Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Mendag Tekankan Implementasi RCEP Bakal Beri Kemudahan Ekspor bagi Pelaku Usaha RI

Wayan Adhi Mahardika

Mendag Tekankan Implementasi RCEP Bakal Beri Kemudahan Ekspor bagi Pelaku Usaha RI

Mendag Agus Suparmanto usai acara penyerahan bantuan penanggulangan COVID-19 dari Kemendag untuk sejumlah pasar di DIY, di Gedhong Pracimasono, Kantor Gubernur DIY, Kamis (2/7/2020) | AKURAT.CO/Kumoro Damarjati

AKURAT.CO Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan implementasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP) akan memberi pelaku usaha Indonesia sejumlah keuntungan dalam mengekspor produk-produk mereka.

Dalam hal perizinan ekspor, eksportir Indonesia hanya perlu menggunakan satu macam surat keterangan asal (SKA) untuk bisa mengekspor ke seluruh negara anggota RCEP.

“Salah satu manfaat yang diperoleh dari RCEP adalah pengusaha kita, baik besar maupun kecil, yang ingin mengekspor produk mereka ke negara-negara RCEP tidak lagi perlu menggunakan SKA yang berbeda-beda sesuai negara tujuan. Untuk produk yang sama, sepanjang memenuhi origin criteria yang diatur dalam RCEP, pengusaha kita cukup mengantongi SKA RCEP untuk mengekspor satu produk ke semua negara RCEP,” ungkap Mendag Agus lewat keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (1/12/2020).

baca juga:

Mendag Agus menambahkan, jika pelaku usaha Indonesia mempergunakannya dengan maksimal, manfaat ini akan semakin memperbesar ekspor Indonesia ke dunia. Manfaat kedua yang ditekankan Mendag Agus adalah spill-over effect.

Dengan memanfaatkan perjanjian perdagangan bebas yang dimiliki anggota RCEP dengan anggota non-RCEP, produk Indonesia juga dapat mengambil kesempatan untuk memanfaatkan skema preferensi ke negaranegara non-RCEP.

“Hal ini merupakan operasionalisasi dari konsep pendalaman rantai nilai regional di kawasan RCEP untuk memperluas jangkauan memasuki rantai nilai global. Indonesia dapat memaksimalkan spill-over effect untuk membantu meningkatkan ekspor Indonesia ke dunia sebesar 7,2 persen,” kata Mendag Agus.

Produk-produk yang dapat didorong ekspornya dengan memanfaatkan RCEP antara lain serat berbahan dasar tanaman; kertas dan bubur kertas; karet dan produk karet; beberapa produk mineral dan logam; jasa gas dan kelistrikan; produk kayu; dan produk makanan termasuk hasil perikanan.

“Berbagai perjanjian yang kita ikuti, termasuk RCEP, menawarkan peluang untuk dimanfaatkan oleh anggotanya. Namun manfaat itu tidak datang sendiri, manfaat itu harus dikejar. Hal itu dapat kita lakukan hanya bila kita memiliki daya saing yang relatif lebih baik dari negara peserta perjanjian lainnya,” ungkap Mendag Agus.

Pada 2019, total ekspor nonmigas Indonesia ke kawasan RCEP mewakili 56,5 persen dari total ekspor Indonesia ke dunia yaitu sebesar US$84,4 miliar. Sementara itu dari sudut impor, RCEP merupakan sumber dari 65,8 persen total impor Indonesia dari dunia yakni USD 102 miliar.

“Oleh sebab itu, RCEP sangat berpotensi untuk memperkuat perdagangan kita dengan sesama negara anggota dan memperluas jangkauan Indonesia dalam rantai nilai global,” kata Mendag Agus. []

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

berita terkait

Image

Ekonomi

Mendag Lutfi Janji Perjuangkan Otomotif RI dari Hambatan Ekspor ke Filipina

Image

Ekonomi

Ini Strategi Terbaru Mendag Lutfi Genjot Ekspor ke China

Image

Ekonomi

LIPI Nilai UU Cipta Kerja Dapat Gairahkan Investasi dan Perdagangan Internasional, Alasannya?

