Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Food Estate Tak Kuasa Mengatasi Krisis dan Membangun Kedaulatan Pangan di Indonesia?

Wayan Adhi Mahardika

Food Estate Tak Kuasa Mengatasi Krisis dan Membangun Kedaulatan Pangan di Indonesia?

Petani memilah bibit padi untuk ditanam di areal persawahan di kawasan Ujung Menteng, Jakarta Timur, Kamis (7/11/2019). Menteri Pertanian Kabinet Indonesia Maju, Syahrul Yasin Limpo menargetkan dalam 100 hari kerja akan memetakan data pertanian guna menyediakan pangan bagi 367 juta penduduk Indonesia. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Ketua Umum Serikat Petani Indonesia (SPI) Henry Saragih mengatakan rencana pemerintah membangun food estate tidak belajar dari kegagalan-kegagalan implementasi yang dilaksanakan pemerintah sebelumnya, dan tidak berdasarkan kenyataan pangan dan pertanian saat ini di Indonesia.

Karena itu food estate diprediksi tidak bisa menjadi solusi mengatasi krisis pangan saat ini, apalagi untuk bisa membawa kedaulatan pangan di Indonesia.

Ia meyatakan SPI menolak food estate karena dengan konsep ini produksi pangan di Indonesia akan tergantung dan diurus oleh korporasi pertanian besar, baik itu korporasi luar negeri dan Indonesia.

baca juga:

Henry melanjutkan food estate juga akan membutuhkan investasi yang sangat besar yang menghabiskan keuangan negara. Padahal, Organisasi Pangan Dunia (FAO) menyebutkan bahwa petani dan pertanian kecil yang dikelola keluarga petani (family farming) yang memberi makan masyarakat dunia, bukan korporasi pertanian.

"Food estate tidak bisa jadi solusi atas ancaman krisis pangan yang dikhawatirkan muncul akibat pandemi ini," ujar Henry lewat keterangan tertulisnya, Minggu (25/10/2020).

Khudori pegiat Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), menerangkan food estate bukanlah konsep baru. Program 1 juta hektare lahan gambut di tahun 1995 terbukti gagal.

Luas 1.457.100 hektare dibagi lima daerah kerja. Dua tahun anggaran (1996/1997-1997/1998), 31.000 hektare telah dibuka dan ditempati 13.000 KK transmigran, 17.000 hektare sudah dibuka dan belum ditempati, sisa 1.409.150 hektare.

"Food estate Ketapang, tahun 2013 juga gagal. Tercatat ada potensi 886.959 hektare lahan. Tapi Pemda Ketapang hanya berani manargetkan penyediaan 100.000 hektare. Dua tahun berjalan, hanya 104 ha (0,1 persen) dari target 100.000 hektare yang bisa ditanami dengan hasil beragam yakni 2,77 – 4,69 ton GKP per hektare," paparnya.

Khudori meneruskan, penyebab kegagalan tersebut salah satunya adalah pola “kemitraan” korporasi-petani selalu diwarnai konflik kuasa atas tanah, tatkala janji bagi hasil tidak sesuai kenyataan. Belum lagi tenaga kerja yang dibawa untuk melakukan program food estate mengalami kerawanan pangan.

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

5 Peluang Agribisnis Ini Paling Cocok Buat Milenial

Image

Ekonomi

Kementan Luncurkan Bank Pakan Ternak, Buat Apa?

Image

News

Sukses Tingkatkan Sektor Pertanian, 2021 Kementan Target Latih Seribu Petani Milenial

Image

News

PLEK IPDMIP Ajarkan Pentingnya Pengelolaan Keuangan

Image

News

Kebutuhan Air di Lombok Utara Dipenuhi dengan Embung

Image

News

Dam Parit Tingkatkan Indeks Pertanaman di Tabanan

Image

News

Terinfeksi COVID-19, Dosen Fakultas Pertanian Unila Tutup Usia

Image

News

Dengan PLEK IPDMIP, Pengelolaan Keungan Petani Lebih Maksimal

Image

News

PLEK IPDMIP Ajarkan Petani Garut Cara Analisis Keuangan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Koperasi Bisa Jadi Pilihan Rasional Kegiatan Usaha Masyarakat

Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki ingin mendorong koperasi sebagai pilihan rasional bagi kegiatan berusaha masyarakat

Image
Ekonomi

DPR Minta PTPN Optimalkan Klasterisasi Guna Perbaiki Kinerja

Anggota Komisi VI DPR RI menginginkan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dapat mengoptimalkan klasterisasi berdasarkan komoditas tertentu

Image
Ekonomi

Indonesia Ogah Beli Vaksin Pfizer dan Moderna AS

Vaksin Moderna membutuhkan suhu -20 derajat celcius dalam rantai distribusinya

Image
Ekonomi

LPS Ingin Penurunan Suku Bunga Kredit Perbankan Mengekor Penurunan Bunga Pinjaman

Didik Madiyono berharap penurunan tingkat bunga penjaminan dapat diikuti penurunan suku bunga kredit perbankan

Image
Ekonomi

Kemenkeu Serap Dana Hasil Penjualan Sukuk Wakaf Ritel Sentuh Rp14,91 Miliar

Kemenkeu menetapkan hasil penjualan sukuk wakaf ritel atau Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) Ritel seri SWR001 sebesar Rp14,91 miliar

Image
Ekonomi

Kecil Peluangnya Bank Gagal Berdampak Sistemik Karena Pandemi

Dari sisi nasabah perbankan, LPS tidak melihat adanya pergerakan luar biasa dan mengalami kepanikan

Image
Ekonomi

Tren Penurunan Bunga Simpanan, LPS Pangkas Bunga Penjaminan 50 Basis Poin

LPS memangkas tingkat bunga penjaminan sebesar 50 basis poin untuk simpanan rupiah

Image
Ekonomi

Penerima Program-program Bansos Pemerintah Naik Kelas Jadi Pengusaha Mikro

Program-program Bantuan Sosial (Bansos) yang digulirkan pemerintahan Presiden Jokowi mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan

Image
Ekonomi

Bicara Vaksin Covid-19, Erick Ajak Masyarakat Mampu Bayar Sendiri

Erick ajak masyarakat mampu untuk membayar vaksin covid-19 sendiri sehingga ikut membantu meringankan beban pemerintah menanggulangi pandemi

Image
Ekonomi

Indonesia Bisa Mainkan Peran Penting di RCEP Jika Miliki Daya Saing

Indonesia akan memainkan peran yang cukup menonjol pada perundingan RCEP Hal ini jika Indonesia mampu meningkatkan daya saingnya

terpopuler

  1. Milen Cyrus Ditangkap Polisi, Ashanty Langsung Rembuk Keluarga

  2. Viral Penjual Kebab Masak Sambil Pamer Otot, Warganet: Kuah Langsung dari Sumbernya

  3. KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Hewan Ternak Kementan

  4. 6 Meteorit Paling Unik dan Mahal di Dunia, Ada yang Senilai Rp28 Miliar!

  5. Walau Kendarai Mobil Serupa, 90 Persen Pembalap Diklaim Tidak akan Mampu Kalahkan Hamilton

  6. Soal Legalitas Baliho Habib Rizieq, Begini Penjelasan Anak Buah Anies

  7. Pengamat Sarankan Jokowi Fokus Urus Negara Saja, Biar Nikita Mirzani Urus Rizieq Shihab

  8. 4 Pantangan bagi Penderita Asam Lambung

  9. Enak, Tapi Apa Untungnya Nonton Film Porno?

  10. Terungkap, Insentif Kartu Pra Kerja Ternyata Digunakan untuk Hal-hal Ini

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Image
Faizuddin Ahmad

Mendongeng Berperan Meningkatkan Kecerdasan Anak

Image
UJANG KOMARUDIN

Polemik UU Omnibus Law Cipta Kerja

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Missies.id dan Strategi Survive Berbisnis untuk Cewek Milenial

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Sosok

Image
Ekonomi

5 Fakta Menarik Supriyanto, Mantan HRD Bergelar Master yang Jadi Tukang Balon

Image
News

5 Fakta Aris Kukuh Prasetyo, Turunkan Jumlah Anak Putus Sekolah hingga Raih Nominasi Internasional

Image
News

7 Potret Seru Sandiaga Uno dan Istri di Mesir, Kunjungi Piramida hingga Naik Balon Udara