Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Sektor Rumah Tangga Berperan Besar Pulihkan Perekonomian

Andi Syafriadi

Sektor Rumah Tangga Berperan Besar Pulihkan Perekonomian

Warga merawat kebun pangan pribadi di kawasan Jatirahayu, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (24/6/2020) Ketersediaan pangan lokal berbasis rumah tangga bisa menjadi solusi di tengah ancaman krisis pangan karena pandemi corona. Berdasarkan catatan Global Food Security Index 2019, Indonesia berada di urutan ke-62 dunia dari 113 negara. Dengan kata lain, negara agraris ini masih rentan terkena krisis pangan. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Pandemi Covid-19 yang melanda di seluruh dunia berdampak pada menurunnya aktivitas produksi dan konsumsi barang dan jasa. Hal ini terindikasi dari pelemahan ekonomi global dan menurunnya aktivitas ekonomi nasional, dan sektor yang paling merasakan dampaknya adalah sektor rumah tangga.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Eriko Sotarduga saat memimpin pertemuan antara Tim Kunjungan Kerja Komisi XI DPR RI dengan Kantor Perwakilan Wilayah BI Jawa Barat di Kota Bandung.

"Kita ketahui, rumah tangga memegang peranan besar terhadap perekonomian, baik terhadap komponen pembentukan konsumsi Produk Domestik Regional Bruto, maupun terhadap penghimpunan dana pihak ketiga serta penyerapan kredit pada sistem keuangan," ujar Eriko melalui lansiran web resmi DPR RI, Sabtu (28/11/2020).

baca juga:

Dikatakannya, pihak Bank Indonesia juga meyakini bahwa sektor rumah tangga memang memiliki peran penting dalam pilar ekonomi nasional baik sektor swasta maupun sektor pemerintah. Sebab rumah tangga yang kuat ekonomi dan edukasinya secara agregat dapat mendukung pencapaian stabilitas ekonomi, khususnya melalui pencapaian inflasi yang rendah dan terkendali.

"Dalam rangka pencapaian pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkelanjutan tersebut, Bank Indonesia telah melakukan berbagai upaya dari sisi moneter dan perbankan agar tercapai kondisi ekonomi makro yang stabil dan kondusif. Hal ini mengingat UMKM merupakan salah satu pemain penting bagi perekonomian nasional," ungkapnya.

Sementara itu, sambung Eriko, pengembangan UMKM masih berhadapan dengan salah satu kendala dalam mengakses pembiayaan dari perbankan yaitu keterbatasan informasi perbankan mengenai UMKM yang potensial atau mengenai kelayakan usahanya. Dalam penyaluran kredit kepada UMKM, tidak selalu dapat memperoleh informasi keuangan yang memadai dari UMKM tersebut yang mana UMKM belum pernah berhubungan dengan bank.

"Hal ini merupakan keunikan dari UMKM, yang umumnya tidak memiliki informasi yang terorganisir mengenai kondisi keuangan, pangsa pasar, dinamika kompetisi dan jejak rekam manajemen. Di samping itu, UMKM juga memiliki keterbatasan informasi mengenai produk dan jasa bank yang sesuai dengan kebutuhan keuangan mereka serta informasi mengenai prosedur dan persyaratan yang harus dipenuhi dalam upaya mengakses layanan perbankan tersebut," tutur legislator Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten Gubernur BI Bidang Kantor Perwakilan Dwi Pranoto menyampaikan, Kantor Perwakilan Wilayah BI Jawa Barat saat ini tengah mengembangkan 106 klaster UMKM yang tersebar di berbagai daerah meliputi 16 jenis produk/jasa.

Adapun 106 klaster UMKM itu terdiri dari 37 klaster pangan/volatic food diantaranya yaitu beras, jagung, sapi, ayam. Kemudian 22 klaster komoditas ekspor kopi, 3 fashion dan craft, 6 desa wisata, dan 38 klaster local economic development (LED), yang antara lain yakni domba, kelinci, perikanan tangkap, perikanan laut, ubi Cilembu, dan gula aren. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Jumlah UMKM di Nunukan Meningkat Selama Pandemi

Image

News

Kunjungi UIII, Ace Hasan: Indonesia Harus Menjadi Referensi Studi Islam Dunia

Image

Ekonomi

Survei: UMKM Kesulitan Keuangan Hingga Tak Mampu Menjual Produk

Image

Ekonomi

Dear Pemerintah, Begini Langkah Selamatkan Hidup UMKM dari Jeratan Pandemi

Image

Ekonomi

DPR RI

Pemerintah Diminta Lakukan Pengawasan Stok dan Distribusi Daging Sapi

Image

News

INFOGRAFIS Visi Kapolri Baru

Image

News

Anies: Pers dan Pemda Bisa Bangkitkan Optimisme Bangsa di Tengah Pandemi

Image

News

Apresiasi Karya Anak Bangsa, DPR Dorong Penggunaan GeNose di Setiap Instansi dan BUMN

Image

Ekonomi

Jokowi Beberkan Sektor Industri yang Tahan Banting di Masa Pandemi, Apa Saja?

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Mengawal MTs Negeri Tiap Kecamatan di Depok Demi Peningkatan Kualitas SDM

Program MTs Negeri tiap Kecamatan bisa mendongkrak pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

Image
Ekonomi

Kurangi Emisi Karbon, PLN Lakukan Transformasi Menarik, Ini Targetnya!

PLN terus mengejar target uji coba co-firing biomassa di 52 PLTU

Image
Ekonomi

BI Akan Memperluas Fitur QRIS, Bisa Bayar Tagihan TV Berlangganan!

Fitur pembayaran baru ini diantaranya adalah, QRIS MPM, QRIS CPM, QRIS on Delivery, Elektronifikasi, QRIS TTS dan juga QRIS Cross Border.

Image
Ekonomi

DEN Gandeng BRI dan Len Industri Realisasikan Penggunaan PLTS Atap

Nota Kesepahaman tentang Pembiayaan dan Pemasangan Sistem PLTS Atap antara Setjen DEN, BRI, dan PT Len Industri.

Image
Ekonomi

UKM Minta Aturan Turunan UU Ciptaker Tak Merugikan

Peraturan pemerintah (PP) sebagai aturan turunan dari UU Cipta Kerja jangan sampai kontra produktif bagi pengembangan usaha mikro kecil.

Image
Ekonomi

Efek Samping Ringan, Masyarakat Diminta Percaya Vaksin COVID-19 Aman

Komnas KIPI: Vaksinasi merupakan solusi nyata pemerintah dalam memutus penyebaran COVID-19.

Image
Ekonomi

BI Targetkan 12 Juta Merchant UMKM Gunakan QRIS

Diharapkan akan memudahkan bagi para pelaku usaha ini untuk masuk ke dalam dunia digital.

Image
Ekonomi

BMN Terdampak Bencana Telah Terima Klaim Rp 1,14 Miliar Periode 2020

Total klaim asuransi Barang Milik Negara (BMN) yang terdampak bencana telah mencapai Rp1,14 miliar sepanjang 2020.

Image
Ekonomi

Indeks Saham Asia Berguguran, Rupiah pun Turun Tahta

Ariston mengatakan pelaku pasar juga akan menantikan hasil rapat kebijakan moneter bank sentral AS, Federal Reserve pekan depan

Image
Ekonomi

Kinerja Pelindo 1 Tumbuh Positif Sepanjang 2020 Berkat Ini

Pelindo 1 mencatat kinerja usaha perseroan sepanjang 2020 tetap tumbuh positif.

terpopuler

  1. Penduduk Mulai Tinggalkan Pulau Jawa, Apa yang Terjadi?

  2. Menyingkap Akar Keturunan Joe Biden, Ternyata Berdarah Irlandia

  3. Sudjiwo Tedjo Usulkan Mahfud MD Perintahkan Kapolri Baru untuk Larang Istilah Kadrun dan Cebong

  4. Viral Reaksi Haru Suami Mengetahui Istrinya Hamil Setelah Menanti 5 Tahun

  5. Humor; Ketika Raja Arab Dibuat Ketawa oleh Gus Dur

  6. Dijamin Ngakak; Humor Ketika Gus Dur Ditanya Soal Otak Presiden

  7. Gembong: Anies Bikin Kebijakan Diskriminatif, Oportunis, dan Egois

  8. Dituduh Pendukung Trump karena Nggak Mengakui Joe Biden Sebagai Presidennya, Jawaban Warganet Ini Bikin Ngakak

  9. Wirda, Putri Ustaz Yusuf Mansur Dambakan Punya Suami Banyak Uang

  10. 7 Fakta Menarik Aletta Molly, Cicit Pahlawan Cut Nyak Meutia yang Berkarier Jadi Artis

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Abdul Hamid

Ilusi Dilema Demokrasi dan Integrasi

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Gebrakan Kapolri Baru Pilihan Jokowi

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Wawancara

Image
Video

Bukan Mistis, Gangguan Jiwa Adalah Gangguan Medis | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Dokter Vivi Ajak Kenali Mental Sehat di Dalam Diri | Akurat Talk (1/3)

Image
News

Covid-19 Tembus 3.500 Kasus Per Hari, DKI Gagal Terapkan Program 3T?

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik Maya Nabila, Mahasiswa S3 ITB yang Baru Berusia 21 Tahun

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot