Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Zona Merah Bakal Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19? Erick Jawab Begini

Atikah Umiyani

Zona Merah Bakal Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19? Erick Jawab Begini

Menteri Erick Thohir | Screencapture/virtual Youtube

AKURAT.CO,  Menteri BUMN yang juga Wakil Ketua IV dan Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Erick Thohir mengatakan akan segera ada keputusan dalam dua hari ke depan mengenai rencana zona merah jadi prioritas pemberian vaksin COVID-19.

"Kita tunggu keputusan rencana 1-2 hari ke depan ada pertemuan dengan gubernur/walikota untuk memutuskan, apakah kita akan prioritaskan zona merah dulu yang tingkat kematian dan penularannya tinggi. Bisa saja nanti keputusannya kita prioritaskan zona merah dulu," ujarnya dalam Webinar Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) "Persiapan Infrastruktur Data Vaksinasi Covid-19, Selasa (24/11/2020).

Erick Thohir menuturkan pada tahap awal sesuai dengan Peraturan Presiden (Pepres) Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona, target vaksinasi yakni orang-orang di rentang usia 18-59 tahun.

Kendati demikian, kata dia, rentang usia tersebut tidaklah mutlak. Erick Thohir menyebut karena nantinya akan ada beberapa vaksin dari produsen berbeda, maka rentang usia target vaksin bisa saja berubah. Kriteria rentang usia 18-59 tahun ditentukan karena uji coba yang dilakukan kepada masyarakat dalam rentang usia tersebut, khususnya untuk vaksin Sinovac yang bekerja sama dengan Bio Farma.

"Tapi Kemenkes pasti menentukan tidak hanya satu macam vaksin, tidak Sinovac saja, bisa saja ada tambahan 1-2  vaksin lagi. Tentu ketika bicara merk-nya berbeda, misal merk X dan Y, tentu usia rentannya bisa saja di atas 59 tahun atau bahkan Sinovac dengan pengembangan nanti, bisa saja di atas 59 tahun. Tapi hari ini 18-59 tahun. Dan dari rentang ini, 67 persen yang divaksin," tutur Erick.

Erick Thohir juga meminta peran aktif masyarakat dalam program vaksinasi COVID-19.

Ia mengungkapkan berdasarkan riset terakhir, sebanyak 66 persen masyarakat sangat ingin divaksin. Namun, di sisi lain, ada 16 persen masyarakat yang tidak ingin divaksin.

"Tidak tahu alasannya apa karena kalau bicara halal haram, kita sudah sampaikan otoritas tertinggi, MUI, yang akan tentukan halal dan haram, sejak awal MUI terlibat," kata Erick Thohir.

Dalam kesempatan itu, Erick juga menjamin kerahasiaan data masyarakat yang digunakan untuk proses vaksinasi Covid-19. Ia menegaskan bahwa kerahasiaan data tersebut adalah proteksi pemerintah bagi rakyatnya.

baca juga:

Erick Thohir yang juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana KPCPEN mengungkapkan data pribadi masyarakat tidak bisa menjadi domain publik atau dimiliki oleh sebuah perusahaan tertentu, termasuk BUMN. Sehingga ia memastikan data itu juga tidak disalahgunakan oleh BUMN yang terlibat dalam proses vaksinasi yakni PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk serta PT Bio Farma (Persero).

"Kami dari BUMN, Telkom, Bio Farma sebagai agregator saja untuk menjaga supaya data bisa terekam dengan baik, datanya baik, jadi bukan milik kita, ini milik pemerintah," ungkapnya. 

Erick menambahkan bahwa data itu berbeda dengan proses distribusi vaksin Covid-19 yang sudah seharusnya melibatkan pihak swasta.

"Kalau data ini tidak boleh lari keluar negeri, karena selama ini banyak daya ki ta terbuka bisa diakses orang luar negeri akhirnya Indonesia dijadikan sebagai market. Oleh karena itu sekarang kita proteksi data negara kita, dan ini juga sudah lazim dilakukan banyak negara," tukas Erick Thohir.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

News

Surati Kemenkes, Menag Minta Jemaah Haji Dapat Prioritas Vaksinasi Covid-19

Image

Ekonomi

Airlangga Donorkan Plasma Konvalesen Sebagai Wujud Syukur dan Membantu Sesama

Image

Gaya Hidup

Menparekraf dan Menkominfo Bahas Sinyal di 5 Destinasi Super Prioritas

Image

Ekonomi

Hernita Alius Jadi Komisaris Independen Jamkrindo

Image

News

Epidemiolog UI: Atasi Pandemi Perlu Prioritas Bukan Keseimbangan Ekonomi

Image

Ekonomi

Janji Erick Thohir untuk Nasabah Difabel PNM Mekaar

Image

Ekonomi

Erick Thohir Minta 15 Persen Direksi BUMN Diisi Perempuan, Kenapa?

Image

Iptek

Lawan Covid-19

Dukung Vaksinasi Covid-19, Garuda Indonesia Luncurkan Desain Livery Khusus

Image

Ekonomi

BUMN Salurkan Bantuan Ini Bagi Korban Gempa Majene

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Viral Suami Kasih Uang Belanja Rp20 Ribu, Langsung Diserbu Emak-emak se-Indonesia!

Ia mengatakan, cukup dengan Rp20 ribu setidaknya kebutuhan untuk makan sehari bisa cukup terpenuhi.

Image
Ekonomi

Kemitraan Ekonomi Lesatkan Investasi, 60 juta UMKM Bakal Terangkat

Mahendra Siregar ungkap RCEP akan memberikan sejumlah dampak positif bagi Indonesia selain peningkatan ekspor.

Image
Ekonomi

Sukuk Negara Telah Biayai 630 Infrastruktur Rp23,29 Triliun, Ini Proyeknya

Kemenkeu: SBSN 2020 telah membiayai 630 proyek infrastruktur dari delapan Kementerian/Lembaga yang tersebar di 34 provinsi.

Image
Ekonomi

Kemenkeu Bakal Biayai 870 Proyek Infrastruktur dengan Surat Utang Rp27,58 Triliun, Berikut Rinciannya!

Kemenkeu alokasikan pembiayaan SBSN untuk 2021 sebesar Rp27,58 untuk 870 proyek dari 11 kementerian/lembaga di seluruh Indonesia.

Image
Ekonomi

Forbes Rilis 100 Artis Berpengaruh di Asia, Ada 4 Orang Indonesia

Dari 100 artis Terkaya Nominasi Forbes, Ternyata ada 4 artis dari Indonesia. Siapa mereka?

Image
Ekonomi

Denny Siregar: Uang BPJS Ketenagakerjaan Dimainkan Saham dan Reksadana, Mirip Jiwasraya

Denny Siregar melalui akun media sosialnya menyebut kasus BPJS Ketenagakerjaan hampir sama dengan kasus Jiwasraya.

Image
Ekonomi

Antam Kalah Lagi Gugatan dan Bayar 43 Kg Emas, Begini Duduk Perkaranya

Kali ini, Antam dihukum membayar kerugian Rp 27.250.397.000 atau 43 kg emas.

Image
Ekonomi

Pengusaha Ini Berbagi Tips Bijak Menjaga Kelangsungan Usaha di Tengah PPKM

Pengusaha sektor mamin: Bijak atur arus kas jadi faktor penting bertahan di tengah PPKM.

Image
Ekonomi

4 Shio Ini Cerdik Mengendus Peluang Meski Kondisi Masih Paceklik

Berikut ini Shio yang pintar menangkap peluang bisnis di tahun 2021.

Image
Ekonomi

5 Bisnis yang Kembali Cuan Setelah Mati Suri di 2020

Berikut bisnis yang sebelumnya redup selama pandemi, menjadi peluang bisnis yang bakal cuan di 2021

terpopuler

  1. WhatsApp Mulai Ditinggalkan, Jutaan Orang Beralih ke Aplikasi Chat Lain

  2. Resep Sup Ayam ala Pak Min Klaten, Nikmat dan Sedap!

  3. Tunduk pada Anies, Marullah: Saya Tidak Bisa Melakukan Apa-apa Kecuali Perintah Gubernur

  4. Ini Bacaan Shalawat Idfa’, Shalawat Penangkal Virus Corona dari Habib Syech

  5. Agar Rezeki Stabil Melimpah, ini Doa untuk Ditambahkan dan Dihalalkan Rezeki

  6. Gempa 6,8 Magnitudo Guncang Argentina, Gedung dan Jalan Retak

  7. 7 Potret Memesona Ady Sky, Aktor dan Pengusaha Muda yang Dijodohkan dengan Fatin Shidqia

  8. Tiga Tunggal Indonesia Amankan Tiket Babak Kedua

  9. Unggahan Viral Potret Tokoh Publik Ala Disney, Warganet: Cak Lontong Jadi Ganteng Banget!

  10. Begini Sejarah WIKA Sampai Terjun ke Manufaktur Motor Listrik Gesits

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Gebrakan Kapolri Baru Pilihan Jokowi

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Image
Muhammad Husen Db, M.Pd

Transformasi Episode Dalam Dimensi Merdeka Belajar

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Dokter Vivi Ajak Kenali Mental Sehat di Dalam Diri | Akurat Talk (1/3)

Image
News

Covid-19 Tembus 3.500 Kasus Per Hari, DKI Gagal Terapkan Program 3T?

Image
News

Vaksinasi Bisa Putus Mata Rantai Penularan Covid-19 di DKI Jakarta?

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot

Image
News

Wafat di Hari Jumat, Ini 5 Fakta Penting Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf