Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Atasi Defisit Neraca Perdagangan, Indonesia Perlu Tingkatkan Ekspor ke Negara Nontradisional

Atikah Umiyani

Atasi Defisit Neraca Perdagangan, Indonesia Perlu Tingkatkan Ekspor ke Negara Nontradisional

Aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (3/11/2018). Badan Pusat Statistik (BPS) merilis nilai ekspor dan impor pada Juli 2018. Pada periode tersebut, ekspor Indonesia tembus US$ 16,24 miliar atau tumbuh 19,33% secara tahunan. Sementara impor naik 31,56% tahunan menjadi US$18,27 miliar. Sehingga defisit neraca perdagangan bulan lalu mencapai US$2,03 miliar. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Pingkan Audrine Kosijungan menyatakan Indonesia perlu meningkatkan ekspor ke negara-negara sasaran non tradisional sebagai upaya mengatasi defisit neraca perdagangan nasional.

"Selain peningkatan kualitas produk Indonesia supaya daya saing makin kuat, sudah saatnya pemerintah melihat potensi dari negara-negara tujuan non tradisional. Pemetaan penting dilakukan supaya pasar untuk produk Indonesia semakin luas," kata Pingkan Audrine Kosijungan dalam rilis di Jakarta, Kamis (14/1/2021).

Ia mengingatkan bahwa Kementerian Perdagangan menargetkan surplus sebesar 1 miliar dolar AS pada neraca perdagangan di tahun 2021 ini.

Selain itu, ujar dia, ekspor riil barang dan jasa ditargetkan akan tumbuh sebesar 4,2 persen, ekspor nonmigas akan tumbuh 6,3 persen, serta adanya pertumbuhan rasio ekspor terhadap jasa ekspor terhadap PDB sebesar 2,8 persen untuk tahun 2021.

"Indonesia sebenarnya masih sangat berpotensi meningkatkan nilai ekspornya. Salah satunya adalah melalui intensifikasi ekspor ke negara-negara tujuan non tradisional," katanya, melansir Antara.

Pingkan berpendapat bahwa pasar ekspor ke negara-negara nontradisional dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi defisit neraca perdagangan, mengingat bahwa nilai ekspor nonmigas Indonesia terhadap negara yang tergolong tujuan tradisional telah mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.

Selain itu, tren serupa juga dialami oleh negara tujuan non-tradisional seperti Tanzania, Kenya, dan Kazakhstan. Selama kurun waktu lima tahun nilai ekspor Indonesia terhadap tiga negara tersebut meningkat masing-masing dari 214 juta dolar; 187,7 juta dolar dan 3,2 juta dolar pada 2015 menjadi 262,9 juta dolar; 220,6 juta dolar dan 207,1 juta dolar pada tahun lalu.

"Kondisi ini menjelaskan bahwa produk Indonesia diterima dengan baik oleh negara-negara non tradisional," katanya.

Ia mengungkapkan, negara-negara seperti Kazakhstan, Kenya dan Tanzania memiliki peluang yang bagus menjadi tujuan ekspor karena ketiga negara ini diprediksi akan mengalami pertumbuhan jumlah penduduk kelas menengah dan juga memiliki kondisi perekonomian yang cukup stabil dalam jangka waktu beberapa tahun ke belakang.

Untuk itu, pemerintah dinilai perlu meningkatkan kerjasama bilateral dengan negara-negara nontradisional yang dapat memberikan keuntungan dalam perdagangan seperti penghapusan dan/pengurangan hambatan bea masuk.

Sebelumnya, Anggota Komisi VI DPR RI Amin Ak mengingatkan agar berbagai FTA atau perjanjian perdagangan bebas yang telah dilakukan dengan berbagai negara dan kawasan internasional harus dapat dioptimalkan guna memulihkan perekonomian nasional.

Amin Ak mengutarakan harapannya agar Kementerian Perdagangan di bawah kepemimpinan Muhammad Lutfi mampu mengoptimalkan perjanjian perdagangan bebas secara bilateral dengan 162 negara di berbagai kawasan.

Ia mengemukakan bahwa salah satu andalan untuk pemulihan ekonomi nasional agar keluar dari resesi, adalah perdagangan internasional yang diharapkan terus tumbuh positif.

Untuk itu, Amin mendorong beragam upaya untuk menggenjot devisa, terutama dari ekspor komoditas, agar jangan hanya mengandalkan permintaan dari negara mitra dagang utama Indonesia, terutama China, Amerika Serikat, Jepang, dan India.

