Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Stok Kedelai Cukup, Kemendag Jamin Tahu dan Tempe Tetap Ada di Pasaran

Siti Nurfaizah

Stok Kedelai Cukup, Kemendag Jamin Tahu dan Tempe Tetap Ada di Pasaran

Pengrajin melakukan proses pembuatan tahu di kawasan Juanda, Depok, Jawa Barat, Kamis (26/11/2020). | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Kementerian Perdagangan (Kemendag) menegaskan, stok kedelai cukup untuk kebutuhan industri tahu dan tempe nasional. Artinya, persediaan tahu dan tempe dijamin tetap tersedia di masyarakat.

Sebelumnya, Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo) menyatakan akan melakukan penyesuaian harga tahu dan tempe dengan harga kedelai impor. Menanggapi hal tersebut, Kementerian Perdagangan melakukan koordinasi dengan Gakoptindo dan memperoleh informasi bahwa harga kedelai impor di tingkat perajin mengalami penyesuaian dari Rp9.000/kg pada November 2020 menjadi Rp9.300-9.500/kg pada Desember 2020 atau sekitar 3,33-5,56 persen.

“Kementerian Perdagangan terus mendukung industri tahu tempe Indonesia. Dengan penyesuaian harga, diharapkan masyarakat akan tetap dapat mengonsumsi tahu dan tempe yang diproduksi oleh perajin,” kata Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto lewat keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (31/12/2020).

baca juga:

Suhanto menyampaikan, berdasarkan data Asosiasi Importir Kedelai Indonesia (Akindo), saat ini para importir selalu menyediakan stok kedelai di gudang importir sekitar 450 ribu ton. “Apabila kebutuhan kedelai untuk para anggota Gakoptindo sebesar 150 ribu-160 ribu ton/bulan, maka stok tersebut seharusnya masih cukup untuk memenuhi kebutuhan 2-3 bulan mendatang,” ujarnya.

Dikatakan Suhanto, pada Desember 2020 harga kedelai dunia tercatat sebesar US$12,95/bushels, naik 9 persen dari bulan sebelumnya yang tercatat US$11,92/bushels. Berdasarkan data The Food and Agriculture Organization (FAO), harga rata-rata kedelai pada Desember 2020 tercatat sebesar US$461/ton, naik 6 persen dibanding bulan sebelumnya yang tercatat US$435/ton.

Menurut Suhanto, faktor utama penyebab kenaikan harga kedelai dunia diakibatkan lonjakan permintaan kedelai dari Tiongkok kepada Amerika Serikat selaku eksportir kedelai terbesar dunia. Pada Desember 2020 permintaan kedelai Tiongkok naik 2 kali lipat, yaitu dari 15 juta ton menjadi 30 juta ton. Hal ini mengakibatkan berkurangnya kontainer di beberapa pelabuhan Amerika Serikat, seperti di Los Angeles, Long Beach, dan Savannah sehingga terjadi hambatan pasokan terhadap negara importir kedelai lain termasuk Indonesia.

“Untuk itu perlu dilakukan antisipasi pasokan kedelai oleh para importir karena stok saat ini tidak dapat segera ditambah mengingat kondisi harga dunia dan pengapalan yang terbatas. Penyesuaian harga dimaksud secara psikologis diperkirakan akan berdampak pada harga di tingkat importir pada Desember 2020 sampai beberapa bulan mendatang,” jelas Suhanto.

Suhanto berharap importir yang masih memiliki stok kedelai untuk dapat terus memasok secara kontinu kepada anggota Gakoptindo dengan tidak menaikan harga. Berdasarkan data BPS, saat ini harga rata-rata nasional kedelai pada Desember 2020 sebesar Rp11.298/kg. Harga ini turun 0,37 persen dibanding November 2020 dan turun 8,54 persen dibandingkan Desember 2019.

“Kami mengapresiasi para anggota Gakoptindo yang tetap berproduksi dan telah membantu masyarakat dengan terus memasok tahu dan tempe untuk kebutuhan gizi terjangkau di saat pandemi ini,” pungkas Suhanto. []

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

berita terkait

Image

Ekonomi

Ini 5 Strategi Peningkatan Ekspor Ala Kemendag

Image

Ekonomi

Jokowi Tak Ingin Lokasi Strategis di Pusat Perbelanjaan Diisi Produk-produk Asing

Image

Ekonomi

Pemerintah Jamin Stok Kedelai Cukup Penuhi Kebutuhan Nasional

Image

Ekonomi

Jurus LIFETIME Perkaya Peluang Usaha di Tengah Pandemi

Image

News

Mahasiswa Papua Demo Tolak Otsus Jilid II di Kantor Kemendagri

Image

Ekonomi

Produk Mamin RI Siap Gebrak Pasar Kawasan Teluk dan Timur Tengah

Image

Ekonomi

Inggris Cerai dari Uni Eropa, Ekspor Produk Kopi hingga Kakao Mau Digenjot

Image

Ekonomi

Kemendag Pacu Pelaku Usaha Maksimalkan Pasar Inggris Pasca Brexit

Image

Ekonomi

Erick Thohir Kucur 1 Juta Masker Medis Bagi Daerah Zona Merah Covid-19 di Indonesia

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
KemenPUPR

Program Padat Karya Tunai KemenPUPR Sudah Serap 110.544 Tenaga Kerja per Maret 2021

Hingga awal Maret 2021, Program Padat Karya Tunai telah menyerap sebanyak 110.544 orang tenaga kerja.

