Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Dongkrak PAD, Pelindo II Bareng Pemprov Sumsel Bangun Pabrik Kopi

Atikah Umiyani

Dongkrak PAD, Pelindo II Bareng Pemprov Sumsel Bangun Pabrik Kopi

Petani menunjukkan biji kopi usai digiling di Kampung Mulyasari, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (27/6/2018). Kemenko Perekonomian menyebutkan volume ekspor kopi Indonesia pada Januari-April 2020 sebesar 158.780 ton, atau tumbuh 1,34 persen dibandingkan periode yang sama pada 2019. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan membangun pabrik pengolahan kopi demi memunculkan merek dagang dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan Rudi Arpian, mengatakan, langkah ini diambil lantaran selama ini merek dagang kopi asal Sumatera Selatan terbilang kurang muncul karena pintu perdagangan sebagian besar melalui Lampung.

“Padahal potensi Sumsel luar biasa, tapi yang dapat nama Lampung,” kata Rudi dilansir dari Antara, Minggu (24/1/2021).

Hal ini juga menjadi kerugian bagi Sumsel karena PAD justru berpindah ke provinsi tetangga. Ini merujuk juga dari capaian ekspor kopi yang mana hanya dilakukan pengiriman sebanyak dua kali melalui Pelabuhan Boom Baru Palembang atau sebanyak 108.000 Kg, sementara sebagian besar melalui Pelabuhan Panjang, Lampung.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengambil langkah strategis yakni membangun industri kopi (hilirisasi) sehingga dapat memunculkan brand kopi Sumsel.

Harapan ini sangat mungkin dicapai karena memiliki luas perkebunan 250.198 Hektare (Ha) dengan produksi 191.081 ton biji kering. Adapun masyarakat yang terlibat mencapai 191.081 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di 12 Kabupaten Kota dan ada 7 Kabupaten yang potensial produksi kopinya yaitu Muara Enim, Empat Lawang, Pagaralam, Lahat, Musi Rawas, OKU dan OKU Selatan.

Sementara kabupaten/kota yang sudah mendapatkan Sertifikat Indikasi Geografis untuk kopi robusta, yakni Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Empat Lawang dan Kota Pagaralam

Sumsel juga memiliki kopi organik yang mendapat Sertifikat Organik dari BIOcert, yaitu Kelompok Tani Bhineka Tunggal Ika asal Desa Sumber Karya, Kecamatan Gumay Ulu, Kabupaten Lahat. Kemudian, Kelompok Tani Harapan Jaya asal Desa Pekuwolan, Kecamatan Buay Rawan serta Kelompok Tani Sinar Mulya asal Desa Bedeng Tiga, Kecamatan Warkuk Ranau Selatan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan.

General Manager (GM) PT Pelindo II Palembang, Silo Santoso mengatakan perusahaannya telah menyiapkan lahan seluas 135 Ha untuk membangun pabrik pengolahan kopi tersebut.

Lahan tersebut berada di kawasan Sungai Lais, Kecamatan Kalidoni, Palembang yang akan terhubung langsung dengan Pelabuhan Boom Baru Palembang.[

baca juga:

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber: ANTARA

berita terkait

Image

Ekonomi

BPS: Potensi Produksi Padi Naik Tajam Tahun ini

Image

Ekonomi

Resmikan KRL Yogyakarta-Solo, Jokowi Harap Dongkrak Ekonomi dan Wisata

Image

Ekonomi

Bandara Jenderal Besar Soedirman Siap Beroperasi April 2021

Image

Ekonomi

Amarta Karya Incar Pendapatan Rp1,5 Triliun, Ini Strateginya

Image

Ekonomi

Optimalkan Serap Gabah, Mentan Minta Kostraling Jadi Bulog-Bulog Kecil

Image

Iptek

Kominfo Tandatangani Sejumlah Kontrak Pembangunan Infrastruktur Telekomunikasi

Image

Ekonomi

Siasat Pemerintah Dorong Pemanfaatan Gas Bumi Melalui Infrastruktur LNG Terminal

Image

Hiburan

Tuai Pujian Warganet, Dosen Unpad ini Tetap Jadi Penguji Meski Dirawat di Rumah Sakit

Image

News

Penuhi Permintaan Masyarakat Daerah, Menkominfo Bangun Infrastruktur Digital dari Hilir ke Hulu

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Kamu Udah Kaya Atau Belum? Mari Hitung Dulu Kekayaanmu Pakai Cara Ini!

Suka heran enggak, kok banyak selebgram yang mengumbar kekayaan demi konten sih?

Image
Ekonomi

Viral Lakukan Kekerasan, Kepala Kantor BC Jayapura Akhirnya Dicopot dari Jabatannya

DJBC buka suara terkait viralnya video seorang staf DJBC Kemenkeu di Kota Jayapura, Papua yang diduga melakukan tindakan tidak manusiawi.

Image
Ekonomi

Ini Strategi Mentan Agar Susu Sapi Segar Tak Lagi Bergantung Impor

Nota kesepahaman ini untuk mengembangkan peternakan dan kesehatan hewan atau meningkatkan produksi susu segar.

Image
Ekonomi

IHSG Masih Bertenaga, Intip Menu Saham Pilihan untuk Tampung Cuan

Secara teknikal IHSG break out support rata-rata 5 hari setelah terbentuk pola pulled back upper bollinger bands

Image
Ekonomi

Pemerintah Jamin Stok Kedelai Cukup Penuhi Kebutuhan Nasional

Kemendag menjamin stok kedelai penyediaan bulan Maret 2021 masih cukup untuk memenuhi kebutuhan industri perajin tahu dan tempe.

Image
Ekonomi

Dari Pekerjaan Hingga Tabungan, Begini Jawaban Pas Tanggapi Pertanyaan Calon Mertua!

Bagi laki-laki di Indonesia, menaklukkan hati calon mertua adalah tantangan tersendiri yang mau enggak mau harus dihadapi

Image
Ekonomi

Ramalan Karier Zodiak 2 Maret, Pisces Lakukan Pekerjaanmu dengan Bangga!

Berikut ramalan 12 zodiak seputar karier dan pekerjaan hari ini, Selasa (2/3/2021)

Image
Ekonomi

Alhamdulillah, PMI Manufaktur RI di Level Ekspansif

Manufaktur Indonesia pada bulan Februari berada posisi 50,9 yang menandakan industri manufaktur berada dalam level ekspansif.

Image
Ekonomi

Pak Jokowi, Pemuka Agama Ramai-ramai Tolak Perpres Investasi Miras Loh!

Berdasarkan perpres tersebut, industri minuman keras dapat memperoleh investasi dari berbagai sumber.

Image
Ekonomi

Diduga Pegawai Bea Cukai Sikut Anak Buah Viral, DJBC dan Kemenkeu Kok Diam?

Seorang staf Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan di Kota Jayapura, Papua, diduga melakukan tindakan kekerasan.

terpopuler

  1. Datangi Paspampres, Rombongan Moge Penerobos Ring 1 Istana Memohon Maaf

  2. Sesali Aksi Para Oknum, Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat Tolak KLB Illegal

  3. Setelah X7, BMW Indonesia Berencana Hadirkan M-Cars

  4. Ketahuan Makan Malam Mewah dengan Putra Perdana Menteri, Jubir Pemerintah Jepang Putuskan Mundur

  5. Ingrid Kansil: Biarkan Kami Mengurus Partai dan Jangan Mencampuri Internal PD

  6. Polda NTT Akan Tindak Tegas Anggota Polri yang Terciduk ke Tempat Hiburan Malam

  7. Bertema Pramuka, 7 Potret Bahagia Ridwan Kamil Rayakan Ulang Tahun Baby Arkana

  8. Jangan Biarkan Beban Utang Menggunung, Manfaatkan 3 Metode Ini!

  9. Ramalan Keuangan Zodiak 1 Maret 2021: Leo Jangan Pelit Membelanjakan Uangmu!

  10. Penting! Ini Batas Waktu Orang Tua Menafkahi Anaknya

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

7 Potret Santai Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di Berbagai Kesempatan, Panen Buah hingga Mancing

Image
News

Bertema Pramuka, 7 Potret Bahagia Ridwan Kamil Rayakan Ulang Tahun Baby Arkana

Image
News

5 Kasus Besar yang Pernah Ditangani Artidjo Alkostar