"Peningkatan permintaan komoditas akan ikut mendorong ekspor Indonesia mengalami peningkatan ke depannya dan mampu menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia. Karena itu optimalisasi FTA bilateral dengan negara-negara Asia, Eropa, dan Afrika, sangat penting dan strategis," tukasnya.[]

baca juga:

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber: ANTARA

berita terkait

Image

Olahraga

Thailand Open 2021

5 Fakta Menarik Thailand Open 2021, Heboh Mi Instan hingga Gratis Makan dan Hotel

Image

News

Direktur PT DPP Suharjito Segera Disidangkan Kasus Ekspor Benih Lobster

Image

Ekonomi

Peringatan! Bos BI Sebut Bankir Bisa Kehilangan Pekerjaan di 2021

Image

Ekonomi

Menkop Minta Peningkatan Daya Saing Produk UMKM Demi Genjot Ekspor

Image

Hiburan

Celine dan Stefan William Pisah Rumah, Ibunda: Setiap Hubungan Pasti Ada On-Off

Image

News

Kasus Perdata Proyek di Morowali Disulap Jadi Pidana, LQ Indonesia Lawfirm Minta Perhatian Jokowi

Image

Ekonomi

Kinerja Pelindo 1 Tumbuh Positif Sepanjang 2020 Berkat Ini

Image

Ekonomi

Angkat Direksi Milenial, BRI Dinilai Jalankan Regenerasi dengan Baik

Image

Ekonomi

SIG Beri Bantuan Medis & Logistik untuk Korban Gempa di Mamuju

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

10 Wanita Terkaya Dunia 2020 Versi Forbes, Total Kekayaannya Rp4.000 Triliun!

Simak 10 wanita terkaya tahun 2020 versi Forbes.

Image
Ekonomi

Pemerintah Bidik Bantuan Subsidi Perumahan TA 2021 Sebanyak 222.876 Unit, Ini Rinciannya!

Kementerian PUPR menargetkan 222.876 unit bantuan pembiayaan perumahan Tahun Anggaran 2021.

Image
Ekonomi

5 Selebriti Dunia Ini Pernah Terlibat Masalah Pajak, Ada yang Capai Rp265 Miliar!

Pada 2019, Cristiano Ronaldo harus membayar pajak sekaligus denda mencapai Rp265,09 miliar sebagai pengganti hukuman 23 bulan penjara.

Image
Ekonomi

Tipe Pembelanja dari si Ngirit Hingga Mageran, Kamu yang Mana ?

apakah kebiasaan belanja dirimu tergolong aman atau tidak, cari tahu dulu yuk tipe pembelanja seperti apakah kamu.

Image
Ekonomi

Walah! Beli Baju Bermerek Ternyata Lebih Hemat

Pakaian bermerek bisa bertahan hingga bertahun-tahun. Bahkan mungkin sampai kamu bosan memakainya.

Image
Ekonomi

Langgar Aturan Tarif, Kemenhub Bekukan Izin Rute-rute Maskapai Ini

Kemenhub membekukan izin rute penerbangan beberapa maskapai (Badan Usaha Angkutan Udara) melanggar penerapan tarif batas bawah atau atas.

Image
Ekonomi

Waspada! Jabodetabek Bisa Alami Krisis Daging Sapi Berkepanjangan

Lonjakan harga daging sapi yang menyebabkan para pedagang di pasar tradisional melakukan aksi mogok

Image
Ekonomi

Regulasi Berbagi Jaringan Bantu Industri Telekomunikasi Miliki Daya Saing

KPPU mencermati soal berbagi jaringan atau network sharing aktif dalam Rancangan Peraturan Pemerintah Pos, Telekomunikasi, dan Penyiaran.

Image
Ekonomi

Wakil Rakyat Minta Satgas Pangan Aktif Temukan Para Spekulan

Darori Wonodipuro menginginkan Satgas pangan dapat lebih aktif dalam melakukan pengawasan pangan

Image
Ekonomi

Peringatan! Bos BI Sebut Bankir Bisa Kehilangan Pekerjaan di 2021

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengingatkan para bankir berpotensi kehilangan pekerjaan di 2021.

terpopuler

  1. 7 Potret Pernikahan Uta Syahputra, Adik Olga yang Dulu Viral karena Jadi Tukang Parkir

  2. Gilbert: Hanya Anies Baswedan yang Melepas Tanggung Jawab Daerah ke Pusat

  3. Jangan Sampai Tidak Tahu, ini 4 Zikir Paling Allah Sukai

  4. Jika Ada Keluarga Isolasi Mandiri, Jangan Pakai Toilet yang Sama

  5. Bencana Tak Pandang Bulu, Banjir Kalsel Rendam Barang Milik Negara

  6. Takut Warga Tak Bisa Makan Malam, Wagub DKI Dukung Pemerintah Pusat Perpanjang Operasional Mal

  7. Shalawat Syifa; Dibaca Agar Dijauhkan dari Penyakit Seperti Covid-19

  8. Brigjen Rusdi Hartono Akui Rekomendasi Komnas HAM Tidak Diserahkan ke Polri

  9. Tanpa Ampun, Facebook Blokir Permanen Akun Donald Trump

  10. Jumlah Pelanggaran Protokol Kesehatan Covid-19 di DKI Melonjak, Efek Anies Hapus Denda Progresif?

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Abdul Hamid

Ilusi Dilema Demokrasi dan Integrasi

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Gebrakan Kapolri Baru Pilihan Jokowi

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Wawancara

Image
Video

Bukan Mistis, Gangguan Jiwa Adalah Gangguan Medis | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Dokter Vivi Ajak Kenali Mental Sehat di Dalam Diri | Akurat Talk (1/3)

Image
News

Covid-19 Tembus 3.500 Kasus Per Hari, DKI Gagal Terapkan Program 3T?

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik Maya Nabila, Mahasiswa S3 ITB yang Baru Berusia 21 Tahun

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot