Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Peneliti: UU Cipta Kerja Perkuat Produksi Pangan dan Lindungi Petani Kecil

Siti Nurfaizah

Peneliti: UU Cipta Kerja Perkuat Produksi Pangan dan Lindungi Petani Kecil

Tarmin sedang merawat sayuran sawi di perkebunan miliknya di kawasan Harapan Baru, Bekasi Utara, Jawa Barat, Minggu (31/5/2020). Menurut Tarmin (49) yang sudah menjadi petani sayuran dan padi di kawasan Jabodetabek sejak tahun 2000 ini, pendapatannya menurun hingga 50 persen. Hal tersebut dikarenakan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di kawasan Jabodetabek. Pria asal Indramayu ini menambahkan, anjloknya omzet juga dipengaruhi banyak warga yang enggan membeli ke pasar secara langsung serta beberapa transportasi pembawa sayur yang tidak beroperasi karena PSBB. | AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

AKURAT.CO Riset Center for Indonesian Policy Study (CIPS) Felippa Ann Amanta mengatakan UU Cipta Kerja bisa memberikan dampak positif kepada perkembangan sektor pertanian. Sebab, dapat memperkuat produksi pangan domestik dan melindungi petani kecil.

"Kalau produksi pangan dalam negeri ditingkatkan, petani bisa diuntungkan," ujarnya lewat keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (21/10/2020).

Melalui regulasi itu, ia menjelaskan, pemerintah pusat dan daerah sesuai dengan kewenangan berkewajiban mengutamakan dan meningkatkan produksi pertanian dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional.

baca juga:

Dengan adanya kewajiban peningkatan pangan domestik ini, berarti terdapat upaya untuk meningkatkan kualitas panen melalui penyediaan pupuk maupun benih yang dapat menekan biaya dan mampu mendorong produktivitas hasil panen.

"Bisa juga kualitas pangan domestik ditingkatkan, sehingga harga jual jadi membaik. Ini harapannya bisa mendorong pendapatan petani," jelasnya.

Ia memastikan persoalan pangan menjadi perhatian pemerintah. Sebab, berdasarkan data Global Food Security Index, Indonesia berada di ranking 62 dari 113 negara untuk ketahanan pangan.

Peringkat yang berada di tengah-tengah tersebut memperlihatkan bahwa lebih dari sepertiga masyarakat Indonesia tidak mampu membeli makanan bernutrisi karena harga yang mahal dan tidak terjangkau.

Lebih lanjut, ia tidak memungkiri UU Cipta Kerja memungkinkan pemerintah melakukan impor pangan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Namun, impor ini tidak bisa dilakukan ugal-ugalan oleh pemerintah.

UU Cipta Kerja telah mengatur perubahan Pasal 12 ayat 2 dan Pasal 36 ayat 3 UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Dua pasal itu menegaskan impor bisa dilakukan dengan memperhatikan kepentingan petani, nelayan, pembudidaya ikan, pelaku usaha pangan mikro dan kecil, melalui kebijakan tarif dan non-tarif.

"Jadi tidak langsung membuka keran impor dan banjir, tetapi tetap ada keseimbangan dengan produksi pangan lokal," pungkasnya. []

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

berita terkait

Image

Ekonomi

Lembaga Pengelola Investasi Diklaim Percepat Pembangunan Proyek Strategis, Dijamin Efektif?

Image

Ekonomi

Bos BKPM ke Mahasiswa: Kalau Mau Jadi Pengusaha, Momentumnya dengan UU Cipta Kerja

Image

Ekonomi

Pemerintah Rampungkan RPP Izin Usaha Berbasis Risiko, Apa Fungsinya?

Image

Ekonomi

Pemerintah Rampungkan RPP Perizinan Berusaha Berbasis Risiko

Image

Ekonomi

Ekonom: UU Cipta Kerja Buat RI Kian Menarik di Mata Investor Asing

Image

Ekonomi

Harga Pangan Diramal Naik pada 2021

Image

Ekonomi

Kadin: Penguatan Skema PPP di Sektor Pertanian Jadi Kunci Pemulihan Ekonomi

Image

Ekonomi

Pemerintah Bentuk Tim Serap Aspirasi Peraturan Pelaksana UU Cipta Kerja

Image

Ekonomi

DPR RI

DPR: Tak Ada Niat Beri Kemudaratan dengan Hadirnya UU Ciptaker

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

5 Perusahaan Ini Alami Kerugian Tahunan Terbesar Sepanjang Masa, Ada yang Tembus Rp1,9 Kuadriliun!

Sejumlah perusahaan mengalami kerugian dengan nilai fantastis

Image
Ekonomi

Koperasi Bisa Jadi Pilihan Rasional Kegiatan Usaha Masyarakat

Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki ingin mendorong koperasi sebagai pilihan rasional bagi kegiatan berusaha masyarakat

Image
Ekonomi

DPR Minta PTPN Optimalkan Klasterisasi Guna Perbaiki Kinerja

Anggota Komisi VI DPR RI menginginkan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dapat mengoptimalkan klasterisasi berdasarkan komoditas tertentu

Image
Ekonomi

Indonesia Ogah Beli Vaksin Pfizer dan Moderna AS

Vaksin Moderna membutuhkan suhu -20 derajat celcius dalam rantai distribusinya

Image
Ekonomi

LPS Ingin Penurunan Suku Bunga Kredit Perbankan Mengekor Penurunan Bunga Pinjaman

Didik Madiyono berharap penurunan tingkat bunga penjaminan dapat diikuti penurunan suku bunga kredit perbankan

Image
Ekonomi

Kemenkeu Serap Dana Hasil Penjualan Sukuk Wakaf Ritel Sentuh Rp14,91 Miliar

Kemenkeu menetapkan hasil penjualan sukuk wakaf ritel atau Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) Ritel seri SWR001 sebesar Rp14,91 miliar

Image
Ekonomi

Kecil Peluangnya Bank Gagal Berdampak Sistemik Karena Pandemi

Dari sisi nasabah perbankan, LPS tidak melihat adanya pergerakan luar biasa dan mengalami kepanikan

Image
Ekonomi

Tren Penurunan Bunga Simpanan, LPS Pangkas Bunga Penjaminan 50 Basis Poin

LPS memangkas tingkat bunga penjaminan sebesar 50 basis poin untuk simpanan rupiah

Image
Ekonomi

Penerima Program-program Bansos Pemerintah Naik Kelas Jadi Pengusaha Mikro

Program-program Bantuan Sosial (Bansos) yang digulirkan pemerintahan Presiden Jokowi mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan

Image
Ekonomi

Bicara Vaksin Covid-19, Erick Ajak Masyarakat Mampu Bayar Sendiri

Erick ajak masyarakat mampu untuk membayar vaksin covid-19 sendiri sehingga ikut membantu meringankan beban pemerintah menanggulangi pandemi

terpopuler

  1. Milen Cyrus Ditangkap Polisi, Ashanty Langsung Rembuk Keluarga

  2. Viral Penjual Kebab Masak Sambil Pamer Otot, Warganet: Kuah Langsung dari Sumbernya

  3. KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Hewan Ternak Kementan

  4. 6 Meteorit Paling Unik dan Mahal di Dunia, Ada yang Senilai Rp28 Miliar!

  5. Pengamat Sarankan Jokowi Fokus Urus Negara Saja, Biar Nikita Mirzani Urus Rizieq Shihab

  6. Enak, Tapi Apa Untungnya Nonton Film Porno?

  7. Ngeri! Trump Akan Beberkan Daftar 89 Perusahaan China yang Berhubungan dengan Militer

  8. 7 Pesona Suwatu By MilandBay, Wisata Rasa Bali yang Lagi Hits di Jogja

  9. Ratusan Karangan Bunga untuk Mayjen Dudung, Fadli Zon: Mending Uangnya Buat Mereka yang Membutuhkan

  10. 5 Fakta Surya Paloh Positif Virus Corona, Tak Alami Gejala hingga Sempat Dikabarkan DBD

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Image
Faizuddin Ahmad

Mendongeng Berperan Meningkatkan Kecerdasan Anak

Image
UJANG KOMARUDIN

Polemik UU Omnibus Law Cipta Kerja

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Missies.id dan Strategi Survive Berbisnis untuk Cewek Milenial

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Sosok

Image
Ekonomi

5 Fakta Menarik Supriyanto, Mantan HRD Bergelar Master yang Jadi Tukang Balon

Image
News

5 Fakta Aris Kukuh Prasetyo, Turunkan Jumlah Anak Putus Sekolah hingga Raih Nominasi Internasional

Image
News

7 Potret Seru Sandiaga Uno dan Istri di Mesir, Kunjungi Piramida hingga Naik Balon Udara