Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Pelaku Usaha Minta Kebijakan Zero ODOL Ditunda Hingga 2025

Erizky Bagus

Pelaku Usaha Minta Kebijakan Zero ODOL Ditunda Hingga 2025

Sejumlah kendaraan melintas di ruas tol Kebon Bawang, Tanjung Priuk, Jakarta Utara, Jumat (6/11/2020). | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Pemerintah menetapkan pelarangan angkutan mobil barang yang Over Dimension and Over Load (ODOL) yang direalisasikan melalui Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 21 Tahun 2019 mengenai Pengawasan terhadap Mobil Barang atas Pelanggaran Muatan Lebih (Over Loading) atau Pelanggaran Ukuran Lebih (Over Dimension), akan berlaku penuh mulai awal 2023.

Namun, dengan terjadinya pandemi COVID-19 yang memukul perekonomian Indonesia, tak terkecuali dunia industri, para pelaku usaha meminta agar kebijakan ini ditunda lagi pelaksanaannya hingga 2025 mendatang. Hal itu mengingat dunia industri memerlukan tenggat waktu dan investasi besar untuk mempersiapkan jenis-jenis truk angkutan baru untuk kebutuhan logistik.

Dalam Webinar Telaah Kritis Regulasi ODOL, Kamis (3/12), Ketua Umum Asosiasi Semen Indonesia (ASI), Widodo Santoso, mengatakan penerapan Zero ODOL ini akan sulit dilaksanakan pada 2023 mendatang. Dia beralasan masa pandemi COVID-19 telah membuat perekonomian Indonesia mundur dalam 1,5 tahun ini. Termasuk pabrik semen, saat ini mengalami kelebihan pasokan (over supply) produksi sekitar 35persen.

baca juga:

“Kami sudah sangat terpuruk. Karenanya, kami usul kalau bisa kebijakan Zero ODOL ini diundur hingga Januari 2025,” ujarnya, Kamis (3/12/2020).

Seperti diketahui, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memperkirakan Ekonomi Indonesia hingga akhir 2020 berada di kisaran minus 1,1 hingga 0,2 persen. Dia menekankan, pemulihan ekonomi masih akan sangat tergantung pada keberhasilan penanganan COVID-19.

Widodo mengatakan kalau kebijakan Zero ODOL dipaksakan pada awal 2023 mendatang, ini malah akan menyebabkan kontraproduktif dengan rencana pemerintah untuk menurunkan biaya logistik menjadi 17 persen dari PDB. Saat ini biaya logistik di Indonesia masih mencapai 24 persen dari PDB. Dia juga mengatakan tidak mungkin di masa industri tengah terpuruk saat ini, mereka masih dibebani lagi dengan kebijakan Zero ODOL yang harus menyediakan investasi untuk membeli ribuan truk baru.

“Siapa yang mau investasi dalam masa pandemi seperti ini. Kami bukannya tidak mendukung kebijakan Zero ODOL ini, tapi kami hanya meminta untuk ditunda dulu hingga industri betul-betul bangkit kembali setelah pandemi berakhir. Kami juga berharap kebijakan Zero ODOL ini dibuat betul-betul komprehensif, sehingga kita bisa melakukan kegiatan dengan baik dan efisien,” katanya.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Umum Bidang Kebijakan Publik Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi), Rachmat Hidayat, yang juga meminta agar kebijakan Zero ODOL ini bisa ditunda hingga 2025 mendatang. Dia juga meminta agar dalam masalah penegakan hukum dalam masa penerapan Zero ODOL itu, pemerintah lebih mengutamakan pembinaan dan bukan penerapan sanksi.

“Jangan sampai adanya penegakan hukum yang dibuat dalam kebijakan Zero ODOL ini, kontradiktif dengan apa yang dilakukan pemerintah saat ini dalam Undang-Undang Cipta Kerja yang ingin mengundang investasi sebanyak-banyaknya ke Indonesia,” tukasnya.

Editor: Erizky Bagus

berita terkait

Image

Ekonomi

Ini Dua Kunci Utama Pertahankan Bisnis di Tengah Terpaan Pandemi

Image

News

Saidiman: Mestinya yang Divaksin Lebih Dulu Para Pengusaha Besar, Menengah dan Kecil

Image

News

Bamsoet Minta Pemerintah Perkuat Dasar Hukum Pasar Kripto

Image

News

FOTO Pengusaha Printing Masih Bertahan di Masa Pandemi

Image

Ekonomi

Pantang Menyerah, 9 Orang Ini Justru Sukses Berbisnis di Usia Tua!

Image

Ekonomi

Optimalkan PEN, Pengusaha Desak Pelebaran Ruang Likuiditas

Image

Ekonomi

Pengusaha Yakin Pertumbuhan Ekonomi di Tahun 2021 Akan Capai Target

Image

Ekonomi

Cerita Mendag Lutfi Soal Pengusaha Ekspor Bangkrut Lalu Jadi Pelayan

Image

Ekonomi

Kadin: Pengusaha Swasta Antusias Sambut Program Vaksinasi Gotong Royong

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Curhatan Erick, Pertama Kali Jabat Terima Laporan 53 Pegawai BUMN Jadi Tersangka

Menteri Erick Thohir akui saat pertama kali menjabat ia mendapat laporan ada 53 pegawai BUMN yang jadi tersangka dalam perkara hukum

Image
Ekonomi

Bappenas Beberkan 4 Tantangan Integrasi Data Dana Bantuan Pemerintah

Bappenas ungkap empat tantangan utama dalam mengintegrasikan data dana bantuan pemerintah untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

Image
Ekonomi

Berusia Lebih dari 90 Tahun! 5 Fakta Menarik Multi Bintang Indonesia, Produsen Bir Bintang

Produksi bir pertama kali dari perusahaan ini diberi nama Java Bier pada tahun 1931 silam

Image
Ekonomi

DPD Ingatkan Masyarakat Agar Tidak Terjebak Pinjol Ilegal

DPD mengingatkan masyarakat untuk tidak terjebak dalam jasa pinjaman online ilegal yang tidak mempunyai izin dari OJK.

Image
Ekonomi

Implementasi Perpres 10/2021 Tak Longgarkan Pembatasan Konsumsi Minuman Beralkohol

Peneliti: Implementasi Perpres Nomor 10 Tahun 2021 tidak melonggarkan pembatasan konsumsi minuman beralkohol.

Image
Ekonomi

Sah! Jokowi Cabut Perpres Soal Izin Investasi Miras

Presiden Jokowi secara resmi mencabut kembali Perpres mengenai pembukaan investasi baru dalam industri minuman keras berbahan alkohol.

Image
Ekonomi

Bonus Demografi di Depan Mata, Pemerintah Pacu Entitas Pendidikan Ciptakan Entrepreneur Muda

Semua pihak harus mengantisipasi bonus demografi, sehingga perlu untuk mendorong upaya penciptaan entrepreneur muda lebih banyak

Image
Ekonomi

Berantas Korupsi di 27 BUMN, Erick Teken Kerjasama Whistleblowing System dengan KPK

Kementerian BUMN-KPK tandatangani kerja sama whistleblowing system sebagai komitmen memberantas korupi di tubuh perusahaan negara

Image
Ekonomi

IHSG Subur Hingga Siang, Cetak Nilai Transaksi Rp8,15 Triliun

IHSG ditutup menguat pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (2/3/2021)

Image
Ekonomi

Menggembirakan, Produksi Padi 2020 dan Potensi Januari-April 2021 Naik Dibandingkan Tahun Lalu

Badan Pusat Statistik (BPS) hari Senin (1/3) merilis secara resmi angka tetap produksi padi di Indonesia

terpopuler

  1. Datangi Paspampres, Rombongan Moge Penerobos Ring 1 Istana Memohon Maaf

  2. Setelah X7, BMW Indonesia Berencana Hadirkan M-Cars

  3. Ingrid Kansil: Biarkan Kami Mengurus Partai dan Jangan Mencampuri Internal PD

  4. Ketahuan Makan Malam Mewah dengan Putra Perdana Menteri, Jubir Pemerintah Jepang Putuskan Mundur

  5. Polda NTT Akan Tindak Tegas Anggota Polri yang Terciduk ke Tempat Hiburan Malam

  6. Penting! Ini Batas Waktu Orang Tua Menafkahi Anaknya

  7. Bertema Pramuka, 7 Potret Bahagia Ridwan Kamil Rayakan Ulang Tahun Baby Arkana

  8. Jangan Biarkan Beban Utang Menggunung, Manfaatkan 3 Metode Ini!

  9. Hukum Memakan Bekicot dalam Pandangan Islam

  10. 5 Foto Dulu vs Sekarang Bintang Sepak Bola Jebolan La Masia, Ada yang Mengenali?

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

7 Potret Santai Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di Berbagai Kesempatan, Panen Buah hingga Mancing

Image
News

Bertema Pramuka, 7 Potret Bahagia Ridwan Kamil Rayakan Ulang Tahun Baby Arkana

Image
News

5 Kasus Besar yang Pernah Ditangani Artidjo Alkostar