Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Alasan Kebijakan Ekspor Benih Lobster Justru Jadi 'Petaka' Bagi Edhy Prabowo

Siti Nurfaizah

Alasan Kebijakan Ekspor Benih Lobster Justru Jadi 'Petaka' Bagi Edhy Prabowo

Potret harmonis Menteri KKP Edhy Prabowo dan istrinya, Iis Rosita Dewi | Instagram/iisedhyprabowo

AKURAT.CO Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap KPK diduga terkait ekspor benih lobster.

Terkait hal ini, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi mengatakan bahwa dirinya sudah memperingatkan kepada Menteri Edhy Prabowo untuk menghentikan kebijakan ekspor benih lobster karena akan merugikan bangsa Indonesia dan mengganggu keberlanjutan ekosistem.

baca juga:

"Saya sudah menyuarakan ketidaksetujuan atas kebijakan ekspor benih lobster. Lalu rapat Komisi IV DPR terakhir ini telah memberikan rekomendasi penghentian ekspor benih lobster yang nyata-nyata melakukan manipulasi data ekspor," kata Dedi di Jakarta, Rabu (25/11/2020).

Dia mengatakan, ada atau tidak ada kasus penangkapan Menteri KKP Edhy Prabowo, kebijakan ekspor benih lobster harus dihentikan karena hanya mendatangkan kerugian bagi bangsa Indonesia.

Dedi menjelaskan ada tiga alasan mendasar kebijakan tersebut harus ditolak, pertama, benih lobster merupakan bagian dari ekosistem laut yang harus dijaga kerberlangsungannya.

"Walaupun jumlahnya ada 2 miliar benih, yang terpenting adalah benih lobster merupakan bagian dari ekosistem laut, biarkan tumbuh dan berkembang sendiri agar menjadi lobster tangkapan dan harganya mahal sehingga menguntungkan para nelayan," ujarnya dilansir dari Antara.

Kedua menurut dia, benih lobster itu ibarat anak-anak, sehingga tidak boleh dieskploitasi namun harus disayangi.

Dia menjelaskan alasan ketiga adalah, benih lobster banyak dikirim ke Vietnam, padahal negara itu dari sisi aspek ekonomi merupakan kompetitor Indonesia di bidang perikanan dan laut.

"Karena kompetitor bidang perikanan dan laut, Vietnam punya kemampuan dan teknologi budi daya laut yang memadai. Kemampuan budi daya itu tidak akan berarti manakala tidak mendapat 'supply' benih. Ini kan menjadi aneh, sudah menjadi kompetitor, kok bahan bakunya kita kirim," katanya.

Terkait penangkapan Menteri Edhy, Dedi berharap yang bersangkutan bisa melewati proses hukum dengan baik dan memiliki kekuatan untuk menghadapinya.

Sementara itu terkait kasus yang menjerat Menteri Edhy, politisi Partai Golkar itu menunggu materi kasus yang akan disampaikan KPK.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan beberapa orang lainnya di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten pada Rabu (25/11) dini hari.

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan penangkapan Menteri Edhy itu terkait dugaan korupsi penetapan izin ekspor baby lobster.

"Yang bersangkutan diduga terlibat korupsi dalam penetapan izin ekspor baby lobster," ucap Ketua KPK Firli Bahuri melalui keterangannya di Jakarta, Rabu.

Firli mengatakan Edhy Prabowo ditangkap tim KPK di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang saat kembali dari Honolulu, Amerika Serikat.

"Tadi malam Menteri Kelautan dan Perikanan diamankan KPK di Bandara 3 Soetta saat kembali dari Honolulu," ungkap dia.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

KKP Masih Kaji Aturan Menteri Soal Izin Penggunaan Cantrang

Image

News

Korupsi Bansos, KPK Periksa Anggota DPR F-PDIP Ihsan Yunus

Image

News

MAKI Desak KPK Usut Keterlibatan Pihak Lain di Skandal Korupsi Bansos

Image

News

Dedi Mulyadi: Perlu Pendekatan Kearifan Lokal untuk Selesaikan Masalah Pertanian

Image

Ekonomi

DPR RI

Pendekatan Isu Pertanian Harus Utamakan Kearifan Lokal

Image

News

MA Buka Suara Soal Kabulkan PK Terpidana Korupsi

Image

News

KPK Perpanjang Masa Penahanan Edhy Prabowo

Image

News

Cara Anak Buah Anies Baswedan Hadapi Kelangkaan Daging Sapi

Image

Ekonomi

Sebanyak 401.408 Benih Lobster Ilegal Dilepas di Pantai Marapalam

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Bos YLKI Desak Pemerintah Konsisten Tegakkan Aturan Tarif Penerbangan

YLKI meminta pemerintah harus konsiten dan tegas dalam menegakkan aturan soal tarif batas atas (TBA) dan tarif batas bawah (TBA) penerbangan

Image
Ekonomi

Volume Penjualan Gas PGN di 2021 Diproyeksi Naik 12 Persen

PGN memproyeksikan volume penjualan gas pada 2021 meningkat 12 persen menjadi 912 british thermal unit per hari.

Image
Ekonomi

Sri Mulyani Prediksi Anggaran Vaksin Covid-19 Bakal Lebih dari Rp73,3 Triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebutkan anggaran untuk vaksin Covid-19 yang diestimasikan sebesar Rp73,3 triliun berpotensi bertambah.

Image
Ekonomi

Legal Merger Bank Syariah Indonesia Meluncur 1 Februari, Diharap Minim Risiko Disrupsi

Merger tiga bank syariah BUMN menjadi PT Bank Syariah Indonesia Tbk dipastikan sesuai dengan rencana yang dijadwalkan yakni 1 Februari 2021

Image
Ekonomi

Awali 2021, PGN Alirkan Gas Sektor Industri Komersial di 3 Kota Ini

PGN menambah pelanggan di sektor industri logam dan komponen otomotif PT Trikasa Jaya Logam.

Image
Ekonomi

Vaksinasi hingga Pelaksanaan UU Cipta Kerja Dorong Optimisme Pemulihan Ekonomi 2021

Optimisme pemerintah tersebut didukung oleh berbagai kebijakan pemerintah dalam upaya penganganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Image
Ekonomi

Kasus Covid-19 di RI Naik, Sri Mulyani Sebut Ada Tambahan Kebutuhan Mendesak Rp76,7 Triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani: Terdapat indikasi kebutuhan mendesak untuk penanganan pandemi COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Image
Ekonomi

Wanti-wanti Motif Terselubung, Legislator Minta LPI Siap Hadapi Soft Power

Legislator minta LPI dapat benar-benar siap hadapi soft power atau kekuatan lunak yang dibawa oleh investor asing

Image
Ekonomi

Bill Gates: Negara Miskin Akan Tertinggal 8 Bulan Dapatkan Vaksin dari Negara Kaya

Masalah distribusi yang sulit dan memberi tekanan pada lembaga global, pemerintah, dan pembuat obat.

Image
Ekonomi

IHSG Melempem, Saham-saham Ini Masih Suram

IHSG ditutup melemah 0,50% atau 31,003 poin ke level 6.109,168 pada penutupan perdagangan sore ini, Rabu (27/1/2021)

terpopuler

  1. Istri Diopname, Suami Diam-diam Sisipkan Rp50 Juta di Dompetnya untuk Pesan Makan

  2. Awas Tertipu! Ini Daftar Lengkap 154 Layanan Investasi Ilegal yang Ditutup

  3. Pakai Rompi Seharga Rp92 Juta saat Rapat, Pangeran Arab Saudi Bikin Gempar Warganet

  4. Punya Modal Cuma Rp2 Juta, Putar Lewat Bisnis Ini Aja!

  5. Rizky Billar dan Lesti Kejora Segera Nikah, Fitri Carlina Diminta Sumbang Lagu

  6. Rezekimu Akan Terus Mengalir dari Muda Hingga Tua Jika Mau Mengamalkan ini

  7. Sindir Gerindra, PDIP: Kalau Partai Pengusung Sudah Bersuara, Itu Peringatan Keras

  8. 3 Non Muslim yang Berjasa Pada Nabi, Banyak Orang Tidak Tahu!

  9. Hamdan Zoelva: Bawaslu Berhak Mendiskualifikasi Paslon yang Terbukti Lakukan Pelanggaran TSM

  10. 5 Pekerjaan Klop Banget Buat Libra! Bisa Sesukses Bang Hotman

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Tantan Hermansah

Penguatan Infra-Srutruktur Teknologi Wisata di Masa Wabah

Image
Abdul Hamid

Ilusi Dilema Demokrasi dan Integrasi

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Gebrakan Kapolri Baru Pilihan Jokowi

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Gesits Buktikan Kendaraan Listrik Ramah Perawatan | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

VIDEO Gesits, Cita-cita Bangsa Ciptakan Kendaraan Listrik | Akurat Talk (1/2)

Image
Video

Bukan Mistis, Gangguan Jiwa Adalah Gangguan Medis | Akurat Talk (3/3)

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Listyo Sigit Prabowo, Kapolri Baru yang Pernah Jadi Ajudan Jokowi

Image
News

5 Fakta Menarik Maya Nabila, Mahasiswa S3 ITB yang Baru Berusia 21 Tahun

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali