Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Reksa Dana Pasar Uang, Investasi yang Cuan di Tengah Pandemi

Prabawati Sriningrum

Tokopedia

Reksa Dana Pasar Uang, Investasi yang Cuan di Tengah Pandemi

Invesasi reksa dana adalah salah satu cara paling mudah untuk memulai investasi. | Pixabay

AKURAT.CO Pandemi virus Corona tak hanya menggerus kesehatan masyarakat, tetapi juga berdampak pada segala lini termasuk ekonomi. Roda ekonomi seolah lumpuh dalam sekejap karena berbagai aktivitas dibatasi dalam beberapa bulan.

Kondisi pandemi turut melemahkan pasar saham, termasuk di Indonesia. IHSG ditutup pada posisi 5.813,99 hari ini (2/12/2020). Angka ini masih lebih rendah dibandingkan sebelum pandemi yang berada di kisaran 6.000.

Salah satu penyebab pasar saham belum kembali ke semula (bounce back) adalah karena masyarakat masih menahan diri dalam berinvestasi. Mereka memilih untuk mengalihkan pos investasi ke kebutuhan sehari-hari atau dana darurat.

baca juga:

Tapi sebenarnya, masih ada instrumen investasi yang dapat dipilih oleh masyarakat dengan risiko lebih rendah dan tidak akan mengganggu dana darurat atau dana alokasi untuk kebutuhan sehari-hari. Salah satu instrumen tersebut adalah reksa dana pasar uang. Kelebihan instrumen investasi reksa dana pasar uang adalah likuid atau mudah dicairkan.

Masyarakat dapat mencairkan dana di instrumen tersebut kapan pun tanpa harus menunggu periode waktu tertentu seperti di deposito atau mengikuti mekanisme jual-beli seperti di pasar saham. Berkat sifatnya yang likuid, instrumen reksa dana pasar uang pun dianggap cocok digunakan untuk menyimpan dana darurat, terutama selama pandemi seperti saat ini.

Instrumen reksa dana pasar uang juga terjangkau dibandingkan instrumen lainnya. Hal ini memungkinkan siapa saja untuk memulai berinvestasi, termasuk para milenial. Pasalnya, kita dapat membeli reksa dana pasar uang dengan modal hanya Rp10.000 alias ceban.

Meski begitu, persentase imbal hasil keuntungan yang diterima tidak ditentukan oleh besaran setoran. Jadi, berapa pun nilai investasinya, persentase keuntungan yang diterima akan tetap sama sesuai kinerja instrumen reksa dana tersebut.

Sebagai tambahan, keuntungan dari reksa dana tak terkena pajak. Hal ini berbeda bila dibandingkan instrumen lain yang berisiko rendah seperti deposito.

Bila dana yang disetor minim, otomatis bunga atau imbal hasil deposito pun ikut rendah. Belum lagi, keuntungan atau bunga deposito masih harus terkena potongan pajak, dan masyarakat pun perlu menyiapkan dana Rp5 juta sampai Rp8 juta untuk membuka deposito. Tips investasi reksa dana pasar uang

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Simak Pengalaman Putar Otak Demi Bertahan di Kala Pandemi

Image

Ekonomi

Kamu Tertarik Investasi Tanah? Yuk Simak Untung Ruginya

Image

Ekonomi

Jokowi Beberkan Sektor Industri yang Tahan Banting di Masa Pandemi, Apa Saja?

Image

Ekonomi

Cerdik Atur Keuangan, 5 Zodiak Ini Harus Segera Mulai Berinvestasi!

Image

Ekonomi

Harga Saham BUMN Meroket, DPR Apresiasi Kinerja Erick Thohir

Image

Ekonomi

Perum Perindo Komitmen Jalankan 5 Pilar Usaha BUMN

Image

Ekonomi

Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan, Buruh: Triliunan Rupiah Uang Kami Telah Dirampok!

Image

Ekonomi

Denny Siregar: Uang BPJS Ketenagakerjaan Dimainkan Saham dan Reksadana, Mirip Jiwasraya

Image

Ekonomi

5 Bisnis yang Kembali Cuan Setelah Mati Suri di 2020

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Atasi Gelombang PHK Industri Baja, Pemerintah Diminta Segera Lakukan Ini!

KSPI: Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan harus mempercepat proses perpanjangan kebijakan safeguard untuk impor baja.

Image
Ekonomi

Selama 2020, BI Perkuat Likuiditas Perbankan Sebesar Rp726,57 Triliun

Perry mengatakan pada tahun 2020 pihaknya telah menambah likuiditas (quantitative easing) di perbankan sekitar Rp726,57 triliun.

Image
Ekonomi
DPR RI

Pemerintah Diminta Lakukan Pengawasan Stok dan Distribusi Daging Sapi

Anggota Komisi IV DPR RI Hermanto, mengatakan pemerintah perlu untuk melakukan pengawasan stok dan distribusi daging sapi.

Image
Ekonomi

Jokowi Pede Vaksinasi COVID-19 Bisa Beres Kurang dari Setahun, Alasannya?

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) optimistis pelaksanaan vaksinasi di Indonesia rampung dalam waktu kurang dari setahun.

Image
Ekonomi

Buruh Mau Ngadu ke Jokowi Soal PHK Industri Baja yang Kian Mencekam

KSPI bakal melaporkan kepada Presiden Joko Widodo terkait kondisi PHK di industri baja Indonesia yang disebabkan oleh lonjakan impor baja.

Image
Ekonomi

Kalahkan Kartu Kredit, Fenomena Paylater Kian Jadi Primadona di 2021?

Potensi Paylater di Indonesia pun makin dilirik oleh investor seiring dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

Image
Ekonomi

Wow! BI Ramal Modal Asing Bakal Masuk Rp268,24 Triliun

Perry Warjiyo menyebut posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2020 tetap tinggi, yakni US$135,9 miliar

Image
Ekonomi

Cerita Menkes yang Dihubungi CEO dan Konglomerat soal Vaksinasi COVID-19 Mandiri

Pemerintah membuka peluang para perusahaan untuk bisa melakukan program vaksinasi COVID-19 secara mandiri bagi karyawan. Tapi...

Image
Ekonomi

Korporasi Menanti Regulasi, Menko Airlangga : Vaksin Mandiri Beda Sumber

Pemerintah sedang menyiapkan regulasi terkait vaksinasi COVID-19 secara mandiri, yang dapat dilakukan industri atau perusahaan.

Image
Ekonomi

298 Ribu Ton Daging Sapi dan Kerbau Impor Akan Masuk RI

Indonesia akan mengimpor 502 ribu ekor sapi bakalan setara daging 112.503 ton, dan impor daging sapi sebesar 85.500 ton.

terpopuler

  1. Viral Suami Kasih Uang Belanja Rp20 Ribu, Langsung Diserbu Emak-emak se-Indonesia!

  2. Ibunda Luruskan Pengakuan Amanda Manopo Pernah Menikah dan Bercerai

  3. Ini Kabar Terbaru dari KPK Soal Keberadaan Harun Masiku

  4. Soal Penggantian Jabatan Dua Adik Sultan, Pakar UGM Sebut Putri Keraton Sudah Ambil Alih Sejak Lama

  5. Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan, Buruh: Triliunan Rupiah Uang Kami Telah Dirampok!

  6. Dari 10, Indonesia Hanya Mampu Loloskan 4 Wakil

  7. Corona di DKI Hari Ini Tembus 3.786 Kasus, Anehnya 925 Pasien Tak Diketahui Alamatnya

  8. Ratusan Pegawainya Positif Swab Antigen, Rumah Pemotongan Ayam di Sleman Jadi Klaster COVID-19

  9. 5 Fakta Munculnya Tanda SOS di Pulau Laki, Tidak Jauh dari Lokasi Jatuhnya Sriwijaya Air

  10. Cetak Sejarah, BRI Jadi BUMN Pertama dengan Kapitalisasi Pasar Tembus Rp600 Triliun

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Gebrakan Kapolri Baru Pilihan Jokowi

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Image
Muhammad Husen Db, M.Pd

Transformasi Episode Dalam Dimensi Merdeka Belajar

Wawancara

Image
Video

Bukan Mistis, Gangguan Jiwa Adalah Gangguan Medis | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Dokter Vivi Ajak Kenali Mental Sehat di Dalam Diri | Akurat Talk (1/3)

Image
News

Covid-19 Tembus 3.500 Kasus Per Hari, DKI Gagal Terapkan Program 3T?

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot

Image
News

Wafat di Hari Jumat, Ini 5 Fakta Penting Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf