Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Pimpin BPJS Kesehatan, Begini Rentetan Target Ali Ghufron

Atikah Umiyani

Pimpin BPJS Kesehatan, Begini Rentetan Target Ali Ghufron

Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemenristekdikti, Ali Ghufron Mukti | Istimewa

AKURAT.CO, Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan 2021-2026 Ali Ghufron Mukti menyatakan keinginannya untuk meningkatkan kualitas pelayanan lembaga yang ia pimpin selama lima tahun ke depan.

"Kami juga ingin meningkatkan dan fokus pada kualitas layanan, sehingga kualitas akan meningkat seperti keseluruhan 'customer journey' akan kita tingkatkan dengan inovasi teknologi 'interface' sistem informasi. Sehingga antrean tidak lagi sekitar 6 jam, tapi bisa lebih cepat," kata Ali Ghufron di Istana Negara Jakarta, Senin (22/2/2021).

Ali Ghufron menyatakan hal tersebut seusai dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara Jakarta pada hari ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) No 37/P tahun 2021 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pengawas dan Keanggotaan Direksi BPJS Kesehatan masa jabatan 2021-2026 yang ditetapkan pada 19 Februari 2021.

baca juga:

"Kedua, kita ingin meningkatkan kepesertaan," tambah Ghufron.

Mantan Wakil Menteri Kesehatan itu juga menyampaikan terima kasih atas kerja para pengurus BPJS Kesehatan sebelumnya karena dapat meningkatkan "utilization rate" secara tajam.

"Yang ketiga kita ingin memiliki rasa 'engagement', keterlibatan semua pihak, baik pusat, daerah, asosiasi, pengamat, perguruan tinggi untuk bersama-sama memiliki BPJS atau Jaminan Kesehatan Nasional dan Kartu Indonesia Sehat atau JKN/KIS," tuturnya.

Target keempat, Ali Ghufron adalah meningkatkan keberlangsungan pendanaan BPJS Kesehatan.

"Kami juga ingin meningkatkan 'sustainability' dari sistem jaminan ini dengan dana yang cukup, yang kemarin sudah disampaikan ada surplus sekitar Rp18 triliun, tapi di saat yang sama dari sisi laporan 'net asset' kita masih defisit sekitar Rp7 triliun. Oleh karena itu, akan kita tingkatkan dengan pengelolaan yang lebih baik," tambah Ghufron.

Sebelumnya sejumlah pihak menyoroti kenaikan iuran BPJS Kesehatan pada 2021 berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020.

Dalam beleid tersebut disebutkan iuran BPJS Kesehatan kelas 3 sebesar Rp42.000 dan bantuan subsidi sebesar Rp7.000 sehingga iuran BPJS kelas 3 Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) naik menjadi Rp35.000 per bulan dari tadinya Rp25.500 per bulan.

Pengurangan bantuan subsidi dilakukan guna menyesuaikan kebijakan fiskal APBN Tahun Anggaran 2021, namun pemerintah tetap membayar penuh iuran BPJS Kesehatan bagi peserta yang masuk dalam Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Pembayaran iuran untuk peserta PBI diberikan pada sekitar 96 juta masyarakat miskin, yaitu Rp42.000 dengan rincian sebesar Rp2.000 hingga Rp 2.200 dibayarkan oleh pemerintah daerah (Pemda) provinsi sedangkan sisanya pemerintah pusat. Selanjutnya iuran BPJS Kesehatan kelas 2 dan kelas 1 untuk PBPU dan BP tetap, yaitu Rp150.000 per orang per bulan (kelas 1) dan Rp100.000 per orang per bulan (kelas 2).[]

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber: ANTARA

berita terkait

Image

Ekonomi

Ekonom: Rencana Pembentukan Bullion Bank Sebagai Kebijakan Gencarkan Pengelolaan Emas

Image

Ekonomi

Trik Simpel Hadapi Pasangan yang Boros, Auto Langsung Hemat!

Image

Ekonomi

Tak Cukup Hanya Dicintai, Produk Lokal Harus Dapat Ruang Strategis di Publik

Image

Ekonomi

Ini 5 Strategi Peningkatan Ekspor Ala Kemendag

Image

Ekonomi

5 Cara Meningkatkan Brand Awareness Produk

Image

Ekonomi

Bos Baru BPJS Kesehatan Ingin Urai Sistem Antrean Terlebih Dahulu

Image

Ekonomi

BPJS Kesehatan Umumkan Formasi Direksi Baru dan Fokus Kerjanya, Yuk Cek!

Image

Ekonomi

Kamu Orangnya Pelit atau Irit? Yuk Cek Ciri-cirinya

Image

Ekonomi

Amarta Karya Incar Pendapatan Rp1,5 Triliun, Ini Strateginya

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

KKP Bidik Peluang Pasar Ekspor Udang 2 Juta Ton

KKP membidik peluang pasar ekspor udang sebesar 2 juta ton melalui pengoptimalan tambak-tambak terlantar di seluruh Indonesia.

Image
Ekonomi

Kompetisi Elite Politik dan Berakhirnya Keluarga SBY Kuasai Ekonomi Partai

Berakhirnya kepemimpinan AHY dan SBY di Demokrat akan mengakhiri seluruh kiprah politik dan kekuasaan ekonomi atas partai

Image
Ekonomi

Menperin Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Lingkungan Kemenperin

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di lingkungan Kementerian Perindustrian.

Image
Ekonomi

Menperin Janji Genjot Investasi Baru di Sektor Industri

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan pemerintah fokus untuk terus meningkatkan investasi di tanah air.

Image
Ekonomi

Jasa Marga Lanjutkan Rekonstruksi di Simpang Susun Cikunir

JTT kembali melanjutkan pekerjaan rekonstruksi rigid pavement di Simpang Susun Cikunir.

Image
Ekonomi

KAI Bakal Luncurkan KA Kertanegara, Layani Rute Purwokerto-Malang

KAI akan meluncurkan Kereta Api (KA) Kertanegara yang melayani rute Purwokerto-Malang (PP) pada 10 Maret 2021.

Image
Ekonomi

Panen Tiba, Kementan Harap Pendapatan Petani Terangkat

Sejumlah daerah di Tanah Air saat ini sedang memasuki musim panen

Image
Ekonomi

Soal Seruan Benci Produk Asing, Hipmi: Beri Peluang Pengusaha Lokal Semakin Berinovasi

Hipmi: Presiden memberi peluang untuk para pengusaha lokal agar bisa semakin berinovasi dalam meningkatkan daya saing produk dalam negeri.

Image
Ekonomi

Pertamina Jalankan Proyek Strategis Nasional Green Refinery di Kilang Cilacap

Pengembangan Green Refinery dengan produk-produk seperti Green Diesel dan Green Avtur di Pertamina RU IV Cilacap masih berlangsung.

Image
Ekonomi

Strategi Erick Thohir Ubah PFN Jadi Lembaga Penyiaran dan Konten

Menteri BUMN Erick Thohir akan ubah Perum Produksi Film Negara (PFN) menjadi lembaga pembiayaan film dan konten.

terpopuler

  1. Ramai KLB Demokrat, Akun Anas Urbaningrum Bagikan Foto saat Makan Durian

  2. Beredar Foto Wasekjen Demokrat Bertemu Marzuki Alie, Para Kader Beri Sindiran Keras

  3. Mantan Kalapas Sukamiskin Deddy Handoko Kembali ke Lapasnya sebagai Terpidana

  4. Polres Jakpus Tangkap Preman yang Kuasai Rumah Orang Lain di Kemayoran

  5. 6 Mobil SUV Mewah Cuma Rp70 Juta, Tampang Gahar dan Mesin Bandel

  6. Zulhas Ungkap Ada Pihak Ingin Ubah Indonesia Jadi Negara Agama

  7. Moeldoko Ketum Demokrat versi KLB, Pengamat: Refleksi Kegagalan AHY Pimpin Partai

  8. Pengamat Sebut KLB Demokrat untuk Muluskan Agenda Terselubung Moeldoko

  9. Begini Nasib 3 Polisi yang Berstatus Terlapor Kasus Penembakan 4 Laskar FPI

  10. "Jika Badannya Lebih Besar, Canelo Bisa Mengalahkan Anthony Joshua"

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

5 Fakta Anas Urbaningrum, Jabat Ketum Partai Demokrat hingga Terjerat Korupsi

Image
News

5 Fakta Menarik Said Aqil Siroj yang Ditunjuk Jadi Komisaris Utama PT KAI

Image
News

Sederhana! Begini Penampakan Kamar Belva Devara yang Jauh dari Kemewahan