Image

Ekonomi

Jejak Karier Mendag Muhammad Lutfi yang Punya Harta Rp123 M dan US$4.510

Image

Ekonomi

RI Bidik Nilai Perdagangan US$20 Miliar Lewat IK-CEPA

Image

Ekonomi

Ekspor Produk Jamu RI Tumbuh 14,08 Persen Periode Januari-September 2020

Image

Ekonomi

Dicecar Jokowi Soal Ekspor, Begini Kata Mendag

Image

Ekonomi

Kemendag Bersama KKP Lepas Ekspor 15 Ton Ikan Tuna ke Korsel

Image

Ekonomi

Menko Airlangga: RCEP Buat Indonesia Makin Terintegrasi dengan Rantai Global

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Gantikan KA Prameks, Investasi Elektrifikasi KRL Yogyakarta-Solo Capai Rp1,2 Triliun

Investasi elektrifikasi Kereta Rel Listrik (KRL) Yogyakarta-Solo mencapai Rp1,2 triliun.

Image
Ekonomi

Anak Perusahaan Sinopharm China Bidik Pasar Vaksinasi Balita Hingga Remaja

CNBG akan melakukan vaksinasi terhadap anak-anak usia tiga tahun hingga remaja berusia 17 tahun.

Image
Ekonomi

BP Tapera Bidik Pembiayaan untuk 51 Ribu Unit Rumah di 2021

BP Tapera menargetkan pembiayaan untuk 51.000 unit rumah pada tahun ini.

Image
Ekonomi

Cadangan Minyak RI Habis 9,5 Tahun Lagi, Lampu Kuning?

Umur cadangan minyak bumi diperkirakan akan habis 9,5 tahun dan minyak bumi akan habis sekitar 19,9 tahun.

Image
Ekonomi

Penawaran Lelang Rendah, Kondisi Geopolik Pengaruhi Pasar Keuangan

Investor yang menunggu pelantikan Presiden terpilih AS yang dapat mempengaruhi pasar keuangan

Image
Ekonomi

Menkop dan Menparekraf Mantapkan Kolaborasi di 5 Destinasi Super Prioritas

Kementerian Koperasi dan UKM bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berkomitmen untuk konsisten mengembangkan pariwisata

Image
Ekonomi

Siap-siap! 125 Ribu Mobil Listrik dan 1,34 Juta Motor Listrik Mengaspal 2021

Dengan jumlah tersebut diharapkan ada potensi pengurangan konsumsi BBM sebanyak 0,44 juta kiloliter per tahun.

Image
Ekonomi

Antam 'Ngeyel' Tak Bersalah dan Akan Lawan Terus Budi Said

PT Aneka Tambang Tak (Persero) akan menempuh upaya hukum dengan mengajukan banding

Image
Ekonomi

Nasabah Desak OJK Segera Tindak Tegas Asuransi Jiwa Kresna

Nasabah mendesak OJK segera menindak Asuransi Jiwa Kresna (AJK)

Image
Ekonomi

BSN Harus Gencar Jemput Bola ke UMKM

Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron meminta Badan Standardisasi Nasional (BSN) dapat melakukan jemput bola secara masif kepada UMKM.

terpopuler

  1. Tunduk pada Anies, Marullah: Saya Tidak Bisa Melakukan Apa-apa Kecuali Perintah Gubernur

  2. Resep Sup Ayam ala Pak Min Klaten, Nikmat dan Sedap!

  3. M2 World Championship: Tim Myanmar dan Filipina Melaju Mulus ke Playoff

  4. Kisah Abu Nawas Ketika Menolak Menjadi Pejabat

  5. 5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

  6. Keuangan Lampu Kuning, Saatnya Libra dan Sagitarius Injak Rem

  7. Humor Gus Dur; Rem Kaki Kiai Wahab Sulam

  8. Gempa 6,8 Magnitudo Guncang Argentina, Gedung dan Jalan Retak

  9. Hernita Alius Jadi Komisaris Independen Jamkrindo

  10. Agar Rezeki Stabil Melimpah, ini Doa untuk Ditambahkan dan Dihalalkan Rezeki

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Image
Muhammad Husen Db, M.Pd

Transformasi Episode Dalam Dimensi Merdeka Belajar

Image
ARLI ADITYA PARIKESIT

Dilema Kebebasan Pendapat dan Pengendalian Transmisi Virus SARS-CoV-2

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Dokter Vivi Ajak Kenali Mental Sehat di Dalam Diri | Akurat Talk (1/3)

Image
News

Covid-19 Tembus 3.500 Kasus Per Hari, DKI Gagal Terapkan Program 3T?

Image
News

Vaksinasi Bisa Putus Mata Rantai Penularan Covid-19 di DKI Jakarta?

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot

Image
News

Wafat di Hari Jumat, Ini 5 Fakta Penting Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf