Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Merger Bank Syariah BUMN, Mandiri Jadi Pemegang Saham Terbesar

Atikah Umiyani

Merger Bank Syariah BUMN, Mandiri Jadi Pemegang Saham Terbesar

Pegawai Mandiri Syariah tengah melayani nasabah pada hari pelanggan di digital branch Thamrin, Jakarta, Kamis (3/9/2020). | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO,  PT Bank BRISyariah Tbk (BRIS), PT Bank Syariah Mandiri (BSM) dan PT Bank BNI Syariah (BNIS) telah mempublikasikan Ringkasan Rancangan Penggabungan Usaha (merger) yang mencakup penjelasan mengenai visi, misi, dan strategi bisnis bank hasil penggabungan.

Ketua Project Management Office Integrasi dan Peningkatan Nilai Bank Syariah BUMN sekaligus Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Hery Gunardi mengatakan, seluruh proses dan tahapan-tahapan setelah ringkasan rencana merger tersebut akan terus dikawal hingga tuntasnya integrasi ketiga bank peserta penggabungan.

"Integrasi ini lebih dari sekadar corporate action. Mengawal dan membesarkan bank syariah terbesar di negeri ini sesungguhnya adalah amanah yang besar. Saya, mewakili PMO, diamanahkan oleh Pemerintah melalui Kementerian BUMN untuk terus mengawal tidak hanya sampai legal merger, tapi juga memastikan hadirnya bank syariah nasional terbesar ini benar-benar dapat memberikan manfaat bagi orang banyak dan membawa nama Indonesia ke kancah global sebagai pusat ekonomi syariah dunia," ujar Hery dalam pernyataan di Jakarta, Rabu (21/10/2020).

Publikasi tersebut merupakan bagian dari tahapan rencana penggabungan ketiga bank syariah milik BUMN. Sesuai dengan ringkasan rencana merger yang disampaikan, bank hasil penggabungan akan memiliki modal dan aset yang kuat dari segi finansial, sumber daya manusia, sistem teknologi informasi, maupun produk dan layanan keuangan untuk dapat memenuhi kebutuhan nasabah sesuai dengan prinsip syariah.

Hal itu diharapkan mampu meningkatkan penetrasi aset syariah serta meningkatkan daya saing untuk mencapai visi “Menjadi Salah Satu dari 10 Bank Syariah Terbesar Berdasarkan Kapitalisasi Pasar Secara Global dalam Waktu 5 Tahun ke Depan”.

Total aset dari bank hasil penggabungan akan mencapai Rp214,6 triliun dengan modal inti lebih dari Rp20,4 triliun. Dengan demikian bank hasil penggabungan akan masuk ke dalam Top 10 bank terbesar di Indonesia dari sisi aset dan Top 10 bank syariah terbesar di dunia dari sisi kapitalisasi pasar.

Bank hasil penggabungan akan tetap menjadi perusahaan terbuka dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode emiten BRIS. Komposisi pemegang saham pada bank hasil penggabungan adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) 51,2 persen, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) 25 persen, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) 17,4 persen, DPLK BRI - Saham Syariah 2 persen dan publik 4,4 persen. Struktur pemegang saham tersebut adalah berdasarkan perhitungan valuasi dari masing-masing bank peserta penggabungan.

Dokumen ringkasan rencana merger telah disampaikan kepada seluruh regulator terkait baik regulator pasar modal dan perbankan. Tahapan dan proses-proses selanjutnya akan sepenuhnya dilaksanakan sesuai dengan regulasi dan perundang-undangan yang berlaku.

Direktur Utama BRISyariah Ngatari menuturkan bahwa masih ada sejumlah tahapan sampai tuntasnya penggabungan bank syariah milik BUMN tersebut.

"Alhamdulillah, hari ini kita telah merampungkan dan menyampaikan Rencana Merger yang menjadi milestone penting dari serangkaian proses dalam merger ini. Masih ada serangkaian proses dan milestone yang harus dilalui dan kami pastikan semuanya dilakukan dengan saksama, sesuai dengan regulasi, dan mengedepankan karyawan, nasabah, mitra usaha, dan manfaat sebesar besarnya untuk masyarakat. Kami juga memastikan kepada para nasabah bahwa layanan tetap berjalan normal dan optimal," ujar Ngatari.

Sementara itu, Direktur Utama Bank BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo menambahkan strategi dan rencana bisnis dari bank hasil penggabungan sebagaimana tercantum dalam rencana merger sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan ekosistem halal dan mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia.

"Sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi ekonomi syariah yang luar biasa besar dan belum kita optimalisasi sepenuhnya. Oleh karena itu, diharapkan bank hasil penggabungan akan memiliki modal, aset, sumber daya manusia, sistem teknologi, dan produk-produk yang mumpuni untuk memenuhi kebutuhan nasabah sesuai dengan prinsip syariah. Hal ini diharapkan akan dapat meningkatkan penetrasi aset syariah sehingga menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat keuangan syariah global," ujar Firman.

Direktur Utama Bank Syariah Mandiri Toni E.B. Subari menambahkan, merger tersebut menggabungkan kekuatan dari tiga bank syariah milik BUMN sehingga bank hasil penggabungan akan menghadirkan layanan dan solusi keuangan syariah yang lengkap, modern dan inovatif dalam satu atap untuk berbagai segmen nasabah dengan berbagai kebutuhan.

Ditunjang oleh lebih dari 1.200 cabang dan 1.700 jaringan ATM, serta didukung oleh 20.000 orang karyawan yang tersebar di seluruh Indonesia, bank hasil penggabungan akan mampu memberikan layanan finansial berbasis syariah, layanan sosial bahkan spiritual bagi lebih banyak nasabah.

"Dengan core competence masing-masing, akan saling melengkapi, saling menguatkan. Jadi bank hasil penggabungan nantinya akan memiliki layanan berbasis syariah yang komprehensif dalam satu atap bagi semua segmen nasabah, mulai dari UMKM, ritel, komesial, wholesale Syariah, sampai korporasi, baik untuk nasabah nasional maupun investor global," ujar Toni.

Di segmen ritel, bank hasil penggabungan akan memiliki ragam solusi keuangan dalam ekosistem Islami seperti terkait keperluan ibadah haji dan umrah, ZISWAF, pendidikan, kesehatan, remitansi internasional, dan layanan dan solusi keuangan lainnya yang berlandaskan prinsip Syariah yang didukung oleh kualitas digital banking dan layanan kelas dunia.

Di segmen korporasi dan wholesale, bank hasil penggabungan akan memiliki kemampuan untuk masuk ke dalam sektor-sektor industri yang belum terpenetrasi maksimal oleh perbankan syariah. Selain itu, bank hasil penggabungan juga diyakini akan dapat turut membiayai proyek-proyek infrastruktur yang berskala besar dan sejalan dengan rencana pemerintah dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. Di samping itu, bank hasil penggabungan akan menyasar investor global lewat produk-produk syariah yang kompetitif dan inovatif.

Di segmen UKM dan mikro, bank hasil penggabungan akan terus memberikan dukungan kepada para pelaku UMKM melalui produk dan layanan keuangan Syariah yang sesuai dengan kebutuhan UMKM baik secara langsung maupun melalui sinergi dengan bank-bank Himbara dan Pemerintah Indonesia.

Tanggal efektif penggabungan sebagaimana tercantum dalam Ringkasan Rencana Merger adalah 1 Februari 2021. Untuk itu, tidak ada perubahan operasional dan layanan selama proses tersebut berlangsung.

Bagi para nasabah, ketiga bank menjamin sepenuhnya operasional tetap berjalan normal dengan kualitas layanan yang tetap optimal dan prima. Ketiga bank syariah berkomitmen untuk melaksanakan merger ini dengan sebaik-baiknya demi kepentingan seluruh pemangku kepentingan.[]

baca juga:

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber: ANTARA

berita terkait

Image

Ekonomi

UU Cipta Kerja Buka Peluang Perguruan Tinggi Kolaborasi dengan BUMN

Image

Ekonomi

Erick Thohir Siap Tindaklanjuti Rekomendasi DPR Soal Restrukturisasi Jiwasraya

Image

Ekonomi

Minta Masyarakat Waspada Covid-19, Erick: Nyawa Manusia Lebih Tinggi dari Apapun!

Image

Ekonomi

Erick Thohir Tunjuk Indomora Harahap Jadi Dirkeu Baru HIN

Image

Ekonomi

BRI Dinobatkan Sebagai The Most Resilient BUMN, The Best CEO, dan The Best CFO

Image

Ekonomi

BUMN Berperan Vital Hadapi Pertumbuhan Ekonomi Nasional Saat Pandemi

Image

News

FOTO Raker Menteri BUMN dan Komisi VI Bahas Asuransi Jiwasraya

Image

Ekonomi

Legislator Dorong RNI Perkuat Revitalisasi Pabrik Gula

Image

Ekonomi

Erick Thohir Sesumbar Indonesia Bakal Kembangkan Wisata Medis di Bali, Seperti Apa?

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Perajin Rotan Menjerit Bahan Baku Langka, Pemerintah Harus Lakukan Ini!

Bahan baku rotan saat ini sulit untuk ditemukan dan berharap pemerintah menata kembali sistem perdagangannya

Image
Ekonomi

Pelaku Industri Mebel Desak Pemerintah Berburu Solusi Kelangkaan Bahan Baku Rotan

HIMKI meminta pemerintah untuk mencarikan solusi kelangkaan bahan baku rotan yang sedang terjadi saat ini

Image
Ekonomi

SPBU MT Haryono Ditutup Sementara, Ini 2 SPBU Alternatif Isi BBM

Pertamina memberikan alternatif layanan SPBU bagi masyarakat di seputaran area Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan.

Image
Ekonomi

Mendag Tekankan Implementasi RCEP Bakal Beri Kemudahan Ekspor bagi Pelaku Usaha RI

Mendag Agus: Perjanjian RCEP akan memberi pelaku usaha Indonesia sejumlah keuntungan dalam mengekspor produk-produk mereka.

Image
Ekonomi

Segudang Alasan Mengapa UMKM Jadi Nyawa dan Roh Bagi Ekonomi Nasional

Pelaku UMKM merupakan nyawa dan roh bagi pertumbuhan ekonomi nasional

Image
Ekonomi

Sri Mulyani Paparkan Manfaat-manfaat Program PEN Klaster K/L dan Pemda

Menkeu memaparkan manfaat program klaster sektoral K/L dan pemda pada pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Image
Ekonomi

Transformasi Bank, Kunci Lolos dari Pandemi

Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) Royke Tumilaar mendapatkan anugerah Bankers of The Year 2020

Image
Ekonomi

Sri Mulyani Proyeksi Belanja Negara hingga Akhir 2020 Capai 96,4 Persen

Kemenkeu memperkirakan penyerapan belanja negara hingga akhir 2020 mencapai Rp2.639,8 triliun atau 96,4 persen.

Image
Ekonomi

Said Didu Sindir Negara Bangkrut karena Ngutang Terus, Ini Balasan Menohok Stafsus Sri Mulyani

Muhammad Said Didu, kembali berkomentar terkait keputusan pemerintah dalam mengambil utang.

Image
Ekonomi

Jumlah Investor Pasar Modal Merangkak Naik, Investor Ini Mendominasi

Sepanjang 2020 sampai dengan 19 November 2020, jumlah investor pasar modal Indonesia diklaim naik 42,19 persen

terpopuler

  1. Habib Rizieq Kabur dari RS, Nikita Mirzani Sarankan Ditembak Seperti Kebijakan Korea Utara

  2. Polisi Panggil Rizieq Shihab, Herman Hery: Jangan Terkesan Mencari-cari Kesalahan

  3. Bilik Ayah Bunda, Ruang Privasi Pasutri Pengungsi Merapi Memadu Kasih

  4. Rizieq Shihab Dikabarkan Dijemput Paksa Satgas Covid-19

  5. 5 Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia, Ada yang Pendapatan Tahunan Tembus Rp36 Triliun

  6. 5 Fakta Kasus Plagiat Tesis Hong Jin Young yang Berimbas Didepak dari Acara Televisi

  7. Poco M3 segera Masuk Indonesia, Spek Lebih Unggul dari Poco X3 NFC?

  8. Kapal hingga Mobil Mewah, Ini 5 Barang Lelang Pemerintah Paling Mahal

  9. M Taufik: Yang Rangkulan dengan Riza Patria Saat Rapat Harus Tes Swab

  10. Anies Baswedan Diklaim Sangat Sering Lakukan Tes COVID-19

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Image
Faizuddin Ahmad

Mendongeng Berperan Meningkatkan Kecerdasan Anak

Wawancara

Image
News

Ini Dia Jurus Jitu Ahmed Zaki dalam Penanganan Covid-19 di Tangerang

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Bkleen Hadirkan Solusi Fogging Ramah Lingkungan | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Perangi Pandemi Bersama Bkleen, Antimicrobial Solution Yang Praktis dan Mudah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting KH Miftachul Akhyar, Ketum MUI Baru Gantikan Ma'ruf Amin

Image
News

Mengenal Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf

Image
News

3 Kali Gantikan Posisi Menteri yang Kosong, Ini Kiprah Politik Luhut Binsar Panjaitan