Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Kadin: UU Cipta Kerja Bantu RI Merebut Peluang Investasi di Kawasan ASEAN

Dhera Arizona Pratiwi

Kadin: UU Cipta Kerja Bantu RI Merebut Peluang Investasi di Kawasan ASEAN

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Rosan P Roeslani dalam acara dialog interaktif yang diadakan oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Rabu (20/12). | AKURAT.CO/Handaru

AKURAT.CO Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengungkapkan kehadiran Omnibus Law UU Cipta Kerja di masa pandemi COVID-19 supaya Indonesia dapat meraih dan merebut peluang investasi di kawasan ASEAN demi penciptaan lapangan pekerjaan di dalam negeri.

"Justru dengan keberadaan Omnibus Law di masa COVID-19 saat ini menjadi lebih penting untuk Indonesia lebih berkompetisi dengan negara-negara tetangga, dalam meningkatkan investasi yang ujungnya ialah penciptaan lapangan pekerjaan. Karena PR kita yang utama adalah penciptaan lapangan pekerjaan," ujar Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani dalam diskusi daring di Jakarta, dilansir dari Antara, Minggu (18/10/2020).

Menurut Rosan, banyak pihak mempertanyakan mengapa di masa pandemi harus membahas Omnibus Law, bukankah lebih baik fokus pada COVID-19 saja.

baca juga:

"Namun kita harus melihatnya seperti ini bahwa pembahasan Omnibus Law sendiri tidak dilakukan dalam hitungan satu atau dua bulan, UU ini dibahas sejak Februari dan baru selesai sekarang," katanya.

Negara-negara lain telah melakukan reformasi struktural, seperti Malaysia dan Vietnam sejak 2010, kemudian Thailand pada 2015. Kalau Indonesia tidak melakukan reformasi struktural ini ketika pandemi berakhir, nanti ceritanya sama seperti dulu di mana investor asing akan kembali menanamkan modalnya ke negara-negara seperti Vietnam, Malaysia dan Thailand.

Padahal saat ini kendati pada masa COVID-19, negara-negara seperti Amerika Serikat dan Eropa telah memberitahukan kepada perusahaan-perusahaannya di China untuk keluar dari negara tersebut. Jepang malah sampai memberikan insentif kepada perusahaan-perusahaannya untuk keluar dari China, karena mereka tidak mau terkonsentrasi rantai pasok globalnya di China.

Berdasarkan survei dari beberapa organisasi atau lembaga, investor atau perusahaan yang keluar dari China ini melirik atau memperhatikan negara-negara ASEAN.

"Artinya apa? Artinya kita juga bersaing dengan negara-negara tetangga kita. Kalau kita tidak melakukan reformasi struktural ini, kita akan menjadi ketinggalan lagi," kata Ketua Umum Kadin tersebut.

Kadin selalu menarik keputusan apabila kebijakan pemerintah itu pada akhirnya dalam rangka penciptaan lapangan pekerjaan, wajib harus didukung dan dibantu secara penuh.

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Sarman Minta Aturan Turunan UU Cipta Kerja Disusun Secara Cermat

Image

News

Anies Dituding Dalang Demo, Musni Umar: Apa Masuk Akal?

Image

News

Kunjungi Dapil, Misbakhun Jelaskan Maksud Baik Jokowi Soal Cipta Kerja

Image

News

FOTO Demontrasi Menolak Omnibus Law Berakhir Damai

Image

Video

VIDEO Hari Sumpah Pemuda, Mahasiswa Kembali Demo Tolak Omnibus Law

Image

News

DPR RI

Misbakhun: Esensi UU Cipta Kerja Harus Dipahami dengan Baik oleh Masyarakat

Image

News

Ribuan Aparat Gabungan Dikerahkan ke Lokasi Demo Mahasiswa dan Buruh Siang ini

Image

News

FOTO Memakai Pakaian Adat, Buruh Demonstasi Tolak Omnibus Law

Image

News

Sosialisasi UU Cipta Kerja Diminta Dimasifkan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Pertamina Tindak Tegas Pangkalan Nakal

Pertamina tidak mentolerir apabila terdapat Pangkalan yang menjual harga LPG Subsidi melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET)

Image
Ekonomi

Izin Usaha Pengolahan Komoditas Perikanan Semakin Mudah, KKP Ungkap Ini!

Izin untuk berbagai usaha pengolahan komoditas sektor kelautan dan perikanan kini semakin lebih mudah dan cepat

Image
Ekonomi

Alasan Garuda Indonesia Garap Potensi Bisnis Kargo Ekspor Produk Makanan Laut

Garuda Indonesia tengah menggarap potensi bisnis penerbangan kargo untuk mendukung ekspor produk makanan laut

Image
Ekonomi

Pelindo 1 Bakal Salurkan Dana PKBL di Tengah COVID-19

Pelindo 1 berkomitmen menyalurkan dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) di tengah pandemi Covid-19

Image
Ekonomi

KKP Sidak Pastikan Ekspor Benih Lobster Sesuai Regulasi

KKP melakukan sidak di lokasi penampungan Benih Bening Lobster (BBL) untuk memastikan ekspor BBL dilaksanakan sesuai regulasi yang berlaku

Image
Ekonomi

Selesaikan Lima Proyek Infrastruktur Besar, PP Klaim Mampu Berdampak Bagi Ekonomi

Selama 2020 PP berhasil menyelesaikan lima proyek infrastruktur besar yang memberikan dampak sosial dan ekonomi sangat tinggi

Image
Ekonomi

KKP Genjot Kembangkan Budidaya Ikan di Lahan Bekas Galian Tambang

KKP mengungkapkan mengembangkan budidaya ikan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan memanfaatkan lahan bekas galian tambang

Image
Ekonomi

BI: Ekonomi dan Keuangan Islam Berperan Besar Wujudkan Indonesia Maju 2045

Bank Indonesia menyatakan ekonomi dan keuangan Islam memiliki peran besar untuk mencapai tujuan menjadi Indonesia Maju pada 2045

Image
Ekonomi

Pupuk Indonesia Klaim Salurkan 6,9 Juta Ton Pupuk Bersubsidi

Pupuk Indonesia telah menyalurkan sebanyak 6.902.343 ton pupuk bersubsidi kepada petani

Image
Ekonomi

KKP Sesumbar Telah Lakukan Pelatihan Terhadap 47.000 Orang di Berbagai Daerah

KKP menyatakan telah memberikan pelatihan terkait sektor kelautan dan perikanan kepada hingga sebanyak 47.000 orang di berbagai daerah

terpopuler

  1. Tengku Zul: Jika 1,9 Milyar Umat Memboikot Produk Prancis, Maka Berhasil Menjungkirkan Macron!

  2. Ashanty Kaget Sarah Menzel Tanya Azriel Hermansyah Cara Orang Berpacaran 

  3. 35 Ribu Orang Tewas Sehari karena Corona, Emmanuel Macron Umumkan Lockdown Kedua untuk Prancis

  4. Polemik Kartun Nabi Muhammad: Iran Terbitkan Koran Bergambar 'Iblis Macron'

  5. Denny Siregar: Umat Kristen Kutuk Kontroversi Macron Pasti Tumbuh Di Lingkungan Islam

  6. 5 Aktor K-Drama Terkaya di Dunia, Tembus Rp1,6 Triliun!

  7. Katanya 5 Zodiak Ini Paling Cocok Kalau Bisnis Ternak!

  8. Desak Macron Minta Maaf, Mustofa: Beruntung Negeri Kami Tak Menerapkan Hukum Islam

  9. 5 Tempat Makan Langganan Presiden Jokowi di Solo, Dijamin Bikin Ngiler!

  10. 5 Rekomendasi Tempat Sarapan Paling Maknyus di Jogja, Soto hingga Tongseng Kambing!

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Degradasi Legitimasi Jokowi

Image
Achsanul Qosasi

Berkoperasi dalam Pandemi

Image
Egy Massadiah

Menyapa Pohon, Menjaga Alam

Image
Achsanul Qosasi

Membatalkan Kompetisi Liga 1

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
Ekonomi

Biar Berkah, Pelajari Kiat Jadi Pedagang Cemerlang Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad SAW

Image
News

5 Potret Terbaru Ganjar Pranowo, Makin Gagah dengan Kumis dan Brewok

Image
Ekonomi

Elon Musk Orang Terkaya ke-4 di Dunia Hingga Bangun Pabrik di Indonesia