Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up
Image

Achsanul Qosasi

Anggota III BPK RI

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image

Calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Achsanul Qosasi saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) dengan komisi XI di Nusantara I, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Senin (2/9/2019). Komisi XI DPR hari ini menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap 32 calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI periode 2019-2024 untuk menggantikan komisioner lama yang akan segera berakhir masa jabatannya. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Sampai dengan akhir September 2020, total utang luar negeri (ULN) pemerintah mencapai  5.756,87 triliun rupiah. Utang pemerintah tersebut terdiri atas pinjaman 864,29 triliun rupiah dan dan surat berharga negara (SBN) sebesar 4.892,57 triliun rupiah. Dengan jumlah ini, rasio utang pemerintah mencapai 36,41 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Jika dilihat tren dalam rentang 2000-2018, rasio utang pemerintah Indonesia berada pada kisaran  38,49 persen terhadap PDB, yang pernah mencapai puncaknya pada tahun 2000 sebesar 87,43 persen dan terendah pada angka 22,96 persen. Sedangkan berdasarkan estimasi Badan Kebijakan Fiskal (BKF), akan terjadi lonjakan rasio utang di angka 37,6 persen pada 2020 dan akan lebih tinggi lagi pada 2021, yakni bisa mencapai 41,09 persen.

Sementara itu, dalam laporan Bank Dunia pada 12 Oktober 2020 atau International Debt Statistics (IDS) 2021, utang luar negeri Indonesia pada 2019 mencapai 402,08 miliar dolar AS atau setara 5.697,53 triliun rupiah. Sementara pada 2018, utang luar negeri Indonesia sebesar 379,58 miliar dolar atau setara 5.378,8 triliun rupiah. Artinya terjadi kenaikan sebesar 0,95 persen. Keseluruhan utang tersebut mencakup utang luar negeri pemerintah, Badan Usaha Milik Negara, dan swasta. Rasio utang pemerintah terhadap pendapatan nasional bruto (PNB)  sebesar 37 persen, baik tahun 2019 maupun 2018. PDB Indonesia sendiri berjumlah sekitar 1,08 trillliun dolar AS pada 2019 dan 1,01 trilliun dolar pada 2018.

baca juga:

Berdasarkan IDS 2021 tersebut, yakni dalam konteks utang luar negeri 10 negara berpendapatan kecil-menengah (low and middle income countries) Indonesia menempati posisi ketujuh. Total nilai utang Indonesia (402,084 miliar dolar AS) berada di bawah China yang memiliki utang 2,1 triliun dollar, Brazil dengan 569,39 miliar dollar AS, India dengan 560,03 miliar dollar AS, Rusia dengan 490,72 miliar dollar AS, Meksiko dengan 469,72 miliar dollar AS, dan Turki 440,78 miliar dollar AS. Negara dengan jumlah utang yang lebih kecil dari Indonesia adalah Argentina yang berutang 279,3 miliar dollar AS, Afrika Selatan dengan 188,1 miliar dollar AS, dan Thailand dengan 180,23 miliar dollar AS.

Jika dibandingkan dengan jumlah utang beberapa negara maju atau berpendapatan tinggi (high income countries), rasio jumlah utang Indonesia bisa dinilai kecil. Jepang, misalnya, memiliki utang pemerintah rata-rata 138,61 persen terhadap PDB dari 1980 sampai 2019, yang mencapai puncaknya pada 2018 dengan rasio 238,20 dan rekor terendah pada 1980 dengan rasio 50,60 persen.

Salah satu negara tetangga termaju Indonesia, Singapura, memiliki utang pemerintah dengan rasio rata-rata 92,27 persen terhadap PDB antara tahun 1993 sampai 2019, yang mencapai puncaknya pada 2019 pada angka 126,30 persen dan terendah pada 1995 dengan rasio 67,40 persen. Sementara itu, Malaysia memiliki rata-rata rasio utang pemerintah di kisaran 48,71 persen dari 1990 sampai 2019, dengan angka tertinggi pada 1990 yang mencapai 80,74 persen dan terendah pada 1997 pada angka 31.80 persen.

Efek Pandemi

Secara teoritis dan praktis, kita tentu bisa menyatakan bahwa kenaikan utang dan dengan sendirinya rasio utang terjadi karena adanya faktor countercyclical, yaitu kecenderungan tertahan atau membaliknya fluktuasi siklus ekonomi. Hal ini tidak hanya dialami Indonesia, negara-negara anggota Group of Twenty (G20), forum internasional pemerintah dan gubernur bank sentral dari 19 negara dan Uni Eropa (EU), juga mengalami hal yang sama. Pandemi yang menebar ancaman resesi telah memutar-balikkan prediksi dan kondisi ekonomi dunia.

Negara-negara yang lebih maju atau termasuk kategori berpendapatan tinggi ada yang mencapai rasio 130 persen dibanding kondisi normal pada kisaran 100 persen. Sedangkan pada negara-negara berkembang, dengan rasio utang pada kisaran 50 persen dalam situasi normal, saat ini meningkat sampai 60 persen hingga 70 persen. 

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Produksi Alumina di Bintan Tertunda Kebijakan Pandemi

Image

Ekonomi

Walau Pandemi, Peserta BPJS Ketenagakerjaan Tetap peroleh Imbal Hasil di Atas Deposito

Image

Gaya Hidup

Mengenal Terapi Plasma Konvalesen, Bentuk Pengobatan Alternatif Untuk Pasien Covid-19

Image

Gaya Hidup

Mengakali Anak Tetap Aktif Meski di Tengah Keterbatasan

Image

News

Epidemiolog UI: Atasi Pandemi Perlu Prioritas Bukan Keseimbangan Ekonomi

Image

Ekonomi

Berkat Kebijakan dan Sinergi OJK, Stabilitas Sektor Keuangan Terjaga

Image

Ekonomi

Sukses Investasi, Investor Muda Ini Pilih Berikan Sedekah Saham

Image

Gaya Hidup

Sandiaga: Revolusi Sektor Wisata Harus Dimulai dari Toilet

Image

Ekonomi

Atasi Penurunan Konsumen Akibat COVID-19, Gojek Harus Rela Begini!

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Ini Rencana Pemerintah yang Ingin Bangun Infrastruktur Migas Secara Masif

Pemerintah tengah berupaya meningkatkan pembangunan infrastuktur migas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Image
Ekonomi

Pendapatan Industri Hotel Boncos Rp50 Triliun Selama 2020 Gara-gara COVID-19

PHRI: Industri hotel diperkirakan kehilangan pendapatan sekitar Rp50 triliun karena pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi

Peritel Kirim Pesan ke Pemerintah, ini Aspirasinya

Hippindo meminta pemerintah agar pengusaha tetap bisa mengajukan atau mendapatkan modal kerja tambahan

Image
Ekonomi

Miris! Pengunjung Mal Turun Drastis, Tenant-tenant Pilih Hengkang

APPBI: Saat ini jumlah pengunjung pusat perbelanjaan atau mal di wilayah DKI Jakarta semakin menurun hingga 30 persen.

Image
Ekonomi

Dampak PPKM Perekonomian Diprediksi Masih Terkontraksi

Josua Pardede memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2021 masih akan mengalami kontraksi.

Image
Ekonomi

Hernita Alius Jadi Komisaris Independen Jamkrindo

Hernita Alius memiliki banyak pengalaman di bidang keuangan dan pajak

Image
Ekonomi

'Menggerakkan Budidaya Perikanan' Jadi Prioritas KKP, Ini Filosofisnya

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyatakan bahwa slogan KKP pada tahun 2021 adalah menggerakkan budidaya perikanan

Image
Ekonomi

KKP Luncurkan Slogan Baru, Direktur PKMK: Menteri Trenggono Belum Ada Terobosan

Slogan KKP 2021 adalah menggerakkan budidaya perikanan dengan memperhatikan keberlanjutan lingkungan

Image
Ekonomi

Produksi Alumina di Bintan Tertunda Kebijakan Pandemi

PT Bintan Alumina Indonesia (PT BAI) menunda produksi alumina di Kawasan Ekonomi Khusus Galang Batang, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau

Image
Ekonomi

Gempar Tagihan Listrik Pelanggan Rp68 Juta, Apa Kata PLN?

Media sosial kembali ramai soal lonjakan tagihan listrik yang dialami salah satu pelanggan PLN. Angkanya pun fantastis yakni Rp68 juta.

terpopuler

  1. Uang Dipegang Orangtua, Fathin Shidqia Tidak Tahu Ayahnya Beli Rumah Mewah

  2. 4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot

  3. Jokowi Tunjuk Marullah Jadi Sekda, Anies Cs Tak Bisa Membantah

  4. Kasus Covid-19 DKI Mengkhawatirkan, Politisi PDIP: Anies Kuat Narasi, Miskin Implementasi

  5. Kocak! Humor Gus Dur tentang Jamaah Haji NU dan Kuli Arab

  6. 7 Potret Cantik Hana Hanifah, Sosok yang Sedang Jadi Perbincangan Warganet

  7. Ajaib! Hutang Segunung Bisa Lunas Jika Kamu Mau Mengamalkan ini

  8. Azyumardi Azra: Tidak Ada Negara Islam Sukses Membangun Peradaban

  9. Risma dan Susi Pudjiastuti Berpeluang Lawan Anies Baswedan di Pilgub DKI 2022

  10. Kasus Covid-19 Naik, Pemprov DKI Bakal Tingkatkan 3T

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Image
Muhammad Husen Db, M.Pd

Transformasi Episode Dalam Dimensi Merdeka Belajar

Image
ARLI ADITYA PARIKESIT

Dilema Kebebasan Pendapat dan Pengendalian Transmisi Virus SARS-CoV-2

Wawancara

Image
News

Covid-19 Tembus 3.500 Kasus Per Hari, DKI Gagal Terapkan Program 3T?

Image
News

Vaksinasi Bisa Putus Mata Rantai Penularan Covid-19 di DKI Jakarta?

Image
Video

VIDEO Resesi, Cukuplah Sampai di Sini | N. Siklo

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot

Image
News

Wafat di Hari Jumat, Ini 5 Fakta Penting Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf