Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Pemerintah Perlu Waspadai Fluktuasi Harga Pangan

Wayan Adhi Mahardika

Pemerintah Perlu Waspadai Fluktuasi Harga Pangan

Penjual saat menunggu pembeli di Pasar Tebet Timur, Jakarta Selatan, Senin (4/1/2021). | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menyatakan, pemerintah harus mewaspadai fluktuasi harga pangan yang berlangsung sejak akhir tahun lalu, terutama pada komoditas pokok.

Head of Research CIPS Felippa Ann Amanta mengatakan, pemerintah perlu memastikan ketersediaan komoditas pangan di pasar untuk membuat harganya terjangkau, terutama bagi mereka yang berpenghasilan rendah. Pantauan CIPS menunjukkan, data bulan Desember 2020 menunjukkan adanya kenaikan dan penurunan harga di beberapa komoditas tertentu (month to month).

Kenaikan terjadi pada komoditas beras. Sedangkan penurunan harga terjadi pada komoditas daging sapi, telur, dan bawang merah. Dilansir dari data BPS, fluktuasi harga komoditas pada bulan Desember menyebabkan inflasi pada bulan Desember sebesar 0,45 persen (month to month). Lebih lanjut, BPS juga menuturkan bahwa inflasi pada bulan ini utamanya disebabkan karena kenaikan cabai merah yang menyumbang 0,12 persen dan telur ayam ras sebesar 0,06 persen.

baca juga:

"kenaikan harga di beberapa komoditas ini dipicu oleh peningkatan jumlah permintaan yang disebabkan oleh Natal dan Tahun Baru. Sedangkan penurunan harga di beberapa komoditas lainnya disebabkan oleh masuknya masa panen di sejumlah sentra produksi di akhir tahun," katanya lewat keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (21/1/2021).

Harga daging sapi berada di posisi Rp143.985/kg, cukup stabil tinggi menjelang perayaan Natal dan Tahun baru. Tingginya harga daging sapi juga turut menyumbang inflasi pada bulan Desember.

Namun, karena stok daging sapi menjelang perayaan Natal dan Tahun baru dikatakan surplus sebanyak 131.000 ton sampai dengan akhir Desember berdasarkan perkiraan ketersediaan beras dan kebutuhan pangan pokok dan strategis nasional, maka tidak terjadi kelangkaan yang menyebabkan harga melonjak. Hampir serupa dengan daging sapi, harga telur masih cukup tinggi menjelang akhir Desember 2020, yakni mencapai Rp40.528/kg.

Salah satu hal yang disebut menyebabkan tingginya harga telur ini menurut Kementerian Pertanian (Kementan) dan Asosiasi Peternak Layer Nasional adalah karena adanya lonjakan permintaan konsumsi telur yang meningkat semenjak masa pandemi, hingga mencapai 4 kg per kapita. Tingginya permintaan ini tidak dibarengi dengan pasokan telur yang cukup sehingga berdampak pada masih tingginya harga telur di pasaran.

Penurunan suplai tersebut juga dipengaruhi oleh kebijakan Kementan untuk membantu peternak yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Dirjen PKH No.09246T/SE/PK/230./F/08/2020 tentang Pengurangan DOC FS Melalui Cutting HE Umur 18 Hari, Penyesuaian Setting HE dan Afkir Dini PS Tahun 2020. Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga daging ayam yang anjlok.

Selain itu, tidak dipungkiri proses produksi juga terpengaruh oleh cuaca buruk. Harga pakan ternak pun naik sehingga turut mempengaruhi harga produksi telur.

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

berita terkait

Image

Ekonomi

Izin Investasi Miras Dicabut, Peneliti Minta Keluarkan Papua dari Daftar

Image

Ekonomi

Pencabutan Perpres Investasi Miras Dinilai Terlalu Tergesa-gesa, Kenapa Ya?

Image

Ekonomi

Implementasi Perpres 10/2021 Tak Longgarkan Pembatasan Konsumsi Minuman Beralkohol

Image

Ekonomi

Wujudkan Ketahanan Pangan, Swasta Perlu Akses Impor Beras Lebih Luas

Image

Ekonomi

Kebijakan HET Dinilai Percuma, Tak Mampu Stabilkan Harga Beras

Image

Ekonomi

Efektivitas Bantuan Sosial Sangat Tergantung pada Akurasi Data

Image

Ekonomi

Peneliti: Digitalisasi Usaha Mikro Berkontribusi Tekan Angka Kemiskinan

Image

Ekonomi

Harga Jual Beras di Tingkat Konsumen Tinggi, Petani Tak Menikmati

Image

Ekonomi

Peneliti: Data Penerima Vaksinasi Covid-19 Mandiri Harus Dilindungi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Ketua Banggar: Perlu Reorientasi Penopang Pertumbuhan Ekonomi

Badan Anggaran DPR menilai perlu reorientasi penopang pertumbuhan ekonomi dengan mempersiapkan sektor andalan baru selain sektor komoditas.

Image
Ekonomi

Menkop Teten Ingin New Branding UMKM Lebih Modern

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mendorong adanya new branding bagi para pelaku UMKM Indonesia.

Image
Ekonomi

Erick Pede Sinergi BRI, PNM dan Pegadaian Dukung Bisnis UMKM

Erick Thohir meyakini sinergi BRI, PNM dan Pegadaian mendukung bisnis UMKM

Image
Ekonomi

Inggris Beri Sinyal Bakal Terbitkan Paspor Vaksinasi Covid-19

Inggris mengisyaratkan bakal memberikan sertifikat atau paspor vaksinasi.

Image
Ekonomi

Legislator Dorong Pemerintah Serius Optimalisasi Penambangan Nikel Untuk Kesejahteraan Rakyat

Anggota DPR RI Mulyanto mendorong optimalisasi aktivitas penambangan nikel di berbagai daerah untuk kesejahteraan rakyat Indonesia

Image
Ekonomi

Erick Thohir Mau Kembangkan Sanur Jadi KEK Kesehatan Khusus Lansia

Menteri BUMN Erick Thohir mengaku ingin mengembangkan wilayah Sanur, Bali, menjadi KEK Kesehatan.

Image
Ekonomi

Pemerintah Giat Rayu Tesla hingga VW untuk Garap Kendaraan Listrik

Kepala BKPM: Pemerintah terus mendorong pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

Image
Ekonomi

Siap-siap! 18 Negara Ini Bakal Kena Aturan Tarif Aluminium AS, RI Juga?

Departemen Perdagangan AS bakal memberlakukan bea masuk atas produk lembaran aluminium dari 18 negara.

Image
Ekonomi

Alasan Erick Thohir Pangkas BUMN Jadi 41 Perusahaan

Menteri Erick berkomitmen mentransformasi BUMN jadi lebih profesional, salah satunya dengan memangkas jumlah perusahaan pelat merah

Image
Ekonomi
DPR RI

Cukai Tembakau Naik, Anggota DPR Dorong Insentif Bagi Industri HPTL

Anggota Komisi XI DPR RI Willy Aditya mendorong adanya insentif bagi industri HPTL berkontribusi bagi peningkatan penerimaan cukai negara

terpopuler

  1. Geledah Rumah Pribadi Nurdin Abdullah, Penyidik KPK Temukan Uang Tunai

  2. Jhony Allen Marbun: Demi Tuhan Saya Bersaksi, SBY Tidak Berkeringat Sama Sekali

  3. Lion Air dan Batik Air Perluas Layanan Rapid Test Antigen Covid-19 Gratis, Cek Rutenya!

  4. Muannas Nilai Langkah Jokowi Cabut Perpres Miras untuk Hentikan Kontroversi

  5. KPK Buka Penyidikan Kasus Dugaan Suap Pajak yang Libatkan Anak Buah Sri Mulyani

  6. Nora Alexandra Lapor Polisi Disebut Kesepian Pasca Jerinx SID Ditahan

  7. DPR Dorong TNI Perkuat Alutsista di Perairan Natuna

  8. Cukup Sambungkan ke Smartphone, Perangkat Kecil ini Mampu Diagnosis Covid-19

  9. Polisi Temukan HP Anggota KKB Ferry Ellas yang Berisi Video Baku Tembak

  10. Polisi Sebut Video Gus Idris Ditembak Orang Tak Dikenal Hoax

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

Sederhana! Begini Penampakan Kamar Belva Devara yang Jauh dari Kemewahan

Image
News

8 Potret Adu Gaya Sporty AHY dan Ibas saat Berolahraga

Image
News

7 Potret Santai Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di Berbagai Kesempatan, Panen Buah hingga Mancing