Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Akademisi Nilai UU Cipta Kerja Beri Harapan Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi

Wayan Adhi Mahardika

Akademisi Nilai UU Cipta Kerja Beri Harapan Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi

Warga melintas diantara gedung bertingkat di kawasan Setiabudi, Jakarta, Rabu (5/11/2020). | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Akademisi Universitas Kristen Indonesia (UKI), Dhaniswara K Harjono menilai UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja memberikan harapan pemulihan ekonomi nasional pada masa pandemi COVID-19.

"Di tengah pandemi COVID-19, Indonesia mampu menghadirkan produk hukum baru yang memberi harapan yakni UU Cipta Kerja. UU Cipta Kerja yang terdiri 116 pasal ini mampu merevisi 77 UU sebelumnya yang ternyata isinya saling tumpang tindih dan tidak ada kepastian," ujar Dhaniswara dilansir dari Antara, Jakarta, Sabtu (2/1/2021).

Menurut dia, adapun UU Cipta Kerja ini menyentuh masalah perizinan dan penanaman modal di mana implementasi dari UU ini sebagai upaya meningkatkan investasi yang akan membuka lapangan kerja lebih luas.

baca juga:

"Salah satu sisi positif dari UU Cipta Kerja, kalau kita bikin perusahaan mudah, tidak perlu banyak modal. Kalau dulunya minimal Rp50 juta, sekarang tidak perlu," katanya.

UU Cipta Kerja sangat diperlukan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang ada serta tantangan ke depan. Seperti memanfaatkan bonus demografi yang akan dialami Indonesia dalam 10-20 tahun mendatang (2020-2040), kemudian menyederhanakan, menyinkronkan, dan memangkas regulasi dikarenakan terlalu banyaknya aturan yang diterbitkan di pusat dan daerah yang menghambat kegiatan berusaha dan penciptaan lapangan kerja.

"Kita akan dihadapkan pada persoalan masa depan, antara lain bonus demografi pada 2030 dan puncaknya pada 2040. Artinya jumlah usia produktif komposisinya akan jauh lebih besar. Kita perlu solusi untuk mengantisipasi bonus demografi ini dengan peningkatkan lapangan kerja," kata Rektor UKI tersebut.

Berdasarkan survei BPS, lanjut dia, pada 2030 nanti setidaknya ada tambahan 52 juta penduduk usia produktif yang membutuhkan lapangan pekerjaan.

Menurut dia, yang namanya bonus demografi seperti layaknya pedang bermata dua. Bila tidak dipersiapkan lapangan pekerjaan, justru akan berdampak buruk di masa depan.

“Bonus demografi ini seperti pisau bermata dua, kalau tidak hati-hati ini akan membawa malapetaka, sehingga usia-usia produktif ini harus kita siapkan dengan baik," kata Dhaniswara.

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Lawan Covid-19

MalaysiaPunya Alat Uji COVID-19 Pakai Sampel Air Liur

Image

Iptek

Lawan Covid-19

Uji Laboratorium Ungkap Luminer UV-C Signify Mampu Nonaktifkan Virus Covid-19

Image

News

Ratusan ASN di Bandung Ikuti Vaksinasi Massal Tahap Pertama

Image

Ekonomi

Menperin Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Lingkungan Kemenperin

Image

Hiburan

Nia Anggia, Adik Mendiang Julia Perez Positif Covid-19

Image

News

Vaksinasi Tahap Kedua, Bengkayang Harapkan Adanya Penambahan Kuota Vaksin

Image

News

Pemprov Bali Fasilitasi Vaksinasi Covid-19 Untuk Awak Media

Image

Gaya Hidup

Lawan COVID-19

INFOGRAFIS 5 Kebiasaan Picu Depresi

Image

Hiburan

Ungkap Sakit yang Dirasakan Saat Positif Covid-19, Ashanty: Kayak Sakaratul Maut

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

KKP Gandeng Pemprov Sulut Perkuat Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan

KKP menggandeng Pemprov Sulut untuk memperkuat pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan di wilayah tersebut.

Image
Ekonomi

Mentan Dorong Pengembangan Agrowisata Buah di Berbagai Daerah

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mendorong pengembangan agrowisata buah di berbagai daerah dengan membudidayakan buah lokal.

Image
Ekonomi

Pupuk Indonesia Siapkan Stok Pupuk Bersubsidi 4 Kali Lipat di Sulawesi Selatan

Pupuk Indonesia memperkuat stok pupuk bersubsidi sebanyak 108.592 ton di gudang-gudang lini III di Provinsi Sulawesi Selatan.

Image
Ekonomi

Sentil Perbankan, Bahlil Minta Ekuitas 30% untuk Bangun Smelter

BKPM: Perbankan masih belum berpihak kepada pengusaha lokal yang bergerak di sektor pertambangan.

Image
Ekonomi

IGJ: Seruan Benci Produk Asing Tak Diiringi Kebijakan Konsisten

IGJ menilai pernyataan Presiden Joko Widodo soal Anti Produk Luar Negeri tak diiringi dengan bentuk aturan dan kebijakan yang konsisten.

Image
Ekonomi

Bendungan Sindang Heula Mampu Pasok Kebutuhan Air di Daerah Industri

Bendungan Sindang Heula mampu menyediakan kebutuhan air baku bagi daerah industri.

Image
Ekonomi

Menaker Ingin Tingkatkan Kompetensi SDM Industri Pengolahan Logam Berat

Kementerian Ketenagakerjaan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (PT IWIP).

Image
Ekonomi

Menaker Ida: Kalau BLK Cuma Lahirkan Pengangguran, Tutup Saja!

Menaker Ida Fauziyah mengingatkan pengelola Balai Latihan Kerja (BLK) di pusat dan daerah agar dapat menjawab kebutuhan tenaga kerja.

Image
Ekonomi

Menhub Tinjau Titik Lokasi Pembangunan Stasiun Jatake

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau titik lokasi rencana pembangunan Stasiun Kereta Api Jatake, Kabupaten Tangerang, Banten.

Image
Ekonomi

Sri Mulyani: Perkembangan Teknologi Beri Kesempatan Difabel Berkarya

Perkembangan teknologi digital yang pesat pada pandemi Covid-19 justru memberikan kesempatan kepada kaum tuli untuk berkarya dan bekerja.

terpopuler

  1. Ramai KLB Demokrat, Akun Anas Urbaningrum Bagikan Foto saat Makan Durian

  2. Polres Jakpus Tangkap Preman yang Kuasai Rumah Orang Lain di Kemayoran

  3. Mantan Kalapas Sukamiskin Deddy Handoko Kembali ke Lapasnya sebagai Terpidana

  4. 6 Mobil SUV Mewah Cuma Rp70 Juta, Tampang Gahar dan Mesin Bandel

  5. Zulhas Ungkap Ada Pihak Ingin Ubah Indonesia Jadi Negara Agama

  6. Moeldoko Ketum Demokrat versi KLB, Pengamat: Refleksi Kegagalan AHY Pimpin Partai

  7. Baru Diangkat oleh Militer, Duta Besar Myanmar untuk PBB Langsung Mengundurkan Diri

  8. Pengamat Sebut KLB Demokrat untuk Muluskan Agenda Terselubung Moeldoko

  9. Komisioner KPU Banjar Temukan Pemalsuan Dokumen Pilgub Kalsel

  10. Saking Malunya, SBY Sampai Minta Ampun ke Allah Karena Pernah Tunjuk Moeldoko Jadi Panglima TNI

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

5 Fakta Anas Urbaningrum, Jabat Ketum Partai Demokrat hingga Terjerat Korupsi

Image
News

5 Fakta Menarik Said Aqil Siroj yang Ditunjuk Jadi Komisaris Utama PT KAI

Image
News

Sederhana! Begini Penampakan Kamar Belva Devara yang Jauh dari Kemewahan