image
Login / Sign Up
Image

Dradjad Hari Wibowo

Dr. Ir. Dradjad Hari Wibowo, M.Ec adalah ekonom INDEF dan mantan anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional periode 2004-2009.

Tidak Ada Perang Dagang dengan AS

Image

Ilustrasi - Perang Dagang | AKURAT.CO/Candra Nawa

AKURAT.CO Pagi tadi saya mendapat kiriman link berita yang berisi ancaman perang dagang dari Trump terhadap Indonesia. Indonesia pun dengan gagah menyatakan siap melakukan serangan balik. Sumbernya antara lain adalah Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Ketua Apindo Sofyan Wanandi, yang juga staf khusus Wakil Presiden.

Saya tentu saja kaget, tapi juga geli. AS diklaim mengancam perang dagang dengan Indonesia? Lucu.

baca juga:

Biar jelas, mari kita lihat faktanya. Dalam perdagangan internasional ada yang disebut Generalized System of Preferences (GSP). GSP adalah sebuah sistem tarif preferensial yang membolehkan satu negara secara resmi memberikan pengecualian terhadap aturan umum WTO / Organisasi Perdagangan Dunia.

Singkatnya, melalui GSP satu negara bisa memberi keringanan tarif bea masuk kepada eksportir dari negara-negara tertentu, biasanya dari negara miskin. Sementara itu eksportir negara kaya tetap dikenakan aturan umum WTO.

Sejak 1974 Amerika Serikat (AS) sangat banyak memberikan GSP. Saat ini setidaknya terdapat 112 negara merdeka dan 17 teritori yang mendapat GSP dari AS. Jumlah produk yang diberi GSP sekitar 5000-an item.

Selain untuk membantu pembangunan negara miskin, GSP juga bertujuan mempromosikan nilai-nilai Amerika, termasuk demokrasi dan supremasi hukum. Jadi jelas, GSP adalah salah satu alat politik luar negeri AS untuk menjaga pengaruh dan dominansi globalnya.

Negara hebat seperti China, negara G7, Uni Eropa, Rusia, Australia, dan Selandia Baru tidak meminta dan tidak menerima GSP. Dari ASEAN, ada Singapura dan Malaysia.

Indonesia sendiri justru menjadi salah satu penerima GSP, bersama negara ASEAN lain yaitu Thailand, Filipina, Kamboja dan Myanmar.

Setiap tahun United States Trade Representative (USTR) mengadakan review terhadap penerima GSP.

Jauh sebelum Trump berkuasa, Indonesia sudah masuk review kelayakan GP dan priority watch list (PWL) dari USTR dalam kriteria hak kekayaan intelektual (HAKI). Jadi kelayakan GSP Indonesia bisa dicabut jika gagal memenuhi kriteria HAKI.

Nah pada tanggal 13 April 2018 USTR mengumumkan akan melakukan review kelayakan GSP terhadap 3 negara yaitu Indonesia, India dan Kazakhstan. Indonesia akan dinilai dalam kriteria akses pasar serta kriteria jasa dan investasi. India dalam kriteria akses pasar, sedangkan Kazakhstan kriteria hak pekerja.

Secara spesifik, yang menjadi sorotan USTR adalah terkait industri obat-obatan, kimia/pertanian dan beberapa aturan sektor jasa/investasi yang dinilai tidak fair.

Itulah yang sebenarnya terjadi. Yaitu, review apakah Indonesia masih layak mendapat GSP. Dulu hanya HAKI, sekarang ditambah 2 kriteria: akses pasar serta jasa dan investasi. Apakah memberatkan kita? Tentu saja! Tapi ini bukan perang dagang. AS berbelas-kasihan ke kita. Dan sekarang mau ngecek apakah Indonesia masih pantas dibelas-kasihani.

Dari sisi skala impor pun, Indonesia “gak level” diajak perang dagang AS. Impor AS dari Indonesia relatif sangat kecil. Hanya US$ 19.6 milyar pada tahun 2015 sesuai data US International Trade Commission. Ini hanya sekitar 1/25 atau 4,1% dibanding impor dari China, 1/15 Kanada atau Meksiko, lebih dari 1/7 Jepang dan hampir 1/6 Jerman. Terlalu kecil.

Yang aneh, meski sudah dapat GSP, Indonesia adalah pembayar tarif bea masuk terbesar kelima di AS, sebesar US$ 1.3 milyar pada tahun 2015. Ini membuat Indonesia terkena tarif efektif sebesar 6,4%, dua kali lipat China yang tanpa GSP tapi hanya kena 3%. Parah kah? Jadi untuk apa AS perang dengan Indonesia? Wong diplomat Indonesia selama ini sudah lemah dalam negosiasi tarif bagi negaranya.

Kesimpulannya, tidak ada ancaman perang dagang dari AS. Daripada gagah-gagahan di dalam negeri, lebih baik pemerintah kerja kerja dan kerja menurunkan tarif efektif di atas. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

Meski Sudah Dipasang Jaring, Anies Masih Endus Bau di Kali Item

Image

Ekonomi

Produk Unggulan Aceh Besar Dipamerkan di Thailand

Image

Ekonomi

India Perkuat Komitmen Kerjasama Maritim dengan ASEAN

Image

Ekonomi

BPTJ Tegaskan Hanya 19 Pintu Tol Terdampak Asian Games 2018

Image

Ekonomi

Rupiah Jatuh Tidak Begitu Dalam Dibandingkan India Hingga Polandia

Image

Olahraga

Asian Games Jakarta-Palembang 2018

KRI Dewaruci Singgahi Makassar dengan Obor Asian Games

Image

News

Jadi Bacaleg, Dua ASN Ini Mengajukan Surat Pengunduran Diri di Bengkalis

Image

Ekonomi

Tekanan Global Masih 'Gencet' Rupiah

Image

Iptek

Mi Max 3 Rilis, Disebut Mirip Mi 6X Dan Redmi Note 5

komentar

Image

2 komentar

Image
muhamad haikal

setuju banget,

Image
Adhi Tjatur

Alhamdulillah

terkini

Image
Ekonomi

Bursa Spanyol Mampu Menghijau

Perusahaan energi terbarukan Siemens Gamesa melonjak 4,97 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer).

Image
Ekonomi

Pasar Saham Inggris Ditutup Tak Semringah

Ds Smith, perusahaan pengemasan terkemuka, melonjak 3,03 persen, menjadi peraih keuntungan teratas (top gainer).

Image
Ekonomi

Produk Unggulan Aceh Besar Dipamerkan di Thailand

Mawardi: Aceh Besar adalah wilayah yang terlibat langsung dalam pengembangan inovasi produk pertanian dan lingkungan hidup di masa depan

Image
Ekonomi

Sudah Saatnya Koperasi Beradaptasi dengan Sistem Digital

Kamil: Koperasi unggul karena mengedepankan aspek gotong royong dalam setiap proses ekonominya.

Image
Ekonomi

India Perkuat Komitmen Kerjasama Maritim dengan ASEAN

Pemerintahan India berkomitmen untuk memperluas hubungan maritim dengan negara-negara ASEAN

Image
Ekonomi

SBI yang 'Hidup Lagi' Tidak Akan Ganggu Target SBN

rencana pengaktifan SBI tersebut bisa saling mengisi dengan penerbitan SBN karena dua instrumen investasi tersebut mempunyai perbedaan

Image
Ekonomi

Menhub Budi Sebut Pemerintah Ajak Swasta Kembangkan Kereta Api

Menhub Budi : pemerintah mengajak swasta untuk mengembangkan kereta api sebagai angkutan massal yang sangat dibutuhkan di Indonesia.

Image
Ekonomi

Bursa Saham Jerman Berakhir Merosot

Raksasa industri Jerman Thyssenkrupp mengalami kerugian paling besar di antara saham-saham unggulan (blue chips).

Image
Ekonomi

Saham- Saham Inggris Ditutup Merah

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 tercatat 23 saham mengalami penurunan harga.

Image
Ekonomi

BPTJ Tegaskan Hanya 19 Pintu Tol Terdampak Asian Games 2018

BPTJ tegaskan hanya 19 pintu tol di Jabodetabek terdampak rekayasa lalu lintas unyuk Asian Games 2018.

Image
Ekonomi

Produksi Telur Ayam di Sleman Cukupi Kebutuhan

DPPKP Sleman menyatakan produksi telur ayam di Sleman mencukupi kebutuhan

Image
Ekonomi

Harga Telur Melejit Semenjak Pembatasan Impor Jagung

OP telur ayam dilakukan untuk mengantisipasi makin melonjaknya harga telur ayam ras yang akan memicu inflasi tinggi.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Orasi di Depan Serikat Pekerja Pertamina, Menteri Rini Disoraki 'Bohong'

  2. PDIP: Tidak Tepat Samakan Kondisi Kurs Rupiah Sekarang Dengan Tahun 1998

  3. Banyak Ribut Freeport, Luhut: Tidak Mungkin Bertunangan Kalau Mau Putus

  4. Misbakhun Tolak Rencana Pemerintah Gunakan DBHCHT untuk Tambal Anggaran JKN

  5. Produsen Suku Cadang Keluhkan Kenaikan Biaya Pemeliharaan Mobil Gara-gara Perang Dagang

  6. Tiga Kabupaten Termiskin di Papua; Terisolir ataukah Kurang Pemerataan Pembangunan?

  7. Pengakuan Trump Atas Aksi The Fed, Bikin Harga Emas Global Meriang

  8. IMF Peringatkan Seluruh Pembuat Kebijakan Agar Tak Memperparah Perang Dagang

  9. Trudeau Rombak Kabinet Agar Perdagangan Kanada Tak Tergantung oleh AS

  10. Bank Mandiri Siapkan Rp2 Triliun Guna Suntik Anak Usaha

Available

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018
Available

kolom

Image
Dradjad Hari Wibowo

Tidak Ada Perang Dagang dengan AS

Image
Denny Iswanto

Harga Mahal dari Sebuah Libur Panjang

Image
Denny Iswanto

'Superioritas' Asia di Perhelatan Piala Dunia

Image
Dita Nurul Aini

Optimisme Ditengah Badai yang Melanda Rupiah

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Investasi itu Perlu Waktu Hingga Menghasilkan, Jangan Buntung Karena 'si Bodong'

Image
Ekonomi

Catatan Awal Tahun BUMN

Image
Ekonomi

UMKM Naik Kelas, Bisnis Penjaminan Makin Maju

Sosok

Image
Ekonomi

Membedah Kisah Hidup Anak Petani yang Ingin Bangun Perekonomian Indonesia

Image
Ekonomi

Sah Jadi Dirut BEI, Ini Ambisi Inarno Djajadi

Image
Ekonomi

Perry Tunjukkan Komitmen BI yang Pro Stability dan Pro Growth