Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Gaet Debitur PEN, Jamkrindo Beri Penjaminan Kredit Modal Kerja Rp9,34 Triliun

Atikah Umiyani

Gaet Debitur PEN, Jamkrindo Beri Penjaminan Kredit Modal Kerja Rp9,34 Triliun

Ilustrasi Jamkrindo | AKURAT.CO/Rizal Mahmuddhin

AKURAT.CO, BUMN penjaminan PT Jamkrindo bersama anak usahanya, Jamkrindo Syariah telah melakukan penjaminan terhadap 564.823 debitur Kredit Modal Kerja (KMK) Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Direktur Utama Jamkrindo Putrama Wahju Setyawan mengatakan perusahaan telah merealisasikan penjaminan PEN sebesar Rp9,34 triliun dengan rincian Jamkrindo sebesar Rp6,70 triliun dan Jamkrindo Syariah Sebesar Rp2,64 triliun.

"Sampai saat Jamkrindo telah bekerja sama dengan berbagai kalangan perbankan untuk mendorong agar program tersebut bisa berjalan dengan sukses," ujar Wahyu dalam keterangan resminya, Senin (25/1/2021).

Adapun tujuan pemberian kredit modal kerja ialah untuk melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha, khususnya para pelaku UMKM.

Putrama mengatakan program penjaminan KMK dalam rangka PEN sangat dibutuhkan untuk menambah kepercayaan diri perbankan dalam menyalurkan kredit modal kerja.

Skema penjaminan KMK UMKM diatur melalui Peraturan Menteri Keuangan 71/2020 yang dalam pelaksanaannya pemerintah menugaskan Jamkrindo dan Askrindo, anggota dari holding Indonesia Financial Group untuk melaksanakan penjaminan Program PEN dengan tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan negara, serta kesinambungan fiskal.

Selain melakukan penjaminan PEN, Putrama juga mengatakan Jamkrindo tetap berkomitmen untuk menyalurkan pinjaman kemitraan kepada mitra binaan untuk menggerakkan roda perekonomian khususnya pengusahaan mikro yang belum dapat akses perbankan.

"Kami tidak hanya memberikan pinjaman kemitraan tetapi juga turut melakukan pendampingan bagi pelaku UMKM mitra binaan," katanya.

Lebih lanjut pihaknya mengklaim di kawasan Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jamkrindo sukses meningkatkan ekonomi masyarakat yang tergabung dalam UKM Saluyu yang sebagian besar merupakan eks Tenaga Kerja Wanita (TKW) di luar negeri yang memilih pulang kampung untuk membuka usaha di tengah terus meningkatnya popularitas Geopark Ciletuh.

Jamkrindo dan UKM Saluyu, lanjut dia, sejak awal tahun 2020 melakukan diskusi intensif dan pencarian ide usaha berbasis bahan baku lokal.

"Lalu disepakati untuk memberi nilai tambah pada mangga yang merupakan salah satu komoditas lokal di Geopark Ciletuh dengan cara memproduksi makanan olahan berupa kripik mangga yang menjadi oleh-oleh khas dari Geopark Ciletuh," paparnya.

Ia menambahkan Jamkrindo juga memberikan bantuan mesin pengolah mangga dan juga pelatihan promosi pemasaran produk dan juga pendampingan perluasan jaringan pemasaran.

"Model pemberdayaan yang dilakukan di Geopark Ciletuh tersebut merupakan bagian dari upaya Jamkrindo berkontribusi mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDG’s," katanya.

Disampaikan, sebelum di Geopark Ciletuh, model pemberdayaan berbasis komunitas tersebut juga telah berhasil Jamkrindo implementasikan kepada para petani mete di Larantuka. Ke depannya, Putrama mengatakan pemberdayaan ini akan diterapkan juga di wilayah lainnya, antara lain Garut.[]

baca juga:

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

rahmah

Amalan Islam

Terbukti! 3 Amalan Ringan yang Dapat Menjauhkan Anda dari Utang

Image

rahmah

Hikmah

Bikin Merinding! Kisah Mayat Sang Penegak Hukum yang Baunya Sangat Busuk

Image

Ekonomi

UMK dan Koperasi Kini Berpeluang Ikuti Pengadaan Lelang Pemerintah Hingga Rp15 Miliar

Image

News

FOTO Presiden Cek Langsung Vaksinasi Tenaga Pendidik

Image

Ekonomi

Citilink Buka Rute Penerbangan Jakarta ke Ternate

Image

News

Elit Daerah Minta AHY Pecat Kader-kader yang Terbukti Berkhianat pada Partai Demokrat

Image

Ekonomi

OJK Diminta Segera Setujui Pencairan Kelebihan Dana Cadangan Bumiputera

Image

News

KPK: 21 Instansi Penuhi LHKPN 100 Persen

Image

News

Berkembang dan Berinovasi, Marindo Elang Perkasa Raih Penghargaan Indonesia Inspire Award 2021

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

UMK dan Koperasi Kini Berpeluang Ikuti Pengadaan Lelang Pemerintah Hingga Rp15 Miliar

Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

Image
Ekonomi

PUPR Berencana Alokasikan FLPP Rp23 Triliun untuk 200 Ribu Rumah Subsidi

Alokasi FLPP tersebut rencananya didapat dari dana bergulir sebesar Rp3,9 triliun dan usulan DIPA 2022 sebesar Rp19,1 triliun.

Image
Ekonomi

BI: Segmen Rumah Kelas Menengah Masih Diminati, Kebanyakan Buat Investasi

Ketertarikan konsumen kelas atas terhadap segmen rumah menengah untuk kepentingan investasi

Image
Ekonomi

Citilink Buka Rute Penerbangan Jakarta ke Ternate

Maskapai Citilink membuka rute penerbangan dari Bandara Sultan Babullah Ternate, Maluku Utara (Malut) ke berbagai kota di Indonesia

Image
Ekonomi

Kebijakan DP 0% Diramal Dongkrak Permintaan Rumah di Kota-kota Besar

DP 0 persen kemungkinan akan menyebabkan peningkatan permintaan rumah di sejumlah kota-kota besar seperti Jabodetabek hingga Manado.

Image
Ekonomi

Menperin Targetkan Bagi-bagi 35 Juta Masker Kain Gratis Selesai Maret 2021

Kemenperin membagikan 35 juta masker kain produksi industri tekstil dalam negeri baik berskala kecil maupun menengah serta besar.

Image
Ekonomi

Menperin: Produksi 35 Juta Masker Kain Gratis Bakal Kerek Produktivitas IKM

Produksi 35 juta masker kain gratis yang akan dibagikan akan mendorong produktivitas IKM maupun besar.

Image
Ekonomi

OJK Diminta Segera Setujui Pencairan Kelebihan Dana Cadangan Bumiputera

OJK diminta untuk segera menyetujui pencairan kelebihan dana cadangan Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera kepada nasabah.

Image
Ekonomi

Menperin Imbau Daerah Susun Rencana Pembangunan Industri Sesuai Ketentuan

Menperin: Kementerian Perindustrian mengimbau setiap daerah untuk dapat menyusun RPIK sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Image
Ekonomi

OVO Rajai 31% Pasar Pembayaran Digital, Terbesar se-Indonesia

Riset UBS Global Research menunjukkan bahwa pangsa pasar pembayaran digital sebesar 31 persen dikuasai oleh OVO.

terpopuler

  1. Presiden Jokowi Berharap Pendidikan Tatap Muka Bisa Dimulai pada Semester II 2021

  2. Ditetapkan Tersangka, Begini Modus Korupsi Pembangunan Jalan di Ketapang

  3. Ini Kemewahan Ponsel Lipat Flagship Huawei Mate X2

  4. Jadi Sorotan, Begini Kondisi Karier Pak Tarno Usai Terdampak Pandemi

  5. Enam Pasien COVID-19 di Sumut Meninggal Dunia

  6. Jadi Sorotan Internasional, Campur Tangan Indonesia dalam Krisis Politik Myanmar Tuai Polemik

  7. Satgas: Tingkat Kesembuhan COVID-19 di Wilayah PPKM Naik

  8. VTube Menghilang dari Play Store, Terbukti Aplikasi Investasi Bodong?

  9. Pasien Covid-19 yang Sembuh di Kalimantan Timur Bertambah 541 Orang

  10. Laporan WHO Bocor, China Disebut Hanya Lakukan Upaya Kecil untuk Selidiki Sumber Corona

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Image
Muhammad Mualimin

Orang Tua yang Mengirim Anak ke Penjara

Wawancara

Image
Video

VIDEO Jangan Asal Buang, Sampah Elektronik Juga Bahayakan Lingkungan | Akurat Talk

Image
Video

VIDEO Santer Disamakan Dengan Glenn Fredly, Elmatu: Itu Tanggung Jawab Besar | Akurat Talk (4/4)

Image
Video

VIDEO Elmatu Kisahkan Cinta Beda Keyakinan di Lagu “Bukan Dia Untukku” | Akurat Talk (3/4)

Sosok

Image
News

Profil Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo

Image
News

Tutup Usia, 5 Fakta Penting Komisaris Independen PT Waskita Karya Viktor Sirait

Image
News

Jalani Hobi Lama, 5 Potret FX Hadi Rudyatmo Geluti Bisnis Bengkel Las