Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Dua Nama Ini Dinilai Jadi Kandidat Kuat Menteri Kelautan dan Perikanan Baru

Wayan Adhi Mahardika

Dua Nama Ini Dinilai Jadi Kandidat Kuat Menteri Kelautan dan Perikanan Baru

Pengusaha yang juga tokoh inspiratif, Sandiaga Uno saat menghadiri acara yang bertajuk 'Young Penting Indonesia' di kawasan Kemang, Jakarta, Sabtu (13/7/2019). Sandiaga Uno dan Erick Thohir menghadiri acara tersebut untuk menginspirasi kaum milenial agar bersatu membangun Indonesia menjadi lebih baik di kemudian hari. | AKURAT.CO/Endra Prakoso

AKURAT.CO Saat ini sejumlah tokoh politik diisukan akan mengisi posisi Menteri Kelautan dan Perikanan sebagai pengganti Edhy Prabowo. Salah satunya adalah politikus dari Partai Gerindra, Sandiaga Uno dan Anggawira.

Nama Sandiaga Uno dan Anggawira disorot oleh pengamat politik, yaitu Wakil Direktur Eksekutif Pusat Kajian Politik (Puskapol) FISIP Universitas Indonesia (UI) Hurriyah. Hurriyah menilai, Sandiaga Uno dan Anggawira memiliki peluang cukup besar untuk dipilih menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan menggantikan Edhy Prabowo.

"Kalau misalnya Gerindra mempertimbangkan kader yang dianggap punya pengalaman paham soal bisnis, mungkin bisa Sandiaga Uno atau Anggawira dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Tapi kalau kita lihat organisasi yang diikuti oleh Anggawira sangat lekat dengan Prabowo di Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) sama seperti Edhy, agak beda dengan Sandiaga Uno yang sebelum menjadi politisi dia latar belakangnya adalah pengusaha," ujar Hurriyah lewat keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (1/12/2020).

baca juga:

Menurutnya, poinnya adalah untuk Partai Gerindra perlu berhati-hati betul harus berusaha memperbaiki citra partainya yang sudah sangat tercoreng dalam kasus korupsinya Edhy Prabowo. Secara kewenangan, penunjukkan menteri maupun reshuffle kabinet kewenangannya ada di Presiden bisa memilih siapapun, tetapi jika dalam pembentukan kabinet memang sangat akomodatif. Ada kesepakatan-kesepakatan yang harus dibuat oleh presiden dengan partai yang diajak berkoalisi dan dalam kasus di Indonesia koalisi tersebut tidak permanen sebelum dan sesudah pemilihan umum (pemilu), seperti Gerindra.

"Soal dua nama itu pasti akan sangat tergantung pada deal politik antara Presiden dan Menteri, tapi saya melihat di satu sisi kalau soal kapasitas ketika kemudian kecenderungan pembentukan kabinet atau penunjukkan menteri yang lebih didasarkan pada pertimbangan politik. Maka, kapasitas itu bukan menjadi pertimbangan utama dalam memilih menteri dan ini bisa kita lihat sebenarnya dari tren menteri-menteri yang berasal dari partai politik," ucapnya.

Hal tersebut, lanjut Hurriyah, bukan hanya di Gerindra saja, tapi hampir semua menteri-menteri yang berlatarbelakang partai mereka bukan orang profesional, melainkan orang-orang politik dan tidak bisa disebut sebagai orang yang punya kapasitas keahlian di bidang tersebut. Ia menilai, siapapun yang akhirnya diajukan oleh Gerindra untuk mengganti Edhy Prabowo yaitu tidak ada relevansinya dengan kapasitas, karena ini adalah soal posisi tawar negosiasi antara presiden dengan Gerindra.

"Tetapi kalau mau lihat dari sisi yang lain soal persepsi publik atau opini publik, tentu tidak mudah untuk Gerindra asal memilih karena kasus Edhy Prabowo ini bisa sangat mencoreng Partai Gerindra apalagi waktu debat presiden lalu Prabowo sangat berapi-api bicara soal kalau ada kadernya ketahuan korupsi, lalu kemudian Edhy Prabowo yang notabenenya orang dekat Prabowo baru jadi menteri satu tahunan tiba-tiba sudah kena kasus korupsi, operasi tangkap tangan (OTT) pula. Jadi, Gerindra harus berhati-hati betul untuk mencari figur yang bisa memperbaiki citra partainya," ungkapnya.

Bicara layak atau tidak, Hurriyah menambahkan, balik lagi apakah pengganti Edhy Prabowo mempunyai kompetensi profesional. Ia meyakini, semua kader partai yang menjadi menteri dari sisi kelayakan profesional tidak punya, apalagi di sektor-sektor yang sangat berkaitan dengan kebutuhan-kebutuhan kebijakannya.

"Jadi, sebenarnya kalau masih orang partai sulit buat saya menilai layak atau tidak. Periode kedua Jokowi ini sangat akomodatif dengan partai politik karena prioritasnya adalah stabilitas pemerintahan, maka preferensinya ke partai dan kalau sudah ke partai terserah partai mau mengajukan siapa. Presiden hanya tinggal menerima saja dan memilih, ruang prerogatifnya presiden hanya memilih nama-nama yang disodorkan oleh partai dan ini sangat tergantung pada Prabowo," tuturnya.

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

berita terkait

Image

News

Besok, KPK Kembali Panggil Gubernur Bengkulu dan Bupati Kaur Kasus Suap Edhy

Image

Ekonomi

Menparekraf Mudahkan UMKM 'Mejeng' Dalam Gelaran MotoGP 2021

Image

Ekonomi

AP I Lapor Sandiaga Uno Soal Kesiapan Bandara Lombok Sambut MotoGP Mandalika

Image

News

FOTO Raker Pertama Menteri Sandiaga Dengan DPR Usai Dilantik Presiden

Image

News

Diduga Jadi Perantara Suap, KPK Cecar Edhy Soal Pembentukan Tim Uji Tuntas

Image

Gaya Hidup

Pesawat Jatuh Lagi, Traveling Aman dan Nyaman Dipertanyakan

Image

News

Sriwijaya Air Jatuh

Menparekraf: Semoga Keluarga yang Ditinggalkan Diberikan Kekuatan dan Ketabahan

Image

News

KPK Cecar Saksi Soal ATM Edhy Prabowo Saat Belanja Barang Mewah di AS

Image

News

KPK Cecar Direktur PT DPP Soal Pemberian Uang ke Edhy Prabowo

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Ini Rencana Pemerintah yang Ingin Bangun Infrastruktur Migas Secara Masif

Pemerintah tengah berupaya meningkatkan pembangunan infrastuktur migas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Image
Ekonomi

Pendapatan Industri Hotel Boncos Rp50 Triliun Selama 2020 Gara-gara COVID-19

PHRI: Industri hotel diperkirakan kehilangan pendapatan sekitar Rp50 triliun karena pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi

Peritel Kirim Pesan ke Pemerintah, ini Aspirasinya

Hippindo meminta pemerintah agar pengusaha tetap bisa mengajukan atau mendapatkan modal kerja tambahan

Image
Ekonomi

Miris! Pengunjung Mal Turun Drastis, Tenant-tenant Pilih Hengkang

APPBI: Saat ini jumlah pengunjung pusat perbelanjaan atau mal di wilayah DKI Jakarta semakin menurun hingga 30 persen.

Image
Ekonomi

Dampak PPKM Perekonomian Diprediksi Masih Terkontraksi

Josua Pardede memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2021 masih akan mengalami kontraksi.

Image
Ekonomi

Hernita Alius Jadi Komisaris Independen Jamkrindo

Hernita Alius memiliki banyak pengalaman di bidang keuangan dan pajak

Image
Ekonomi

'Menggerakkan Budidaya Perikanan' Jadi Prioritas KKP, Ini Filosofisnya

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyatakan bahwa slogan KKP pada tahun 2021 adalah menggerakkan budidaya perikanan

Image
Ekonomi

KKP Luncurkan Slogan Baru, Direktur PKMK: Menteri Trenggono Belum Ada Terobosan

Slogan KKP 2021 adalah menggerakkan budidaya perikanan dengan memperhatikan keberlanjutan lingkungan

Image
Ekonomi

Produksi Alumina di Bintan Tertunda Kebijakan Pandemi

PT Bintan Alumina Indonesia (PT BAI) menunda produksi alumina di Kawasan Ekonomi Khusus Galang Batang, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau

Image
Ekonomi

Gempar Tagihan Listrik Pelanggan Rp68 Juta, Apa Kata PLN?

Media sosial kembali ramai soal lonjakan tagihan listrik yang dialami salah satu pelanggan PLN. Angkanya pun fantastis yakni Rp68 juta.

terpopuler

  1. 4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot

  2. Jokowi Tunjuk Marullah Jadi Sekda, Anies Cs Tak Bisa Membantah

  3. Kocak! Humor Gus Dur tentang Jamaah Haji NU dan Kuli Arab

  4. Ajaib! Hutang Segunung Bisa Lunas Jika Kamu Mau Mengamalkan ini

  5. Azyumardi Azra: Tidak Ada Negara Islam Sukses Membangun Peradaban

  6. BMKG Prediksi Banjarnegara dan Purbalingga Peluang Hujan Dua Hari ke Depan

  7. Operasi Pembalakan Liar, Polisi Amankan Ratusan Kayu Meranti di Hutan Murojambi

  8. 7 Meme Lucu Laga MU vs Liverpool, Wasitnya Bingung Mencet Tombol VARPoll atau Penchester

  9. Kini Giliran Xiaomi Dilarang Beredar di AS

  10. Intip Nih! Bisnis dari Modal Receh tapi Untung Jutaan Rupiah

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Image
Muhammad Husen Db, M.Pd

Transformasi Episode Dalam Dimensi Merdeka Belajar

Image
ARLI ADITYA PARIKESIT

Dilema Kebebasan Pendapat dan Pengendalian Transmisi Virus SARS-CoV-2

Wawancara

Image
News

Covid-19 Tembus 3.500 Kasus Per Hari, DKI Gagal Terapkan Program 3T?

Image
News

Vaksinasi Bisa Putus Mata Rantai Penularan Covid-19 di DKI Jakarta?

Image
Video

VIDEO Resesi, Cukuplah Sampai di Sini | N. Siklo

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot

Image
News

Wafat di Hari Jumat, Ini 5 Fakta Penting Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf