak 2004, memproduksi berbagai macam boneka 'Country' dan rajutan seperti tas, taplak meja, topi serta syal. Harganya bervariasi untuk boneka 'Country' mulai harga Rp15 ribu hingga Rp75 ribu per produk. Sedangkan rajutan berkisar harga Rp50 ribu sampai Rp1,5 juta per produk. Produk Raddin berhasil menembus pasar luar negeri khususnya Australia, Filipina dan Singapura serta beberapa kota yang ada di Indonesia. AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

Muhammad Syamsul Arifin (48) menyelesaikan pembuatan boneka 'Country' di Raddin Handicraft, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (10/7/2018). Raddin Handicraft sudah berdiri sejak 2004, memproduksi berbagai macam boneka 'Country' dan rajutan seperti tas, taplak meja, topi serta syal. Harganya bervariasi untuk boneka 'Country' mulai harga Rp15 ribu hingga Rp75 ribu per produk. Sedangkan rajutan berkisar harga Rp50 ribu sampai Rp1,5 juta per produk. Produk Raddin berhasil menembus pasar luar negeri khususnya Australia, Filipina dan Singapura serta beberapa kota yang ada di Indonesia. AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

Muhammad Syamsul Arifin (48) menyelesaikan pembuatan boneka 'Country' di Raddin Handicraft, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (10/7/2018). Raddin Handicraft sudah berdiri sejak 2004, memproduksi berbagai macam boneka 'Country' dan rajutan seperti tas, taplak meja, topi serta syal. Harganya bervariasi untuk boneka 'Country' mulai harga Rp15 ribu hingga Rp75 ribu per produk. Sedangkan rajutan berkisar harga Rp50 ribu sampai Rp1,5 juta per produk. Produk Raddin berhasil menembus pasar luar negeri khususnya Australia, Filipina dan Singapura serta beberapa kota yang ada di Indonesia. AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

Muhammad Syamsul Arifin (48) menyelesaikan pembuatan boneka 'Country' di Raddin Handicraft, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (10/7/2018). Raddin Handicraft sudah berdiri sejak 2004, memproduksi berbagai macam boneka 'Country' dan rajutan seperti tas, taplak meja, topi serta syal. Harganya bervariasi untuk boneka 'Country' mulai harga Rp15 ribu hingga Rp75 ribu per produk. Sedangkan rajutan berkisar harga Rp50 ribu sampai Rp1,5 juta per produk. Produk Raddin berhasil menembus pasar luar negeri khususnya Australia, Filipina dan Singapura serta beberapa kota yang ada di Indonesia. AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

Muhammad Syamsul Arifin (48) menyelesaikan pembuatan boneka 'Country' di Raddin Handicraft, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (10/7/2018). Raddin Handicraft sudah berdiri sejak 2004, memproduksi berbagai macam boneka 'Country' dan rajutan seperti tas, taplak meja, topi serta syal. Harganya bervariasi untuk boneka 'Country' mulai harga Rp15 ribu hingga Rp75 ribu per produk. Sedangkan rajutan berkisar harga Rp50 ribu sampai Rp1,5 juta per produk. Produk Raddin berhasil menembus pasar luar negeri khususnya Australia, Filipina dan Singapura serta beberapa kota yang ada di Indonesia. AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

Bahan pembuatan boneka 'Country' di Raddin Handicraft, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (10/7/2018). Raddin Handicraft sudah berdiri sejak 2004, memproduksi berbagai macam boneka 'Country' dan rajutan seperti tas, taplak meja, topi serta syal. Harganya bervariasi untuk boneka 'Country' mulai harga Rp15 ribu hingga Rp75 ribu per produk. Sedangkan rajutan berkisar harga Rp50 ribu sampai Rp1,5 juta per produk. Produk Raddin berhasil menembus pasar luar negeri khususnya Australia, Filipina dan Singapura serta beberapa kota yang ada di Indonesia. AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

Produk boneka 'Country' di Raddin Handicraft, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (10/7/2018). Raddin Handicraft sudah berdiri sejak 2004, memproduksi berbagai macam boneka 'Country' dan rajutan seperti tas, taplak meja, topi serta syal. Harganya bervariasi untuk boneka 'Country' mulai harga Rp15 ribu hingga Rp75 ribu per produk. Sedangkan rajutan berkisar harga Rp50 ribu sampai Rp1,5 juta per produk. Produk Raddin berhasil menembus pasar luar negeri khususnya Australia, Filipina dan Singapura serta beberapa kota yang ada di Indonesia. AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

Eka Dewi Machmoediarty (48) menyelesaikan pembuatan tas rajutan di Raddin Handicraft, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (10/7/2018). Raddin Handicraft sudah berdiri sejak 2004, memproduksi berbagai macam boneka 'Country' dan rajutan seperti tas, taplak meja, topi serta syal. Harganya bervariasi untuk boneka 'Country' mulai harga Rp15 ribu hingga Rp75 ribu per produk. Sedangkan rajutan berkisar harga Rp50 ribu sampai Rp1,5 juta per produk. Produk Raddin berhasil menembus pasar luar negeri khususnya Australia, Filipina dan Singapura serta beberapa kota yang ada di Indonesia. AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

