Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Susun Peta Jalan, Pemerintah Sesumbar Mampu Rangsang UMKM Naik Kelas

Andi Syafriadi

Susun Peta Jalan, Pemerintah Sesumbar Mampu Rangsang UMKM Naik Kelas

Musfiq Amar, pengrajin mini figure saat menyelesaikan pesanan di salah satu industri rumahan di kawasan Petukangan, Kebayoran Baru, Senin (11/3/2019). Mini figure berbahan Clay (sejenis lilin) yang dibuat menyerupai orang sebenarnya di bandrol dengan harga Rp 1,5 juta per buah. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Bidang Ekonomi Kerakyatan M. Riza Damanik mengklaim bahwa Kementerian Koperasi dan UKM telah memiliki peta jalan (Roadmap) pengembangan koperasi dan UMKM 2021-2024. 

"Kita ingin menggunakan peta jalan ini sebagai acuan KUMKM di masa depan. Kita optimis akan ada peningkatan signifikan hingga 2024," tegas Riza dalam pemaparan Outlook 2021 Adaptasi dan Transformasi KUMKM, di Jakarta belum lama ini. 

Menurut Riza, terdapat 6 indikator strategis untuk mewujudkan koperasi modern dan UMKM naik kelas serta sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Indikator tersebut adalah peningkatan kontribusi Produk Domestik Bruto (PDB) UMKM, PDB koperasi, ekspor UMKM, pertumbuhan startup koperasi, koperasi modern dan UKM naik kelas. 

baca juga:

"Kita dorong UMKM naik kelas, koperasi modern, sekaligus kewirausahaan semakin meningkat. Pada tahun 2021, kita menargetkan PDB UMKM menjadi 62,36%, PDB koperasi 7,54%, kontribusi ekspor UMKM 15,12%, pertumbuhan start-up berbasis inovasi dan teknologi 900 unit, 150 unit koperasi modern dan 0,55% UKM naik kelas," paparnya. 

Riza menjelaskan, indikator tersebut disusun dengan mempertimbangkan beberapa hal diantaranya modalitas UMKM dan koperasi saat ini, kondisi ekonomi dalam dan luar negeri saat ini dan ke depannya, serta masukan-masukan yang datang dari berbagai pihak. Termasuk para akademisi, asosiasi, pelaku UMKM dan koperasi serta daerah. Indikator tersebut kata Riza, akan menjadi acuan kolaborasi pengembangan koperasi dan UMKM ke depan. 

"Pada 2024 diharapkan kontribusi UMKM terhadap PDB Nasional menjadi 65%, PDB koperasi 11,54%, kontribusi ekspor UMKM 21,60%, startup berbasis inovasi dan koperasi 850 unit, koperasi modern berbasis digital 100 unit dan rasio kewirausahaan 3,95%," jelasnya.

Menurut Staf Khusus MenkopUKM, Indonesia berada di posisi ke-4 negara dengan jumlah startup terbanyak. Hal itu menjadi modal besar untuk mewujudkan startup berbasis inovasi dan teknologi. Selain itu menurut Riza, dengan disahkannya Undang-Undang Cipta Kerja, maka akan mempercepat tumbuh kembangnya koperasi di Indonesia. 

"Peluangnya percepatan digitalisasi koperasi justru ada di UU Cipta Kerja. Dengan begitu akan semakin banyak anak muda tertarik menjadi anggota koperasi, mengembangkan usaha berbasis koperasi dan bangga untuk berkoperasi," tutup Riza.

Untuk diketahui, meskipun tengah dilanda pandemi COVID-19, Kementerian Koperasi dan UKM mengklaim optimis kontribusi ekspor UMKM akan meningkat menjadi 15,12 persen pada tahun 2021. Bahkan target tersebut akan ditingkatkan pada 2024 menjadi 21,60 persen. Saat ini ekspor UMKM hanya berkisar 14,37 persen.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Kandidat Menkeu AS Harapan Baru Eksportir Indonesia

Image

Ekonomi

Diskop UKM Kulon Progo Edukasi Pelaku UMKM Berjualan secara Daring

Image

Ekonomi

Kemitraan Ekonomi Lesatkan Investasi, 60 juta UMKM Bakal Terangkat

Image

Ekonomi

Menkop dan Menparekraf Mantapkan Kolaborasi di 5 Destinasi Super Prioritas

Image

Ekonomi

BSN Harus Gencar Jemput Bola ke UMKM

Image

Ekonomi

Kemenkop Dukung Daya Saing UMKM Melalui Kemitraan dengan Usaha Besar

Image

Iptek

Merger Gojek Tokopedia Ciptakan Efisiensi Ekonomi Digital dan Bantu UMKM

Image

News

Gandeng Teten, Sandi Ingin Usaha Mikro Sektor Pariwisata Berkembang

Image

Ekonomi

Strategi BRI Cari Sumber Pertumbuhan Baru di Segmen UMKM

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
DPR RI

Pemerintah Diminta Segera Bentuk Badan Pangan Nasional, Buat Apa?

Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan mengingatkan pemerintah untuk pentingnya membentuk badan pangan nasional.

Image
Ekonomi

RI Bakal Dapat 663 Juta Dosis Vaksin COVID-19, Melebihi Kebutuhan?

Bio Farma: Indonesia berpotensi mendapatkan 663 juta dosis vaksin atau lebih besar dari yang dibutuhkan 426 juta dosis.

Image
Ekonomi

Jasa Raharja Sudah Serahkan Santunan kepada 36 Ahli Waris Korban SJ 182

Jasa Raharja telah menyerahkan santunan kepada 36 ahli waris korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 182.

Image
Ekonomi
DPR RI

Legislator: Peremajaan Sawit Harus Sejahterakan Petani, Bukan Korporasi Besar!

Ketua Komisi IV DPR RI Sudin mempertanyakan dampak program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang minim bagi kesejahteraan rakyat.

Image
Ekonomi

DPR Minta Pemerintah Segera Revisi Data Cadangan Migas

Anggota Komisi VII DPR RI Kardaya Warnika meminta pertamina dan pemerintah untuk segera me-review atau memperbaiki data cadangan SDA

Image
Ekonomi

Pemerintah Siapkan Insentif Royalti Program Gasifikasi Batu Bara

Pemerintah berencana memberikan tarif royalti khusus kepada perusahaan yang melakukan gasifikasi batu bara melalui program DME.

Image
Ekonomi

Pertamina Prime, Kapal VLCC Raksasa Berkapasitas 2 Juta Barel

Pertamina meluncurkan kapal baru VLCC (Very Large Crude Carrier) berkapasitas 2 juta barel. Kapal raksasa yang diberi nama Pertamina Prime.

Image
Ekonomi

Sri Mulyani Janji Terus Jaga Keseimbangan APBN di Tengah Pandemi COVID-19

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berkomitmen untuk terus menjaga keseimbangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Image
Ekonomi

Kemenperin Puji Desain Kendaraan Multiguna Fin Komodo Buatan Cimahi

Kementerian Perindustrian mengapresiasi desain kendaraan multiguna buatan Cimahi dalam Indonesia Good Design Selection (IGDS) 2020.

Image
Ekonomi

Ya Ampun, Industri Mamin Diramal Hanya Tumbuh 1 Persen di 2020

Gapmmi menyebutkan pertumbuhan sektor industri makanan dan minuman (mamin) pada 2020 diprediksi hanya akan tumbuh 1 persen.

terpopuler

  1. WhatsApp Mulai Ditinggalkan, Jutaan Orang Beralih ke Aplikasi Chat Lain

  2. 7 Potret Memesona Ady Sky, Aktor dan Pengusaha Muda yang Dijodohkan dengan Fatin Shidqia

  3. Dzikir dan Doa setelah Salat Fardhu, Lengkap, Praktis, dan Mudah Dihafalkan

  4. Unggahan Viral Potret Tokoh Publik Ala Disney, Warganet: Cak Lontong Jadi Ganteng Banget!

  5. Humor Gus Dur, Dijamin Ngakak: Ketika Terlambat Dicabut

  6. 101 RS Rujukan Corona Nyaris Penuh, Anies Minta Jokowi Ambil Alih Penanganan COVID-19 di Bodetabek

  7. Awas Penipuan Baru di Netflix! Pengguna Diancam Akunnya Terhapus jika Tak Beri Informasi ini

  8. Humor Gus Dur Paling Bikin Ngakak: Puasa Setengah Tahun

  9. Denny Siregar: Uang BPJS Ketenagakerjaan Dimainkan Saham dan Reksadana, Mirip Jiwasraya

  10. Kasus Covid-19 DKI Turun Dua Hari Berturut-turut

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Gebrakan Kapolri Baru Pilihan Jokowi

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Image
Muhammad Husen Db, M.Pd

Transformasi Episode Dalam Dimensi Merdeka Belajar

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Dokter Vivi Ajak Kenali Mental Sehat di Dalam Diri | Akurat Talk (1/3)

Image
News

Covid-19 Tembus 3.500 Kasus Per Hari, DKI Gagal Terapkan Program 3T?

Image
News

Vaksinasi Bisa Putus Mata Rantai Penularan Covid-19 di DKI Jakarta?

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot

Image
News

Wafat di Hari Jumat, Ini 5 Fakta Penting Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf