Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Rizal Ramli: Solusinya Tindakan Tegas Terhadap Birokrasi, Bukan Omni-Cilaka!

Andi Syafriadi

Rizal Ramli: Solusinya Tindakan Tegas Terhadap Birokrasi, Bukan Omni-Cilaka!

Mantan Menko Bidang Kemaritiman yang juga Ekonom Senior Rizal Ramli saat memberikan komentarnya terkait pidato Jokowi di Sentul International Convention Center yang digelar di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (25/2/2019). Rizal Ramli mengatakan bahwa Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 01, Joko Widodo (Jokowi) kurang jujur karena tak mau mengakui kegagalannya dan hanya mengklaim sejumlah prestasi yang telah dicapai saat memimpin selama 4 tahun. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Ekonom senior sekaligus mantan Menko Bidang kemaritiman, Rizal Ramli menyatakan satu-satunya solusi dalam menarik investor adalah hadirnya tindakan tegas terhadap birokrasi bukanlah kehadiran Omnibus Law RUU Cipta Kerja yang dianggapnya justru ibarat menyerahkan seluruh instalasi kabel dan tanah dibawahnya untuk oligarki.

"Betul: solusinya tindakan tegas terhadap birokrasi. Bukan Omni-Cilaka yang beri konsesi tambang, tanah, hutan tanpa batas , 90 tahun melanggar/meniadakan amdal, hak-hal lokal, dan lingkungan. Ini bukan benarin kabel, tapi kasih seluruh instalasi kabel & tanah dibawahnya untuk oligarki," celoteh Rizal Ramli melalui akun Twitternya @RamliRizal seperti dikutip dari Akurat.co, Minggu (11/10/2020).

<blockquote class="twitter-tweet"><p lang="in" dir="ltr">Betul: solusinya tindakan tegas thd birokrasi. Bukan Omni-Cilaka yg beri konsesi tambang, tanah, hutan tanpa batas , 90 tahun melanggar/meniadakan amdal, hak2 lokal, dan lingkungan. Ini bukan benarin kabel, tapi kasih seluruh instalasi kabel &amp; tanah dibawahnya utk oligarki <a href="https://t.co/IJYYebT2F5">https://t.co/IJYYebT2F5</a></p>&mdash; Dr. Rizal Ramli (@RamliRizal) <a href="https://twitter.com/RamliRizal/status/1314914311601451008?ref_src=twsrc%5Etfw">October 10, 2020</a></blockquote> <script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>

baca juga:

Adapun pernyataan Rizal Ramli itu, seiring dengan menanggapi salah satu cuitan netizen Teguh Santosa yang memuliskan bahwasanya masih banyak produk hukum kita yang berbelit-belit tumpang tindih serta superbirokratis yang membuat banyaknya kolisi dan ekonomi yang makin tinggi. 

"Kira-kira ini gambaran dari beragam produk hukum kita yang pabalieut, tumpang tindih, superbirokratis, memungkinkan kolusi, ekonomi biaya tinggi, dan lain sebagainya yang membuat kita tidak menarik bagi investor dalam dan luar negeri. Tidak melahirkan klaster pengusaha, dan akhirnya tergantung impor," cuit akun tersebut.

Tak menunggu lama para netizen pun mulai ramai-ramai berkumpul di lapak komentar Rizal Ramli, salah satunya adalah @abas_jo menuliskan "Analogi cable management di tautan tsb sangat pas dengan implementasi produk hukum akhir-akhir ini. Kalau disektor Telko, selain memudahkan maintenance, juga efisiensi link budget dan performance layanan ke pelanggan. mestinya banget juga aturan hukum dibuat. Efektif & efisien hehe," kicaunya.

Kemudian akun @archabandung menuliskan "Desentralisasi perijinan sampai ke kabupaten/kota, pasti setiap daerah akan berlomba-lomba memberi kemudahan dan mikir kalau mau minta upeti karena investor gampang pindah ke pemda sebelah. Kompetisi akan membuat otak jalan dan meminimalisir korupsi," cuitnya.

Lalu akun @noto_herlino menuliskan "Lebih baik revisi UU,hukuman berat utk para KORUPTOR,sebab boss investor takut duit nya di korupsi terus,dan rakyat nya terzolimi,dan yg pastinya rawan demo terus..ya karna hukum yg lemah terhadap koruptor," celotehnya.

Akun @bambangsknt menuliskan "Kabel yang ruwet karena terlalu banyak yang pasang tanpa SOP jelas. Yang penting kepasang. Itu gambaran dr manajemen yg tidak bisa mengatur dan menegur bawahan,"kicaunya.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Kebijakan Satu Peta Geospasial Adalah Silence Revolution

Image

Ekonomi

9 Trik Marketing Ini Ternyata Telah Memanipulasi Masyarakat, Ga Percaya?

Image

Ekonomi

Webinar Akurat: Investasi Saham

Hadirnya UU Ciptaker Malah Memperkuat Berbagai Sektor Ekonomi

Image

Ekonomi

IMF Desak Peran Penting Kebijakan Fiskal untuk Pemulihan Ekonomi

Image

News

Ulang Tahun, Annisa Pohan Kenang Bantuan Rizal Ramli, Apa Ya?

Image

Ekonomi

Bos BKPM ke Mahasiswa: Kalau Mau Jadi Pengusaha, Momentumnya dengan UU Cipta Kerja

Image

News

Rizal Ramli: Mas Hadi, bukan Tugas TNI Atur Dinamika Masyarakat Sipil

Image

Ekonomi

Pemerintah Rampungkan RPP Perizinan Berusaha Berbasis Risiko

Image

News

Srikandi UGM Gelar Diskusi Soal Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

PGN Bukukan Pendapatan Rp31,51 Triliun Selama Triwulan III-2020

PGN membukukan pendapatan sebesar US$2.151,07 juta atau sekitar Rp31,51 triliun pada triwulan III-2020.

Image
Ekonomi

Biar Enggak Boncos, Simak 5 Trik Jitu Investasi di Tengah Pandemi

Berikut ini tips jitu investasi di tengah pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi

Pandemi Tak Menyurutkan 5 Shio Ini Tetap Royal Bagi-bagi Rezeki

Simak Shio yang cukup royal di tahun tikus logam ini.

Image
Ekonomi

Sinergi BUMN, Pertamina RU II Dumai Bagi Seribu Masker

Pertamina Refinery Unit (RU) II Dumai bersama Kementerian BUMN bersinergi dalam merespon pandemi dengan membagikan 1.000 masker

Image
Ekonomi

Pertamina EP Rampungkan Proyek SP Bambu Besar dan SKG Betung

Pertamina EP selaku Kontraktor Kontrak Kerjasama di bawah pengawasan SKK Migas berhasil menyelesaikan SP Bambu Besar dan SKG Betung

Image
Ekonomi

Komitmen BRI Jaga UMKM Demi Terwujudnya Target SDG's

BRI telah mulai melakukan hal ini dengan menjadikan UMKM sebagai pilar utama penyangga bisnis perusahaan

Image
Ekonomi

Kebijakan Satu Peta Geospasial Adalah Silence Revolution

Sumaryono: Jadi kebijakan satu peta ini silence revolution, tidak ada gembar-gembor, pelan tapi pasti

Image
Ekonomi

Telkom dan Finch Capital Garap Pendanaan Startup Indonesia

Arise Fund, perusahaan pendanaan tahap awal bagi para startup teknologi Indonesia

Image
Ekonomi

Pacu Investasi, Kemenperin Terbitkan Regulasi Kawasan Peruntukan Industri

Kementerian Perindustrian telah menerbitkan regulasi kawasan peruntukan industri (KPI)

Image
Ekonomi

Pertamina Gandeng Partner Kompeten Dampingi Peserta Pertamina UMKM Academy 2020

Saat ini, para peserta yang merupakan UMKM binaan Pertamina sedang digembleng untuk dapat naik kelas secara intensif

terpopuler

  1. Buka Warung Makan di Teras Rumah Mewahnya, Muzdalifah: Rasa Bintang Lima Harga Kaki Lima

  2. Gajimu Kecil? Jangan Khawatir, Bisa Tetap Kaya Kok dengan 6 Langkah Ini

  3. Mau Semprot Disinfektan Kediaman Rizieq Dihalangi Laskar, Digertak Dandim Langsung Ciut

  4. Tak Ada Nama Tengku Zulkarnain dalam Struktur MUI 2020-2025, Begini Kata Denny Siregar

  5. Djoko Tjandra Sebut Tommy Minta Rp15 Miliar Hapus Status DPO dan Red Notice

  6. Mengenal Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf

  7. 7 Potret Manis Shoumaya Tazkiyyah, Pemeran Diana di Sinetron Bawang Putih Berkulit Merah

  8. 7 Potret Memesona Mareta Angel, Pedangdut Asal Yogyakarta Idola Kawula Muda

  9. Sebut Pasien Jantung dan Kanker Menumpuk di IGD, Gerindra Paksa Anies Bikin RSUD Baru

  10. 5 Fakta Meninggalnya Bupati Situbondo karena Corona, Sempat Dirawat 3 Hari

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Image
Faizuddin Ahmad

Mendongeng Berperan Meningkatkan Kecerdasan Anak

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Missies.id dan Strategi Survive Berbisnis untuk Cewek Milenial

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting KH Miftachul Akhyar, Ketum MUI Baru Gantikan Ma'ruf Amin

Image
News

Mengenal Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf

Image
News

3 Kali Gantikan Posisi Menteri yang Kosong, Ini Kiprah Politik Luhut Binsar Panjaitan