Image
Ekonomi
KemenPUPR

Revitalisasi TPA Regional Piyungan di Yogyakarta Ditargetkan Selesai Maret 2022

Hingga saat ini Revitalisasi TPA Piyungan konstruksinya telah mencapai 19,285% dan ditargetkan akan rampung pada Maret 2022.

Image
Ekonomi

Ikatan Cinta Kaesang Masih Jadi Sorotan, Yuk Sekalian Intip Gurita Bisnisnya

Di luar urusan pribadi Kaesang, memang anak presiden Jokowi dengan perawakan kalem ini telah lama dikenal sebagai pebisnis.

Image
Ekonomi

215 Ekor Ikan Dilindungi Berhasil Diselamatkan dari Tangan Penjual

KKP berhasil menyelamatkan 215 ekor ikan dilindungi dan saat ini telah dilepasliarkan.

Image
Ekonomi

Pemerintah Perpanjang PPKM Mikro, Ini Sederet Alasannya!

Parameter perpanjangan dan perluasan PPKM mikro ke tiga provinsi tersebut masih sama dengan sebelumnya

Image
Ekonomi

PPKM Timbulkan Dampak ke Perekonomian Nasional, Ini Penjabaran Airlangga!

Airlangga Hartarto menjelaskan dampak jangka pendek maupun dampak panjang dari penerapan PPKM Mikro bagi perekonomian nasional

Image
Ekonomi

Muncul 137 Kasus Konflik Agraria, Moeldoko: Jangan Banyak Diskusi, Segera Eksekusi!

Pemerintah mempercepat penyelesaian 137 kasus konflik agraria, yang terdiri atas 105 kasus di kawasan hutan dan 32 di kawasan non-hutan

Image
Ekonomi

BSI Genjot Pembiayaan di Sektor Otomotif

BSI menggenjot pembiayaan di sektor otomotif melalui Program Pembiayaan BSI Oto Special 2021

Image
Ekonomi

Bukan Kaleng-kaleng! Begini Dampak Ekspansi Perumahan ke Perekonomian

Perumahan merupakan sektor yang dapat meningkatkan lapangan kerja karena untuk setiap rumah yang dibangun

Image
Ekonomi

Optimistis Onstream 2021, PEPC Terus Lakukan Inovasi di Lapangan JTB

PEPC sebagai operator Proyek Pengembangan Gas Lapangan Unitisasi Jambaran-Tiung Biru terus menjalankan berbagai inovasi dan efisiensi.

terpopuler

  1. Masyarakat yang Tolak Vaksin COVID-19 Terancam Dihentikan Pemberian Bantuan Sosialnya

  2. 7 Pesona Joanina Rachma, Putri KSP Moeldoko yang Baru Menikah

  3. Murah dan Terkenal, ini 6 Mobil MPV Paling Rekomendasi Harga Cuma Rp70 Juta

  4. Pengamat: Kehancuran Demokrat di Bawah Kepemimpinan Moeldoko Sudah di Depan Mata

  5. Pamer Kehadiran Ketua DPD Se-Indonesia di KPU, Jansen: Jangan Ragu yang Sah Itu AHY!

  6. Kaesang Pangarep Tinggalkan Felicia Tissue Tanpa Sebab, Sang Kakak: Jijik

  7. Lagi Ngetren, Aplikasi ini Bisa 'Hidupkan' Orang Meninggal Tuk Obati Rasa Rindu

  8. Jaksa Agung Berharap Sidang Virtual Dimasukkan dalam Hukum Acara Pidana

  9. Jaksa Agung Burhanuddin Dapat 'Surat Cinta' dari Napi LP Sukamiskin

  10. Meghan Markle Nyatakan Anaknya Mendapat Diskriminasi Rasial dari Kerajaan Inggris

fokus

Info PUPR
Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Lawan Covid-19

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

7 Potret Meilia Lau, Ibunda Felicia Tissue yang Memesona

Image
News

7 Pesona Joanina Rachma, Putri KSP Moeldoko yang Baru Menikah

Image
News

5 Fakta Anas Urbaningrum, Jabat Ketum Partai Demokrat hingga Terjerat Korupsi