image
Login / Sign Up

Balas Proteksionisme AS, India Tambah Pajak Impor hingga 50 Persen

Anggi Dwifiani

Image

Ilustrasi hubungan India-Amerika Serikat | Business Standard

AKURAT.CO, India akan menahan izin perdagangan dan menaikkan tarif impor untuk 30 produk dari Amerika Serikat hingga 50 persen. Hal ini merupakan respon balik terhadap langkah AS untuk memberlakukan tarif pada impor baja dan aluminium.

India telah menyusun daftar 30 produk Amerika yang sekarang ingin ditargetkan dengan peningkatan tarif impor. Rencananya akan ada kenaikan tarif 50 persen pada sepeda motor dengan kapasitas mesin lebih dari 800cc, sedangkan impor apel 25 persen dan impor almond dan walnut 20 persen.

Awal pekan ini, India mengirim surat kepada Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) untuk memberitahu niat mereka. Kenaikan tarif total pada semua produk dalam daftar akan diperkirakan bernilai sampai USD240 juta dalam biaya impor. Jumlahnya kira-kira setara dengan kerusakan yang akan dialami India dari tindakan-tindakan proteksionis Donald Trump.

baca juga:

Tarif yang diajukan India akan bernilai sama dengan tarif di berlakukan kepada AS kepada India

India ingin mengklarifikasi bahwa penangguhan konsesi harus setara dengan jumlah perdagangan yang dipengaruhi oleh tindakan Amerika Serikat," demikian pentikan surat India kepada WTO pada 13 Juni lalu.

"India memiliki hak untuk memberlakukan tarif yang sama dan kewajiban lainnya berdasarkan dampak perdagangan yang dihasilkan dari penerapan langkah-langkah Amerika Serikat," tambah surat tersebut.

India melapor ke WTO bersamaan ketika Menteri Perdagangan India Suresh Prabhu sedang mengakhiri perjalanannya ke AS, di mana dia mengadakan diskusi dengan Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross dan Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer, untuk menemukan cara untuk menghindari perang dagang.[]

Editor: Sunardi Panjaitan

berita terkait

Image

Ekonomi

Uni Eropa: Perdagangan Dunia Kacau Balau Gara-gara Trump

Image

Ekonomi

Besok, Uni Eropa Berlakukan Sanksi Balasan untuk AS

Image

Ekonomi

Efek Perang Dagang, Cina Diprediksi akan Batasi Minyak Asal AS

Image

Ekonomi

Mengejutkan! Trump Kembali Berlakukan Tarif Impor Baru untuk Cina

Image

Ekonomi

Cina Kenakan Pajak 25 Persen pada 659 Produk AS

Image

Ekonomi

Parlemen AS Protes Kebijakan India Kenakan Tarif Impor Apel hingga 80 Persen

Image

Ekonomi

India dan AS Gelar Pertemuan Instensif Redakan Perang Dagang

Image

Ekonomi

Setelah KTT G7, Jerman Ogah Nego Tarif Dagang dengan AS

Image

Ekonomi

Cina Dorong Kerjasama Lebih Banyak dengan Uni Eropa

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Menteri Susi Ingin Pemberantasan Illegal Fishing Jadi Prioritas di Pemerintahan Mendatang

Rakornas ini menjadi wadah untuk meninjau kembali perjalanan Satgas 115 dalam memberantas IUU Fishing.

Image
Ekonomi

Ralali.com Klaim Bantu Pelaku Bisnis Dengan Sistem Lebih Efisien

Teknologi dan digital eloknya bukan mendisrupsi, melainkan memperluas pasar bisnis.

Image
Ekonomi

Polri Gandeng Mandiri Terbitkan SIM Pintar Multi Fungsi

Bank Mandiri mendukung Kepolisian RI menerbitkan Surat Izin Mengemudi (SIM) pintar multi fungsi (Smart SIM).

Image
Ekonomi

KKP Kampanye Gemarikan di Empat Desa Stunting Sumba Barat

Image
Ekonomi

INKA Gandeng Stadler Rail Bangun Pabrik Kereta Api di Banyuwangi

Kerja sama ini akan membantu pemerintah dalam pengembangan sistem transportasi kereta api di tanah air.

Image
Ekonomi

Suka Traveling Tapi Gaji Pas-pasan? Ikuti Tips Ini

Namun untuk sebagian orang, melakukan kegiatan traveling harus merogoh kantong yang cukup dalam.

Image
Ekonomi

Jelang Senin, Film Nyata Orang Sukses Ini Bisa Pecut Semangat!

Film dapat dijadikan untuk motivasi agar tidak mudah menyerah jika ingin sukses.

Image
Ekonomi

Kemenperin Fokuskan Investasi Industri Semikonduktor

Kemenperin berupaya mencari investor yang mendukung sektor hilir di industri elektronik dalam negeri, salah satunya industri semikonduktor.

Image
Ekonomi

7 Cara Tetap Produktif Tanpa Minum Kopi

Ada loh cara agar tidak usah meminum kopi tetapi tetap bisa melek.

Image
Ekonomi

Poligami Ayam Bangkok, Mampu Datangkan Rupiah Melimpah

Apalagi kalau mampu mengawinkan ayam bangkok, maka jumlah ekornya akan terus bertambah hingga mampu menambah pula pundi-pundi rupiah anda.

Available

trending topics

terpopuler

  1. Diisukan Jadi Menpora, Erick Thohir: Saya Kira Masih Banyak Figur Lain, Kalau Saya Cocoknya di Swasta

  2. Penelitian Terbaru: Anak yang Dijaga Orangtua Tak Bekerja Rentan Alami Kekacauan

  3. Ramai Xena Xenita Disebut Perusak Rumah Tangga Orang, 5 Artis ini Juga Pernah Dicap jadi Pelakor

  4. Hadapi China, Garuda Muda Jajal GBK

  5. Luis Milla: Selamat Bertanding Bima, Semoga Sukses untuk Timnas Kita

  6. Iran 'Tertawakan' Sanksi Baru AS: Tanda Keputusasaan Trump

  7. Ibu yang Bekerja akan Lebih Bahagia, Tak Boleh Punya Banyak Anak

  8. Soal RKUHP, Ma'ruf Amin: Tanya Pemerintahlah, Saya Kan Belum Dilantik

  9. Billy Joe Saunders untuk Pertama Kalinya Pertahankan Gelar di AS

  10. Akhirnya, Bebby Fey Ungkap Identitas Sang YouTuber

Available

fokus

Abortus
BJ Habibie Tutup Usia
Lindungi Perempuan
Available

kolom

Image
Alfarisi Thalib

Era Airlangga, Golkar Cenderung Feodal dan Oligarkis

Image
Ujang Komarudin

Gigitan Terakhir KPK

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Image
Achmad Fachrudin

Dinamika Politik Jakarta Paska Pemindahan Ibukota

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
News

8 Potret Hangat Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri bersama Keluarga, Ayah Idaman!

Image
News

Jadi Plt Menpora Gantikan Imam Nahrawi, Ini 5 Fakta Sepak Terjang Karier Hanif Dhakiri

Image
News

Siap Uji Materi UU KPK yang Baru, Ini 5 Fakta Sepak Terjang Karier Ketua MK Anwar Usman