Eka Dewi Machmoediarty (48) menyelesaikan pembuatan tas rajutan di Raddin Handicraft, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (10/7/2018). Raddin Handicraft sudah berdiri sejak 2004, memproduksi berbagai macam boneka 'Country' dan rajutan seperti tas, taplak meja, topi serta syal. Harganya bervariasi untuk boneka 'Country' mulai harga Rp15 ribu hingga Rp75 ribu per produk. Sedangkan rajutan berkisar harga Rp50 ribu sampai Rp1,5 juta per produk. Produk Raddin berhasil menembus pasar luar negeri khususnya Australia, Filipina dan Singapura serta beberapa kota yang ada di Indonesia. AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

Eka Dewi Machmoediarty (48) menyelesaikan pembuatan tas rajutan di Raddin Handicraft, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (10/7/2018). Raddin Handicraft sudah berdiri sejak 2004, memproduksi berbagai macam boneka 'Country' dan rajutan seperti tas, taplak meja, topi serta syal. Harganya bervariasi untuk boneka 'Country' mulai harga Rp15 ribu hingga Rp75 ribu per produk. Sedangkan rajutan berkisar harga Rp50 ribu sampai Rp1,5 juta per produk. Produk Raddin berhasil menembus pasar luar negeri khususnya Australia, Filipina dan Singapura serta beberapa kota yang ada di Indonesia. AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

Eka Dewi Machmoediarty (48) menyelesaikan pembuatan tas rajutan di Raddin Handicraft, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (10/7/2018). Raddin Handicraft sudah berdiri sejak 2004, memproduksi berbagai macam boneka 'Country' dan rajutan seperti tas, taplak meja, topi serta syal. Harganya bervariasi untuk boneka 'Country' mulai harga Rp15 ribu hingga Rp75 ribu per produk. Sedangkan rajutan berkisar harga Rp50 ribu sampai Rp1,5 juta per produk. Produk Raddin berhasil menembus pasar luar negeri khususnya Australia, Filipina dan Singapura serta beberapa kota yang ada di Indonesia. AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

Produk rajutan di Raddin Handicraft, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (10/7/2018). Raddin Handicraft sudah berdiri sejak 2004, memproduksi berbagai macam boneka 'Country' dan rajutan seperti tas, taplak meja, topi serta syal. Harganya bervariasi untuk boneka 'Country' mulai harga Rp15 ribu hingga Rp75 ribu per produk. Sedangkan rajutan berkisar harga Rp50 ribu sampai Rp1,5 juta per produk. Produk Raddin berhasil menembus pasar luar negeri khususnya Australia, Filipina dan Singapura serta beberapa kota yang ada di Indonesia. AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

Detail produk rajutan di Raddin Handicraft, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (10/7/2018). Raddin Handicraft sudah berdiri sejak 2004, memproduksi berbagai macam boneka 'Country' dan rajutan seperti tas, taplak meja, topi serta syal. Harganya bervariasi untuk boneka 'Country' mulai harga Rp15 ribu hingga Rp75 ribu per produk. Sedangkan rajutan berkisar harga Rp50 ribu sampai Rp1,5 juta per produk. Produk Raddin berhasil menembus pasar luar negeri khususnya Australia, Filipina dan Singapura serta beberapa kota yang ada di Indonesia. AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image

Editor: Abdul Aziz Prastowo

komentar

Image

0 komentar

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Rupiah Jatuh Tidak Begitu Dalam Dibandingkan India Hingga Polandia

  2. Industri Morowali Setor Royalti Rp2 Triliun ke Negara

  3. Rupiah Makin Anjlok, Darmin: Masih Bisa Naik Dulu atau Turun Lagi

  4. Minyak Melonjak Ditengah Jatuhnya Dolar AS

  5. Menteri Basuki Lantik Tujuh Pejabat Tinggi Madya Kementerian PUPR

  6. Tekanan Global Masih 'Gencet' Rupiah

  7. Ternyata China Peringkat Teratas Importir Gas Alam Cair 2019, Ini Sebabnya

  8. Sudah Saatnya Koperasi Beradaptasi dengan Sistem Digital

  9. Saham- Saham Inggris Ditutup Merah

  10. Harga Indukan Ayam, Picu Kenaikan Harga Ayam Potong di Jambi

Available

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018
Available

kolom

Image
Dradjad Hari Wibowo

Tidak Ada Perang Dagang dengan AS

Image
Denny Iswanto

Harga Mahal dari Sebuah Libur Panjang

Image
Denny Iswanto

'Superioritas' Asia di Perhelatan Piala Dunia

Image
Dita Nurul Aini

Optimisme Ditengah Badai yang Melanda Rupiah

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Investasi itu Perlu Waktu Hingga Menghasilkan, Jangan Buntung Karena 'si Bodong'

Image
Ekonomi

Catatan Awal Tahun BUMN

Image
Ekonomi

UMKM Naik Kelas, Bisnis Penjaminan Makin Maju

Sosok

Image
Ekonomi

Membedah Kisah Hidup Anak Petani yang Ingin Bangun Perekonomian Indonesia

Image
Ekonomi

Sah Jadi Dirut BEI, Ini Ambisi Inarno Djajadi

Image
Ekonomi

Perry Tunjukkan Komitmen BI yang Pro Stability dan Pro Growth