Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

KKP Luncurkan Slogan Baru, Direktur PKMK: Menteri Trenggono Belum Ada Terobosan

Siti Nurfaizah

KKP Luncurkan Slogan Baru, Direktur PKMK: Menteri Trenggono Belum Ada Terobosan

Polisi menjaga area gedung saat penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan sidak di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan di Jakarta, Jumat (27/11/2020). | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyatakan bahwa slogan KKP pada tahun 2021 adalah menggerakkan budidaya perikanan dengan memperhatikan keberlanjutan lingkungan serta mendorong perputaran ekonomi bagi masyarakat.

"Tagline-nya Kementerian Kelautan dan Perikanan di 2021 kita akan menggerakkan budidaya perikanan. Kita pilih sub sektor ini sebagai salah satu prioritas kerja karena budidaya adalah kelestarian, kebersinambungan untuk generasi berikut," kata Sakti Wahyu Trenggono dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin (18/1/2021).

Menurut dia, bila budidaya perikanan tidak digerakkan maka sumber daya perikanan ke depannya juga bakal berpotensi akan habis.

Trenggono memaparkan perikanan budidaya yang dikembangkan tidak hanya komoditas ikan air tawar tapi juga air payau, seperti udang vaname, kerapu, dan bawal.

"Untuk itu baik di laut maupun di darat, kita akan gerakkan budidaya termasuk udang dan sebagainya," tambahnya dilansir dari Antara.

Ia berpendapat bahwa perikanan budidaya memiliki turunan ekonomi yang cukup banyak, seperti jual beli pakan, pembenihan hingga usaha pembesaran.

Dengan demikian, lanjut Trenggono, perputaran ekonomi yang dihasilkan pun besar dan menciptakan peluang lapangan kerja untuk masyarakat.

Rencananya, masih menurut dia, untuk pengembangan perikanan budidaya, KKP akan menggalakkan sinergi dengan lintas sektor, baik dengan kepala daerah, elemen masyarakat, instansi pemerintah lainnya, termasuk dengan perguruan tinggi.

Menteri Trenggono mengemukakan bahwa kerjasama dengan perguruan tinggi dinilainya sangat penting, khususnya untuk memperkuat riset dan inovasi teknologi di sektor kelautan perikanan.

Dengan memanfaatkan teknologi, ujar Menteri Kelautan dan Perikanan, maka jumlah produksi yang dihasilkan bisa lebih banyak, baik untuk komoditas perikanan dan juga pakan.

"Saya berharap pakan ini bisa dikembangkan antara pemerintah dan perguruan tinggi, sehingga potensi impor bahan baku pakan seperti tepung ikan, tepung kedelai dan tepung gandum tidak ada lagi," paparnya.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan Abdul Halim menyatakan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono harus berani menampilkan kebijakan terobosan yang nyata.

"Belum terlihat upaya strategis yang dilakukan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan berkenaan dengan pemulihan marwah instansi maupun ikhtiar terobosan untuk menggiatkan kembali usaha perikanan di tengah pandemi," kata Abdul Halim.

Mengenai upaya Trenggono yang menyatakan ingin fokus kepada budidaya perikanan, Abdul Halim menyatakan bahwa fokus kepada budidaya perikanan telah lama dilakukan KKP.

Hal itu, ujar Abdul Halim disebabkan oleh tren di berbagai kawasan di dunia terkait meningkatnya produksi perikanan di sektor budidaya ketimbang sektor perikanan tangkap.

"Sudah sejak lama memang aquaculture (budidaya) menjadi fokus para Menteri Kelautan dan Perikanan sebelumnya," kata Abdul Halim.[]

baca juga:

Editor: Azis Muslim

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

Aparat Gagalkan Penyelundupan 23.942 Benih Bening Lobster

Image

Ekonomi

Pecut Ekspor Ikan Hias, Menteri KKP Resmikan Pusat Koi dan Maskoki Nusantara

Image

Ekonomi

KKP Gandeng Lembaga Dalami Penyebab Mamalia Laut Terdampar Massal

Image

Ekonomi

Cetak Pelaut, KKP Luncurkan Komite Pengesahan Awasi Lembaga Diklat Kelautan

Image

Ekonomi

KKP Gandeng Pemprov Sulut Perkuat Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan

Image

Ekonomi

KKP Bangun Kampung Tematik Perikanan Budi Daya

Image

Ekonomi

KKP Bidik Peluang Pasar Ekspor Udang 2 Juta Ton

Image

Ekonomi

Merger BUMN Perikanan Diharapkan Fokus Bangun Rantai Pasok Dingin

Image

News

Barbuk Kasus Perikanan, Empat Kapal Asal Vietnam Ditenggelamkan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Pengusaha Ajak Pelaku UMKM Terdampak Covid-19 Menata Ulang Usaha

Hipmi Temanggung ajak pelaku UMKM terdampak Covid-19 menata ulang usaha nya untuk bisa bangkit menuju tatanan ekonomi baru pascapandemi

Image
Ekonomi

KNPI Agendakan Kongres Bersama dalam Waktu Dekat

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang saat ini terpecah menjadi tiga kubu

Image
Ekonomi

Rugikan Masyarakat, TKSK Nakal Program Bansos Harus Serius Ditindak Tegas

TKSK nakal dalam pendampingan program bansos harus ditindak tegas sebab ulah mereka merugikan masyarakat

Image
Ekonomi

Manjakan Kebutuhan Transportasi, KAI Perpanjang Relasi KA Mutiara Timur

KAI Daop 8 Surabaya memperpanjang relasi KA Mutiara Timur menjadi Yogyakarta-Surabaya Gubeng-Ketapang PP

Image
Ekonomi

PHRI: Program Vaksinasi Covid-19 Belum Mampu Dongkrak Kunjungan Hotel

PHRI menyatakan program vaksinasi Covid-19 belum mampu dongkrak kunjungan hotel di Soloraya

Image
Ekonomi

OJK Sebut BWM Penting Dorong Ekonomi Masyarakat di Pesantren

OJK menyatakan Bank Wakaf Mikro (BWM) penting untuk mendorong ekonomi masyarakat, khususnya di sekitar pesantren

Image
Ekonomi
DPR RI

Puan Maharani Ajak Pengusaha Jadi Solusi Bangkitkan Ekonomi

Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan di tengah berbagai tantangan akibat pandemi Covid-19, selalu ada peluang solusi

Image
Ekonomi

Menakar Jurus Kemenperin Optimalkan Peran Industri Percepat Pulihkan Ekonomi Nasional

Pemerintah mengoptimalkan peran industri untuk memulihkan ekonomi nasional dari dampak pandemi Covid-19

Image
Ekonomi

Dongkrak Penjualan Pelumas di Thailand, Pertamina Lubricants Gandeng Mitra Lokal

Pertamina Lubricants gandeng Iyara Energy Group Co Ltd untuk mendorong pertumbuhan penjualan pelumas di Thailand

Image
Ekonomi

Pemerintah Ingin Impor Beras 1 Juta Ton, Anggota DPR: Jangan Terus Sandiwara!

Anggota Komisi IV DPR RI Andi Akmal Pasluddin menolak rencana pemerintah yang akan meingimpor 1 juta ton beras pada tahun 2021 ini

terpopuler

  1. Jarang Ketemu Orang Luar, Adik Mendiang Julia Perez Kaget Divonis Positif Covid-19

  2. Musa Sebut Cak Imin Diduga Dapat 40 M Mahar Politik di Pilgub Lampung

  3. Dualisme Partai Demokrat, 58 Anggota DPRD Kalbar Nyatakan Setia pada AHY

  4. Pedagang Kopi Keliling Balapan Sepeda, Polisi Selidiki Usut Pelaku dan Penyebar Videonya

  5. Misterius, 100 Mobil yang Parkir di Swalayan Inggris Mendadak Tak Bisa Dibuka Pintunya

  6. Launching Akhir Maret, Ini Spesifikasi Seri Vivo X60

  7. Makanan Tambahan yang Wajib Ada di Piring Orang Tua 50 Tahun ke Atas

  8. Terjawab Sudah Mengapa Minuman Bersoda Selalu Ada di Paket Makanan Cepat Saji

  9. DKI Keluar dari Zona Merah COVID-19, Ketua DPRD Puji Anies Baswedan

  10. Pengamat: Kalau Memkumham Akui Hasil KLB, Maka Lonceng Kematian Demokrat Makin Kencang

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

5 Fakta Anas Urbaningrum, Jabat Ketum Partai Demokrat hingga Terjerat Korupsi

Image
News

5 Fakta Menarik Said Aqil Siroj yang Ditunjuk Jadi Komisaris Utama PT KAI

Image
News

Sederhana! Begini Penampakan Kamar Belva Devara yang Jauh dari Kemewahan