Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

LPS: Penurunan Suku Bunga Simpanan Belum Sejalan dengan Bunga Penjaminan

Atikah Umiyani

LPS: Penurunan Suku Bunga Simpanan Belum Sejalan dengan Bunga Penjaminan

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) | AKURAT.CO/Denny Iswanto

AKURAT.CO, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengatakan, suku bunga simpanan perbankan saat ini telah menunjukan penurunan dan potensial berlanjut. Namun langkah penurunan tersebut belum sepenuhnya sejalan dengan besaran penurunan kebijakan tingkat bunga penjaminan periode sebelumnya.

"Dari hasil evaluasi dan observasi, LPS menilai bahwa perbankan telah memberikan respons langsung atas penurunan kebijakan penurunan BI7DRR dan tingkat bunga penjaminan periode sebelumnya. Kendati demikan langkah penurunan tersebut belum sepenuhnya sejalan dengan besaran penurunan periode sebelumnya, sehingga dipandang perlu memberikan waktu tambahan untuk perbankan melakukan penyesuaian," kata Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa saat jumpa pers di Jakarta, melansir Antara, Kamis (28/1/2021).

Perkembangan suku bunga pasar simpanan (SBP) pada 53 bank benchmark rupiah terpantau melanjutkan penurunan. SBP rupiah mengalami penurunan sebesar 19 basis poin (bps) menjadi sebesar 3,49 persen pada periode observasi 17 Desember 2020 hingga 19 Januari 2021.

Sementara itu SBP pada 19 bank benchmark valuta asing pada periode observasi 10 Desember 2020 hingga 19 Januari 2021 mengalami penurunan sebesar 3 bps menjadi sebesar 0,36 persen.

"Suku bunga simpanan diperkirakan masih akan melanjutkan tren penurunan ditopang kondisi likuiditas internal bank yang kuat. Di sisi lain, LPS juga terus mencermati intensitas persaingan suku bunga simpanan yang cenderung menunjukkan penurunan kendati laju penurunan suku bunga maksimal belum cukup merata," ujar Purbaya.

Purbaya juga menuturkan, kondisi dan prospek likuiditas perbankan berada dalam kondisi cukup stabil kendati masih terdapat beberapa risiko ketidakpastian sebagai dampak pandemi Covid-19 yang potensial berdampak ke sektor perbankan.

Rata-rata suku bunga pasar antar bank (JIBOR) pada berbagai tenor di periode observasi turun masing-masing sebesar 9 bps dibandingkan periode observasi sebelumnya ke level 3,03 persen (INDONIA), 3,8 persen (1 bulan), dan 4,05 persen (3 bulan). Spread antara BI7DRR dan INDONIA terpantau cukup lebar (+71 bps) yang merupakan indikasi bahwa likuiditas perbankan berada dalam kondisi cukup longgar.

Sementara itu, pergerakan suku bunga internasional (LIBOR) juga terpantau bergerak dalam rentang terbatas dan cenderung rendah. Pergerakan LIBOR overnight terpantau stabil tidak mengalami perubahan dan tetap berada di level 0,09 persen, LIBOR 1M terpantau turun 2 bps ke level 0,13 persen, dan LIBOR 3M terpantau turun 1 bps ke level 0,22 persen.

Ia menambahkan, kondisi stabilitas sistem keuangan saat ini relatif terjaga dan perlu adanya upaya sinergi kebijakan dengan otoritas moneter, terutama untuk memberikan arah kebijakan bunga di awal 2021.

Rata-rata nilai tukar rupiah berada di level Rp14.102 per dolar AS ( menguat 0,38 persen) pada periode observasi 17 Desember 2020 - 19 Januari 2021 dibanding periode observasi sebelumnya. Penguatan rupiah tersebut utamanya ditopang adanya aliran masuk modal asing ke pasar keuangan, persepsi positif investor terhadap kinerja ekonomi khususnya defisit transaksi berjalan (CAD) dan neraca pembayaran (BOP), serta meredanya volatilitas pasar keuangan global.

Kepercayaan nasabah penyimpan terhadap sistem perbankan juga masih tinggi tercermin dari cakupan simpanan perbankan sepanjang 2020. Berdasarkan data Desember 2020, tingkat penjaminan LPS terpantau stabil berada di level yang memadai. Jumlah rekening yang dijamin LPS adalah sebesar 99,91 persen dari total rekening atau setara dengan 350.023.911 rekening. Sementara secara nominal jumlah simpanan yang dijamin mencapai 52,5 persen dari total simpanan atau setara dengan Rp3.536,77 triliun.

Sedangkan fundamental perbankan tetap terjaga dan kuat, dalam hal ini tercermin dari pergerakan Indeks Stabilitas Perbankan (BSI) yang berada dalam kategori “Normal”. BSI pada posisi 20 Januari 2021 berada pada level 99,21 ditopang berkurangnya tekanan pada sub index market pressure dan masih terjaganya level tekanan pada sub index credit pressure.

"Ke depan, LPS akan terus berupaya menjaga sinergi kebijakam dengan otoritas sektor keuangan lainnya untuk memastikan terjaganya stabilitas sistem keuangan. Dalam penetapan tingkat bunga penjaminan, upaya sinergi kebijakan dengan otoritas moneter sangat dibutuhkan terutama untuk memberikan arah kebijakan bunga di awal 2021," ujar Purbaya.

Dengan mempertimbangkan perkembangan beberapa hal tersebut diatas, Rapat Dewan Komisioner (RDK) LPS akhirnya menetapkan untuk mempertahankan tingka bunga penjaminan. Tingkat bunga penjaminan untuk rupiah pada bank umum sebesar 4,5 persen dan untuk valas pada bank umum sebesar 1 persen. Sementara, tingkat bunga penjaminan untuk rupiah pada BPR sebesar 7 persen. Penetapan tingkat bunga penjaminan tersebut berlaku mulai 30 Januari 2021 hingga 28 Mei 2021.[]

baca juga:

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber: ANTARA

berita terkait

Image

Ekonomi

LPS Sebut Kepercayaan Masyarakat Kepada Perbankan Naik

Image

Ekonomi

LPS Turunkan Bunga Penjaminan 25 Bps Jadi 4,25%

Image

Ekonomi

Kolaborasi Kebijakan Fiskal-Moneter Jadi Juru Selamat Perekonomian Saat Pandemi

Image

Iptek

WhatsApp Sematkan Spanduk Penjelasan Kebijakan Privasi

Image

Ekonomi

Bahayanya Bisnis Dikotori Suap dan Korupsi Bikin Kesenjangan Ekonomi Semakin Melebar

Image

News

Ungkap Mafia Tanah, LPSK Siap Berikan Perlindungan kepada Dino Patti Djalal

Image

Ekonomi

LPS Salurkan Bantuan Pemulihan Bencana Banjir Kalsel Senilai Rp100 Juta

Image

Ekonomi

Harga Jual Beras di Tingkat Konsumen Tinggi, Petani Tak Menikmati

Image

News

Pakar Digital Usul Pemerintah Rumuskan Kebijakan untuk Kebebasan Berpendapat

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Komitmen Penerapan ESG, BRI Salurkan Rp562 Triliun Kredit kepada Aktivitas Bisnis Berkelanjutan

Green financing di BRI tercermin dari kredit energi terbarukan, pencegahan polusi, transportasi ramah lingkungan, dan green building

Image
Ekonomi

Jokowi Sebut Pemulihan Ekonomi Nasional Dilakukan Lewat Reformasi Struktural

Jokowi mengungkapkan proses pemulihan ekonomi Indonesia akibat pandemi Covid-19 dilakukan melalui reformasi struktural

Image
Ekonomi

LPS Sebut Kepercayaan Masyarakat Kepada Perbankan Naik

LPS menyatakan kepercayaan masyarakat kepada perbankan yang meningkat turut mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional

Image
Ekonomi

Penjualan Mainan Miniatur Kendaraan Tetap Stabil di Masa Pandemi

Penjualan mainan miniatur kendaraan Pak Umar tetap stabil saat masa pandemi di Kawasan Kalibata, Jakarta.

Image
Ekonomi

Buka Rute Jakarta-Ternate, Citilink Bidik Dongkrak Minat Pelaku Bisnis dan Wisatawan

Citilink membuka rute penerbangan baru dari Bandar Udara Halim Perdanakusuma menuju Bandar Udara Sultan Babullah, Ternate

Image
Ekonomi

Diskop Gunung Kidul Lakukan Program Pendampingan Bagi Pelaku UMKM

Pendapatan UMKM selama pandemi mengalami penurunan signifikan sehingga butuh perhatian lebih lanjut

Image
Ekonomi

Pengamat Media Ungkap Vaksinasi Bisa Jadi Harapan Memulihkan Pertumbuhan Ekonomi

Vaksinasi COVID-19 akan memberikan perubahan baik

Image
Ekonomi

Mendag Rayu Otomotif Jepang di Indonesia Ekspor Mobil ke Australia

APM Jepang didorong untuk mengekspor kendaraan hasil produknya ke Australia dengan memanfaatkan perjanjian kerja sama IA CEPA.

Image
Ekonomi

OJK Yakin Sektor Jasa Keuangan RI Segera Membaik, Ini Indikasinya!

OJK: Perkembangan positif tersebut mendorong pasar keuangan global termasuk Indonesia menguat di Februari 2021.

Image
Ekonomi

Stabilitas Sistem Keuangan Terjaga di Tengah Perbaikan Perekonomian Nasional

OJK menilai stabilitas sistem keuangan masih dalam kondisi terjaga di tengah upaya pemulihan perekonomian dari dampak pandemi Covid-19.

terpopuler

  1. VTube Menghilang dari Play Store, Terbukti Aplikasi Investasi Bodong?

  2. Jadi Sorotan Internasional, Campur Tangan Indonesia dalam Krisis Politik Myanmar Tuai Polemik

  3. Viral Potret Pemuda 'Tumbuh Bersama Banjir', Warganet: Kasihan dari 2014-2021 Nggak Surut

  4. Begini Pengakuan Nissa Sabyan dan Ayus Saat Pertemuan Keluarga

  5. Wagub DKI Rahasiakan Lokasi Normalisasi Warisan Jokowi-Ahok, Alasannya Takut Warga Heboh

  6. Laporan WHO Bocor, China Disebut Hanya Lakukan Upaya Kecil untuk Selidiki Sumber Corona

  7. Bayi Palestina Ini Lahir dari Hasil Sperma Selundupan Penjara Israel

  8. Olla Ramlan Angkat Bicara Terkait Isu Retak Rumah Tangganya

  9. Humor Gus Dur; Mengapa Yesus Memilih Berjalan di Atas Air

  10. Setelah Kalahkan Atletico, Tuchel ke Pemain Chelsea: Jangan Malas-malasan

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Image
Muhammad Mualimin

Orang Tua yang Mengirim Anak ke Penjara

Wawancara

Image
Video

VIDEO Jangan Asal Buang, Sampah Elektronik Juga Bahayakan Lingkungan | Akurat Talk

Image
Video

VIDEO Santer Disamakan Dengan Glenn Fredly, Elmatu: Itu Tanggung Jawab Besar | Akurat Talk (4/4)

Image
Video

VIDEO Elmatu Kisahkan Cinta Beda Keyakinan di Lagu “Bukan Dia Untukku” | Akurat Talk (3/4)

Sosok

Image
News

Dikabarkan Dekat dengan Luna Maya, Ini 5 Fakta Menarik Otis Hahijary

Image
News

Profil Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo

Image
News

Tutup Usia, 5 Fakta Penting Komisaris Independen PT Waskita Karya Viktor Sirait